Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

[Diskusi Rohani Kelas Berat] Tentang Keselamatan

ForumAlkitab

301 – 325 dari 839    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 12  13  14 ... 34  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • OKIOADORA327

    24 Desember 2015

    Tuhan memberi kita kebebasan utk memilih tapi resultnya yang akan menentukan dan hanya Bapa yg tahu itu.. Manusia tdk bs mengira2.. Cukup lakukan yg terbaik dan selalu minta bimbinganNya dalam setiap yg aku lakukan biar tdk sia-sia..kalau aku befikir simple saja seperti ini..

    24 Desember 2015 diubah oleh OKIOADORA327

  • DANI145

    24 Desember 2015

    OKIOADORA327 tulis:

    Tuhan memberi kita kebebasan utk memilih tapi resultnya yang akan menentukan dan hanya Bapa yg tahu itu.. Manusia tdk bs mengira2.. Cukup lakukan yg terbaik dan selalu minta bimbinganNya dalam setiap yg aku lakukan biar tdk sia-sia..kalau aku befikir simple saja seperti ini.

    Setuju Sis Okioadora, simple is the best:) (menurut saya ya). Setelah saya renungkan juga, siapa sih saya ini yg hendak mengetahui isi pikiran Tuhan yg sangat luar biasa. Sehingga pada akhirnya saya hanya percaya bahwa tidak ada keselamatan selain didalam Tuhan Yesus Kristus dengan sepenuh hati & segala kerendahan hati. Mengenai karya keselamatan yang Tuhan lakukan biarlah Roh Kudus yg membimbing dan saya mohon pada Tuhan agar diberikan roh ketaatan agar dapat mentaati bimbingan Roh Kudus. Amin.

    Tuhan Yesus memberkati.

  • LAMSIHAR119

    24 Desember 2015

    pernah bahas ini dulu, kalau kata org yaa,, buku kehidupan itu sudah ada sebelum manusia diciptakan, jadi buku kehidupan itu dibuat untuk membuat bukti kuat menghukum malaikat penantang Tuhan,,

    kembali keperasaan tega atau tidak tega.. maksud kata "Menghapus" itu artinya meskipun seseorang itu pendeta belum tentu dia selamat, karena yg tau iman seseorang itu hanya Tuhan.. dan iman itu yg minta tuhan,, bukan karena kedudukan sebagai pendeta atau Lain-lain..

  • DLUKE623

    25 Desember 2015

    Merry Christmas Guys.
    Hari penuh Syukur dan Terima Kasih

    "Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa. Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud." Lukas 2:10,11.

    Hari ini setelah dua ribu tahun kita merayakan kelahiran Yesus, Raja Juruselamat kita. Kita bersukacita dengan pesan dari malaikat. Nubuat yang ditulis dalam Yesaya 9:5 sekarang menjadi kenyataan bagi kita: "Sebab seorang Anak telah lahir untuk kita, seorang Putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai."

    Hari ini hati kita dipenuhi dengan sukacita terlepas dari keadaan, lingkungan dan apa yang mungkin kita hadapi hari esok. Pesan ini berdering dalam hati kita:
    1) Jangan takut karena dengan Allah tidak ada yang mustahil. Ini adalah pesan tentang harapan dan iman dan kita memilih untuk percaya bahwa Raja Juruselamat kita lebih besar dari segala masalah kita.
    2) Kita merayakan kabar ini untuk semua orang. Allah mengasihi semua orang di dunia. Di dalam Kerajaan-Nya kita memiliki peluang besar untuk menerima kebaikan, kemurahan, kasih dan damai-Nya tanpa batas.
    3) Kita merayakan Yesus Kristus yang adalah Juruselamat, Tuhan dan Raja kita. Sebagai Juruselamat kita, kita memiliki pengampunan-Nya. Sebagai Tuhan kita, Dia berada di atas segala otoritas lain dalam hidup kita. Sebagai Raja kita, kita hidup dalam Kerajaan-Nya dengan penyediaan, perlindungan dan damai yang dijamin.

    Hari ini kita merayakan Yesus dengan ucapan syukur dan sukacita. Biarlah semangat Natal memberi Anda damai, sukacita Natal memberi Anda harapan dan kehangatan Natal memberi Anda kasih.

  • FANNY888

    26 Desember 2015

    Merry Christmas :)

    Kiranya Damai,Sukacita,Dan Kasih Natal Slu menyertai kita stp waktu ., ️Joy to the World ;)

  • DOMI011

    26 Desember 2015

    Pengetahuan,pemahaman dan segala hal yg kt yakini itu penting. Itu sangat mempengaruhi kehidupan diri kita dan orang lain

    Selamat natal semuanya

    26 Desember 2015 diubah oleh DOMI011

  • HANA914

    7 Februari 2016

    LAMSIHAR119 tulis:

    pernah bahas ini dulu, kalau kata org yaa,, buku kehidupan itu sudah ada sebelum manusia diciptakan, jadi buku kehidupan itu dibuat untuk membuat bukti kuat menghukum malaikat penantang Tuhan,,

    kembali keperasaan tega atau tidak tega.. maksud kata "Menghapus" itu artinya meskipun seseorang itu pendeta belum tentu dia selamat, karena yg tau iman seseorang itu hanya Tuhan.. dan iman itu yg minta tuhan,, bukan karena kedudukan sebagai pendeta atau Lain-lain..

    Ini disebut Corpus Delicti .... Tuhan membutuhkan manusia manusia yang taat sepenuhnya kepadaNya untuk menunjukan bahwa Lucifer salah. Manusia manusia inilah yang akan mempercepat kedatangan Yesus yang kedua kali dan melempar iblis pada api kekekalan .

  • HANA914

    7 Februari 2016

    DANI145 tulis:

    Wow.... semua pembahasan yg luar biasa setelah sekian lama, dan saya ucapkan banyak terima kasih atas pemikiran2 & sharing2 yg telah diberikan oleh Bro & Sis karena banyak hal2 baru yg dapat saya ambil dan pelajari.

    Namun ada yg mengganjal dalam benak saya, yaitu pada Wahyu 3:5, pada ayat tersebut dikatakan "Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakain putih yg demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya dihadapan Bapa-Ku dan dihadapan para malaikat-Nya"

    Yg jadi pertanyaan saya apakah kita setelah percaya dan menerima kasih karunia Tuhan nama kita akan dihapus Tuhan?

    Karena dalam Wahyu 20:15 dikatakan " Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan kedalam lautan api itu."

    Apakah jika nama kita dihapus dalam buku kehidupan tersebut kita tetap selamat?

    Inipun menjadi pertanyaan bagi saya .... Saya rasa topik tentang keselamatan harus dibicarakan terus menerus karena ini adalah esensi dasar kekristenan. Jangan sampai orang orang yang berpikir dia sudah selamat ternyata dia mendapati bahwa Allah tidak mengenalnya. Tentu ini hal yang sangat tragis ....

    Keselamatan tidak bisa diperoleh hanya dengan mengucapkan kalimat syahadat "Tuhan Yesus aku mengundang Engkau masuk dalam hatiku" then selesai ...kita selamat. TIDAK! Itu Lips Service jika tidak dibarengi dengan tindakan Iman. Jika Yesus masuk di hati kita (beneran masuk) dapatkah kita terus bertekun dalam dosa ?? Pasti itu Lips Service ...

    Pada dasarnya keselamatan itu adalah usaha melakukan kehendak Bapa,dimana melakukan kehendak Bapa ini mustahil tanpa pengorbanan Kristus di kayu salib...Matius 10:38 "Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, Ia tidak layak bagiKu"

    yang pasti banyak orang orang Kristen yang merasa dirinya spesial, sudah diselamatkan .... namun ternyata tidak dikenal oleh Bapa

    Matius 7:21-23

    Bukan setiap orang yang berseru seru kepadaKu : Tuhan ,Tuhan! akan masuk ke dalam kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapaku yang di sorga

    Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepadaKu : Tuhan Tuhan bukankah kami bernubuat demi namaMu dan mengadakan banyak mujizat demi namaMu juga?

    Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata : Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah daripadaKu, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

    7 Februari 2016 diubah oleh HANA914

  • NUGIEE368

    7 Februari 2016

    HANA914 tulis:

    Inipun menjadi pertanyaan bagi saya .... Saya rasa topik tentang keselamatan harus dibicarakan terus menerus karena ini adalah esensi dasar kekristenan. Jangan sampai orang orang yang berpikir dia sudah selamat ternyata dia mendapati bahwa Allah tidak mengenalnya. Tentu ini hal yang sangat tragis ....

    Keselamatan tidak bisa diperoleh hanya dengan mengucapkan kalimat syahadat "Tuhan Yesus aku mengundang Engkau masuk dalam hatiku" then selesai ...kita selamat. TIDAK! Itu Lips Service jika tidak dibarengi dengan tindakan Iman. Jika Yesus masuk di hati kita (beneran masuk) dapatkah kita terus bertekun dalam dosa ?? Pasti itu Lips Service ...

    Pada dasarnya keselamatan itu adalah usaha melakukan kehendak Bapa,dimana melakukan kehendak Bapa ini mustahil tanpa pengorbanan Kristus di kayu salib...Matius 10:38 "Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, Ia tidak layak bagiKu"

    yang pasti banyak orang orang Kristen yang merasa dirinya spesial, sudah diselamatkan .... namun ternyata tidak dikenal oleh Bapa

    Matius 7:21-23

    Bukan setiap orang yang berseru seru kepadaKu : Tuhan ,Tuhan! akan masuk ke dalam kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapaku yang di sorga

    Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepadaKu : Tuhan Tuhan bukankah kami bernubuat demi namaMu dan mengadakan banyak mujizat demi namaMu juga?

    Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata : Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah daripadaKu, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

    ayat yg seringkali terngiang dalam otak saya, ayat selanjutnya menunjukan tempat di mana mereka akan dilempar. Itu aja mereka orang2 yg sudah 'melaksanakan  atau merasa melaksanakan Firman Tuhan" ,  betapa lagi orang2 yg banyak pengetahuan tentang keselamatan dan sudah merasa melakukan hanya dgn mengetahui itu.

  • DOMI011

    7 Februari 2016

    hehe ayat di bawah ini bisa kujelaskan maksudnya, tp mending tunggu tanggal mainnya aja lah :P

    matius 7:21-23

    Bukan setiap orang yang berseru seru kepadaKu : Tuhan ,Tuhan! akan masuk ke dalam kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapaku yang di sorga

    Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepadaKu : Tuhan Tuhan bukankah kami bernubuat demi namaMu dan mengadakan banyak mujizat demi namaMu juga?

    Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata : Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah daripadaKu, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

  • AMBAR842

    7 Februari 2016

    Sblm jawaban yg benar kali ya dr Domio tp msh pending boleh ya kasi jawaban jg ini ya, mgkin ini cendrung bg pelayan2 Tuhan yg mgkin setiap saat membritakan Firman Tuhan dan slalu berdoa dihadapan orang byk namun dibelakang smua itu dia msh jauh dr kehendak Tuhan baik hatinya maupun kekudusannya.

    Mm klu dizona  topik kita hrs byk ya menguasai ayat2 firman Tuhan, namun saya akui saya kurang utk ini, tp saya perna dengar dalam kotbah digereja yg mengatakan "lebih baik orang yg melakukan firman Tuhan walaupun dia tdk mengenal Yesus daripada kita yg mengenal Yesus tp jauh dr kehendakNya"

    Jd alangkah baiknya lg klu kita sbg  umat yg telah mengenal Yesus dan memilihNya sbgai Juru selamat kita dan melakukan firmanNya dan jgnlah hanya dibibir saja tp hendakla kita sbgai pelaku2 Firman Tuhan baik dalam sikap maupun santun kita terlebih hidup dalam kasih karena dunia akan lenyap tetapi kasih akan tinggal tetap dan kasih itu indah tdk sombong dan tdk menyakiti sesamanya dan dengan itu tdk ada lg kejahatan, kemunafikan, keserakaan, iri dan dendam dll yg ada damai dan sukacita yg dtgnya dari Allah Bapa

  • DOMI011

    7 Februari 2016

    hehehe...bagi saya pribadi, saya dapat memahami dan menerima setiap orang yg tdk dpt / tdk melakukan firman Tuhan...

    Saya telah beberapa kali menulis ayat2 mengapa hal itu bisa terjadi, jika tidak dipahami dan diterima tidak menjadi masalah buat saya, krn sy tahu mengapa ;)

  • AMBAR842

    7 Februari 2016

    Kapan tu tanggal mainnya jd gag sabar jg ini buat penjelasanny

  • DOMI011

    7 Februari 2016

    kapan  yah..ya tunggu maunya Tuhan sajalah kak... insya Allah tahun ini saya disuruh berhenti bertapa dan mulai berbaur di dunia persilatan...hehe *ceritanya ky film kungfu

    kalau itu terjadi, saya mungkin tdk di JK lagi :)

  • SURANTA247

    25 Februari 2016

    diskusi yang sehat. sya berusaha menyimak dari hal awal sampai akhir, walaupun di halaman terakhir banyak yg sya skip.

    mantappp forum ini. SOLARRRR GAN :up:

  • JOSHUA603

    25 Februari 2016

    mantappp dong, siapa dulu yang bikin topiknya .....wakaka :-D

    SURANTA247 tulis:

    diskusi yang sehat. sya berusaha menyimak dari hal awal sampai akhir, walaupun di halaman terakhir banyak yg sya skip.

    mantappp forum ini. SOLARRRR GAN :up:

  • RIO731

    25 Februari 2016

    KESELAMATAN itu janji ALLAH bagi yang percaya.

  • DUTA779

    25 Februari 2016

    Setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus akan memperoleh keselamatan yang kekal pada akhirnya, jadi jangan pernah tinggalkan Kristus dalam hidupku sebab firman Tuhan berkata "Sebab diluar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa" Gbu All.. One Fire..

  • JONY310

    25 Februari 2016

    JOSHUA603 tulis:

    mantappp dong, siapa dulu yang bikin topiknya .....wakaka :-D

    Ehm...

  • 3 Maret 2016

    Ikut nimbrung,

    Lukas 23:42-43 Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja." Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

    Hanya dalam satu percakapan (hitungan menit) menjelang ajalnya orang berdosa itu mengaku dosanya, mengakui Yesus dan 'tempatnya' dijamin.

    2 Timotius 4:7-8 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

    Sepertinya hasil akhirlah (keadaan iman kita) yang menentukan, apakah kita layak atau tidak memakai mahkota kebenaran di sorga nanti. Hasil akhir kita dapatkan setelah mencapai garis finish, entah itu Kedatangan Yesus yang kedua atau ajal menjemput. TIdak seorang pun tahu garis finishnya masing2.

    Matius 25:13 "Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."

    Lewat perumpamaan gadis2 bijak & bodoh Yesus telah memperingatkan kita. Karena itulah pentingnya doa, baca alkitab setiap hari, menyanyikan lagu pujian, ikut komunitas seperti komsel dll. semuanya sebagai bekal yang menguatkan setiap harinya. Adam saja yang bercakap langsung dengan Allah bisa jatuh dalam dosa, apalagi kita. Tentunya berbeda dengan tetangga sebelah yang akan menghitung/menimbang amal dan dosanya, bahkan bisa mendapat diskon dosa walau kita sudah mati melalui doa2 orang yang masih hidup.

    Matius 7:21 "Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga."

    Jika kita merasa lahir baru tentunya memiliki roh kudus yang bersemayam di hati, pasti pernah tiap mau melakukan dosa ada bisikan "itu dosa", hanya saja sering kita mengacuhkannya atau kompromi "gapapa itu dosa kecil". Bukankah sama saja dengan menyukai dosa, atau mendekat menjadi budak dosa dan saat itulah 'bisikan itu' menghilang.

    Yeremia 17:10 "Aku, TUHAN, menyelidiki hati, batin manusia Kuuji. Setiap orang akan Kubalas menurut tingkah lakunya, dan Kuperlakukan sesuai dengan perbuatannya."

    Wahyu 22:12 "Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya."

    Peringatan Yesus sangat keras karena begitu besar kasihnya, tidak ada abu2 tidak juga suam2 kuku, tidak ada penyucian jiwa di neraka, pilihanmu absolut karena hanya ada 2 pilihan; Hidup kekal atau Maut.

    3 Maret 2016 diubah oleh SETIA172

  • DIANA378

    18 April 2016

    DAVID451 tulis:

    keselamatan itu kasih karunia, perbuatan manusia itu tidak bisa menyelamatkan, kalau ada kontribusi dari perbuatan kita, apalah artinya pengorbanan Kristus di kayu salib? dan apa bedanya iman kita dengan iman kepercayaan lain?....

    Sebab karena kasih karunia  kamu diselamatkan oleh iman , itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah , Efesus 2:8

    Dan sebagai hamba yang telah diselamatkan kita perlu hidup baru yang artinya kecenderungan hati kita bukan lagi kecenderungan untuk berbuat dosa melainkan melakukan kehendak BAPA Yang Di Sorga. sebagaimana TUHAN berfirman, "Tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar.."Filipi 2 : 12

    Kita manusia adalah makhluk yang lemah..bagaimana mungkin kita hidup tanpa dosa? apalagi kita hidup di dunia yang penuh cobaan dan penggodaan..tetapi "Jika kita mengaku dosa kita , maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan". 1 Yoh 1:9.

    Namun pengampunan TUHAN bukanlah sebuah dalih bagi kita untuk tetap berbuat dosa, karena Yesus pernah berkata kepada seorang wanita yang kedapatan berbuat dosa yang dibawa oleh ahli taurat dan orang farisi ke hadapan Yesus supaya wanita itu dihukum. Yesus berkata "Aku juga tidak menghukummu, Pergilah dan jangan berbuat dosa lagi." Yoh 8:11

    Keselamatan tidak cukup hanya dengan kata percaya.. Setanpun percaya bahwa hanya ada satu TUHAN dan  mereka gemetar (lihat Yakobus 2:19). tetapi Setan tidak mau melakukan kehendak TUHAN melainkan memberontak dari dulu sampai sekarang.

    Mungkin kita pernah mendengar ada yang berkata, yang penting percaya TUHAN..Saudara-saudariku, mari kita ingat pesan TUHAN yang tertulis dalam Galatia 6:7, "Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya."

    Kita perlu hidup menurut kepada TUHAN yang telah mengaruniakan keselamatan kepada kita supaya ada banyak saudara-saudari kita juga dapat terpanggil untuk menerima karunia keselamatan ini..TUHAN mau kita membagikan keselamatan ini kepada sesama kita yang juga membutuhkan keselamatan.

    ".... kamulah bangsa yang terpilih,  imamat  yang rajani, bangsa yang kudus  , umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya  yang ajaib." 1 Petrus 2 : 9

    TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUA. <3O:)

    18 April 2016 diubah oleh DIANA378

  • DIANA378

    18 April 2016

    :up:

    SETIA172 tulis:

    Ikut nimbrung,

    Lukas 23:42-43 Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja." Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

    Hanya dalam satu percakapan (hitungan menit) menjelang ajalnya orang berdosa itu mengaku dosanya, mengakui Yesus dan 'tempatnya' dijamin.

    2 Timotius 4:7-8 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

    Sepertinya hasil akhirlah (keadaan iman kita) yang menentukan, apakah kita layak atau tidak memakai mahkota kebenaran di sorga nanti. Hasil akhir kita dapatkan setelah mencapai garis finish, entah itu Kedatangan Yesus yang kedua atau ajal menjemput. TIdak seorang pun tahu garis finishnya masing2.

    Matius 25:13 "Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."

    Lewat perumpamaan gadis2 bijak & bodoh Yesus telah memperingatkan kita. Karena itulah pentingnya doa, baca alkitab setiap hari, menyanyikan lagu pujian, ikut komunitas seperti komsel dll. semuanya sebagai bekal yang menguatkan setiap harinya. Adam saja yang bercakap langsung dengan Allah bisa jatuh dalam dosa, apalagi kita. Tentunya berbeda dengan tetangga sebelah yang akan menghitung/menimbang amal dan dosanya, bahkan bisa mendapat diskon dosa walau kita sudah mati melalui doa2 orang yang masih hidup.

    Matius 7:21 "Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga."

    Jika kita merasa lahir baru tentunya memiliki roh kudus yang bersemayam di hati, pasti pernah tiap mau melakukan dosa ada bisikan "itu dosa", hanya saja sering kita mengacuhkannya atau kompromi "gapapa itu dosa kecil". Bukankah sama saja dengan menyukai dosa, atau mendekat menjadi budak dosa dan saat itulah 'bisikan itu' menghilang.

    Yeremia 17:10 "Aku, TUHAN, menyelidiki hati, batin manusia Kuuji. Setiap orang akan Kubalas menurut tingkah lakunya, dan Kuperlakukan sesuai dengan perbuatannya."

    Wahyu 22:12 "Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya."

    Peringatan Yesus sangat keras karena begitu besar kasihnya, tidak ada abu2 tidak juga suam2 kuku, tidak ada penyucian jiwa di neraka, pilihanmu absolut karena hanya ada 2 pilihan; Hidup kekal atau Maut.

  • ZEGA376

    14 November 2016

    OKIOADORA327 tulis:

    Tuhan memberi kita kebebasan utk memilih tapi resultnya yang akan menentukan dan hanya Bapa yg tahu itu.. Manusia tdk bs mengira2.. Cukup lakukan yg terbaik dan selalu minta bimbinganNya dalam setiap yg aku lakukan biar tdk sia-sia..kalau aku befikir simple saja seperti ini..

    Ya memang Tuhan Allah memberikan kita kebabasan untuk menerima-Nya. Sebab DIA mengetuk pintu hati setiap kita. Tinggal maukah kita membuka hati untuk-NYA?

    Namun kita juga harus mengingat dan tahu memang sejak semula diciptakan ada gandum dan ada illalang. Dan setiap rumput dan sekam akan dibakar, tetapi berkas-berkas-NYA akan dibawa dan dikumpulkan di lumbung.

    Memang penyesatan harus terjadi, tetapi sekiranya ia tidak dilahirkan dari rahim ibunya atau kakinya diikat batu kilangan dan dilemparkan ke tengah lautan daripada menyesatkan seorang Anak Tuhan.

  • MICHAEL757

    14 November 2016

    JOSHUA603 tulis:

    Menurut saudara/i apakah kita tetap dapat diselamatkan jika telah/masih melakukan DOSA setelah lahir Baru? ayo kita saling mengasah, sesuai dengan pengetahuan Alkitab kita bukan sesuai dengan kemauan kita [ayat + sudut pandang saudara]. Jangan saling menghujat ya dan memberi batu sandungan buat saudara/i kita. Respect each other dalam memberi pernyataan. Jesus Bless You, Thank you :-D

    Boleh ak berpendapat sesuai pemahamanku yg masih dangkal ini. Mohon bantuanya klo ada kesalahan untuk di luruskan.

    Kelahiran baru dalam artian kristen adalah di babtis. Di babtis dapat diartikan kita dilahirkan kembali. Di terima dalam kehidupan menggereja sebagai individu yg baru. Yg mendapatkan anugerah penebusan secara pribadi.

    Tapi dalam konteks ini. Pemahamanku jg aga sedikit universal. Dilahirkan kembali itu saat kita bisa menerima Yesus sebagai pokok keimanan kita dan Gereja sebagai ladang dimana kita memilih untuk tumbuh. Dalam artian umum disebut bertobat.

    Kita hanya manusia. Kita tidak punya kuasa atas apapun yg terjadi dalam hidup kita. Tak berkuasa atas setetes darahpun. Atau sehelai rambutpun dari tubuh kita. Kadang kita "khilaf" melakukan dosa tanpa di sengaja.

    Berhak atau tidak kita mendapat keselamatan?

    Ini yg jd pertanyaan.

    Saat kita menerima Tuhan. Seharusnya kita ikhlas. Membiarkan Tuhan bekerja atas diri kita. Kita hanya mewajibkan diri kita untuk berbuat baik. Sesuai ajaran Gereja. Selama kita hidup, kita diberi kesempatan untuk belajar dari alam semesta untuk memperbaiki diri. Mebjauhkan diri dari kesalahan. Dan menurut pemahaman saya. Saat kita terus berbuat kebaikan. Berlaku sesuai kehendak Tuhan. Kita berhak mendapatkan keselamatan.

    Dan menjadi baik itu ga gampang loh. Perlu perjuangan. Perlu pengorbanan.

    Besi baja juga perlu di bakar sampai menyala. Di tempa dengan keras. Di celupkan air. Lalu dibakar lg sampai menyala. Setelah berbentuk jg masih di gerinda. Kemudian di asah supaya jd pisau yg tajam.

    Perjalanan yg penuh rasa sakit. Tp setelah jadi. Kita akan berdaya guna.

    Jangan dikira mengikuti Kristus akan mudah.

    Itu pemikiran yg keliru. Karena kita harus memikul salib kita sendiri. Harus meminum cawan kita sendiri.

    Perjalanan yg sangat panjang, melelahkan. Kadang sampai membuat putus asa.

    Tapi saat kita sudah menjadi murni. Upah kita besar di surga.

    GBUs.

  • ZEGA376

    15 November 2016

    MICHAEL757 tulis:

    .....

    Berhak atau tidak kita mendapat keselamatan?

    Ini yg jd pertanyaan.

    .....
    GBUs.

    Jawabannya :  Setiap dari berhak mendapat akan keselamatan.

    Pertanyaannya :

    1. Apakah setiap kita mau dan bersedia menerima keselamatan?
    2. Apakah kita siap dan melakukan konsekwensi dari keselamatan yang sudah Tuhan berikan?
    3. Apakah kita mengerjakan dan membagikan (pergi memuridkan dan membaptis) karya keselamatan Kristuss di dalam diri kita?

    Jawaban dari pertanyaan ini kembali kepada pribadi dan diri kita masing-masing dalam menjalaninya hari-lepas-hari.

    Kiranya Tuhan menolong dan memampukan kita untuk menjawab panggilan-Nya dan melaksanakannya di hati, mulut, pikiran, serta perbuatan kita sehari-hari dan menutup bungkus dalam roh dan kebenaran-Nya. Tuhan beserta kita. Amin.

301 – 325 dari 839    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 12  13  14 ... 34  Selanjutnya Kirim tanggapan