Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Perceraian di Kalangan Orang Batak

ForumPersahabatan dan hubungan

1 – 25 dari 83    Ke halaman:  1  2  3  4  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • 28 April 2016

    Shalom teman2...

    temanku yg orang Batak pernah bilang,"Jangan sampai deh ada kata cerai." Apakah memang di kalangan orang Batak cerai itu sesuatu yg paling dihindari sekalipun suami istri sdh tak rukun sampai katakanlah salah satu pulang ke rumah orangtuanya?

    Lalu jika perceraian terjadi, apakah ada kewajiban pembagian harta gono gini?

    28 April 2016 diubah oleh ANITA089

  • LADYWEN496

    28 April 2016

    Kata artis Tamara Geraldin mereka kl kawin lg cape ngulang upacara adatnya Sis:-)

  • 28 April 2016

    LADYWEN496 tulis:

    Kata artis Tamara Geraldin mereka kl kawin lg cape ngulang upacara adatnya Sis:-)

    Lha...kalo istri barunya bukan org Batak misalnya org Ambon kan ga mesti ada upacara adat, sis.

  • LADYWEN496

    28 April 2016

    Kl nikah lg dg suku lain sy tdk tahu, Ito2 yg baik silakan menjelaskan krn sy jg ingin tahu.GBU

  • TEREHALOHO803

    28 April 2016

    Bisa juga sys, bli marga malah itu buat si cweknya....hehehehhe

    ANITA089 tulis:

    Lha...kalo istri barunya bukan org Batak misalnya org Ambon kan ga mesti ada upacara adat, sis.

  • KHRISNA943

    28 April 2016

    Setau saya klo menikah dengan yang non batak, biasanya kita dikasi marga. Itu yg dibilang mantan saya

  • AGUS218

    28 April 2016

    Itu memang betul,,bagi kmi orng Batak paling pantangan blng kata Cerai kepada istri,,walaupun terkadang dlm lika-liku kehidupan berumah tangga itu bnyk tantangan ny dan sering x bertengkar. AKU BANGGA JADI ORANG BATAKK...HORASSSS

    ANITA089 tulis:

    Shalom teman2...

    temanku yg orang Batak pernah bilang,"Jangan sampai deh ada kata cerai." Apakah memang di kalangan orang Batak cerai itu sesuatu yg paling dihindari sekalipun suami istri sdh tak rukun sampai katakanlah salah satu pulang ke rumah orangtuanya?

    Lalu jika perceraian terjadi, apakah ada kewajiban pembagian harta gono gini?

  • SISKA774

    28 April 2016

    fokus topik nya yg mau dibahas: perceraian atau pernikahan sis Anita?

  • ARIE835

    28 April 2016

    ANITA089 tulis:

    Shalom teman2...

    temanku yg orang Batak pernah bilang,"Jangan sampai deh ada kata cerai." Apakah memang di kalangan orang Batak cerai itu sesuatu yg paling dihindari sekalipun suami istri sdh tak rukun sampai katakanlah salah satu pulang ke rumah orangtuanya?

    Lalu jika perceraian terjadi, apakah ada kewajiban pembagian harta gono gini?

    semua org dr suku apapun jg akan menghindari yg nama ny perceraian apa lg wat mereka yg mengaku sbg anak2 Tuhan....

  • 28 April 2016

    SISKA774 tulis:

    fokus topik nya yg mau dibahas: perceraian atau pernikahan sis Anita?

    Perceraian.

  • AGUS218

    28 April 2016

    Itu betuL brother dan istilah bahasa batak ny "MANGAMAI"

    KHRISNA943 tulis:

    Setau saya klo menikah dengan yang non batak, biasanya kita dikasi marga. Itu yg dibilang mantan saya

  • 28 April 2016

    AGUS218 tulis:

    Itu memang betul,,bagi kmi orng Batak paling pantangan blng kata Cerai kepada istri,,walaupun terkadang dlm lika-liku kehidupan berumah tangga itu bnyk tantangan ny dan sering x bertengkar. AKU BANGGA JADI ORANG BATAKK...HORASSSS

    ANITA089 tulis:

    Shalom teman2...

    temanku yg orang Batak pernah bilang,"Jangan sampai deh ada kata cerai." Apakah memang di kalangan orang Batak cerai itu sesuatu yg paling dihindari sekalipun suami istri sdh tak rukun sampai katakanlah salah satu pulang ke rumah orangtuanya?

    Lalu jika perceraian terjadi, apakah ada kewajiban pembagian harta gono gini?

    Oh....8-o

    OK deh Agus 218. Makasih buat pencerahannya.

  • DEBORA588

    28 April 2016

    Dari suku apapun dan siapapun pasti menghindari/tidak menginginkan perpisahaan atau perceraian.

    Saya hanya bisa mengatakan 50:50, ada yang memang menghindari walaupun ada kdrt, pisah ranjang, bahkan ada kenalan saya pria batak yang sudah 5tahun pisah dengan istri tapi belum cerai secara hukum masih tetap suami istri. Ada teman saya yang memilih cerai karna tekanan dari pihak keluarga suami. Jadi semua kembali ke pribadi masing2.

    Kalau pembagian harta gono gini gitu, ga paham saya.

  • KHRISNA943

    28 April 2016

    Jarang saya dengar, tpi pasti ada perceraian dlm suatu suku. Tapi memang saya jarang dengar ada pernikahan orang batak yg bercerai. Meski rmh tangga nya kurang harmonis.

  • AGUS218

    28 April 2016

    istilah beli Marga itu nama ny "MANGAMAI" dan itu biasa ny diambil marga dr keluarga terdekat

    TEREHALOHO803 tulis:

    Bisa juga sys, bli marga malah itu buat si cweknya....hehehehhe

  • KHRISNA943

    28 April 2016

    Apa itu ada hubungannya dengan acara adat dan sinamotnya yg mahal, saya jg kurang tau

  • AGUS218

    28 April 2016

    Kalau "Mangamai" biasa disertai dgn acara adat dari keluarga besar marga yg dibeli ny itu. contoh ny,,ada saudara kita orng papua yg beragama Kristen dan kebetulan dia mempunyai calon istri suku batak. Dan dr sich pria itu membeli marga "RAJAGUKGUK" agar sich pria itu bisa menikahi sich perempuan yg bersuku batak itu dan mereka menikah dgn mengadakan acara adat Batak (Mangadati)

    KHRISNA943 tulis:

    Apa itu ada hubungannya dengan acara adat dan sinamotnya yg mahal, saya jg kurang tau

  • AGUS218

    28 April 2016

    INFO SEPUTAR TATA PERNIKAHAN ADAT BATAK

    - Urutan pra sampai pasca nikah adat batak

    - Urutan acara Pesta Pernikahan Batak

    Untuk membantu mengerti sedikit mengenai tata cata pernikahan adat, dan atas ide dari salah satu clent kami, maka dalam dokumentasi video, kami memberikan subtitle dalam setiap event adat pesta batak yang kami liput.

    Tujuannya untuk membantu para client kami sedikit lebih mengerti mengenai pernikahan adat batak yang mereka jalani, bukan cuma untuk membantu mengerti adat batak saja, kami juga memberikan video yang artistik, touching, modern. ringkas, padat dan menarik.

    Berikut sedikit ulasan mengenai urut-urutan pra sampai pasca pernikahan adat Na Gok :

    1. Mangarisika..

    Adalah kunjungan utusan pria yang tidak resmi ke tempat wanita dalam rangka penjajakan. Jika pintu terbuka untuk mengadakan peminangan maka pihak orang tua pria memberikan tanda mau (tanda holong dan pihak wanita memberi tanda mata). Jenis barang-barang pemberian itu dapat berupa kain, cincin emas, dan lain-lain.

    2. Marhori-hori Dinding/marhusip..

    Pembicaraan antara kedua belah pihak yang melamar dan yang dilamar, terbatas dalam hubungan kerabat terdekat dan belum diketahui oleh umum.

    3. Marhata Sinamot..

    Pihak kerabat pria (dalam jumlah yang terbatas) datang oada kerabat wanita untuk melakukan marhata sinamot, membicarakan masalah uang jujur (tuhor).

    4. Pudun Sauta..

    Pihak kerabat pria tanpa hula-hula mengantarkan wadah sumpit berisi nasi dan lauk pauknya (ternak yang sudah disembelih) yang diterima oleh pihak parboru dan setelah makan bersama dilanjutkan dengan pembagian Jambar Juhut (daging) kepada anggota kerabat, yang terdiri dari :

    Kerabat marga ibu (hula-hula)

    Kerabat marga ayah (dongan tubu)

    Anggota marga menantu (boru)

    Pengetuai (orang-orang tua)/pariban

    Diakhir kegiatan Pudun Saut maka pihak keluarga wanita dan pria bersepakat menentukan waktu Martumpol dan Pamasu-masuon.

    5. Martumpol (baca : martuppol)

    Penanda-tanganan persetujuan pernikahan oleh orang tua kedua belah pihak atas rencana perkawinan anak-anak mereka dihadapan pejabat gereja. Tata cara Partumpolon dilaksanakan oleh pejabat gereja sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tindak lanjut Partumpolon adalah pejabat gereja mewartakan rencana pernikahan dari kedua mempelai melalui warta jemaat, yang di HKBP disebut dengan Tingting (baca : tikting). Tingting ini harus dilakukan dua kali hari minggu berturut-turut. Apabila setelah dua kali tingting tidak ada gugatan dari pihak lain baru dapat dilanjutkan dengan pemberkatan nikah (pamasu-masuon).

    untuk lebih jelas ny silahkan baca artikel di bawah ini..

    berlipro.com/index6.html

  • STEFANY387

    28 April 2016

    Ribet jg adat batak tuh...

    Ada raja adatnya pula klo gak salah ya?

  • EVA321

    28 April 2016

    hai sis, alm kenal

    mnurut sy ga ada satu pasangan pun di dunia ini yg mau cerai, tp sbagai boru batak sy sndiri ngerasa dlm adat batak emang bnyk yg hrs dijalankan, sedikit ribet memang tp menyenangkan dan bnyk yg bilang krna mahal dan ribetnya adat batak itulah yg buat banyak org batak ttp mempertahankan pernikahannya, skalipun mgkin hubungan itu udah sulit buat dipertahankan, tp dlm ada batak menikah bukan cm mslh 2 org aja tp jg ikut menikahi keluarganya, jd klo ada mslh rmh tangga smua pihak bs turut campur dan pastinya banyak nasehat positif yg diterima agar pernikahan itu ttp terjaga..

    tp klo pun smpe terjadi perceraian mgkin mreka punya alasan sndiri yg sy rasa ga mgkin diumbar ke org lain.. q]

    ANITA089 tulis:

    Shalom teman2...

    temanku yg orang Batak pernah bilang,"Jangan sampai deh ada kata cerai." Apakah memang di kalangan orang Batak cerai itu sesuatu yg paling dihindari sekalipun suami istri sdh tak rukun sampai katakanlah salah satu pulang ke rumah orangtuanya?

    Lalu jika perceraian terjadi, apakah ada kewajiban pembagian harta gono gini?

  • LADYWEN496

    28 April 2016

    STEFANY387 tulis:

    Ribet jg adat batak tuh...

    Ada raja adatnya pula klo gak salah ya?

    Itulah Indonesia (kata bp. Alm Adam malik):-), salam kenal Sis:-)

  • LISTON872

    28 April 2016

    STEFANY387 tulis:

    Ribet jg adat batak tuh...

    Ada raja adatnya pula klo gak salah ya?

    Bukan cuma raja adat aja, semua orang batak itu raja

    Makanya cowok batak dibilang anak ni raja, ceweknya di bilang boru ni raja, dan banyak lagi raja raja lainnya

  • KHRISNA943

    28 April 2016

    STEFANY387 tulis:

    Ribet jg adat batak tuh...

    Ada raja adatnya pula klo gak salah ya?

    Kata teman saya yg orang batak, adat mereka memang ribet dan biaya nya lumayan tinggi, tapi jadi kebanggan sendiri klo bisa menjalankan acara sesuai adat

  • AGUS218

    28 April 2016

    yacchhh...seperti itulah pernikahan dr suku Batak,,,maka ny istilah di orng Batak yg punya anak perempuan biasa ny sering disebut "BORU NI RAJA"

    LADYWEN496 tulis:

    Itulah Indonesia (kata bp. Alm Adam malik):-), salam kenal Sis:-)

  • AGUS218

    28 April 2016

    Yupppzzz itu betul brother, apa lg klau calon istri bro dr Golongan Pendidikan Sarjana, akan semakin mahal biaya sinamot ny,,apa lg kalau pesta ny dibuat di jakarta, ga cukup biaya 50 juta,,bisa kena sampai 100 juta.Niie faktaa...lain hal kalau diadakan di Kampung, mungkin ga sampai segitu mahal ny

    KHRISNA943 tulis:

    Kata teman saya yg orang batak, adat mereka memang ribet dan biaya nya lumayan tinggi, tapi jadi kebanggan sendiri klo bisa menjalankan acara sesuai adat

1 – 25 dari 83    Ke halaman:  1  2  3  4  Selanjutnya Kirim tanggapan