Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Minta Pendapat

ForumCampur-campur

51 – 59 dari 59    Ke halaman:  Sebelumnya  1  2  3Kirim tanggapan

  • 6 Januari 2016

    Keluarga besarnya / sodaranya multi religi ? Klo memang iya coba diskusikan dgn mereka yg sudah berkeluarga dan berbeda religi... Gud luck !

  • SHABDY842

    6 Januari 2016

    Thank ya rekan LIZEGUD713. Coba perhatikan secara lengkap I Korintus 7 nya ya....

    Untuk yang dikutip rekan LIZEGUD713, coba perhatikan dengan saksama gramatikal penulisannya. Bila hendak berscerai, artinya nikah dulu kan. yang kedua hendak, berarti tidak ada kata melarang. Itu pengertian saya, yang mungkin bisa di cek ke ahli bahasa Indonesia.ulisan

    Tulisan ini bukan berdebat ya, cuma mengemukakan pandangan saya aja dari ayat yang dikutip. Shalom rekan LIZEGUD713

    LIZEGUD713 tulis:

    SHABDY842 tulis:

    Rekan-rekan JK'ers yang budiman dan percaya pada Kristus,

    Saya prihatin dengan pendapat beberapa rekan yang ada dalam forum ini yang menurut saya terkesan menghakimi dan bahkan ada yang menyudutkan Katolik. Kita ini bukan siapa-siapa lho, hamba Tuhan saja seperti JUNIOR290 tidak berani melakukan itu. Saya harap rekan-rekan dapat berbicara dengan proporsional dengan menggunakan dalil yang tepat atau pengalaman hidup yang dapat di share yang kemudian bisa menjadi pertimbangan rekan LIA079. Ingat, rekan LIA079 bukan pesakitan atau terdakwa dalam forum ini ! Satu lagi, bukankah Tuhan yang memilih kita dan bukannya kita yang memilih Tuhan ? Kewajiban kita sebagai insan adalah memberikan masukan dan mengingatkan dan bukan menghakimi dengan pendapat pribadi yang tak berdasar.

    Bagi rekan-rekan yang menghakimi agama lain dengan opini, saya penganut Protestan. Coba deh rekan baca I KORINTUS 7 : 1-40, jadi dasaran iman Katolik pun ada lho.... Jangan menghakimi !!!

    Tambahan untuk rekan LIA079 selain yang saya copykan dari forum sebelumnya (terbuat double). Beberapa pemimpin islam di dunia arab, salah satunya alm. Yasser Arafat, istrinya adalah non islam dah bahkan berdarah Yahudi yang dimusuhi oleh seluruh mayoritas umat Islam apapun sektenye (Sunni, Syiah dll). Lalu apakah Arafat tidak tahu hal tersebut dan apakah penasehat agama di Fatah (organisasi Palestina, PLO) tidak mengingatkan dia. Tentu ada dan mereka juga punya dalil untuk itu. Sekarang terpulang pada diri kamu sendiri, rekan-rekan disini sudah banyak memberikan banyak kesaksian pernikahan perbedaaan agama.

    Selamat memilih, semoga kamu bisa memilih dengan tuntunan Tuhan sebagaimana Tuhan menuntun Frederick Silaban untuk memenangkan sayembara pembuatan arsitektur maasjid (istiqlal). Tuhan Yesus memberkati.

    Islam terdiri atas sedikitnya puluhan mazhab dan diantaranya di Indonesia adalah mayoritas penganut Sunni dari Ali Hanafi. Dalam mazhab ini, apabila imamnya adalah muslim dan wanitanya kafir maka masih diperbolehkan untuk menikah. Yang tidak diperbolehkan oleh mazhab ini adalah jika imamnya yang kafir dan wanitanya yang muslim.

    Namun demikian, berdasarkan hukum positif yang berlaku, pernikahan yang beda agama tidak dibenarkan dalam UU No. 1/74. Oleh karena itu akan salah satu pihak harus beralih ke agama pasangannya.

    Dalam beberapa kasus yang saya jumpai, beberapa pasangan ada yang seakan-akan "berpura-pura" ke agama lain dan tetap menjalankan ritual agamanya setelah menikah. Dalil mereka adalah bahwa mereka tetap pada imannya dan mengucapkan janji pernikahan karena dasar formalitas yang harus dipenuhi. Jika ada diantara kita yang hendak melakukan hal ini sebaiknya tanggalkan saja iman percayanya, kenapa? Alkitab jelas mencatat, "barangsiapa yang tidak mengakui Aku di depan manusia, maka diapun tidak Aku akui di hadapan Bapa". Bukan untuk menghakimi atau menisbikan kelompok lain seperti yang dilakukan fornt pembela sepupu kita, Ingatlah jangan pernah menukar hak kesulunganmu demi semangkuk sup kacang merah.

    Semoga pendapat saya tidak menambah galau....

  • EDDYSON115

    7 Januari 2016

    Berbahagialah bagi yg tetap Setia terhadap Iman kepada Tuhan Yesus Selamanya.

    ..(^_^)..

  • SHABDY842

    7 Januari 2016

    hehehee, bukan hamba tapi sudah jadi anak, saya salah....:'(

    Betul sekali rekan JUNIOR290. Kita disini menyampaikan masukan dan tentunya dengan dalil yang baik bukan dengan opini. Saya juga tidak berharap ini jadi forum Pengadilan atau Mahkamah Kehormatan yang menjadikan kita sebagai Yang Mulia dan rekan LIA079 menjadi pesakitan :-). Semua keputusan kita serahkan kepada yang bertanya dan tugas kita adalah mengingatkan dengan benar dan menyerahkan keputusannya pada ybs.

    Salam hangat dan semoga kita semua selalu dipenuhi himat dan damai sejahteraNya.

    JUNIOR290 tulis:

    Buseet dibilang hamba Tuhan hahaha...diaminin aja deh doanya..makasih :)

    Pada dasarnya kita semua hamba2nya Tuhan koq..

    Intinya simple...jadi terang di tempat yang gelap, jangan jadi terang di tempat yang sudah terang krn tidak ada guna nya..

    Namanya forum pendapat pasti tidak semuanya sama, ada pro dan kontra..yang penting kita sudah mengeluarkan pendapat kita mau orang terima atau tidak ya tidak masalah..yang lebih penting dari semuanya itu adalah perbuatan nyata kita yg sesuai dengan Firman Tuhan..jadi klo hanya teori saja mengerti tapi tidak dilakukan ya percuma..sadarlah bahwa kita ini Injil yang terbuka..^^

  • LIZEGUD713

    7 Januari 2016

    Gpp broo,, kita di sini cuma mau share & diskusi FT aja koqq..Tdk ada yg mau menghakimi, klo diterima pendapatnya yah gpp, kgk diterima jg gpp. Tdk ada yg kalah & menang, dan tdk ada jg yg hendak memaksakan Lia, semua dikembalikan ke Lia yg menjalaninya karna dia jg yg  nanti terima konsekuensinya, kita cuma sebatas memberi masukan saja. Sy menyampaikan apa yg saya tau, terserah mau terima apa gk.

    Iya emang benar klo dari kata2 itu tdk melarang, sebab Tuhan tdk pernah memaksakan kehendakNya kpd umatNya karna Dia adalah Allah yg baik, tetapi di situ dikatakan "Tuhan memanggil kita utk hdp dlm damai sejahtera."  Sama halnya Karya Keselamatan Yesus di Kayu Salib, Tuhan sdh menawarkan & menyediakan Keselamatan utk semua umat manusia bukan saja utk umat  Kristen tp jg ditawarkan kpd non Kristen. Manusia bebas memilih mau terima Keselamatan dr Tuhan atau tdk, kembali kpd manusia masing2, Tuhan tdk memaksakan kehendakNya. Demikian jg topik kita kali ini, Tuhan sudah memanggil umatNya utk hdp dlm damai sejahteraNya, terserah manusia mau taat /dengar panggilanNya atau tidak, padahal Tuhan sdh menyediakan damai sejahteraNya, tinggal kita mau terima apa gk, mau hdp dlm damai sejahteraNya apa gk.

    Dlm Markus 10:2-9 boleh dibaca: "Maka datanglah org2 Farisi, dan utk mencobai Yesus mrk bertanya kpdNya: "Apakah seorang suami diperbolehkan menceraikan isterinya?" Tetapi jwbNya kpd mrk: "Apa perintah Musa kpd km?" Jwb mrk: "Musa memberi izin utk menceraikannya dgn membuat surat cerai." Lalu kata Yesus kpd mrk: "Justru karena ketegaran hatimulah mk Musa menuliskan perintah ini utk km...Sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mrk bukan lg dua, melainkan satu. Karena itu, apa yg telah dipersatukan Allah, tdk boleh diceraikan manusia." Artinya: Tuhan sebenarnya berkehendak / punya kerinduan agar kita tdk bercerai & hdp dlm damai sejahteraNya, tp karna kebebalan hati kita yg memaksakan kehendak kita sendiri sehingga tdk menghiraukan kerinduan hatinya Tuhan sehingga Musa menuliskan perintah itu. Pertanyaannya adl: Apakah kita mau mendengarkan isi hatiNya Tuhan, kerinduanNya Tuhan, maunya Tuhan, bukan lg maunya kita aja. Klo kita benar2 mengasihiNya seharusnya kita rindu selalu menyenangkan hatiNya & mendengar apa yg menjadi isi hatiNya Tuhan & melakukan apa yg dirindukan Tuhan, mematikan keinginan daging kita, pikul salib, hingga kita berkata, "Bukan kehendakku tp biarlah kehendakMu yg jd atasku Bapa, tentu dlm hal ini bukan sekedar kata2 saja. Biarlah apa yg menjadi maunya Tuhan / kerinduan Tuhan itu jg yg menjadi kerinduan kita. Ini sih idealnya, tp untuk melakukannya emg tdk semudah mengatakannya. Sy jg bukan org suci semua kita belajar utk bs lebih baik lg,,Menurutku Firman Tuhan dibaca jg secara keseluruhan, dr Kejadian ampe Wahyu, karna itu adalah satu kesatuan yg utuh saling berkaitan satu dgn yg lain, tdk bs dibaca sepenggal2 kata perkata saja / ayat saja, semua saling berhubungan dr awal ampe akhir. Smoga Tuhan memberikan kita HikmatNya utk mengerti isi hatiNya Tuhan.

    Di sini sy jg cuma sekedar menshare / diskusi apa yg sy tahu, tdk ada memaksakan siapapun, terserah mau terima atau tdk, karna bgku aq tdk ingin cuma menyimpan FirmanNya saja, sy jg mau mensharekan ke semua org spy kita sama2 bertumbuh & bs menjadi pelaku FirmanNya, tdk ada yg mendakwa atau menghakimi/ tdk ada yg hebat atau merasa pintar, smua hanya bg Kemuliaan NamaNya saja.. Smua kita di sini mau diskusi klo ada yg salah dikoreksi/diluruskan. Klo sdh diskusi, terserah kpd kita bagaimana kita menyikapinya mau terima apa tdk. Semoga bermanfaat. Gbu all..

    SHABDY842 tulis:

    Thank ya rekan LIZEGUD713. Coba perhatikan secara lengkap I Korintus 7 nya ya....

    Untuk yang dikutip rekan LIZEGUD713, coba perhatikan dengan saksama gramatikal penulisannya. Bila hendak berscerai, artinya nikah dulu kan. yang kedua hendak, berarti tidak ada kata melarang. Itu pengertian saya, yang mungkin bisa di cek ke ahli bahasa Indonesia.ulisan

    Tulisan ini bukan berdebat ya, cuma mengemukakan pandangan saya aja dari ayat yang dikutip. Shalom rekan LIZEGUD713

    7 Januari 2016 diubah oleh LIZEGUD713

  • SHABDY842

    8 Januari 2016

    Toossss damai rekan LIZEGUD713. Diskusi kita semua dalam forum ini sangat menarik. Masing-masing dengan argumennya dan hampir semua melarang pernikahan antara orang percaya dan orang beriman itu terjadi. Nah rekan LIA079, semua dikembalikan padamu dan kamulah yang memutuskan. Baik dan buruknya hidupmu, semua ada padamu toh...

    Dengan penjelasan dan argumen yang panjang, saya menutup pendapat saya yang saya kutip dibawah ini. Semoga dengan kalrifikasi yang ada kita semua diharapkan bisa memahaminya dan jangan sampai apa yang terjadi di Irlandia dan beberapa negara lainnya di dunia (perang Protestan vs Katolik), tidak terjadi di Indonesia karena adanya saling serang diantara sesama orang percaya.

    Damailah semua hati kita, maka kedamaian di bumi tak niscaya terjadi.

    LIZEGUD713 tulis:

    Emg setauku secara Katolik memperbolehkan tp di lain hal, menurut Alkitab tdk ada satu ayatpun yg memperbolehkan hal tsb.

    8 Januari 2016 diubah oleh SHABDY842

  • LIZEGUD713

    8 Januari 2016

    Wkwkwk,,iyyyaaalahh broo,, peacee,, kita kan sodara seiman broo.. Case close ya broo,, kembali ke Lia bagaimana menyikapinyaa,, Jgn2 mba Lia nya jg uda gk nyimak lg karna uda kepanjangan,,, wkwkwk Gbu us dehh..

    8 Januari 2016 diubah oleh LIZEGUD713

  • LIZEGUD713

    8 Januari 2016

    Oh iya aq jg mo kasih kata penutup nih..

    Sebenarnya Tuhan sdh menyediakan berkat2Nya yg terbaik kpd kita, rancangan yg terbaik, masa depan yg cerah, cuma apakah kita mau menerima tawaran yg diberikanNya & tetap tinggal  hdp didlm Dia, menuruti perintahNya & hdp dlm Kasih KaruniaNya Tuhan serta akan menuai semua berkat2 yg telah Dia disediakan / yg dijanjikanNya atau apakah kita menolak tawaranNya & memaksakan kehendak kita dan hdp di luar Kasih KaruniaNya. Terserah kpd kita semua.. Tuhan sgt mengasihi kita, pilihan ada di tangan kita msg2,,Jgn sampai nanti setelah kita memaksakan kehendak kita hdp di luar Kasih KaruniaNya, klo ada masalah kita komplain lg ke Tuhan bilang :"Knp semua hrs terjadi Tuhan, malang bgt nasibku, kenapa hrs aku Tuhan,,? Tuhan tdk adil, bla bla bla,,,. Pdhal Tuhan sdh menawarkan kpd kita semua yg terbaik, tp kita menolaknya dan memaksakan kehendak kita sendiri,,Sekedar saran & memberi pandangan, diterima gpp, gk diterima jg gpp, sy cm prihatin saja begitu byk yg meninggalkan imannya kpd Tuhan, pdhal Tuhan sdh sgt baik mengorbankan nyawaNya ganti kita. Be wise deh,, Gbu all ..Peacee youuww,,!!

    SHABDY842 tulis:

    Toossss damai rekan LIZEGUD713. Diskusi kita semua dalam forum ini sangat menarik dan masing-masing dengan argumennya dan hampir semua melarang pernikahan antara orang percaya dan orang beriman nitu terjadi. Nah rekan LIA079, semua dikembalikan padamu dan kamulah yang memutuskan. Baik dan buruknya hidupmu, semua ada padamu toh...

    Dengan penjelasan dan argumen yang panjang, saya menutup pendapat saya yang saya kutip dibawah ini. Semoga denga kalrifikasi yang ada kita semua bisa memahaminya dan jangan samapi apa yang terjadi di Irlandia dan beberapa negara lainnya di dunia, tidak terjadi di Indonesia karena adanya saling serang diantara sesama orang percaya.

    Damailah semua hari kita, maka kedaiamain di bumi tak niscaya terjadi.

    8 Januari 2016 diubah oleh LIZEGUD713

  • 8 Januari 2016

    Sebenarnya tidak boleh menikah beda iman, itu sudah dilarang semenjak perjanjian lama tapi masih ada orang israel yg melanggarnya dan masih berlaku di perjanjian baru dan sampai sekarang.

    1 Kor 7:12-13 bercerita tentang seseorang yg bertobat menjadi kristen / orang percaya sedangkan pasangannya masih dengan agama lama,

    Coba baca pasal 12: "Kepada orang-orang lain aku, bukan Tuhan, katakan: kalau ada seorang saudara beristerikan seorang yang tidak beriman dan perempuan itu mau hidup bersama-sama dengan dia, janganlah saudara itu menceraikan dia."

    Dari awal Paulus melarang perceraian , kenapa di ayat 12-13 ini ,malah diperbolehkan cerai dengan syarat pasangan beda agama tsb tidak mau lagi hidup bersama?

    jadi syaratnya diturunkan khusus beda agama? aneh bukan? jika begitu orang israel akan lebih memilih menikah dengan orang2 yang beda agama, karna gampang bercerai?

    Itu bertentang sekali dengan firman Tuhan , jadi sebenarnya tidak boleh menikah dengan beda agama, tetapi jika pasangan orang tidak percaya dan ada pasangan yg salah satunya menjadi orang percaya dan pasangan satu lagi masih bukan orang percaya, selama pasangan yg tdk percaya masih mau hidup bersama dia, maka sebaiknya jangan bercerai.

    jujur saya saya sendiri pernah bergumul dgn hal2 ini, tertarik dgn beberapa wanita non kristen karna dalam hidup nyata saya lebih sering bertemu dgn non kristen.

    Tapi jika dipikir2, jika seandainya nekat menikah dgn non kristen, saya yakin bahagianya hanya 1-2 tahun pertama, sependapat dengan sis Hana, selanjutnya adalah pergumulan karne perbedaan agama tsb terutama ketika punya anak.

    8 Januari 2016 diubah oleh DONNYSAM914

51 – 59 dari 59    Ke halaman:  Sebelumnya  1  2  3Kirim tanggapan