Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

apakah setelah nikah perlu mencintai mertua atau menjauh?

ForumPersahabatan dan hubungan

51 – 75 dari 82    Ke halaman:  Sebelumnya  1  2  3  4  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • JUNI680

    24 Juli 2020

    Sedih liat kalimat mertua mesti sayang diri sendiri dulu tidak menumpang di rumah anak..padahal selama tumbuh berkembang seorang anak tinggal & diurus oleh kedua orang tuanya. memang banyak kejadian kasus mertua & menantu berkelahi / g cocok. salah satu kasus ada menimpa Tante ku sendiri (beliau orgnya ramah banget padahal tapi mengalami kejadian ini)

    Bagaimanapun mertua kan orang tua pasangan yg artinya ketika kita menikah bakal menjadi orang tua kita juga masa ia orang lain. Yg namanya mertua pasti ada sifat cerewet dll sama seperti orang tua kita apalagi saat memasuki usia lansia disitu kita harus belajar mengerti / memahami juga sabar. Aku bingung sih masa kamu mau nikahin anaknya tapi buat membawa mertua mu (orang tua pasanganmu yg sudah tua g mau kan lucu.)

    Jika mertua / orang tua kita kenapa-kenapa seperti terpleset dikamar mandi gimana ?? Siapa yg akan tau ? Anak / menantunya ?

    Dulu tiap pagi orang tua ku membuatkan minuman susu juga cemilan ke kami anak-anaknya g hanya itu ke orang yang bertamu / menginap pun di buatkan juga diberi perhatian yang sama. Sehingga kami anak"nya belajar soal kasih

    Dan sekarang gantian aku yg buatkan ortu ku minuman juga makanan tiap hari karena aku mengasihi mereka orang tua ku.

    Dan kemudian ketika menikah masa kemudian aku meminta pasangan buat orang tua dia juga orang tua ku jangan ikut karena aku g mau mengurus mereka kan lucu.

    Menurutku ketika kita menikah maka mertua adalah orang tua kita juga perlu dikasihi Titik.

    VALENTINUS547 tulis:

    Sovereignty.

    Cuma orang gak siap menikah saja yang tinggal bersama mertua atau bawa mertua ke rumah dan tinggal serumah bersama.

    Efeknya jangka panjang. 1 kapal 2 nahkoda.

    Karam kapalnya. Bodoh namanya. Kalau sayang mertua itu ya mertua sayang diri sendiri dulu dengan tidka menumpang di rumah anak, dan begitu pula sebaliknya anak tidak merepotkan orang tua / mertua dengan punya hunian dulu.

    Orang mau pelihara anjing golden retriever saja breeder tanya persyaratan taman rumput di tempat tinggal supaya anjing tidak rusak tulang kakinya. Ini main cinta langsung kawin tanpa mikir mau bagaimana memeliharanya. Yang betul jadi orang hidup.

  • VALENTINUS547

    24 Juli 2020

    Jika begitu maka kasihilah dengan sepenuh hati. Fokus rawat orang tua saja mbak. Fokus.
    Abdikan hidupmu untuk penuh mengurusi orang tua yang merawat dan mencintaimu seperti di cerita itu. God bless wanita penuh kasih sepertimu.

    JUNI680 tulis:

    Sedih liat kalimat mertua mesti sayang diri sendiri dulu tidak menumpang di rumah anak..padahal selama tumbuh berkembang seorang anak tinggal & diurus oleh kedua orang tuanya.

    ....

    Menurutku ketika kita menikah maka mertua adalah orang tua kita juga perlu dikasihi Titik.

    24 Juli 2020 diubah oleh JODOHKRISTEN

  • 24 Juli 2020

    sudah sudah jangan berteman 😂

    eh maksdnya jan berantem

    intinya inilah~~~

    yg MAU bawa ortu/mertuanya stelah nikah, sile tuan puan

    yg GAk MAU bawa ortu/mertuanya stelah nikah, sile juga tuan puan

    😌 jan esmos 🔥🔥🔥

    JUNITA694 tulis:

    yang ga suka tinggal sama mertuanya belum tentu salah ataupun benar, baik ataupun jahat.

    begitu juga yg tetap mau bawa ortunya stelah menikah belum tentu salah dan belum tentu benar. baik ataupun jahat.

    smua tergantung kondisi kluarga masing2, yang mana cocok diterapkan. gitu sih...hidup itu ga harus pakai template orang lain.

    **ga perlulah sebut tindakan yang diambil seseorang itu 'bodoh'

    :-)

  • JUNI680

    24 Juli 2020

    Terima kasih pujiannya tetapi ketika menikah hendaknya tidak hanya kepada orang tua kita saja tetapi kepada orang tua pasangan juga😊

    saya belajar dari lingkungan sekitar saya

    Contoh nyata : alm.kakek & nenek saya ikut tinggal bersama kami & diurus juga diperhatikan oleh ibu saya, padalah kalo dipikir kakek juga nenek ku bukan orang tua kandung ibu saya 😊 tetapi beliau mengurus mereka dengan penuh kasih bagai mengurus orang tua sendiri beliau sering menegur ku juga saudara"ku dulu jika suara tv / suara kami nyaring menganggu nenek & kakek saya yang sedang tidur. beliau juga yang paling tau juga mempersiapkan makanan untuk seluruh anggota keluarganya

    Jadi Bukan kah sudah ada ayat yg tertulis untuk mengasihi sesama juga menghormati orang tua  😊 menurutku ini juga termasuk orang tua pasangan kita g hanya orang tua sendiri😊🎶

    VALENTINUS547 tulis:

    Jika begitu maka kasihilah dengan sepenuh hati. Fokus rawat orang tua saja mbak. Fokus.

    Abdikan hidupmu untuk penuh mengurusi orang tua yang merawat dan mencintaimu seperti di cerita itu. God bless wanita penuh kasih sepertimu.

  • 24 Juli 2020

    Ulangan 5:16

    “Hormatilah ayahmu dan ibumu, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.”

    Dalam ayat di atas juga lebih jelas dikatakan bahwa siapa saja umat Allah yang menghormati orang tuanya maka secara tidak langsung akan diberkati Allah umur yang panjang dan keadaan yang baik. Karena Allah selalu melihat perkara kecil yang dilakukan umatNya. Sehingga jika kita sebagai orang Kristen menghormati orang tua kita tentunya Allah juga akan lebih mengasihi kita. Selain itu dengan demikian kita menjadi makna garam dan terang dunia yang memberikan contoh terbaik dalam mengikuti kehendak Allah dalam kehidupan kita di dunia.

    Untung masih inget saya ayat alkitab tersebut diatas ☝️tadi saya kirain lupa karna suasana Covied 😁

    Kelak nanti saya punya istri otomatis punya Ayah mertua Ibu mertua jika masih ada

    Maka termasuk orangtua saya sendiri Toh 😊

    24 Juli 2020 diubah oleh SOZANOLO075

  • LIVI925

    24 Juli 2020

    SOZANOLO075 tulis:

    Ulangan 5:16

    “Hormatilah ayahmu dan ibumu, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.”

    Dalam ayat di atas juga lebih jelas dikatakan bahwa siapa saja umat Allah yang menghormati orang tuanya maka secara tidak langsung akan diberkati Allah umur yang panjang dan keadaan yang baik. Karena Allah selalu melihat perkara kecil yang dilakukan umatNya. Sehingga jika kita sebagai orang Kristen menghormati orang tua kita tentunya Allah juga akan lebih mengasihi kita. Selain itu dengan demikian kita menjadi makna garam dan terang dunia yang memberikan contoh terbaik dalam mengikuti kehendak Allah dalam kehidupan kita di dunia.

    Untung masih inget saya ayat alkitab tersebut diatas ☝️tadi saya kirain lupa karna suasana Covied 😁

    Kelak nanti saya punya istri otomatis punya Ayah mertua Ibu mertua jika masih ada

    Maka termasuk orangtua saya sendiri Toh 😊

    ☝️👍👍

  • ARS154

    24 Juli 2020

    Sebenarnya ada banyak situasi di setiap lingkungan kita disini. Seperti misalkan di saya. Ortu saya usianya di atas 80 tahun. Sehat dan masih aktif. Punya rumah sendiri dan nyaman. Punya anak 5, dan yg masih hidup 4. Walau anaknya meminta agar ortu tinggal bersama salah satu anaknya, atau bergiliran nginep di tempat salah satu anaknya. Ortu menolak. Lebih nyaman tinggal sendiri bersama dua asisten yang mengurusi keperluaan keseharian.

    Anak-anaknya atau salah satu anaknya tinggal dengan ortu? Tidak bisa juga, karena masing-masing memilih tanggung jawabnya sendiri2.  Apakah kami menelantarkan ortu kami? Tidak. Karena kami terus memperhatikan kebahagiaan ortu. Palingan cucu2nya nginap. Atau salah satu anaknya sesekali nginap di rumah ortu kami. Tersedia cukup kamar utk menginap, bila mau.

    Mertua saya juga sama. Tak akan pernah mau ikut salah satu anaknya. Karena punya rumahnya sendiri. Usia juga sudah di atas 80 tahun. Sehat. Asistennya banyak yg bisa bantu urus keperluan. Anak2nya juga punya tanggung jawab masing2. Tapi mereka semua selalu sigap ketika ortunya membutuhkan.

    Setiap keluarga bisa punya situasi uniknya masing-masing. Dan setiap orang bisa punya solusinya masing-masing terhadap situasinya yang unik tersebut. Jangan terlalu cepat menghakimi orang lain seolah-olah orang lain tidak hormat pada ortu nya, tidak perhatiaan pada ortunya. Padahal jangan-jangan, mereka malah jauh lebih perhatian dari kita yg mungkn kita anggap sudah begitu perhatian dgn ortu kita.

  • JOHANNES459

    24 Juli 2020

    Kata "Titik" gak berani jwb soalnya calon ibu sudah bertitah😁

    JUNI680 tulis:

    Sedih liat kalimat mertua mesti sayang diri sendiri dulu tidak menumpang di rumah anak..

    ....

    Menurutku ketika kita menikah maka mertua adalah orang tua kita juga perlu dikasihi Titik.

    24 Juli 2020 diubah oleh JODOHKRISTEN

  • ECHY268

    24 Juli 2020

    Idealnya memang orang yg sudah menikah tinggal dirumah sendiri. Kejadian 2 : 24 berbunyi : Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.

    Tinggal di rumah mertua maksudku dalam keadaan tertentu, bukan untuk tinggal permanen. Casenya misalnya gini dech. Di usiaku yg sdh 40 an ini, andaikan aku bertemu jodoh pastinya usianya lebih tua dariku ya, dimana suamiku ini dulunya tinggal bareng ama ortunya dirumah ortunya. Perkiraanku ortunya pasti sudah tua di atas 70 an. Setelah kami menikah, dimana mertuaku ini sudah tua, sakit-sakitan, tinggal sendiri dirumahnya. Masakan aku tega bilang ama suami, ayo kita cari rumah untuk kita berdua, lalu tinggalin orangtua dia yg sdh tua dan sakit itu. Aku tidak setega itu, kecuali memang mertuaku yg suruh kami harus tinggal dirumah sendiri ya sudah.

    Tapi kalau mertua masih muda dan sehat apalagi masih ada anggota keluarga yg lain tinggal bersama mereka, ya aku pilih tinggal dirumah sendirilah jika sudah punya.

    Aku tidak menggeneralisir, semuanya disesuaikan dengan kondisi dan case masing-masing. Aku berbicara untuk diriku pribadi yang kebetulan sudah tidak ada orangtua lagi, mknya menurutku tidak rumit. Point yg ingin kusampaikan jangan sampai setelah menikah orangtua ditelantarkan/dijauhkan dari anaknya baik itu orangtua wanita/pria. Jangan berat sebelah. Mau tinggal bersama mertua boleh saja (tapi tidak permanen) atau mertua tinggal dirumah anak/menantu boleh. Atau mau cara lain boleh juga. Di atur saja gimana baiknya. Yang terpenting hubungan kekeluargaan terpelihara baik dan terjalin harmonis.

    Ingat, kalau tinggal permanen rentan dengan berantem nantinya dgn saudara yang lain, karena akan bilang gini, aku khan sudah renovasi rumah pakai uangku, jadi ini rumah kalau ortu ga ada bagianku paling gede atau dikasih kompensasi ke aku. lalu, datang saudara yang lain, oh tidak. Itu uang kamu minta dari papa/mama bla...bla..... ribut dech...:-) kecuali anak tunggal

    IRWAN123 tulis:

    Tinggal serumah disini maksudnya bukan tinggal di rumah mertua khan? Karena kalau spt ini maksudnya, akan menjadi rumit.

    ....

    Ada banyak solusi koq. Tidak harus satu solusi Apalagi situasi juga bisa berbeda2 di setiap keluarga. Itu sebabnya, melakukan generalisasi suatu permasalahan itu, kurang baik. Lebih pas kasus per kasus saja, karena setiap kasus itu bisa bersifat unik. Butuh solusi yg unik juga. :-)

    24 Juli 2020 diubah oleh JODOHKRISTEN

  • ECHY268

    24 Juli 2020

    Ku doakan semoga kelak dapat menantu yang baik ya eda... tapi eda nikah dan lahirin anak dl ya...terus jgn lupa eda, baiklah dari sekarang agar kelak dapat yang baik juga.  

    Tuh kode pria JK, eda junita pingin cepet punya mantu...:-D

    JUNITA694 tulis:

    kalau aku punya anak, mauku mantu kek eda ini lah :-D

    boru ni raja i...eheheh

  • ECHY268

    24 Juli 2020

    Mungkin aku belum menikah, setidaknya dlm gambaran kepalaku, aku telah membentuk kerinduan atau harapan yang baik untuk kulakukan kepada mertuaku. Semua dilakukan dari niat yg baik dulu. Kejahatan bisa terjadi karena ada niat yg tidak baik. Mungkin Bro Valentinus ini memakai style "terlihat baik dulu" jadi ketahuan dech...:-D

    Setiap orang khan punya karakter dan lingkungan yg berbeda-beda. Pola pikir seseorang seringkali dipengaruhi setidaknya 2 hal tsb. Ku yakin dari sekian byk orang, banyak jg yg hidup damai, akrab dgn mertua. Tidak dipungkiri juga ada yg tidak.

    Aku seh tidak menganut style yg bro anut itu. Paling tidak, selama saya pacaran dari dulu, tidak ada satupun ortu pacarku yg tidak menerimaku dgn baik. Mereka semua welcome dgnku, malah terkadang lbh sayang calon mertuaku ke aku daripada anaknya ke aku. Menurutku itu awal yang positif. Jadi tak apa aku bro anggap seperti "terlihat baik dulu"  pdhl belum terbukti.

    Tidak semua orang akan selalu setuju dgn apa yg kita katakan. Kita baik juga masih, dikatain. Apalagi tidak baik. Jadi dlm hidup ini, aku belajar sabar dari hal kecil saja dulu kyk pandangan bro ini...yg menanggapi negatif komentarku. Dengan sering berlatih sabar terhadap orang-orang yg tidak selalu positif ke aku, itu bekalku utk terus maju menjadi pribadi yg lebih baik lagi, melatih diri dengan kesabaran...

    VALENTINUS547 tulis:

    Eda belum pernah menikah. Jadi ya jelas dia jawab diplomatis. Yang penting terlihat baik dulu. Wkwkwkwkw.

    Kalau saya sih ngomong apa adanya, gak mau sakiti hati nurani dengan ngomong retorika kosong tanpa lihat realita.

  • VALENTINUS547

    24 Juli 2020

    Gambaran yang bagus. Hahaha.

    ECHY268 tulis:

    Mungkin aku belum menikah, setidaknya dlm gambaran kepalaku, aku telah membentuk kerinduan atau harapan yang baik untuk kulakukan kepada mertuaku. Semua dilakukan dari niat yg baik dulu. Kejahatan bisa terjadi karena ada niat yg tidak baik. Mungkin Bro Valentinus ini memakai style "terlihat baik dulu" jadi ketahuan dech...:-D

    Setiap orang khan punya karakter dan lingkungan yg berbeda-beda. Pola pikir seseorang seringkali dipengaruhi setidaknya 2 hal tsb. Ku yakin dari sekian byk orang, banyak jg yg hidup damai, akrab dgn mertua. Tidak dipungkiri juga ada yg tidak.

    Aku seh tidak menganut style yg bro anut itu. Paling tidak, selama saya pacaran dari dulu, tidak ada satupun ortu pacarku yg tidak menerimaku dgn baik. Mereka semua welcome dgnku, malah terkadang lbh sayang calon mertuaku ke aku daripada anaknya ke aku. Menurutku itu awal yang positif. Jadi tak apa aku bro anggap seperti "terlihat baik dulu"  pdhl belum terbukti.

    Tidak semua orang akan selalu setuju dgn apa yg kita katakan. Kita baik juga masih, dikatain. Apalagi tidak baik. Jadi dlm hidup ini, aku belajar sabar dari hal kecil saja dulu kyk pandangan bro ini...yg menanggapi negatif komentarku. Dengan sering berlatih sabar terhadap orang-orang yg tidak selalu positif ke aku, itu bekalku utk terus maju menjadi pribadi yg lebih baik lagi, melatih diri dengan kesabaran...

  • 24 Juli 2020

    oh iya lupa blm punya anak 🤣 sok2an mau punya mantu. dasar aku

    ECHY268 tulis:

    Ku doakan semoga kelak dapat menantu yang baik ya eda... tapi eda nikah dan lahirin anak dl ya...terus jgn lupa eda, baiklah dari sekarang agar kelak dapat yang baik juga.  

    Tuh kode pria JK, eda junita pingin cepet punya mantu...:-D

  • 24 Juli 2020

    👏🏽👏🏽👏🏽

    ECHY268 tulis:

    Idealnya memang orang yg sudah menikah tinggal dirumah sendiri. Kejadian 2 : 24 berbunyi : Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.

    ....

    Ingat, kalau tinggal permanen rentan dengan berantem nantinya dgn saudara yang lain, karena akan bilang gini, aku khan sudah renovasi rumah pakai uangku, jadi ini rumah kalau ortu ga ada bagianku paling gede atau dikasih kompensasi ke aku. lalu, datang saudara yang lain, oh tidak. Itu uang kamu minta dari papa/mama bla...bla..... ribut dech...:-) kecuali anak tunggal

    24 Juli 2020 diubah oleh JODOHKRISTEN

  • ARS154

    24 Juli 2020

    Waduh...sista ada comot2 ayat.... :-)

    Ayat tsb saya tafsirkan bukan berarti yg menikah otomatis atau seharusnya tinggal di rumah sendiri. Melainkan lebih kepada arti bahwa ketika kita sudah menikah, kita dan istri itu menjadi satu. Sehingga sebagai satu kesatuan, maka hal2 yg menyangkut kepentingan keluarga kita (saya dan istri) perlu dikomunikasikan dengan pasangan hidup kita. Bukan dgn yg lain. Mau tinggal dimanapun, prinsip tsb perlu diterapkan. Jangan sudah berkeluarga, tapi kalau mau ambil keputusan penting, suka main hantam sendiri, pasangan hidup tidak diajak bertukar pikiran, tidak dikomunikasikan.


    Contoh lain. Bila pasangan hidup kita sakit, katakanlah. Maka kita menjaganya atau merawatnya layaknya kita merawat diri sendiri. Tak merasa itu tugas atau kewajiban, apalagi beban. Itulah tafsiran saya akan makna dari satu daging. Pasangan hidup saya, adalah separuh saya. Tak akan pernah merasa lelah atau apapun bila mindset kita adalah merawat separuh kita.
    Di tulisan saya terpisah, sudah saya sampaikan soal mengasihi ortu adalah salah satu syarat/kriteria saya dalam memilih pasangan hidup. Baik itu ortunya sendiri, maupun ortu saya. Kita sepaham soal ini.


    Ada semacam pemikiran di postingan yg sempat baca (lupa yg nulis siapa). Langsung otomatis berpikir bahwa tinggal tidak serumah dengan ortu itu, langsung otomatis diasumsikan sebagai perilaku yg tidak perhatian atau tidak sayang ke ortu nya. Padahal di banyak kasus, tidak demikian. Saya sudah sebutkan di tulisan terpisah contoh kondisinya, dan saya pakai kondisi saya pribadi yaitu kondisi sesuai kenyataan.


    Menurut saya sih, biarkanlah kita disini masing2 memutuskan yg terbaik berdasarkan kondisinya masing2 yg mungkin kita tak tahu atau tak akan pernah tahu. Saya percaya kita semua yg kristen yg baik disini.

    ECHY268 tulis:

    Idealnya memang orang yg sudah menikah tinggal dirumah sendiri. Kejadian 2 : 24 berbunyi : Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.

    ....

    Ingat, kalau tinggal permanen rentan dengan berantem nantinya dgn saudara yang lain, karena akan bilang gini, aku khan sudah renovasi rumah pakai uangku, jadi ini rumah kalau ortu ga ada bagianku paling gede atau dikasih kompensasi ke aku. lalu, datang saudara yang lain, oh tidak. Itu uang kamu minta dari papa/mama bla...bla..... ribut dech...:-) kecuali anak tunggal

    24 Juli 2020 diubah oleh JODOHKRISTEN

  • VERONICA154

    24 Juli 2020

    Sedikit cerita tentang mertua,,,,

    Saya pernah tinggal dengan mama mertua selama 10  tahun  smp akhirnya saya bercerai dr mantan suami dan tinggal terpisah. Menurut saya... segala masalah kalo dibikin biasa maka akan jadi biasa, termasuk hubungan dgn mertua. Hubungan kami itu banyak pasang surutnya, ga selalu mulus. Awal2 nya banyak konflik karna banyak perbedaan. Tp pada akhirnya kita bisa melewati itu semua... hubungan kami jadi spt orang tua dan anak. Skarang ini walaupun saya dan mantan mertua sudah tinggal terpisah, setiap saat kami tetap saling mengunjungi dan memperhatikan. kebetulan jarak rumah kami ga jauh dan di denpasar beliau tinggal sendiri (mantan suami adalah anak tunggal yg sedang bertugas di Tual, Maluku). Bagi saya beliau adalah tetap orang tua saya. Banyak kebaikan yg saya dapat dr beliau dan saya tau dari dulu smp sekarang beliau adalah salah satu orang yang selalu menyebut nama saya dalam setiap doanya.

    24 Juli 2020 diubah oleh VERONICA154

  • ECHY268

    24 Juli 2020

    Iya setuju....

    Aku ga berani komentar lbh jauh lagi, aplg yg bicara sdh membuktikan sendiri sampai maut memisahkan, tentu sdh mengalami pasang surut hidup berumah tangga lengkap dgn problematikanya. Terutama saat almarhumah istri sakit pasti sdh melakukan yg terbaik. Hanya Tuhan yg berkehendak lain.

    Aku jdkan sbg bahan utk pembelajaran aja. Semoga kelak jika diberikan Tuhan jodoh aku bisa melakukan yg terbaik buat kehidupan rumah tanggaku

    IRWAN123 tulis:

    Waduh...sista ada comot2 ayat.... :-)

    ....

    Menurut saya sih, biarkanlah kita disini masing2 memutuskan yg terbaik berdasarkan kondisinya masing2 yg mungkin kita tak tahu atau tak akan pernah tahu. Saya percaya kita semua yg kristen yg baik disini.

    24 Juli 2020 diubah oleh JODOHKRISTEN

  • VALENTINUS547

    24 Juli 2020

    Pernah berpikir penyebab mantan suami selingkuh adalah tidak ada waktu untuk romantisme, dan bahkan yang lebih parah namanya lelaki, di rumah tapi serasa tidak memiliki rumah itu?
    Ya apa boleh nasi sudah jadi bubur akhirnya mantan suami selingkuh cari wanita di luar.
    Mohon maaf kalau saya menyimpulkan suamimu selingkuh.

    Namanya pengalaman pasti dari hard learning : Ngalami dulu baru jadi pengalaman.
    Ke depan masih mau tinggal bareng mertua pasangan baru? Hehehe :-D

    VERONICA154 tulis:

    Sedikit cerita tentang mertua,,,,

    Saya pernah tinggal dengan mama mertua selama 10  tahun  smp akhirnya saya bercerai dr mantan suami dan tinggal terpisah. Menurut saya... segala masalah kalo dibikin biasa maka akan jadi biasa, termasuk hubungan dgn mertua. Hubungan kami itu banyak pasang surutnya, ga selalu mulus. Awal2 nya banyak konflik karna banyak perbedaan. Tp pada akhirnya kita bisa melewati itu semua... hubungan kami jadi spt orang tua dan anak.  Walaupun sdh berpisah, setiap saat kami bisa saling mengunjungi dan memperhatikan. kebetulan juga jarak rumah kami ga jauh. Bagi saya orang tua tetaplah orang tua. Banyak kebaikan yg saya dapat dr beliau dan saya tau dari dulu smp sekarang beliau adalah salah satu orang yang selalu menyebut nama saya dalam setiap doanya.

    24 Juli 2020 diubah oleh VALENTINUS547

  • VERONICA154

    24 Juli 2020

    Maaf ya bro....apakah disini anda sedang cari perhatian dengan komen2 yg eye catching dan mengganggu utk dibaca?

    Bisa kah anda memberikan komentar tanpa menyakiti ato menyinggung perasaan orang lain?

    Seingat saya pembahasan kita kali ini adalah soal mertua bukan soal penyebab perceraian. Yang saya ulas disini adalah soal hubungan dengan mertua berdasarkan pengalaman hidup saya. Bagaimana bentuk nyata dari mengasihi mertua bukan hanya teori.

    Utk penyebab perceraian saya..... tidak perlu repot2 anda simpulkan apalagi memberi saran karna saya tidak pernah minta saran ato kesimpulan dari anda. Saya sudah cukup dewasa utk tau apa kesalahan saya dan apa yg terbaik utk hidup saya kedepannya. Sebaiknya anda fokus aja sama diri anda sendiri......   terutama perbaiki cara anda berkomunisi.

    VALENTINUS547 tulis:

    Pernah berpikir penyebab mantan suami selingkuh adalah tidak ada waktu untuk romantisme, dan bahkan yang lebih parah namanya lelaki, di rumah tapi serasa tidak memiliki rumah itu?

    Ya apa boleh nasi sudah jadi bubur akhirnya mantan suami selingkuh cari wanita di luar.

    Mohon maaf kalau saya menyimpulkan suamimu selingkuh.

    Namanya pengalaman pasti dari hard learning : Ngalami dulu baru jadi pengalaman.

    Ke depan masih mau tinggal bareng mertua pasangan baru? Hehehe :-D

    24 Juli 2020 diubah oleh VERONICA154

  • 24 Juli 2020

    makanya pilih pasangan tuh lihat BIBIT, BEBET, BOBOT nya, kalau sudah nikah dan tau sifat pasangan kan jadi nyesek

    JUNI680 tulis:

    Sedih liat kalimat mertua mesti sayang diri sendiri dulu tidak menumpang di rumah anak..padahal selama tumbuh berkembang seorang anak tinggal & diurus oleh kedua orang tuanya.

    ...

    Menurutku ketika kita menikah maka mertua adalah orang tua kita juga perlu dikasihi Titik.

    24 Juli 2020 diubah oleh JODOHKRISTEN

  • 24 Juli 2020

    NATHANAEL932 tulis:

    makanya pilih pasangan tuh lihat BIBIT, BEBET, BOBOT nya, kalau sudah nikah dan tau sifat pasangan kan jadi nyesek

    tapi ada temen gua yang sudah menikah bro katanya tidak sepenuhnya dari hubungan pacaran, kita mengenal sifat pasangan kita, baru sesudah nikah mengenal sepenuhnya bagaimana pasangan kita aslinya.

    24 Juli 2020 diubah oleh SOZANOLO075

  • 24 Juli 2020

    Ya setuju, tiap ayat itu butuh penafsiran yg tidak mudah.. Belum lagi kalau kita tidak tahu arti dari bahasa aslinya. Berhikmatlah dalam menggunakan ayat, minta Roh Kudus beri pengertian.

    Back to the topic.. Perlu mencintai mertua... Idealnya kalau memang kita sudah memiliki kasih, setiap manusia pun bisa kita cintai sekalipun musuh. Menghadirkan kasih untuk setiap manusia tidak mudah. That’s why tabur tuai bisa jadi referensi lainnya. Ketika kita mengasihi mertua kita, maka pasangan kita pun semoga melakukan yg sebaliknya.

    Soal inap menginap.., dikondisikan saja 😀

    IRWAN123 tulis:

    Waduh...sista ada comot2 ayat.... :-)

    ...

    Menurut saya sih, biarkanlah kita disini masing2 memutuskan yg terbaik berdasarkan kondisinya masing2 yg mungkin kita tak tahu atau tak akan pernah tahu. Saya percaya kita semua yg kristen yg baik disini.

    24 Juli 2020 diubah oleh JODOHKRISTEN

  • 24 Juli 2020

    ya makanya ozan, kan aku bilang lihat BIBIT, BEBET, BOBOT yang artiannya lihat juga ayah/ibu si pacar/gebetan ozan, terus lihat juga keluarganya gimana, karena watak seseorang terbentuk dari lingkungannya (keluarganya)

    SOZANOLO075 tulis:

    tapi ada temen gua yang sudah menikah bro katanya tidak sepenuhnya dari hubungan pacaran, kita mengenal sifat pasangan kita, baru sesudah nikah mengenal sepenuhnya bagaimana pasangan kita aslinya.

  • ARS154

    24 Juli 2020

    Terima kasih sista Vero. Kalau saya pribadi sih, saya mensyaratkan wanita yg akan saya ajak menikah haruslah mengasihi ortu nya dan juga bisa masuk dan menghasihi ortu saya. Begitu sebaliknya, saya juga bisa masuk ke ortu nya. Tanpa itu, saya memilih tidak menikahinya.

    Hal ini pernah kejadian di saya. Dulu pernah pacaran juga dgn wanita batak marga tertentu. Kami saling suka. Hanya saja ternyata ada om saya dgn tantenya dia menikah tapi pernikahan mereka kurang baik alias terjadi perpisahan yg membuat hubungan kedua keluarga besar marga kami itu menjadi kurang baik.

    Waktu saya tahu itu, saya mencoba mengabaikan. Tapi ternyata pikiran saya pelan2 menghijack saya. Ada saja masalah-masalah yg muncul seperti menghalangi hubungan kami berdua. Sampai akhirnya sekitar hampir setahun, kami memutuskan berpisah. Tidak bisa lanjut. Kemungkinan karena saya sudah tertanam persyaratan/pengkondisian spt itu. Saya menjadi tidak nyaman krn mgk merasakan memiliki kesulitan kelak masuk ke keluarganya. Setidaknya, probabilita kesulitannya meningkat. Dan hal tsb karena merupakan syarat penting saya pribadi, membuat hati ini tidak nyaman. Keputusannya, berpisah.

    Jadi untuk saya, ada filtering di awal ketika memilih calon pasangan. Bukan setelah menikah lalu saya berharap terjadi perubahan. :-)

    VERONIQUE115 tulis:

    Ya setuju, tiap ayat itu butuh penafsiran yg tidak mudah.. Belum lagi kalau kita tidak tahu arti dari bahasa aslinya. Berhikmatlah dalam menggunakan ayat, minta Roh Kudus beri pengertian.

    Back to the topic.. Perlu mencintai mertua... Idealnya kalau memang kita sudah memiliki kasih, setiap manusia pun bisa kita cintai sekalipun musuh. Menghadirkan kasih untuk setiap manusia tidak mudah. That’s why tabur tuai bisa jadi referensi lainnya. Ketika kita mengasihi mertua kita, maka pasangan kita pun semoga melakukan yg sebaliknya.

    Soal inap menginap.., dikondisikan saja 😀

  • MEI240

    25 Juli 2020

    Hahahhahhah numpang ketawa🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

    Asikkk ada bahan ketawa... 🤣🤣🤣😂😂😂😂😂

51 – 75 dari 82    Ke halaman:  Sebelumnya  1  2  3  4  Selanjutnya Kirim tanggapan