Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

TEOLOGI KEMAKMURAN, apa pendapat teman2?

ForumGaya hidup Kristen

1 – 25 dari 228    Ke halaman:  1  2  3 ... 10  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • DKBALI312

    26 Juni 2015

    Saya belum lama tahu dan baru sedikit ngerti.

    Apakah ada teman2 JK yang paham? berikut dengan pengalaman dan faktanya lebih baik. Pls share..

  • RAMSI380

    26 Juni 2015

    312 : Wahh..keren nih topiknya..

    kaca buguyu aq nih pak, icinya icu kuyang yebih mengenai kecukcecan ceceoyang, baik dayi cegi ekonomi, keceatan, maupun pacangan bapak nantinya (kl dpt nnti di dayam cini), ngekngekngek..:-D

    gicu pak, kaca buguyu aq cih...hehehe...:-D

    26 Juni 2015 diubah oleh RAMSI380

  • ONESE717

    26 Juni 2015

    setau ku.. Ini topik krusial..
    lintas denominasi..
    sebaiknya biar tidak  Gagal paham ..
    di jelaskan dulu.. Apa itu teologi kemakmuran..
    dan contohnya?

  • 26 Juni 2015

    Ikut nyimak aah

  • 26 Juni 2015

    Menyimak ntar kalau ada yg kurang dipahami or ngga srek di hati, ngomen dah

  • DKBALI312

    26 Juni 2015

    Thanks atas tanggapannya 380 & 717

    Sepengetahuanku kira2nya teologinya mengambil ayat2 dari alkitab yg berhubungan dengan berkat (kita pasti tahulah ttg ayat2 itu) dan kuasa Allah pemilik langit dan bumi beserta segala isinya termasuk berkat/kekayaan dan akan dicurahkan bagi umatnya yang percaya dan menjalankan firmanNya

    Ayat2 yg tidak mendukung seperti 1 Tim 6:10=...akar segala kejahatan ialah cinta uang..., ditafsir yang jahat itu 'cinta uang', sedangkan uangnya tidak jahat (ummm..bisa aja ya?). Pengkotbah 5:9-14= kesia-siaan kekayaan, dibilang bagaimana supaya jgn spt itu, menghindari itu..bla bla bla...wah berarti hikmatnya melebihi Salomo

    Bagaimana dari firman Tuhan Yesus sendiri di Mat 19:23= orang kaya sukar sekali masuk surga?, Unta sebesar itu masuk ke lubang jarum  lebih mudah. "sukar sekali" = mustahil. Ayat ke 26 = bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin. Apa ya maksud ayat 26 ini?. Orang kaya yang tidak bisa, diampuni jadi bisa masuk surga?, atau dimampukan, jadi tetap kaya tapi gak melanggar firmanNya jadi bisa masuk surga? atau yang laen?

    Inti gampangnya gini...ikuti firmanNya (otomatis tahu jgn cinta uang) nanti waktunya Tuhan akan memberkati melimpah. Nah oke..pertanyaanya setelah diberkati banyak apakah kita mampu tetap tidak cinta uang? (yg jawab bisa pasti nyatanya tidak bisa heheh..). Salomo membuktikan meski diberikan karunia hikmat oleh Tuhan tapi jatuh krn kekayaan dan perempuan (bener ya?).

    Jadi kalau meski kita diberkati melimpahpun...enak, kalo itu kemudian menjerat kita. Untung diawal rugi di akhir.

    Terus yang bener gimana ya?...%-/

    Ada yang punya hikmat yang benar disini? pls share..for all of us

    Syalom, GBU

  • DKBALI312

    26 Juni 2015

    Kalau ikut teologi itu benar orang jadi makmur, terus banyak orang pada ikut, terus jadi makmur semua, terus gak ada yg mau jadi tukang, kalo mau bangun rumah ya bangun sendiri...8+).

    Bagaimana dg bunda Teresa yg sangat2 sederhana, penginjil2 martir di pelosok2 yang sama juga. Apakah mereka tidak berkenan buat Tuhan? krn tidak diberkati kekayaan?, karena beliau2 tidak mau?. Kan tidak begitu.

    Saya berpandangan tidak terus orang kristen gak baik jadi kaya, sy jg wiraswasta. Jadi paham yg namanya si mamon ini, salah satu sarang iblis yg paling nyaman.

  • ANDRE194

    27 Juni 2015

    Doktrin dari theologi tersebut pengajarannya lebih mengarah ke kemakmuran, berkat, tabur tuai, perpuluhan, katanya.. :-D

    sangat jarang mengajarkan penginjilan, pikul salib, martir, misi,

    27 Juni 2015 diubah oleh ANDRE194

  • SIMON132

    27 Juni 2015

    pro andre

  • DANI145

    27 Juni 2015

    Saya juga kurang mengerti apa itu teologi kemakmuran. Tp saya mengerti bahwa Tuhan selalu memelihara kita umat yg mengasihi Nya. Yang selalu mentaati perintah dan mau seturut kehendak Nya.

    Saya kesaksian sedikit ya, dahulu ketika saya masih banyak melakukan pelanggaran hidup saya bergelimpangan hutang, penghasilan saya selalu kurang dan setiap akhir bulan pasti bengong karena uang habis. Tetapi setelah saya membaca Ulangan 30:1-10 Pulih setelah tobat, saya bersungguh hati untuk melakukan Firman Tuhan (Jujur hingga saat ini saya masih sedikit sekali melakukan Firman Tuhan). Dan Firman Tuhan ya dan amin. Setelah itu Tuhan pulihkan saya, dan hutang2 saya selesai dibayar padahal penghasilan saya tidak berubah pada waktu itu. Saya merasa itu semua kemurahan Tuhan. Hingga saat ini walau saya tidak bergelimpangan harta tapi saya merasakan pemeliharaan Tuhan. Segala kebutuhan saya Tuhan cukup kan, tidak kurang tidak lebih. Jadi tidak ada jaminan ikut Tuhan itu bergelimpangan harta atau kaya tapi yang pasti kita ikut Tuhan itu untuk keselamatan jiwa kita kelak dan bukan di dunia ini. Karena Tuhan mengajar kita berdoa juga "berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya".

    Jika Tuhan memberikan kemakmuran atau kegelimpangan harta, pergunakan harta tersebut untuk kemuliaan Tuhan

    GBU

    27 Juni 2015 diubah oleh DANI145

  • DKBALI312

    27 Juni 2015

    Ada yang lain ingin share?

    Buat Dani..Ikut bahagia telah mengikut jalanNya dan mengalami penyertaanNya dan pemeliharaanNya. Makin semangat, makin kuat didalamNya

  • MOZES785

    27 Juni 2015

    Teologi ini sangat keliru, karena 3 syarat mengikut Tuhan Yesus (menyangkal diri, memikul salib, dan mengikut Aku) sudah sangat jelas meyatakan bahwa menjadi seorang Kristen harus menerima konsekuensi dari penderitaaan (Matius 16:24). Bahkan Yesus sendiri turun ke dunia melepaskan segala kemuliaannya dan menjadi hina (Matius 8:20). Para Rasulpun dalam melakukan tugas Penginjilannya hidup dalam kemisikinan  yang luar biasa, sebut saja Paulus (II Korintus 11:9; Filipi 4:11). Lihat juga pesan Rasul Paulus kepada Timotius dalam I Timotius 6.

  • MANIK745

    29 Juni 2015

    Teologi kemakmuran = sampah.

    Hahaha..

    [Edit admin: harap kemukakan pendapat anda dengan jelas, misalnya dengan disertai alasannya, dan mohon pilih penggunaan kata yang bijak. Terima kasih.]

    29 Juni 2015 diubah oleh JODOHKRISTEN

  • 29 Juni 2015

    Sy mmg gak mngerti ttg Teologi Kemakmuran,jd lebih baik mnyimak topik ini, tp mbaca pndapat bung Manik745, sy jd smakin tdk mngerti & brtanya"...

    Bisa dong djelasin mngapa pendapat anda demikian??

    29 Juni 2015 diubah oleh BETSY458

  • DKBALI312

    29 Juni 2015

    Iya nih harusnya forum ini tempat diskusi bukan utk mengumpat/menhujat saja..

    Kalau menurut aku kita memahami alkitab tidak ambil ayat2 saja kemudian dijadikan pegangan/pedoman, tapi yang benar secara keseluruhan maka disitu ada penyeimbangnya. Jadi klo cuma lebih fokus di berkat saja (laris soalnya itu yg diinginkan manusia), GBU, Tuhan pasti memberkatimu!!, bla bla...pasti yg denger senang apalg pas susah..pertanyaanya nanti klo tidak/blm diberkahi spt yg diharapkan gmn? kecewa..mutung..itu bahayanya.

    Tuhan Yesus sederhana tapi tidak miskin, Yusuf & Maria bukan orang miskin, melahirkan di kandang domba krn tdk dpt penginapan (berarti mampu), jg ada persembahan dr org majus. Rasul2nya jg tdk miskin, di ayat mana lupa Rasul Paulus sampai menolak persembahan krn kebanyakan tp tetap aja dikasihkan/ditinggal, mgkn gambarnya di jaman skrg spt pendeta yg banyak jemaatnya

    Intinya mengenai berkat sebagai pengikut Tuhan Yesus kita juga tidak bisa mengabaikan krn itu tertulis dan benar/nyata. Disatu sisi tertulis bahayanya mamon/kekayaan.

    Gampangnya kita mau ngetes kita benar apa gak. Kita membayangkan klo apa yg kita punya diambil semua sama Tuhan, termasuk pekerjaan/usaha kita, ingat itu bs terjadi dg caraNya melalui keadaan/org lain yg ngambil...apakah kita marah, kecawa berat? atau gpp yg penting aku msh punya Yesus, toh itu milikNya?. Kalau bisa seperti yg kedua berarti bisa lepas dari tuan mamon, Lukas 16:13.

    GBU, bukan bless tp God Be with U...:-D

  • ONESE717

    30 Juni 2015

    mungkin yang di maksud.. teologi kemakmuran..
    kira2 seperti ini..yang sering saya dengar.. lho :
    kamu.. pengenn di berkati.. kaya dan dalam kelimpahan.. Tabur.. dunx..untuk pekerjaan Tuhan..
    janji iman..kalo perlu..( ananias dan shafira mengingkari janji iman dan di bunuh Tuhan)
    dalam hal ini..jadi cenderung investasi ke Tuhan.. (sebuah kasih.. yang bersyarat ke pada Tuhan..)

    wah.. kamu miskin ya.. wah., kamu pasti banyak dosa.. solanya namanya orang kristen pasti kaya dan hidup dalam berkelimpahan( kelimpahan di artikan sebagai materi).

    Tabur.. tabur.. tabur untuk pekerjaan.. Tuhan dan dan dapatkan berkat 100x ganda
    (emang pekerjaan Tuhan lahan investasi wkwkwkk..).

    uang tidak dosa.. tapi mencintai uang dosa(pada hal jelas yesus menyebut uang sebagai mamon)
    biar uang tidak jd berhala dalam hidup kita.. kita potong 10% buat Tuhan.. kita persembahan khusus..,persembahan istimewa..DLL
    jadi kita memberi(berkorban untuk Tuhan) karena kita cinta Tuhan..,
    Tuhan telah Buktikan cintanya Lebih Dulu di kayu salib..
    dan Tuhan memberikan kesempatan kepada kita untuk mengekpresikan cinta kita ke DIA..
    salah satunya berkorban dalam segi materi untuk pekerjaan Tuhan.



  • DKBALI312

    30 Juni 2015

    @717. Thanks sudah berbagi. Jadi seperti itu dasar2nya.

  • ZEGA376

    9 Desember 2018

    MEMINTA PADA TUHAN

    Ayat yang berbunyi, "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu;" merupakan ayat yang sangat populer dikalangan umat kristen penganut theologi kemakmuran/sukses..

    Para pendeta aliran tersebut mengajarkan agar umat Kristen minta apa saja pada Tuhan. Bahkan disarankan jangan minta yang biasa-biasa saja. Mintalah yang terbaik, termahal, terhebat, terbesar dll...

    Klaim janji Tuhan melalui ayat di atas, imani dengan sungguh-sungguh dan niscaya anda mendapatkan apa yang anda ingini...

    Tiap minggu di gereja kemakmuran dipanjatkan doa Yabes yang ada di Perjanjian Lama, bukan doa Bapa Kami yang diajarkan langsung oleh Tuhan Yesus.

    Mereka menolak doa Bapa Kami karena isinya hanya meminta YANG SECUKUPNYA. Sedangkan doa Yabes kan isinya meminta yang sebanyak-banyaknya, seluas-luasnya... pokoknya seserakah mungkinlah..😊😊

    Perlu anda ketahui, Tuhan mengabulkan doa Yabes itu KHUSUS hanya untuk Yabes, bukan untuk semua orang... Bahkan orang Yahudi penganut Yudaisme sendiri tak pernah meminta pada Tuhan melalui doa Yabes padahal doa Yabes itu tertulis di kitab mereka, TANAKH (Perjanjian Lama, menurut orang kristen).

    Sekitar pertengahan tahun '80 an ketika saya masih jadi mahasiswa kere, saya sempat terpesona dengan khotbah-khotbah dari pendeta aliran tersebut.

    Saya pernah mempraktekkan ajaran para pendeta yang menyuruh saya menempelkan telapak tangan pada mobil mewah milik orang lain lalu mendoakannya dengan keyakinan iman bahwa Tuhan "sudah" mengabulkan doa saya..😊 dan saya tinggal menunggu mobil mewah sejenis yang saya doakan itu dikirim Tuhan ke rumah saya..😁.. enak kan jadi orang kristen..hehe..

    Kawan kuliah saya lebih "gila" lagi...

    Dia ajak saya ke toko GARDENA, Jogja. Dia tempelkan tangannya di dinding toko tersebut dan klaim  toko sejenis akan menjadi miliknya.

    Hasil dari doa tersebut ??

    Tahun 1995, dia kerja jadi pegawai saya... 😆😅

    Logikanya saja, bila memang betul  tujuan Tuhan adalah menjadikan setiap orang kristen kaya raya, faktanya berapa milyar orang kristen yang hidup dalam kemiskinan meskipun tiap hari mengklaim janji Tuhan tersebut.

    Faktanya lagi, dari jajaran orang terkaya di Indonesia, setahu saya hanya Tan Sri Datuk Tahir yang merupakan orang kristen yang sungguh-sungguh taat pada Tuhan.

    Yang lain ? Tanyakan saja pada rumput yang bergoyang deh..haha..

    Apalagi bila kita melihat daftar nama orang-orang terkaya di dunia. Tak ada satupun dari mereka yang orang Kristen taat.. !!

    Malah kebanyakan mereka ATHEIS !

    Mari kita baca paragraf lengkap dari ayat di atas agar kita tidak dibegoin para pengkhotbah palsu..

    Lukas 11:9-13 (TB)  Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu;

    carilah, maka kamu akan mendapat;

    ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

    Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat

    dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

    Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan?

    Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?

    Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga!

    Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

    Bila kita mau membaca paragraf di atas secara lengkap/utuh, tidak dipenggal-penggal ayat per ayat, maka  maksud Yesus mengajari kita untuk meminta itu, bukan minta hal-hal yang bersifat duniawi untuk memuaskan nafsu kedagingan kita..

    Coba perhatikan kalimat penutupnya, yang merupakan kunci jawaban dari kalimat pembukanya : "...Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

    Jadi, permintaan yang PASTI Tuhan berikan, bukan permintaan akan hal-hal yang duniawi, melainkan hal yang rohaniah yakni ROH KUDUS... !!

    Ngerti ora, son ?? 😊

    Trus ada yang nanya : tapi bro, dalam kitab Yohanes 15:7 kita disuruh MINTA APA SAJA... berarti kan bukan hanya yang bersifat rohani, melainkan  yang duniawi juga kan ?

    Ok, saya kutip ayatnya :

    Yohanes 15:7 (TB)  "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya."

    Jelas sebelum kita MINTA APA SAJA YANG KITA KEHENDAKI, ada kalimat yang menjadi prasyaratnya, yakni : "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu..."

    Maksudnya ?

    Jikalau hidup kita melekat pada Tuhan dan firman Tuhan menjadi pelita hidup kita maka kita PASTI akan taat pada Tuhan.

    Kita tidak mungkin akan meminta yang aneh-aneh seperti minta mobil balap Ferrari, mobil mewah Rolls Royce, minta rumah termewah sejagat, minta istri tercantik dari alumni universitas Playboy dll...😁

    Kita hanya akan meminta yang secukupnya, meminta hal-hal yang menyenangkan hati Tuhan.

    Misalnya, minta diberi mobil L 300 atau Kijang agar bisa juga dipergunakan gereja untuk antar jemput jemaat yang kurang mampu, minta diberi rumah yang cukup untuk berteduh dengan anak dan istri... atau bagi yang jombloman, minta istri yang takut akan Tuhan..

    Bukannya minta istri tercantik dan tersexy !

    Jadi paham kan sekarang, tujuan Tuhan bersabda melalui ayat di atas...??

    Tuhan ingin memberikan Roh Kudus kepada kita untuk menjaga kita agar kita sebagai anak-anakNya hidup hanya demi  menyenangkan hati Tuhan yakni memikirkan dan menolong sesama manusia, bukan hidup serakah untuk memuaskan hasrat ego kita...

    Paham kan kawan....

    #agoesibram

  • HERMINTO953

    9 Desember 2018

    Amin. Dahsyat sharednya Bang. makasih dan Jbu

    ZEGA376 tulis:

    MEMINTA PADA TUHAN

    Ayat yang berbunyi, "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu;" merupakan ayat yang sangat populer dikalangan umat kristen penganut theologi kemakmuran/sukses..

    ....

    Tuhan ingin memberikan Roh Kudus kepada kita untuk menjaga kita agar kita sebagai anak-anakNya hidup hanya demi  menyenangkan hati Tuhan yakni memikirkan dan menolong sesama manusia, bukan hidup serakah untuk memuaskan hasrat ego kita...

    Paham kan kawan....

    #agoesibram

    9 Desember 2018 diubah oleh JODOHKRISTEN

  • RONNY542

    9 Desember 2018

    Thx Bro, udah berikan Pencerahan....saya mau berbagi sedikit sesuai pengalaman iman pribadi :

    Carilah dahulu Kerajaan Allah, maka...

    Jika engkau telah mengikuti Kehendak-Ku, maka mintalah...

    2 Ayat di atas adalah ayat kesayangan saya, setelah ditobatkan oleh-Nya (dimana dulu doa saya sering mudah dikabulkan tapi saya habiskan menuruti hawa nafsu saya). Setelah memperoleh Hikmat-Nya...saya baru mengerti...bahwa yang terpenting adalah berusaha mengerti dan mengikuti Kehendak-Nya ( berdoa minta hikmat-Nya terus)...Senantiasa Bersyukur, Percaya penuh dan bergantung penuh pada-Nya selama hidup kita....

    Met Hari Minggu Bro...

    Tuhan Memberkati....

    ZEGA376 tulis:

    MEMINTA PADA TUHAN

    Ayat yang berbunyi, "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu;" merupakan ayat yang sangat populer dikalangan umat kristen penganut theologi kemakmuran/sukses..

    ....

    Tuhan ingin memberikan Roh Kudus kepada kita untuk menjaga kita agar kita sebagai anak-anakNya hidup hanya demi  menyenangkan hati Tuhan yakni memikirkan dan menolong sesama manusia, bukan hidup serakah untuk memuaskan hasrat ego kita...

    Paham kan kawan....

    #agoesibram

    17 Februari 2019 diubah oleh JODOHKRISTEN

  • 16 Februari 2019

    terimakasih atas sharing-nya ya

  • RONNY542

    17 Februari 2019

    Singkatnya...

    Kalau sudah mengerti FT, Pakailah Firman Tuhan untuk menjala manusia (maka, Berkat akan datang dengan sendirinya/min.tidak berkekurangan)...

    Kalau sudah mengerti FT, Jangan Pakai Firman Tuhan untuk menjala uang (Bisnis FT ?)...

    Kalau Hikmat dari atas sudah terkontaminasi dengan urusan duniawi, emang sering bikin ribet dan bingung sendiri, karena itu fokuslah hanya kepada Hikmat Yesus (dari "Atas) saja....

    Salam Damai Temans...

    Tuhan Memberkati...

  • 22 Februari 2019

    Saya menilai THEOLOGI KEMAKMURAN sebagai konsep memuja mamon dengan Tuhan sebagai sarana.
    Sementara Yesus mengajarkan cari dahulu kerajaan Allah.

    Uang atau materi bukanlah dosa atau aib tapi konsep berpikir kitalah yang menjadi masalahnya.
    Uang atau materi bisa jadi sarana bisa juga menjadi tujuan dan itu memberi efek yang berbeda pada kehidupan kita.

    Alkitab mengajarkan kita untuk mengelola segala sumber daya yang kita miliki termasuk juga waktu.
    Jika saya mempunyai kemampuan menjadi pengusaha tapi saya mengabaikan kemampuan itu saya berdosa.
    Jika saya mempunyai kemampuan tentang suatu hal, saya melakukan tidak dengan segenap hati, segenap pikiran dan segenap kekuatanpun saya berdosa.

    Seorang pekerja patut mendapatkan upah.
    Orang orang besar seperti Bill Gates dll, mereka selalu berpikir bagaimana mereka memberi kontribusi bagi dunia, bagaimana kehidupan manusia menjadi lebih baik, itulah yang membuat harta mereka berlimpa.Itu adalah konsep mempersembahkan diri dan kekayaan adalah efek bukan tujuan.


    SIAPA YANG BANYAK MEMBERIH BANYAK MENERIMA.

    Saya lebih menyukai konsep “SEMANGAT KEMISKINAN”. Bukan berarti saya nggak boleh punya rumah bagus atau mobil atau hiburan yang sehat dll. Semua itu hanyalah sarana untuk saya lebih berkontribusi
    Segalahnya adalah milik Tuhan, saya hanya seorang hamba atau manager..


    “Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan."(Luk 10:17)

  • ELISA859

    22 Februari 2019

    Ciri  dari  teologi  kemakmuran  adalah  memberitakan  kuasa  dan  muzijat  Tuhan  Yesus.

    Contoh  saat  ada  org  sakit  keras  di  doakan, dan  akhirnya  sembuh, lalu  percaya  Tuhan Yesus. dan itu  turun  temurun,sehingga  g sampai  pada  pokok  keselamatan .

  • NUGRA917

    23 Februari 2019

    Sebagaimana doktrin pengajaran kekristenan yg tumbuh saat ini. Setiap doktrin selalu menganak emaskan bidang layanan tertentu. Tergantung pemahaman dari pengajar mula.

    Doktrin Teologia Kemakmuran melihat sisi berkat TUHAN senantiasa terkait dengan kemakmuran/finansial. Memang banyak tokoh alkitab yg diberkati TUHAN secara melimpah dalam hal finansial. Jadi dalam pengajaran/penginjilan mayototas membahas: kalau diberkati TUHAN itu harta melimpah, hutang finasial yg besar terbayar lunas, setiap kali mengonginkan sesuatu berdoa maka TUHAN kirimkan org yg tidak disangka2 datang membawa finasial seperti yg dia inginkan.

    Selalu mindset nya diberkati TUHAN berarti diberi finansial. Sampai2 menekankan perpuluhan agar diberlato 100x...1000x lipat. Memberikan persembahan anu..agar niscaya nanti digantikan berkat melimpah.

    Bahkan sering pula mengajarkan hal Kerajaan Surga itu seperti seorang raja yg kaya dan termasyur. Ketika datang orng yg menakhlukkan diiri dengan membawa persembahan, sdh pasti sang raja akan menggatinya dg memberkati dg hadiah yang jauh lebih banyak dan berharga. Karena bagi raja tersebut adalah malu dan aib jika tidak bisa memberi/memberkati org tersebut dg yg jauh lbh mewah dan melimpah. Dimana harga diri dia sebagai raja yg mulia...

    Karena nya penganut ini akan sangat rawan tergelincir jadi pemuja harta/finansia/kekayaan. Mindsetnya berbusnis dengan TUHAN. Kalau mau dapat ikan gurame besar ya harus merelakan memberi umpan yg disenangi gurame...

    Padahal yg namanya TUHAN memberkati tdk hanya harta/finansial/kemakmuran.  Rasul Paulus yg sangat banyak bekerja untuk mengabarkan brita suka cita/INJIL  malah di"ganjar" dengan duri dal daging yg terus menggojoh. Nya. "Cukuplah" Kasih karuniaKU..

    Justru dalam kelemahan Rasul Paulus semakin merasakan berkat, kasih karunia TUHAN.

    Juga para Rssul yg aktif dalam pekabaran Injil mula2 jga tidak ada ceritanya yg diberkati finansial melimpah. Malahan kebanyakan mengali aniaya dan mati secara mengenaskan. Apakah itu berarti para rasul itu tidak diberkati???

    Saya lebih melihat bahwa, kita tudak bisa memahami hal berkat Kerajaan Surga selama kita di bumi ini hanya berupa finasial/kemakmuran. Rasa damai suka cita meski dgn finansial seadanya itu jga berkat yg sangat besar.(coba aja perhatikan untuk menginap semalam di RS aja lebih mahal dari harga sewa kamar hotel dg kelas yg lebh tinggi dari kamar RS).

    Busa menyeleasaikan setiap masalah yg dihadapi sehari2 itu jga berkat yg sangat besar. Karena beban stress, depresif itu jg mahal obatnya blom lagi potensi bunih diri...

    Jadi, mengajarkan/belajar Firman Tuhan hanya berfokus ke salah satu aspek pengajaran/doktrin itu jauh lbh besar potensi nya menyimpang dari ajaran/jalan  TUHAN YESUS.

    ...

    23 Februari 2019 diubah oleh NUGRA917

1 – 25 dari 228    Ke halaman:  1  2  3 ... 10  Selanjutnya Kirim tanggapan