Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Embun kala senja

ForumInspirasi

276 – 300 dari 1106    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 11  12  13 ... 45  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • JONY310

    18 Mei 2016

    Nasib sang pengemis

    Sebuah desa geger karena dua orang ibu melahirkan di waktu yang sama. Bukan hanya itu, kedua bayi itu juga memiliki tanda lahir yg sama berupa bintik hitam di kening. Tetua kampung tidak mampu menjelaskan fenomena ini. Akhirnya, dipanggillah seorang biksu yang terkenal memiliki kemampuan supranatural.

    "Putra dari ibu ini akan menjadi raja sedang putra ibu yg ini akan menjadi pengemis. Jaga mereka dengan baik".

    Begitu hasil pembacaan dari sang biksu. Sontak saja, kebahagiaan meliputi keluarga yg anaknya dinubuatkan akan menjadi raja, anak ini begitu disayang, dimanja, dihormati oleh orang sekampung. Sebaliknya, kegelisahan meliputi keluarga satunya. Mereka mendidik anak ini dgn baik agar tdk menyusahkan org lain, diajari membaca dan menulis agar terhindar dr takdir menjadi pengemis, diajari tata krama, kejujuran, kepercayaan agar hidupnya dimudahkan dikemudiaan hari.

    Tiga puluh tahun kemudian, tebakan sang biksu ternyata benar2 terjadi. Yg satu menjadi raja yang sangat amat cerdas, perkasa dan bijaksana sedang yg satu lagi menjadi pengemis. Namun nasib ini rupanya telah tertukar diantara kedua anak itu. Ya, anak yg ditakdirkan akan menjadi raja akhirnya menjadi pengemis karna tidak bisa apa2, selalu dimanja sejak kecil, selalu dipenuhi kebthan dan keinginannya. Sedang yg ditakdirkan menjadi pengemis, berjuang sekuat tenaga hingga akhirnya bisa menjadi raja.

    Orangtua dari si pengemis ini mendatangi sang biksu yg sekarang terlihat sangat tua. "Guru..!! Sy tidak terima karena guru telah salah memprediksi masa depan. Sungguh tega guru memberi kami harapan yg palsu, terawangan yg gagal. Kami mohon guru lakukan sesuatu.."

    "Ooh begitu.. Hmm... apa yg saya lihat tidak salah. Hanya saja, seperti pesan saya dahulu agar ibu menjaganya dengan baik rupanya telah dilanggar. Ibu tidak menjaganya dgn baik bhkan menjerumuskannya ke arah yg lebih buruk."

    Manusia terlahir kedunia dengan sempurna dan istimewa, selanjutnya terserah Anda. Gbu

  • JONY310

    19 Mei 2016

    Lompatan terakhir

    Sudah beberapa kali sy melihat ia meloncat ingin keluar. Terpaksa air nya dikurangi agar tidak terlalu dekat dengan pinggiran akuarium. Jarang sy melihat seekor ikan mas koki begitu gigih ingin keluar. Mungkin karena akuariumnya terlalu kecil.

    Suatu pagi, sy menemukan ia sdh tergeletak tak bergerak di lantai dan dikerumuni semut. Ambisinya yg tinggi tanpa menyadari realita yang ada adalah tindakan bunuh diri. Tapi, mgkin saja ada yg setuju dgn pilihan si ikan tadi. Mereka berpikir lebih baik mengakhiri hidup daripada harus menderita. Benarkah demikian? Bukankah hidup lebih berharga daripada kematian? Bukankah anjing yang hidup lebih berharga daripada singa yg mati? Karena selama kita masih bernafas, selalu masih ada harapan. Gbu

  • JONY310

    19 Mei 2016

    Meludahi periuk nasi

    Siang itu seperti biasa, rumah makan selalu penuh dengan ratusan karyawan yang makan siang. Di samping saya, berkumpul beberapa wanita karier. Dari pakaiannya, penampilannya kelihatan perusahaan mereka cukup berkelas. Orgnya juga cantik-cantik sih tapi...

    Selama waktu makan siang itu, mereka tak henti2nya mengeluh. Mulai dari gaji yg kecil, masalah lemburan, absensi, deadline, rekan kerja yg tdk cooperative, atasan yg killer hingga owner yg tak manusiawi. Yang membingungkan, mereka sdh bekerja lebih dari setahun bhkan ada yg lebih dari tiga tahun. Mereka seakan berlomba siapa yg plg byk keluhannya.

    Ada pepatah lama yg bilang, mengeluhkan pekerjaan kita sama seperti meludahi periuk nasi kita. Ya.. pekerjaan kita adalah sumber rejeki kita, kehidupan kita. Lebih baik menikmati pekerjaan kita saat ini, belajar bersyukur atau jika mmg tdk bs dipertahankan, segera keluar utk mencari pekerjaan yg baru. Mengeluh hya akan merusak hidup kita.

    Pekerjaan yang terbaik bagi kita adalah pekerjaan yg kita lakukan saat ini. -J.Sebastian

  • JONY310

    20 Mei 2016

    Manusia yg semakin lemah

    "Juice alpukat dan bubur ayam" kataku kepada kasir cafe. Lalu dia menulis harganya di kertas bill, Rp 8,000 dan Rp 7,000. Yg membuat sy terbelalak, dia mengambil kalkulator utk menghitungnya. Penasaran, sy tya pendidikan terakhirnya, "SMA" jawabnya kalem.

    Zaman sebelum ada hp, sy masih bisa mengingat nomor telepon beberapa teman. Kalau 10 nomor pasti ingat. Skrg, tinggal pencet phonebook, nomor pun muncul. Celakanya, saat ini saya paling mentok bisa ingat satu atau dua nomor saja. Dulu, saya juara cerdas cermat alkitab. Sy tau ayat ini itu ada dimana. Skrg sdh ada tombol search di aplikasi alkitab. Tanpanya, sy kesulitan cari letak sebuah ayat. Memudahkan sekaligus mengkhawatirkan.

    Suatu hari ban motor saya bocor. Dorong dari rumah ke bengkel sekitar 100mtr. Jlebb. Sy hampir pingsan di bengkel, pandangan gelap, keluar keringat dingin. Dulu... lari berkilo2 meter terasa biasa saja.

    Seingat saya, di tahun 90an, di lingkungan tinggal sy, tidak ada satupun ibu2 yg melahirkan melalui caesar. Skrg, setau saya tidak ada satupun yg melahirkan normal. Mencuci baju? Spertinya sdh susah ditemui.

    Tools seperti kemajuan teknology lambat laun akan membuat manusia yang tidak bijak memanfaatkannya akan semakin bodoh, malas dan lemah. Kerja manusia skrg sebagian besar telah dibantu oleh alat. Kpn terakhir anda menulis surat satu halaman dgn tulisan tangan? Bisa jadi suatu hari, kita kehilangan kemampuan menulis dan menggambar dgn adanya photoshop.

    Be wise. Jangan sampai identitas dan kapasitas kita sebagai manusia terdegradasi. Gbu

  • MEY072

    20 Mei 2016

    Ya kebiasaan nulis pke keyboard, aku akui makin hari tulisanku ngalahin resep dokter padahal uda waktu sekolah catatanku yg paling byk dipinjam tmn krn lengkap dan bagus tulisan.. Trus sempoa yg dulu bs skrg mulai nurun.. Dikit2 pake kalkulator

    JONY310 tulis:

    Manusia yg semakin lemah

    ....

    Be wise. Jangan sampai identitas dan kapasitas kita sebagai manusia terdegradasi. Gbu

    20 Mei 2016 diubah oleh JODOHKRISTEN

  • LADYRULY248

    20 Mei 2016

    haha

    Bnr sis kl nulis tgn jd kaku n terlalu unik utk dibaca akhirnya kl tls tgn huruf capital biar kebaca hehe

    MEY072 tulis:

    Ya kebiasaan nulis pke keyboard, aku akui makin hari tulisanku ngalahin resep dokter padahal uda waktu sekolah catatanku yg paling byk dipinjam tmn krn lengkap dan bagus tulisan.. Trus sempoa yg dulu bs skrg mulai nurun.. Dikit2 pake kalkulator

  • JONY310

    27 Mei 2016

    Menaklukkan gunung

    Tentu semua orang paham bahwa utk menaklukkan sebuah gunung, kita tidak perlu menghancurkannya hingga rata. Cukup berdiri saja diatasnya, kita sdh berhasil mengalahkannya.

    Menaklukkan gunung masalah juga sama. Kt tdk harus melawannya, cukup berdiri diatasnya, jangan ada dibawah masalah tersebut. Mental kita tdk boleh drop, pikiran kita jgn terpengaruh, emosi kita tetap terkontrol. Jk kt bs melakukan ini, itu artinya kita sdh berdiri diatas gunung masalah, kita sdh berhasil menginjaknya dgn kedua kaki kita, kita berhasil melampauinya.

    Sekarang, tinggal arahkan pandangan kita ke sekitar dan lihatlah jauh kedepan. Pemandangan yg indah nan menakjubkan. Kita jg bs melihat dgn lebih jelas jalan yg harus dilalui, tapaki itu dengan berani sambil menikmati setiap detik kehidupan yg sdh Tuhan anugrahkan kpd kita. Gbu

  • JONY310

    27 Mei 2016

    Sebuah Permen

    Pernah liat anak kecil kegirangan ketika kita memberinya sebuah permen, yg mgkin harganya ga sampai seribu perak ? Yupp. pastinya pernah. Dan sgt jrg kita mempertanyakan hal ini karena kita punya mindset "namanya juga anak kecil".

    Ternyata, org dewasa pun terkadang bisa kegirangan hanya karena hal yg mgkin sepele bagi sebagian orang. Misalnya saja, dibeliin pulsa walau hya 10rb. Sms nya dibalas oleh orang yang disuka, ditanyain kabar oleh teman lama, dipuji atasan karna kerjanya bagus, dibilang enak masakannya oleh pembeli, dibilang cantik/ganteng, disenyumin, dikasih cenderamata dari luar kota dll.

    Simple but sometimes it really powerfull. Jika kita saja terkadang merasa senang dgn hal2 sederhana, mengapa kita tidak mau menyenangkan org lain lewat hal2 sederhana ? Hadiah kecil, pujian, penghargaan atau mgkin hya sekedar senyuman yg tulus. Tidak membuat kita rugi malah membuat kita menjadi pribadi yg dinanti keberadaannya. Gbu

  • JONY310

    29 Mei 2016

    Ayah hebat

    Seringkali sy pulang larut malam sehabis ketemu dengan klien. Hari itu, sy pulang jam 1an hampir jam 2 pagi. Sy pikir malam itu sy org yg pulang kerja paling malam . Mendekati rumah, sy kaget melihat seorg bpk2 berjalan sambil menggendong kasur. Keringatnya bercucuran, urat2 tangannya nampak jelas terlihat, jalannnya sempoyongan. Mgkin saja dagangannya hari itu belum laku hingga belum istirahat, atau mgkin dia jalannya terlalu jauh dari biasanya hingga jam segini masih ada dijalanan.

    Teringat sebuah video ttg seorg bpk2 pedagang asongan yang tiba2 pingsan di jalanan. Sontak beberapa warga terkejut lalu berusaha membantunya. Koyok cabe menempel di kiri kanan kepalanya. Dia terpaksa berjualan meskipun sedang sakit demi keluarganya. Dia harus menghasilkan uang hari itu atau anak istrinya akan kelaparan. Sungguh sebuah perjuangan yang berat.

    Sy jg teringat perjuangan ayah yang membesarkan kami sekeluarga. Tidak akan pernah selesai utk menceritakannya, tdk pernah berhenti airmata ini ketika mengingatnya. Biarlah perjuangan mereka akan terus terukir di jiwa, menjadi dorongan bagi kita utk mampu melakukan hal yg sama utk keluarga kita nantinya. Salam ku utk Ayah2 yg hebat dimana saja berada, yg terus berjuang utk menghidupi keluarga. Gbu

  • THOMAS373

    30 Mei 2016

    walau jarang komen, gw sering baca topik ini....thank bro Jony utk tulisannya :up:

    JONY310 tulis:

    Ayah hebat

    Seringkali sy pulang larut malam sehabis ketemu dengan klien.

    ...

    Salam ku utk Ayah2 yg hebat dimana saja berada, yg terus berjuang utk menghidupi keluarga. Gbu

    26 Oktober 2016 diubah oleh JODOHKRISTEN

  • JONY310

    31 Mei 2016

    THOMAS373 tulis:

    walau jarang komen, gw sering baca topik ini....thank bro Jony utk tulisannya :up:

    Nice to know that ;-)

  • JONY310

    1 Juni 2016

    SiKon

    "Ibu.. duitnya jatuh.." kata seorg pemuda setengah berteriak. Sang ibu pun segera memungut uang Rp 100rb itu lalu berterimakasih kpd pemuda itu. Waktu segera berlalu. Beberapa tahun kemudian, sang pemuda kembali menemukan uang jatuh. Dia injak dgn kaki nya, lirik kiri kanan, lalu ia pungut dan masukin ke kantong. Kok bisa?

    Ternyata si pemuda skrg penganguran. Setelah di phk, ia belum menemukan pekerjaan. Alhasil ia kekurangan uang, bhkan hanya utk makan sehari-hari. Menemukan uang Rp 100rb sangatlah berarti baginya, bisa utk bertahan hidup seminggu penuh.

    Pada dasarnya, tdk ada manusia yg ingin berlaku buruk. Situasi dan kondisi seseorang bisa mempengaruhi tingkah lakunya. Terkadang saya kasian terhadap pencuri yg digebukin. Mgkin saja ia sdh berhari2 belum makan. Jika kita pernah mengalami kondisi sperti itu, kita bisa memaklumi. Tentu itu adalah kejahatan yg tdk bisa ditolerir, tetapi setidaknya kita masih punya hati.

    Tdk hya soal uang, jg berlaku utk hal2 lainnya. Jika hari ini temen kita tb2 berubah sifatnya dan mengecewakan kita, cobalah utk melihat dari sisi yg berbeda. Dgn cara demikian, kt bs memahaminya dgn lebih baik lagi. Jgn sampai pertemanan sejati rusak hya karena hal2 yg kecil. Gbu

  • JONY310

    2 Juni 2016

    iLmu Air

    iLmu itu seperti air. Utk menerima yg baru, kita harus mengosongkan wadahnya, jika tidak, isinya akan tumpah tak tertampung.

    Seperti air jg berarti, selalu mengalir dari tempat tinggi ke tempat yg lebih rendah. Jk kita ingin menerimanya, kita harus merendahkan hati.

    Air jg akan memburuk jika dibiarkan terlalu lama, sperti air laut mati yg tdk mengalir. Demikian juga ilmu, ia akan semakin berkualitas jika dialirkan keluar. Sebaliknya jk dipendam, tdk akan menjadi apa2 bhkan kualitasnya akan memburuk.

    Air yg sehat adalah air yg murni, yang tidak brwarna, tidak berbau dan tidak berasa. ilmu yg sehat, yg baik adalah ilmu yg tdk terpengaruh oleh kepentingan2 tertentu, murni apa adanya. Benar jika benar, salah jika salah.

    Air dan ilmu adalah unsur vital bagi hidup manusia. Tanpanya, kita tdk akan pernah bs hidup. Kejarlah ilmu seperti kita mengejar air.

  • JONY310

    3 Juni 2016

    Cermin diri

    Beberapa waktu yg lalu, sy menerima karyawan baru. Cewe, masih muda dan skillnya oke. Satu2nya hal yg jd pertimbangan adalah bau keteknya. Seumur2 baru skrg sy ketemu org dgn bau super menyengat seperti itu. Saking tdk tahannya, sy terpaksa membuka pintu dan memberitahunya utk memakai deodorant, sdh tdk lagi memikirkan apakah ia tersinggung atau tidak. Rasanya mau muntah.

    Yg membingungkan saya, apakah ia tdk bs mencium aroma tubuhnya sendiri? Jgn2 ia menganggap itu hal yg biasa. Yg lebih aneh lg, ia dtg bersama teman satu kamar kostnya, cewe juga. Kok bisa tahan bertahun2 begitu? Ternyata, temannya jg memiliki bau yg hampir sama, hya tdk separah dia.

    Memang, kt sering tdk sadar akan keburukan dan kekurangan diri sendiri, namun tdk bagi org lain. Kt menganggap itu hal yg biasa, kt menganggap apa yg sdh kita lakukan adalah hal yg sdh baik, hal yg benar, hal yg sdh tepat. Nyatanya, semua penuh dgn kekurangan dan kesalahan. Perlu org lain utk mengoreksinya, org yg benar2 berbeda dari kita.

    Inputan, teguran, kritikan bhkan makian sesekali perlu utk membersihkan jiwa kita dari perasaan plg benar, plg hebat, plg berpengalaman. Hargai masukan org lain, karena mereka bisa melihat apa yg kt tdk mampu lihat. Tdk gampang memang, apalagi kt yg terbiasa merasa paling sempurna. Semua itu ibarat obat yg pahit dilidah, terasa sakit dikerongkongan, terasa panas dan pedih dihati. Nite n Gbu

  • JONY310

    4 Juni 2016

    Asuransi Jiwa

    Seminggu yg lalu, sepupu saya yg lagi kerja tiba2 jatuh lemas. 5 menit kemudian ia meninggal. Memang, kematian tdk mengenal usia.

    Teringat kata2 pendeta sy. Bhwa manusia itu aneh. Utk mobil yg belum tentu kecelakaan, belum tentu kemalingan, kita asuransikan. Utk rumah yg belum tentu kebakaran, kita asuransikan. Utk sakit penyakit yg belum tentu juga, kita asuransikan. Setiap bulan atau tahun, kita bayar mahal preminya.

    Tetapi utk jiwa kita, utk hidup kita yg sdh pasti akan meninggal, kita tdk asuransikan, dalam arti kita tdk mau membayar mahal harganya. Kt trlalu sibuk dgn urusan sehari2 seolah2 kita akan hidup selamanya. Menikah, mengurus anak, memiliki usaha yg maju, punya kendaraan yg nyaman, rumah yg asri, memiliki produk2 brand tertentu, berlibur ke beberapa negara dan gaya hidup yg lain.

    Ketika kt belum mencapai standard ideal versi orang2 kebyakan diatas, kita terus mengejarnya bhkan terkadang mengorbankan byk hal. Lalu apa persiapan kita menghadapi kematian yg pasti? Apakah hya ke gereja, ambil pelayanan, ikut KKR udh cukup sbgai premi jiwa kita di kekekalan? Ibarat kt sdg naik kereta, diujung jalan relnya terputus menuju jurang, kita mengetahui hal tsb tetapi tdk melakukan apa2. Malah terkesan pesta di dalam gerbong. Kt seharusnya sibuk memperjuangkan keselamatan kita. Gbu

  • JONY310

    6 Juni 2016

    Jawaban doa

    Sy dulu punya pemahaman bhwa jawaban doa itu ada 3, yaitu ya, tidak dan tunggu. Seiring berjalannya waktu, melalui pengajaran dari hamba2 Tuhan, sy baru menyadari bhwa jawaban doa diatas ternyata belum tepat.

    Ketidaktepatan itu terjadi karena kesalahan saya mengartikan apa itu doa. Doa adalah dialog kita dgn Tuhan, bukan sebuah proposal permintaan. Jadi bgaimana mgkin dialog hya ada tiga kata tersebut? Segala hal bisa kita bicarakan dgnNya.

    Dulu, sy pun pya pemahaman bhwa kt bisa berdoa atas semua yg dibutuhkan. Skrg br menyadari bhwa ada hal2 yg tdk semestinya kita minta Tuhan yg turun tangan. Ada bagian2 yg mmg menjadi tg jawab kita sbgai manusia yg dewasa. Misalkan saja ttg pekerjaan. Jk saja kt bekerja dgn baik, cerdas, jujur, rajin, dipercaya maka pasti kt akan menjadi org2 yg berhasil dlm pekerjaan.

    Demikian jg ttg hal sakit-penyakit. Seharusnya kt mulai menjaga pola makan, gaya hidup, olahraga, vitamin agar sehat dan terhindar dari sakit penyakit. Bukannya malah mengabaikan hal tsb lalu berharap mujizat kesembuhan. Tuhan ingin kt bergantung padaNya tetapi tetap brtanggungjawab atas kehidupan kita sendiri. Gbu

  • JONY310

    9 Juni 2016

    Rumus Semesta

    Pernahkah kita pya pertyaan, kenapa si A gmpang bgt cari duit, kyaknya duduk2 aja bs kaya raya sedang si B sdh kerja mati2an masih aja kekurangan. Atau knpa si A gmpang bgt dpt pacar lalu menikah sdg si B ga dpt2 walau sdh berusaha keras.

    Pasangan hidup, kekayaan, kesehatan dan beberapa hal lainnya ada ditangan manusia. Tuhan sdh membuat rumusnya agar semuanya berjalan dgn tertib. Tdk ada hubungannya antara org mengenal Tuhan atau tidak, benar2 tg jawab manusia itu sendiri. Kt bs melihat org superkaya dgn agama yg berbeda. Jelas, kekayaan bukan milik agama tertentu. Demikian jg hal yg lainnya.

    Ketika seseorg berjalan sesuai rumusnya, maka hasil yg sdh ditentukan akan terjadi. Inilah yg diselidiki oleh byk org. Buku Master Key nya Francis Haanel, The Secret Rhonda Byrne, atau karya2 dari Napoleon Hill adalah hasil penyelidikan manusia terhadap rumus2 tsb. Dan.. Mereka percaya, bhkan sebagian besar org percaya bhwa rumus semesta itu benar2 ada. Masalahnya, tdk ada seorgpun manusia yg tahu dgn jelas rumus semesta yg sdh Tuhan ciptakan. Kt hya bs menerka2 saja.

    Dua org yg lahir dan besar di kampung yg sama, dgn sifat yg sama, pendidikan yg sama, pekerjaan yg sama namun suatu hari bisa menjadi sangat berbeda nasibnya sperti bumi dan langit. Mgkin hya berbeda soal pola pikir. Pola pikir seperti apa yg sesuai dgn rumus semesta? Nobody knows. Tertarik menyelidikinya ? Nite.. Gbu

  • JONY310

    10 Juni 2016

    Ujian Karakter

    Karakter manusia susah ditebak. Kt begitu pintar berakting utk menjadi sperti yg kita inginkan. Jika ingin mengetahui karaker manusia yg sebenarnya, entah teman kita, pasangan kita bhkan diri kita sendiri, bisa dilihat dari situasi dan kondisi berikut:

    - Saat tidak punya uang dan saat punya banyak uang

    - Saat lagi ada masalah atau saat lagi nyaman tanpa masalah

    - Saat sdg dimabuk cinta dan saat baru saja putus cinta

    - Saat menjadi terkenal dan saat diremehkan orang

    - Saat dipuji orang dan saat dimaki-maki

    dan beberapa kondisi genting lainnya. Dari kondisi2 diatas, akan nampak sosok yg keluar dari diri kita, setan atau malaikat. Be carefull, God loves you.

  • JONY310

    12 Juni 2016

    H-3

    Hidup membawa kita dari satu titik ke titik lainnya. Mereka yg menjadi teman atau pasangan kita hari ini, pekerjaan kita sekarang, aktivitas kita sehari2 dan seluruh keberadaan kita saat ini adalah hasil dari hubungan antar titik-titik tersebut. Sungguh mengagumkan.

    Rajutan dari satu kejadian ke kejadian lainnya bagaikan papan2 pijakan yg saling bersambungan membentuk satu jembatan yg membawa kita ke tujuan selanjutnya. Tidak ada yg kepingan yg terbuang, kita tinggal menyusunnya bagaikan sebuah puzzle. Ada yg harus diletakkan diatas, ditengah dan ada yg cukup diletakkan dibawah, paling pojok. Biarkan saja ia tetap disitu.

    Ketika angin selatan mulai berhembus, itu tandanya utk segera menaikkan jangkar, mengembangkan layar, menerobos derasnya arus dan kuatnya ombak, utk berlabuh di pemberhentian selanjutnya, seturut panggilan jiwa. Bukankah hidup itu sebuah perjalanan?

  • JONY310

    12 Juni 2016

    H-2

    Teringat sebuah pepatah dari dunia tinju yg cukup terkenal, bhwa orang yang selalu mengelak dari setiap pukulan, tidak akan pernah terluka. Tetapi ia juga tidak akan pernah jadi juara.

    Ada kalanya pukulan itu harus kita terima. Menerimanya berarti kita benar2 masuk ke arena pertandingan yg sebenarnya. Dengan bertanding, kita punya kesempatan utk menang. Jatuh dan terluka adalah hal yg biasa.

    Seperti keberanian utk menyatakan cinta, selalu ada resiko ditolak bhkan direndahkan. Namun bgmana mgkin hubungan dpt terjalin jk kt tdk berani menyatakannya?

    Meninggalkan kenyamanan tempat berteduh utk memasuki semak belukar yg baru, mgkin saja pilihan yg bodoh. Namun seorg petualang sejati tidak memiliki tempat utk didiami, semua hya persinggahan sementara. Tdk akan dibiarkan hatinya menggenggam trlalu kuat, melekat terlalu erat, memeluk terlalu khusyuk. Bukankah manusia itu seorang musafir?

  • JONY310

    14 Juni 2016

    H-1

    Waktu itu guru olahraga SMP mengadakan lomba lari. Semua diwajibkan ikut. Sy cukup berhasil didepan walau bukan yg terdepan. Satu kesalahan yg sy buat adalah menoleh kebelakang, dgn maksud ingin melihat bagaimana perjuangan teman2 yg di belakang, terutama satu teman saya yg gemuk. Nilai saya dicoret. "Mana ada pelari yg melihat kebelakang?!" Tegurnya saat itu.

    Pelajaran di lintasan lari ini membekas hingga sekarang. Ketika kita sedang berjuang menuju satu gol, tetaplah fokus. Jgn terpengaruh dgn hal-hal lainnya, baik yg dikiri kanan apalagi yg ada dibelakang. Bruce Lee pernah menulis "Saya tidak takut pada orang yg latihan 10rb macam tendangan, tapi sy justru takut kepada orang yang latihan 10rb kali untuk satu tendangan" Terlalu byk hal yg "ingin" kita lakukan bisa berdampak tidak ada satupun yg benar2 jadi.

    Hidup ini terlalu istimewa utk disia2kan "hanya" oleh masalah pekerjaan, keuangan, pasangan hidup, keluarga dan hal-hal kecil lainnya. Semua itu telah berhasil membelokkan fokus byk orang. Kecil namun berdampak. Sy sebut kecil jika dibandingkan dgn rancangan besar sang Pencipta. Fokus ke tujuan iLahi yg sdh ditetapkan bagi kita, jalani dan lihatlah... tanganNya terbuka menerima kita kembali ke pangkuanNya. Haleluyah

  • JONY310

    24 Oktober 2016

    Surat Cinta

    Seingatku sdh empat kali ia kirimkan surat agar memintaku kembali aktif. Walaupun aku tahu itu dikirim otomatis, bukan manual. Jadi tdk ada perlakuan khusus. Namun setidaknya itu berhasil membawa perahuku kembali berlabuh disini, di tempat yang pernah kusinggahi.. dulu..

    Tentu byk pengalaman dari seberang yang bisa kuceritakan, jika jari jemari ini tak lelah tentunya. Maklumlah, ia sdh ku paksa utk mondar mandir setiap harinya, dari satu tuts ke tuts lainnya.

    Satu pepatah yg ingin kutulis malam ini, jika saja irisan pisaumu tidak mampu untuk meluluhkan sebuah gunung, setidaknya bekas goresannya masih tertinggal disana, abadi.

    Selamat malam JK

  • 25 Oktober 2016

    Selamat Malam juga ..

    sudah lama tidak muncul

    Saya kira sudah lulus hehehe..

    di tunggu tulisan-tulisannya yang begitu bijaksana.

    JONY310 tulis:

    Surat Cinta

    Seingatku sdh empat kali ia kirimkan surat agar memintaku kembali aktif. Walaupun aku tahu itu dikirim otomatis, bukan manual. Jadi tdk ada perlakuan khusus. Namun setidaknya itu berhasil membawa perahuku kembali berlabuh disini, di tempat yang pernah kusinggahi.. dulu..

    Tentu byk pengalaman dari seberang yang bisa kuceritakan, jika jari jemari ini tak lelah tentunya. Maklumlah, ia sdh ku paksa utk mondar mandir setiap harinya, dari satu tuts ke tuts lainnya.

    Satu pepatah yg ingin kutulis malam ini, jika saja irisan pisaumu tidak mampu untuk meluluhkan sebuah gunung, setidaknya bekas goresannya masih tertinggal disana, abadi.

    Selamat malam JK

  • JONY310

    26 Oktober 2016

    VERONIKA622 tulis:

    Selamat Malam juga ..

    sudah lama tidak muncul

    Saya kira sudah lulus hehehe..

    di tunggu tulisan-tulisannya yang begitu bijaksana.

    Selamat malam juga sis, telat 1 malam ya hehe

    Wah... thanks loh pujiannya, jadi gimana gitu.. :$)

  • JONY310

    26 Oktober 2016

    Parameter "biasanya"

    Pulang kerja seperti biasa, sy menunggu lift utk turun. Disebelah sy ada seorg cewe yang sama2 menunggu lift turun dari lantai 7. Sepertinya dia sudah cukup lama menunggu, terlihat dari mimik wajahnya. Sy dan cewe tadi ada di lantai 1. Ketika lift sampai di lantai 3, lampu dgn tulisan Full menyala yang berarti lift sudah penuh dan biasanya tidak akan berhenti lagi hingga ke lantai paling bawah, karena itu adalah jam pulang kerja.

    Cewe disebelah saya memutuskan untuk turun melalui eskalator dgn sedikit umpatan "Ukh.. penuh lagi..". Sy tetap menunggu disitu untuk lift yang lainnya. Tak lama lift yang full tadi sampai di lantai 1 tempat sy berdiri. Yang bikin sy surprised, setengah dari penumpang lift turun semua di lantai 1. Dan saya pun bisa masuk dengan sisa ruangan yang masih lega sambil masih tetap merasa surprised.

    Ada hal-hal yang bs terjadi diluar dari biasanya. Ukuran atau patokan yang kita gunakan pun terkadang tidak menjadi pasti. Istilah pepatah, mendung tak berarti hujan. Jika keadaan disekitar kita hr ini sepertinya tidak berjalan dgn baik, belum tentu itu betul2 tidak baik, bisa saja itu malah menjadi moment terbaik kita. Who knows?

276 – 300 dari 1106    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 11  12  13 ... 45  Selanjutnya Kirim tanggapan