Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Tuhan peduli

ForumInspirasi

151 – 175 dari 249    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 6  7  8 ... 10  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • 26 april 2016

    36.media.tumblr.com/569ed9e9c81c5b848e80093ba56d73c5/tumblr_o3wrhlPmmv1t04vjco1_500.jpg

    Berlari Saja.
    "Pada awalnya sangat sulit untuk memahami bahwa keseluruhan idenya bukanlah untuk mengalahkan para pelari yang lain. Pada akhirnya kau belajar bahwa perlombaan yang sesungguhnya adalah melawan suara kecil di dalam dirimu, yang bilang ingin berhenti."
    ~ George Sheelan

  • 26 april 2016

    www.notable-quotes.com/d/emily_dickinson_quote.jpg

    "Jika aku membaca sebuah buku,
    dan itu membuat seluruh tubuhku begitu kedinginan
    hingga seolah tiada api yang dapat menghangatkanku,
    aku tahu bahwa itu sebuah puisi."
    ~ Emily Dickinson.

  • MAY150

    26 april 2016

    Terpaku putus asa

    Ketika tak kulihat sinar menyapaku

    Aku lelah, tak bersua

    Tak kurun dendangkan sebuah lagu

    Dan hanya berada dalam gelap

    Namun masih berharap

    Setitik sinar menembus kenangan

    Menghancurkannya hingga tak tersisa

    -harapku-

    Salam kenal semua

  • 26 april 2016

    Begini...

    Saya kan lihat nih, banyak teman anggota baru di JK ini. Pastinya ada lah, yang senang dan bertalenta membuat puisi.

    Jadi, biar saya sundul lagi Thread ini, biar menjadi guratan pena curahan hati teman-teman JKers, sambil menunggu waktu yang indah ketika kamu dipertemukan dengan sosok calon pendamping hidupmu. Mungkin, bahkan dalam saat penantian ini, engkau bisa bersama-sama Tuhan, menulis kisah cintamu. :-)

    Mari, ungkapkan perasaanmu dengan cara yang indah, dalam bentuk puisi.

    Bahwa, betapa dalam segala keberadaan kita, pun ada hal yang kita boleh yakini. Bahwa Tuhan peduli.

    (nb.: Btw, thanks buat Evii - yang sudah buat topik untuk thread ini. :-))

  • 26 april 2016

    Mantap Mey. :up: Semantap diterimanya salam kenalmu. :-)

    MAY150 tulis:

    Terpaku putus asa

    Ketika tak kulihat sinar menyapaku

    Aku lelah, tak bersua

    Tak kurun dendangkan sebuah lagu

    Dan hanya berada dalam gelap

    Namun masih berharap

    Setitik sinar menembus kenangan

    Menghancurkannya hingga tak tersisa

    -harapku-

    Salam kenal semua

  • 26 april 2016

    Halo Mbak Dian. Mana puisinya nih? Monggo di-share di sini.

    Oya, btw dik Evii (TS.) itu masih "Dik" loh, masih muda banget. Masih 'kinyis-kinyis'. Hehehe..

    DIAN453 tulis:

    hello kak Evi .... thank you for this TS

    horayyyyy ada puisi side .... love it

    krn judulnya nda ada puisi, nda ngira ini puisi.

    so ngikut mas Fajar deh yang bilang ttg TS ini .... puisi.

    sempet salah posting puisi di TS embun kala senja.

    once again ....

    makasih dan salam kenal .... <3:-D

  • DIAN453

    27 april 2016

    muncul lagi ... datang kembali

    ingin lupa ... sering datang

    harap ingat ... seperti bayangan

    bukan khayalan ... bukan pula fantasi

    pertarungan terjadi ... peperangan muncul

    DIA ada dalam perenungan

    sebuah kesadaran menghadirkan konflik

    kala kebenaran berhadapan dengan keinginan hati

    yang tertinggal adalah bimbang dan gelisah

    namun IA tak biarkan larut

    karena ku milikNYA

    walau luka menganga tenang kudapat

    meski sakit menghujam senyum terukir dijiwa

    -teplok2013-

  • DIAN453

    27 april 2016

    Hanya ingin goreskan tinta,
    Mengeluarkan apa yang dikepala,
    Menumpahkan apa yang di hari.

    Dekat dengan bayangan,
    Menjadikannya ada dan tiada.

    Berdampingan dengan kenyataan,
    Membuatnya hadir dalam nyata.

    Hidup adalah perjalanan,
    Tiap fase adalah halte,
    Kematian adalah tujuan akhir,
    Kenangan adalah bonusnya.

    Kerinduan bagai mulut kata hati,
    Impian bagai harapan bisu.

    Pencarian asa bagai perjalanan tak berujung,
    Kesabaran adalah teman terbaik perjalanan.

    Pedihnya hati tak lagi dapat dirasa,
    Karena telah sering luka ini menyapa.

    Mengapa masih mengharapkannya,
    Ketika semua kebenaran terpampang,
    Ketika semua muncul,
    Ketika kebenaran mengambil alih.

    Kini yang ada,
    Perjuangan merangkul kenyataan,
    Kerelaan menerima semua,
    Keberanian memeluk kebenaran.

    Benar adanya …
    IA tak pernah tinggalkan aku,
    IA pasti berikan yang terbaik,
    IA pasti menopang kala ku lemah,
    IA pasti temaniku menangis meratap
    IA pasti membantuku bangkit.

    Thank you, Lord I have You

    -teplok-

  • 27 april 2016

    Bikin thread baru aja mas bro Fajar

    FAJAR882 tulis:

    Begini...

    Saya kan lihat nih, banyak teman anggota baru di JK ini. Pastinya ada lah, yang senang dan bertalenta membuat puisi.

    Jadi, biar saya sundul lagi Thread ini, biar menjadi guratan pena curahan hati teman-teman JKers, sambil menunggu waktu yang indah ketika kamu dipertemukan dengan sosok calon pendamping hidupmu. Mungkin, bahkan dalam saat penantian ini, engkau bisa bersama-sama Tuhan, menulis kisah cintamu. :-)

    Mari, ungkapkan perasaanmu dengan cara yang indah, dalam bentuk puisi.

    Bahwa, betapa dalam segala keberadaan kita, pun ada hal yang kita boleh yakini. Bahwa Tuhan peduli.

    (nb.: Btw, thanks buat Evii - yang sudah buat topik untuk thread ini. :-))

  • 27 april 2016

    SAURIA580 tulis:

    Bikin thread baru aja mas bro Fajar

    Hwahaha.. Kenapa bikin yg baru kalo topiknya sama, Ito? Lagian ini thread masih belum panjang2 amat. Di samping itu, karya2 puisi teman2 yang udah dishare di sini (di hlmn-hlmn depan) itu bagus2 lho, jadi kykny sayang kalo dibuang atau dilewatkan.

    Oya, btw, sy juga udah ikutan nyumbang bbrpa puisi sederhana karya sendiri sih di depan. Coba deh, dibaca2. Lumayan asik lho. Ada juga yg berbalas-balasan. (*Hihiqiqiqi..)

    Ayo Ito Ria... Mana puisimu? Mari berkesenian asik di sini.. Hehehehe...

  • 27 april 2016

    @Dian453: wah rupanya mba Dian ini seorang pujangga juga ya. Bagus-bagus itu mba Dian, puisinya. Kayaknya masih banyak koleksinya. Ayo, nulis lagi mbak. Tentang apa aja boleh kok. Yang penting puisi.

    Biar hati adem, yang baca juga tersentuh (baca: terberkati). Heehhehe... :-)

  • DEHOPE594

    27 april 2016

    waaaaahhh ada yang puisi puisian nih bro fajar sepertinya seorang sanguins melankolis yah? maaf kalo salah tebak.

  • 27 april 2016

    DEHOPE594 tulis:

    waaaaahhh ada yang puisi puisian nih bro fajar sepertinya seorang sanguins melankolis yah? maaf kalo salah tebak.

    Ahaha.. Ini thread puisi, buat asik-asikan aja kok. Eh, siapa tahu bisa ketemu yang asik banget juga. Kayak menggali mutiara terpendam, gitu. Hehehe.. Kalo olah masakan dari bahan-bahan (sayuran, dsb.nya) dan bumbu-bumbu itu di dapur, kalo di sini olah rasa dan bathin dari bahan-bahan berupa kata-kata, dibumbui harapan, kerinduan, angan, cinta dan kasih sayang... (*dan masih banyak lagi kyknya).. diolah dalam kuali persahabatan dan persaudaraan.. :-) (*jiiiieee..)

    Monggo, Bro Dehope. Ditunggu juga nih puisi-puisimu. Boleh kan, skali-skali agak romantis-romantisan, gitu. Hehehe...

    Btw, saya rasa, saya aslinya dominan melankolik. Gak tahu temennya apa, entah sanguin, kolerik, apa lebih plegmatik. Eh, tergantung suasana juga kali. :-D (*anyway, thanks for asking.)

  • DEHOPE594

    27 april 2016

    coba ya bro fajar..jangan diketawakan yah...

    Ku tertaih dalam kesesakanku….
    Peluh peluh kekecewaan,amarah dan putus harapan,mengalir deras dalam hidupku….
    Ku ingin teriakan semua!!, ku ingin luapkan semuanya!,agar mereka tau bagaimana keadaanku…


    Hening sendiri…dalam amarah, dalam beban yang tak terukur dalam dada ini…
    Ku menangis, ku tertawa,ku merajuk hanya tuk lepaskan semua asa ini…
    Ku butuh engkau pandang aku Tuhan,kubutuh engkau peluk aku….
    Kubutuh engkau angkat beban ini…..
    Bukan karena aku tak mau mengeraskan tanganku tuk menghalau semua ini…
    Bukan karena ku tak mau memeras semua usahaku…
    Tapi ku mau kau tunjukan kuasamu kepada mereka yang telah merampas dan membelenggu pikiranku….


    Hari ini ku mengerti Tuhan,mengikutiMu tidaklah mudah, mengikutiMu ku harus salibkan dagingku….
    Sakit….tapi ku mengerti,kenapa kau bersedia untuk mati buat kami..
    Terima kasih Yesus kau buka lembaran kedewasaan baru untukku….
    Ku yakin semua ini kan berlalu…..dengan dibesarkan namaMU selalu………
    Yesus Untuku dan untuk kita semua…
    Tuhan Yesus Memberkati

  • DIAN453

    27 april 2016

    Saat luka tak lagi melukai

    Kala sakit tak lagi menyakiti

    Namun taat terus berjalan

    Saat luka tak lagi melukai

    Kala sakit tak lagi menyakiti

    Namun penyertaan terus berasa

    Saat langkah bukan tujuan

    Kala akhir menjadi awal

    Maka perjalanan adalah bentukan

    Saat langkah bukan tujuan

    Kala akhir menjadi awal

    Maka bersama adalah segalanya

    IA tak jauh

    Karena tetap

    IA selalu ada

    Karena beserta

    IA tahu segalanya

    Karena pencipta

    Penyadaran itu kerinduan

    Kebergantungan itu harapan

    Kepastian itu bersamaNYA

    -teplok2016-

  • DIAN453

    28 april 2016

    terima kasih mas ... tersandung nih ...:-D

    FAJAR882 tulis:

    @Dian453: wah rupanya mba Dian ini seorang pujangga juga ya. Bagus-bagus itu mba Dian, puisinya. Kayaknya masih banyak koleksinya. Ayo, nulis lagi mbak. Tentang apa aja boleh kok. Yang penting puisi.

    Biar hati adem, yang baca juga tersentuh (baca: terberkati). Heehhehe... :-)

    hari adalah anugerah, demikianlah aku melihatnya sekarang kemarin dan esok

    pertemuan adalah bentukan, demikianlah aku menyikapinya denganmu

    percakapan adalah pintu, demikianlah yang kuharapkan kala bertemu

    perbedaan adalah warna, demikianlah aku menikmatinya dari percakapan

    rasa adalah pilihan, demikianlah aku memutuskannya tentangmu

    harap adalah doa, demikianlah ku melakukannya bersama DIA

    -teplok28416-

  • 28 april 2016

    Sori, doubled post.

    28 april 2016 diubah oleh FAJAR882

  • 28 april 2016

    DIAN453 tulis:

    ...

    hari adalah anugerah, demikianlah aku melihatnya sekarang kemarin dan esok

    pertemuan adalah bentukan, demikianlah aku menyikapinya denganmu

    percakapan adalah pintu, demikianlah yang kuharapkan kala bertemu

    perbedaan adalah warna, demikianlah aku menikmatinya dari percakapan

    rasa adalah pilihan, demikianlah aku memutuskannya tentangmu

    harap adalah doa, demikianlah ku melakukannya bersama DIA

    -teplok28416-

    Akhirnya, di hari pertemuan itu

    adalah anugerah bila
    dari percakapan saja

    terbentuklah pintu bagi kita
    untuk menghayati indahnya warna-warni perbedaan.

    Aku dan kamu, dan kita semua
    adalah kumpulan dari pilihan rasa

    yang kita buat
    dalam doa sepenuh harap.

    :-)

  • DIAN453

    28 april 2016

    pertemuan ...

    yang tak direncanakan, namun dinanti

    yang tak terpikirkan, namun ditunggu

    percakapan ...

    yang mengalir, tanpa rancangan

    yang muncul, tanpa perintah

    pintu ...

    yang ada, kala terbuka

    yang nampak, kala berserah

    harap ...

    yang tinggal, namun tak nampak

    yang mendorong, namun tak memaksa

    tapi ...

    seperti membentur tembok, menggapai bayangan

    kala kenangan hadir, membawa memori

    nyaman itu tidak tunggal, karena ganda ada pula

    pilihan tetap disana tak bergeming, yang terjadi tak berubah

    bilakah ada cerita baru ?

    akankah kenangan terus mengiring ?

    dapatkah lembaran baru terbuka ?

    apakah ini nyata ?

  • 28 april 2016

    Nyimak aja kang fajar, numpang baca puisi, kesannya kayak di perpustakaan

  • 28 april 2016

    Puisinya bagus2, berbalas bagai pantun..

  • 28 april 2016

    @Liston & Katharina:

    Hoi..! Kalian ini jawara-jawara puisi.. jangan sok diem 'cuma minyak, eh nyimak' aja ya.. :-D Ahaha.. Mana puisi-puisi kalian nih?

    Ane lagi les privat sama Bu Guru Dian ini loh. Mata kuliah Sastra, Bab merangkai, eh menyusun kata-kata.. Hehehe...

    (*ayolah Ton, mbak Katharina... Sumbangkan puisi TOP kalian juga dong, di sini. Biar dinikmati banyak orang, khalayak pembaca yang budiman.. O:) hehehe... )

  • 28 april 2016

    Saya cuma bisa bikin pantun,  Mas Fajar itupun butuh 2 hr 2 malam u/ 2 bait pantun.  Kalo  bikin puisi entah butuh berapa hr berapa malam u/ merangkai kata2 indah..

  • DIAN453

    28 april 2016

    tak tertulis namun terbaca semua yang ada

    tak nyata namun terlihat dengan jelas gambarannya

    tak nampak namun terasa hingga diam tersisa

    apa ...

    siapa ...

    kenapa ...

    kemana ...

    bagaimana ...

    tinggalah tanya

    :-)

  • DIAN453

    28 april 2016

    mau dong kak belajar pantun ...

    salam kenal kak ... :-D

    KATHARINA781 tulis:

    Saya cuma bisa bikin pantun,  Mas Fajar itupun butuh 2 hr 2 malam u/ 2 bait pantun.  Kalo  bikin puisi entah butuh berapa hr berapa malam u/ merangkai kata2 indah..

    teman2 maaf ya ... ni pas banyak isi kepala minta dikeluarin supaya bisa isi yang baru ...

151 – 175 dari 249    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 6  7  8 ... 10  Selanjutnya Kirim tanggapan