Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Pendalaman Alkitab Online

ForumAlkitab

1401 – 1425 dari 1462    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 56  57  58  59  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • 23 desember

    *APAKAH 24 TAHTA DAN  SIAPAKAH 24 TUA-TUA?*

    (bacaan. Wahyu 4:1:11)

    *Wahyu 4:4* (ILT3)  Dan di sekeliling takhta itu ada *dua puluh empat takhta* dan di atas takhta-takhta itu aku melihat *dua puluh empat tua-tua* sedang duduk dengan mengenakan *jubah putih*, dan mereka memakai *mahkota emas* di atas kepala mereka.

    @. APAKAH TAHTA ITU?

    Ada *tiga* pandangan mengenai *tahta* ini?

    *1. Kelompok pertama* melihatnya terhubung dengan perintah imam Harun yang diatur oleh Raja Daud dalam *1Tawarikh 24:7-19*. Yang berarti *tahta-tahta itu hanya untuk orang Israel saja.*

    *2. Kelompok kedua* melihatnya sebagai acuan kepada *dewan surgawi* yang disebutkan dalam *1Raja-raja 22:19; Yesaya 24:23; Daniel 7:9-10,26.* Yang berarti *hanya para malaikat* yang duduk ditahta itu.

    *3. Kelompok ketiga* melihatnya sebagai *kombinasi* dari dua belas suku Israel dan dua belas rasul, yang *melambangkan umat Allah yang lengkap (Wahyu 21:12,14).  dari segala bangsa.*

    @ SIAPAKAH TUA-TUA ITU?

    Ada perbedaan pendapat mengenai *identitas* dari tua-tua ini. Ada *dua* teori utama.

    *1)* Para tua-tua ini *mewakili* orang- orang percaya dari *segala bangsa*. Dengan dasar Alkitab;

    *a.* Digambarkan dengan *memakai mahkota (1Korintus 9:25; 1Tesalonika 2:19; 2Timotius 4:8; Yakobus 1:12; 1Petrus 5:4)*

    *b.* Tidak pernah dikatakan *malaikat memakai mahkota* dan *duduk di atas takhta (Wahyu 4:4,10)*

    *c.* Tua-tua ini berada di *daftar khusus* yang  termasuk  didalamnya ada malaikat *(Wahyu 5:11)*

    *d. Wahyu 5:9-10* dalam *terjemahan Alkitan Vulgata, Peshitta,* dan *kelompok  Textus Receptus* menyertakan para tua-tua *di lagu penebusan*.

    *2)*. Para tua-tua ini *mewakili malaikat*. Dengan dasar Alkitab;

    *a.* Malaikat *memakai pakaian putih (Matius 28:3; Yohanes 20:12, Markus 16:5, Kisah Rasul 1:10; Wahyu15:6; Daniel 10:5,6)*

    *b.* Tua-tua ini selalu *diidentikkan* dengan *makhluk hidup* seperti dalam *Wahyu 5:11,14,* yang tampaknya sebagai *daftar perintah yang berbeda* dari tiga malaikat.

    *c. Salah satu* dari tua-tua itu  pernah *bertindak sebagai malaikat yang menampakkan diri (Wahyu 5:5)*

    *d.* Dalam *Yesaya 24:23* malaikat  adalah *dewan surgawi* Allah  yang disebut *"tua-tua"*

    *e. Bukti tekstual Wahyu 5:10* menyiratkan bahwa tua-tua ini *tidak termasuk dirinya sendiri dalam lagu penebusan manusia.*

    *ALKITAB SELALU MEMILIKI PRIORITAS UNTUK ORANG YAHUDI DAN ORANG PERCAYA, BUKAN UNTUK PARA MALAIKAT, KARENA ALKITAB ADA UNTUK ORANG-ORANG DALAM DUNIA INI , BUKAN UNTUK MALAIKAT.*

    *Sumber:*

    -Alkitab Indonesia Literal Translation. 3

    -tafsir Alkitab Bob Utley.

    -Treasury of scripture Knowledge

    -cacatan Alkitab Jerusalem

    -Matthew Henry Concise

  • 23 desember

    Renungan Pagi,

    Senin,23 Desember 2019

    HARI DAN SAAT KEDATANGAN KRISTUS DIUMUMKAN

    _*"Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri"*_ Matius 24:36

    Suara Allah terdengar dari surga, menyatakan hari dan jam kedatangan Yesus, dan menyampaikan perjanjian kekal kepada umat-Nya. Seperti gemuruh guntur yang paling keras perkataan-Nya sampai ke seluruh bumi.

    Ia mengucapkan satu kalimat, kemudian berhenti sejenak, sementara perkataan itu bergema ke seluruh bumi. Umat Israel Allah berdiri dengan mata tertuju ke atas, mendengarkan perkataan yang keluar dari mulut Allah dan bergema ke seluruh bumi seperti gemuruh. Suasananya amatlah khidmat. Di akhir setiap kalimat, orang-orang kudus berseru, “Mulia! Haleluya!”

    Orang-orang kudus yang hidup, kelompok 144.000, mengenal dan memahami suara itu, sementara orang jahat mengira itu guntur dan gempa bumi.

    Umat Israel Allah berdiri mendengarkan, dengan mata mereka tertuju ke atas. Air muka mereka bercahaya dengan kemuliaan-Nya, dan bersinar sebagaimana wajah Musa dahulu ketika ia turun dari Sinai. Orang jahat tidak bisa melihat mereka. Dan ketika berkat-berkat diberikan ke atas mereka yang telah menghormati Allah dengan menguduskan Sabat-Nya, terdengarlah suara kemenangan yang nyaring.

    Kemudian dimulailah perayaan, saat negeri itu tenang.

    Suatu sinar kemuliaan menerangi mereka [orang-orang kudus]. Saat itu mereka terlihat sungguh elok! Semua tanda keletihan dan kesusahan lenyap, dan kesehatan dan keindahan terlihat pada setiap air muka. Musuh-musuh mereka, orang kafir di sekitar mereka, jatuh seperti orang mati; mereka tidak bisa tahan dengan terang yang bercahaya ke atas orang-orang yang dilepaskan dan kudus itu. Terang dan kemuliaan ini tetap ada pada mereka, sampai Yesus terlihat di awan-awan di langit.

    Dan aku melihat awan yang menyala-nyala datang ke tempat Yesus berdiri. Kemudian Yesus... mengambil tempat di atas awan itu yang membawa Dia ke timur, di mana awan itu pertama kali muncul kepada orang-orang kudus di bumi---sebuah awan hitam kecil yang adalah tanda Anak Manusia. Sementara awan itu turun dari tempat Mahakudus ke sebelah timur, yang memerlukan waktu beberapa hari, maka para pengikut iblis berbakti di kaki orang kudus itu.

  • 24 desember

    🗓  HARI 6#

    *KERENDAHAN HATI MENDATANGKAN ANUGERAH MELIMPAH*

    📖 *BACAAN HARI INI*

    Matius 23:1-36

    🔖 *RHEMA HARI INI*

    *Matius 23:12* _Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan._

    Tinggal di rumah bersama keluarga besar bukanlah perkara yang mudah bagi Putri. Apalagi di rumah tersebut ada adik ipar dan tiga keponakannya yang kurang peduli terhadap kebersihan. Setiap hari Putri harus membersihkan sampah-sampah, piring kotor, dan semua hal di rumah itu. Sebenarnya Roh Kudus sudah berbicara dalam hati Putri, "Untuk hal-hal yang lebih berat dan lebih besar saja kamu mau melakukannya, tetapi mengapa untuk hal kecil seperti itu kamu marah dan bersungut-sungut?" Putri tidak dapat berkata-kata, dalam hati ia mengerti, Tuhan mau ia belajar melayani dan memiliki kerendahan hati lebih lagi.

    Sebetulnya, memungut sampah-sampah itu bukanlah perkara yang sulit. Tapi karena egonya, Putri jadi terbawa emos dan mengeluh di hadapan suaminya. Bapak mertua yang tidak sengaja mendengar, akhirnya ikut turun tangan membereskan sampah-sampah. Melihat hal tersebut Putri merasa bersalah dan menyesal. Ia bertekad akan mengusir segala keangkuhan dan egonya dalam melayani keluarga. Putri tidak mau kehilangan anugerah paling berharga dalam hidupnya, yaitu perkenanan Tuhan, gara-gara sifatnya itu.

    Jika kita renungkan, bukan kebetulan Tuhan menempatkan orang-orang tertentu ada di sekeliling kita. Tuhan mau kita belajar melayani mereka dalam kasih Kristus, dan melalui pelayanan tersebut kita akan makin belajar tentang kerendahan hati. Tuhan begitu fokus menekankan soal kerendahan hati Karena begitu besar kasih yang mau Dia curahkan atas hidup kita. Semakin rendah hati semakin kencang arus kasih karunia yang bisa Dia curahkan dalam hidup kita. Seperti prinsip air mengalir. Semakin rendah, bahkan ditempat terendah, air akan berkumpul. Jika kita tidak belajar merendahkan diri, tetapi malah merendahkan orang lain, kasih karunia dan pertolongan Tuhan akan menjauhi kita. Sebab, barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan (Matius23:12). Oleh karena itu, milikilah kerendahan hati, supaya anugerah-Nya melimpah bertumbuh dalam hidup kita.

    📌 *RENUNGAN*

    Jika kita tidak belajar merendahkan diri, tetapi malah *_MERENDAHKAN_* orang lain, *_KASIH KARUNIA_* dan *_PERTOLONGAN_* Tuhan akan *_MENJAUHI_* kita.

    🚶🏻‍♂ *APLIKASI*

    1. Apa yang harus Anda miliki supaya anugerah melimpah dari Tuhan dapat mengalir deras dalam hidup Anda?

    2. Adakah orang-orang tertentu di sekeliling Anda yang dipakai Tuhan untuk mengajarkan kerendahan hati? Apa komitmen Anda pada mereka?

    3. Perbedaan respon apakah yang Anda dapatkan ketika Anda mau merendahkan diri?

    🙌🏻 *DOA UNTUK HARI INI*

    _Bapaku yang baik, terima kasih atas anugerah melimpah yang telah Kau sediakan bagi kami. Kami berkomitmen untuk belajar lebih lagi soal kerendahan hati. Kami percaya saat kami merendahkan diri, Engkaulah yang akan meninggikan kami. Terima kasih Bapa, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin._

    📱

    💖 Love God 💕 Love People 🔥With Passion

    24 desember diubah oleh ZEGA376

  • 24 desember

    Dikepung Kasih Karunia

    Selasa, 24 Desember 2019

    BACAAN HARI INI

    Lukas 1:5-25

    RHEMA HARI INI

    Lukas 1:13 Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: "Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes.

    Daria bergegas pergi ke rumah sakit setelah mendapatkan telepon bahwa ibunya menjadi korban tabrak lari. Tidak hanya kuatir memikirkan ibunya, tetapi ia juga memikirkan tagihan biaya rumah sakit nantinya. Daria hanya hidup berdua dengan ibunya, dan selama ini mereka hidup dari uang tunjangan ibunya saja karena Daria belum juga mendapat pekerjaan. Ia pun memutuskan untuk berdoa dan menyerahkan segala sesuatunya di tangan Tuhan. Sesampainya di rumah sakit, ia segera menemui dokter. Puji Tuhan, ibunya tidak mengalami luka yang membahayakan, hanya harus diopname semalam.

    Keesokan harinya, ibunya dinyatakan baik-baik saja dan boleh segera pulang. Ketika sedang bersiap pulang, tiba-tiba ada seorang pemuda yang datang bersama kedua orangtuanya. Rupanya, pemuda itulah yang kemarin menabrak ibu Daria. Ia lari karena ketakutan, tetapi sepanjang hari ia gelisah, sehingga ia memutuskan untuk mencari korbannya. Daria dan ibunya pun memaafkan pemuda tersebut. Pemuda itu pun bertanggung jawab menanggung seluruh biaya perawatan. Bukan itu saja, ketika ayah pemuda itu mengetahui bahwa Daria sedang mencari pekerjaan, ia segera menawarkan posisi kosong di perusahaannya, yang tentu saja segera disambut baik oleh Daria.

    Sadarkah Anda bahwa kasih karunia Tuhan tidak hanya berupa kesembuhan, kesuksesan dalam pekerjaan, atau pun kekayaan saja? Kasih karunia Tuhan bukan berarti hidup kita terbebas dari masalah; melainkan sekalipun hidup kita diterpa berbagai masalah, tetapi kita tidak akan hancur. Justru melalui segala permasalahan yang kita hadapi, Tuhan akan menjadikan kita lebih dari pemenang. Sama seperti Daria, pasangan Zakharia dan Elisabet pun pada awalnya juga sedang mengalami sebuah permasalah dalam kehidupan mereka. Namun, kasih karunia Tuhan senantiasa mengepung mereka, karena pada akhirnya Tuhan tidak hanya memberikan mereka seorang anak. Lebih dari itu semua, anak merekalah yang kemudian dipakai Allah untuk membukakan jalan bagi Sang Mesias.

    RENUNGAN

    Di MOMEN NATAL ini, Tuhan MENGELILINGI kita dengan KASIH KARUNIA-NYA.

    APLIKASI

    1. Percayakah Anda bahwa di momen Natal ini, Tuhan sedang mengelilingi Anda dengan kasih karunia-Nya? Mengapa demikian?

    2. Menurut Anda, mengapa Tuhan ingin kita dikelilingi dengan kasih karunia-Nya?

    3. Apa sajakah kasih karunia Tuhan di dalam hidup Anda? Coba renungkan dan tuliskanlah!

    DOA UNTUK HARI INI

    “Ya, Allah Bapa, terima kasih untuk momen Natal ini. Tidak hanya kami menerima karunia keselamatan yang dari-Mu, tapi juga favor-Mu tidak henti-hentinya mengelilingi kami dalam setiap langkah kehidupan kami. Kami rindu menjadikan momen Natal ini sebagai kesempatan untuk mewartakan kasih karunia-Mu kepada orang-orang yang belum mengenal Engkau, sehingga mereka pun juga dapat beroleh kasih karunia yang dari pada-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin”

    BACAAN ALKITAB SETAHUN

    1 Tawarikh 1-3

    Yohanes 5:25-47

  • 26 desember

    Renungan Pagi,

    Kamis, 26 Desember 2019

    KELUARGA AKAN DIPERSATUKAN KEMBALI

    _*"Beginilah firman TUHAN: Cegahlah suaramu dari menangis, dan matamu dari mencucurkan air mata, sebab untuk jerih payahmu ada ganjaran, demikianlah firman TUHAN: mereka akan kembali dari negeri musuh. Masih ada harapan untuk hari depanmu, demikianlah flrman TUHAN: anak-anak kempali ke daerah mereka"*_ Yeremia 31:16,17

    Kristus akan segera datang dengan awan-awan dan dengan kemuliaan besar. Banyak sekali malaikat terang akan menyertai Dia. IA akan datang untuk membangkitkan orang mati, dan mengubah orang-orang kudus yang hidup dari kemuliaan kepada kemuliaan. IA akan datang untuk menghormati mereka yang telah mengasihi Dia, dan menuruti perintah-Nya, dan membawa mereka. IA tidak melupakan mereka dan tidak melupakan janji-Nya. Akan ada penyatuan kembali mata rantai keluarga.

    Hari Allah akan menyatakan berapa banyak dunia berutang budi pada ibu-ibu yang saleh....

    Ketika penghakiman dimulai, dan buku-buku dibuka; ketika kalimat “baik sekali perbuatanmu itu” diumumkan oleh Hakim Agung, dan mahkota kemuliaan kekal ditaruh di atas kening pemenang, banyak yang akan mengangkat mahkota mereka di hadapan kumpulan alam semesta, dan menunjuk kepada ibu mereka dengan berkata: “Ia telah menjadikan aku sekarang ini melalui kasih karunia Allah. Instruksinya, doanya, telah diberkati sampai kepada keselamatan kekalku.”

    Dengan sukacita tak terucapkan, para orang tua melihat mahkota itu, jubah itu, kecapi itu, diberikan kepada anak-anak mereka. Hari-hari pengharapan dan ketakutan telah berakhir. Benih yang ditabur dengan air mata dan doa mungkin tampaknya selama ini ditabur dalam kesia-siaan, namun pada akhirnya hasil dituai dengan sukacita. Anak-anak mereka telah ditebus.

    Oh, penebusan yang ajaib! Yang lama dibicarakan, yang lama dinantikan, direnungkan dengan penantian yang sungguh-sungguh, namun tidak pernah sepenuhnya dipahami.

    Kepada para pengikut-Nya yang setia Kristus merupakan teman sehari-hari dan seorang sahabat yang akrab. Mereka hidup dengan erat, dan memiliki persekutuan yang konstan dengan Allah. Ke atas mereka kemuliaan Tuhan telah naik. Di dalam mereka terang pengetahuan tentang kemuliaan Allah di wajah Yesus Kristus telah dipantulkan. Sekarang mereka bergembira dalam sinar terang dan kemuliaan yang tak pernah padam dari Raja di dalam keagungan-Nya. Mereka disiapkan untuk perjamuan di surga; karena mereka memiliki surga di hatinya.

  • 27 desember

    *ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ 💖ⓅⒶⒼⒾ*

    .               2⃣0⃣1⃣9⃣

    •╔═~❈~══◄▒════•❀•═╗

    ◐         *BAPA KITA PEDULI*          ◑

    •╚═~❈~══◄▒════•❀•═╝

    .   𝕶𝖆𝖘𝖎𝖍  𝕬𝖑𝖑𝖆𝖍  𝖄𝖆𝖓𝖌  𝕭𝖊𝖗𝖑𝖎𝖒𝖕𝖆𝖍

    .     *🄴🄻🄻🄴🄽  🄶  🅆🄷🄸🅃🄴*

    ◦●◉✿[  *DESEMBER*  ]✿◉●◦

    .               *MARANATHA*

    *Tanggal 27, Hari Jumat*

    ```SELAMAT DATANG DI KOTA ALLAH```

    ╔═════ஜ۩۞۩ஜ════╗

    📝 *Ayat Inti: Matius 25 : 23*

    ╚═════ஜ۩۞۩ஜ════╝

    _*"Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu”*_

    💝

    *Dengan kasih yang tak terucapkan, Yesus menyambut hamba-hamba-Nya yang setia kepada sukacita Tuhan mereka.* Sukacita Juruselamat adalah dalam melihat, dalam kerajaan kemuliaan, jiwa-jiwa yang telah diselamatkan oleh penderitaan dan penghinaan yang dialami-Nya. Dan umat tebusan akan menjadi pengambil bagian dalam sukacita-Nya, saat mereka melihat, di antara orang-orang yang diberkati, mereka yang telah dimenangkan di dalam Kristus melalui doa-doa mereka, usaha mereka, dan pengorbanan mereka yang penuh kasih. Saat mereka berkumpul di sekitar takhta putih agung, kegembiraan yang tak terkatakan akan mengisi hati mereka, ketika mereka melihat orang-orang yang telah mereka menangkan bagi Kristus, dan melihat bahwa yang satu itu telah memenangkan yang lain, dan yang lain lagi, semua dibawa ke tempat kedamaian, di sana untuk menaruh mahkota mereka di kaki Yesus dan memuji Dia sepanjang masa kekekalan yang tiada akhirnya.

    Saat umat tebusan disambut di Kota Allah, terdengar seruan kegembiraan pemujaan di udara. Kedua Adam akan segera berjumpa. Anak Allah sedang berdiri dengan tangan terbuka menerima bapa dari segala bangsa itu---makhluk yang diciptakan-Nya, yang berdosa terhadap Penciptanya dan yang baginya tanda penyaliban ditanggung oleh tubuh Juruselamat. Ketika Adam melihat tanda paku kejam itu, ia tidak jatuh ke dada Tuhan-nya, namun dengan rasa malu menjatuhkan diri di kaki-Nya, sambil menangis: _“Layak, layaklah Anak Domba yang disembelih!”_ Dengan lembut Juruselamat mengangkat dia dan menyuruh dia melihat sekali lagi rumah Eden yang darinya, ia telah begitu lama diasingkan.

    ✅ Setelah keluar dari Eden, kehidupan Adam di bumi penuh dengan kesedihan. Setiap daun yang mati, setiap korban upacara, setiap kutuk pada wajah indah alam, setiap noda pada kemurnian manusia, adalah pengingat baru akan dosanya.... Dengan kerendahan hati penuh kesabaran ia menanggung hukuman atas pelanggaran, hampir seribu tahun lamanya. Dengan setia ia bertobat dari dosanya dan percaya pada kemurahan Juruselamat yang dijanjikan, dan ia mati dengan harapan akan kebangkitan. Anak Allah menebus kegagalan dan kejatuhan manusia; dan sekarang melalui pekerjaan penebusan, Adam dikembalikan lagi pada wilayah kekuasaannya yang pertama kali.

    🛐 𝓓𝓸𝓪 𝓚𝓲𝓽𝓪 𝓗𝓪𝓻𝓲 𝓘𝓷𝓲

    *Pendalaman* 📖

    *

    𝕋𝕌ℍ𝔸ℕ 𝕄𝔼𝕄𝔹𝔼ℝ𝕂𝔸𝕋𝕀🙏🏻

  • 27 desember

    Renungan Pagi,

    Jumat, 27 Desember 2019

    SELAMAT DATANG DI KOTA ALLAH

    _*"Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu”*_ Matius 25:23

    Dengan kasih yang tak terucapkan, Yesus menyambut hamba-hamba-Nya yang setia kepada sukacita Tuhan mereka. Sukacita Juruselamat adalah dalam melihat, dalam kerajaan kemuliaan, jiwa-jiwa yang telah diselamatkan oleh penderitaan dan penghinaan yang dialami-Nya. Dan umat tebusan akan menjadi pengambil bagian dalam sukacita-Nya, saat mereka melihat, di antara orang-orang yang diberkati, mereka yang telah dimenangkan di dalam Kristus melalui doa-doa mereka, usaha mereka, dan pengorbanan mereka yang penuh kasih. Saat mereka berkumpul di sekitar takhta putih agung, kegembiraan yang tak terkatakan akan mengisi hati mereka, ketika mereka melihat orang-orang yang telah mereka menangkan bagi Kristus, dan melihat bahwa yang satu itu telah memenangkan yang lain, dan yang lain lagi, semua dibawa ke tempat kedamaian, di sana untuk menaruh mahkota mereka di kaki Yesus dan memuji Dia sepanjang masa kekekalan yang tiada akhirnya.

    Saat umat tebusan disambut di Kota Allah, terdengar seruan kegembiraan pemujaan di udara. Kedua Adam akan segera berjumpa. Anak Allah sedang berdiri dengan tangan terbuka menerima bapa dari segala bangsa itu---makhluk yang diciptakan-Nya, yang berdosa terhadap Penciptanya dan yang baginya tanda penyaliban ditanggung oleh tubuh Juruselamat. Ketika Adam melihat tanda paku kejam itu, ia tidak jatuh ke dada Tuhan-nya, namun dengan rasa malu menjatuhkan diri di kaki-Nya, sambil menangis: “Layak, layaklah Anak Domba yang disembelih!” Dengan lembut Juruselamat mengangkat dia dan menyuruh dia melihat sekali lagi rumah Eden yang darinya, ia telah begitu lama diasingkan.

    Setelah keluar dari Eden, kehidupan Adam di bumi penuh dengan kesedihan. Setiap daun yang mati, setiap korban upacara, setiap kutuk pada wajah indah alam, setiap noda pada kemurnian manusia, adalah pengingat baru akan dosanya.... Dengan kerendahan hati penuh kesabaran ia menanggung hukuman atas pelanggaran, hampir seribu tahun lamanya. Dengan setia ia bertobat dari dosanya dan percaya pada kemurahan Juruselamat yang dijanjikan, dan ia mati dengan harapan akan kebangkitan. Anak Allah menebus kegagalan dan kejatuhan manusia; dan sekarang melalui pekerjaan penebusan, Adam dikembalikan lagi pada wilayah kekuasaannya yang pertama kali.

  • 27 desember

    🗓 27 DESEMBER 2019

    HARI 5#

    *KASIH TUHAN TIDAK BERSYARAT*

    📖 *BACAAN HARI INI*

    Lukas 15:11-32

    🔖 *RHEMA HARI INI*

    *Lukas 15:20* _Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia._

    Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah seekor induk kucing dan anaknya. Satu hari induk kucing itu jatuh sakit, ia menasihati anaknya untuk belajar mencari makan sendiri, sebab selama ini sang induklah yang mencarikan makan, walau anak kucing itu sudah mulai besar. Anak kucing yang malas dan manja merasa ibunya tidak sayang lagi padanya dan mengusirnya secara halus. Ia lalu pergi meninggalkan induknya yang tua dan sakit-sakitan.

    Di perjalanan anak kucing itu berusaha mencari pengganti ibunya, mulai dari matahari, awan, angin, bukit, kerbau, rotan sampai tikus. Masing-masing dianggap paling perkasa untuk dijadikan ibunya, tapi ternyata semua merasa ada yang lebih hebat dari mereka. Tikus yang terakhir ia minta jadi ibunya pun menolak dan berkata bahwa masih ada yang lebih hebat darinya. Seekor kucing betina tua yang sekarang kabarnya sakit-sakitan dan sangat menderita. Apalagi setelah anak satu-satunya yang sangat disayanginya meninggalkannya. Anak kucing itu terduduk lemas, ia menyadari kesalahannya dan sekarang ia begitu rindu pada ibunya. Ia pun segera kembali, dan ternyata ibunya tetap menerimanya dengan penuh kasih sayang.

    Cerita rakyat dari Sumatera, kasih ibu yang sejati, hampir serupa dengan perumpamaan tentang anak yang hilang dalam Lukas 15:11-32. Arti perumpamaan ini adalah Tuhan mengasihi kita apapun situasinya. Tidak ada yang bisa memisahkan kita dari kasih Allah yang sejati, kecuali kita sendiri yang murtad dan menolak kasih karunia Allah. Selama kita mau buka hati untuk kasih karunia Tuhan, maka seburuk apapun situasi dan kondisi kita, percayalah, TUHAN TETAP MENGASIHI KITA. Tanpa syarat, Tuhan selalu menunggu dan siap menerima kita yang terhilang, untuk kembali masuk ke rumah dan pelukan-Nya. Tak peduli seberapa lama kita sudah lari meninggalkan Tuhan, meninggalkan persekutuan dengan-Nya, meninggalkan ibadah atau meninggalkan pelayanan. Mari, dalam momen Natal ini, kita kembali pada Bapa kita. Kembali pada kasih dan anugerah-Nya. Kembali pada pelukan Bapa yang memulihkan dan menghapus semua dosa dan kesalahan kita.

    📌 *RENUNGAN*

    Tuhan selalu *_MENUNGGU_* dan *_SIAP MENERIMA_* anak-anak-Nya yang terhilang untuk *_KEMBALI_* & masuk ke *_RUMAH-NYA_* serta *_PELUKAN-NYA_*.

    🚶🏻‍♂ *APLIKASI*

    1. Apakah saat ini Anda merasa tengah lari dan mejauh dari Tuhan? Apakah penyebabnya?

    2. Apa yang menghalangi Anda untuk kembali pada Tuhan? Tahukah Anda bahwa itu adalah muslihat iblis yang tidak ingin Anda kembali pada kasih karunia Tuhan?

    3. Apa yang akan Anda lakukan sekarang, setelah percaya bahwa Tuhan mengasihi Anda tanpa syarat?

    🙌🏻 *DOA UNTUK HARI INI*

    _Tuhan Yesus, kami merasa sangat berharga karena Engkau mengasihi kami apapun kami adanya saat ini. Tuhan, ini kami. Kotor, compang camping dan carut marut kami datang pada-Mu. Kasih-Mu sanggup mengobati, membebat dan memperbaiki apa yang rusak dalam hidup kami. Kami percaya Tuhan dan kami terima pemulihan serta anugerah-Mu melimpah turun atas kami. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin._  

    📱

    Love God 💕 Love People 🔥With Passion,

  • 27 desember

    *EMBUN PAGI*

    _Jumat, 27 Desember 2019_

    *BERDOA DENGAN BERANI*

    *_Ibrani 4:16  "Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia."_*

    *_Pernahkah Anda merasa sulit berdoa?_* _Kondisi itu bisa terjadi ketika kita enggan mengungkapkan perasaan kita yang sesungguhnya kepada Allah._

    _Sewaktu kita berdoa, mungkin saja kita tiba-tiba berhenti di tengah-tengah kalimat. Kita merasa khawatir kalau-kalau Bapa surgawi tidak mempedulikan kita._

    _Membaca kitab Mazmur dapat membantu kita berdoa dengan lebih terbuka. Dalam Mazmur, kita dapat mendengar percakapan Daud dengan Allah dan menyadari bahwa ia tidak takut untuk sepenuhnya terbuka dan jujur kepada Tuhan._

    _Daud berseru,_  *_"Ya Tuhan, janganlah menghukum aku dalam murka-Mu" (Mazmur 6:2). "Kasihanilah aku, Tuhan, sebab aku merana" (6:3). "Mengapa Engkau berdiri jauh-jauh, ya Tuhan?" (10:1). "Janganlah berdiam diri terhadap aku" (28:1). "Berbantahlah, Tuhan, melawan orang yang berbantah dengan aku" (35:1). "Ya Allah, dengarkanlah doaku" (54:4). "Aku mengembara dan menangis karena cemas" (55:3)._*

    _Renungkanlah cara Daud berdoa. Ia berkata kepada Allah,_  *"Tolonglah saya!" "Dengarkan saya!" "Jangan marah kepada saya!" "Di manakah Engkau?"*  

    _Daud menghadap Allah dengan berani dan mengungkapkan kepada-Nya apa yang ada dalam pikirannya._

    _Ya, Allah mengharapkan kita datang kepada-Nya dengan hati yang bersih.Kita sendiri harus menghampiri Dia dengan rasa hormat. Namun, kita tidak perlu takut untuk mengungkapkan kepada Allah apa yang kita pikirkan dan rasakan._

    *_"Sahabat Renungan Harian, jika Anda berbicara kepada Bapa surgawi, berbicaralah secara terbuka. Dia pasti mendengarkan, dan Dia pasti mengerti."_*

    📖 *MULAILAH HARI INI DENGAN MEMBACA FIRMAN TUHAN!* 📖

    *Have a Nice Day With LORD*

    *GOD BLESS US*

  • 27 desember

    Kasih Tanpa Syarat

    Jumat, 27 Desember 2019

    BACAAN HARI INI

    Roma 8:31-39

    RHEMA HARI INI

    Roma 8:38-39 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

    Rapper asal Amerika Serikat, Kanye West, dikenal sangat kontroversial. Dalam setiap lagunya, ia gemar menonjolkan kekerasan dan pornografi, bahkan sering menghujat Kristus. Namun, kini suami artis Kim Kardashian itu telah berubah. Ia bertobat dan selalu menyaksikan kebaikan dan kebesaran Tuhan dalam hidupnya. Perubahan hidup Kanye itu membuat banyak orang bersyukur, tetapi tak sedikit juga yang mencibirnya karena mengganggap hal itu hanyalah suatu rekayasa demi popularitas. Kanye sendiri seakan tidak lagi peduli dengan berbagai pendapat orang. Ia terus bersaksi atas perubahan hidupnya. Saat tampil di hadapan 16 ribu jemaat Gereja Lakewood Houston Texas, Kanye mengatakan "Aku tahu Tuhan selalu memanggilku sejak dulu, tetapi iblis tidak pernah rela melepaskan jeratnya dariku."

    Hal yang sama terjadi pada Rasul Paulus. Semula ia adalah penganiaya jemaat Kristus, tetapi kemudian ia menyadari bahwa sebenarnya ia sudah dipilih dan ditentukan Tuhan sejak semula. Paulus percaya bahwa keberadaannya sebagai rasul Kristus adalah wujud nyata kasih sejati dari anugerah Tuhan yang sangat melimpah. Bagaimanapun keadaan masa lalu Paulus, kasih Tuhan sanggup membawanya pulang kepada Tuhan.

    Kasih sejati Tuhan ini berlaku universal. Bukan hanya untuk Paulus, tetapi juga untuk semua orang seperti Kanye West dan juga setiap kita. Tuhan tetap mengasihi kita bagaimanapun situasi dan kondisi kita. Tidak ada satu pun yang bisa memisahkan kita dari kasih-Nya. Di momen Natal ini, marilah kita merefleksikan kembali kasih Tuhan yang sungguh sempurna dan melimpah. Kelahiran Yesus Kristus telah membawa pengharapan dan sukacita bagi banyak orang tanpa terkecuali. Jika saat ini Anda sedang terpuruk atau bahkan sedang terlena dengan tipu daya dunia, ingatlah kembali akan kasih Tuhan yang luar biasa yang selalu rindu mengajak Anda pulang ke dalam pelukan-Nya.

    RENUNGAN

    Tak ada SATU HAL PUN yang bisa MEMISAHKAN kita dari kasih Allah, sebab kasih Allah itu TANPA SYARAT.

    APLIKASI

    1. Adakah hal-hal yang membuat Anda menjauh dari kasih Allah belakangan ini? Apa sajakah itu?

    2. Mengapa hal-hal tersebut tak seharusnya memisahkan Anda dari kasih Allah?

    3. Bagaimana Anda dapat meresponi kasih Allah yang tanpa syarat?

    DOA UNTUK HARI INI

    “Bapa yang baik, kasih-Mu sungguh ajaib bagi kami. Tak ada satu pun, bahkan kesalahan dan kelemahan kami yang dapat memisahkan kami dari kasih-Mu. Biarlah kasih sejati-Mu melimpah-limpah dalam hati kami dan memancar keluar di hidup kami, agar banyak orang dapat melihat betapa ajaib dan besarnya kasih-Mu atas anak-anak-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin”

    BACAAN ALKITAB SETAHUN

    1 Tawarikh 10-12

    Yohanes 6:45-71

    🔥 Biarlah rohmu menyala-nyala senantiasa di dalam Tuhan!

  • 27 desember

    _Sentuhan kasih_

    _*KITA SUNGGUH BERHARGA DI MATA TUHAN*_

    _*"Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit." (Luk. 12:7)*_

    _Bukankah suatu hal yang tidak menyenangkan bila kehadiran kita tidak diharapkan oleh orang lain? Ada rasa takut yang besar, bila tak ada seorang pun yang mencintai dan mengasihi kita._

    _Sahabat, kita patut bersyukur karena meskipun kita kadangkala merasa kurang dicintai, kurang dikasihi, dan kurang dianggap oleh orang lain._

    _Namun ada satu Pribadi yang tidak pernah meninggalkan kita. Ia begitu mencintai kita, mengasihi kita lebih daripada diri-Nya sendiri, dan Dialah Yesus Kristus._

    _Oleh karena itu, mari kita belajar untuk selalu berharap kepada-Nya, dan selalu percaya kepada cinta dan kasih-Nya yang selalu dicurahkan kepada kita. Bahkan burung pipit pun selalu diperhatikan oleh Dia, apalagi kita umat manusia. Jadi, percayalah bahwa kita sungguh-sungguh berharga kepada-Nya._

    _Satu hal juga yang perlu kita ingat bahwa jika kita ingin dikasihi, maka belajarlah untuk mengasihi orang lain, dan jika kita ingin dihargai, maka belajarlah untuk menghargai orang lain, karena itulah yang harus dilakukan oleh kita, sebagaimana yang diajarkan Kristus kepada kita,  *"Kasihilah sesamamu manusia".*_

    _Amin_

    _*TUHAN YESUS MEMBERKATI*_

  • 27 desember

    _Renungan malam_

    _*BUKTI NYATA KASIH BAPA*_

    *_Mazmur 90:12  "Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana."_*

    _Kalau kita tidak memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, maka dibalik kematian nanti kita akan menyesal._

    _Sebab kalau saat ini kita tidak mau berjuang untuk mencapai standar hidup yang Allah kehendaki, maka dibalik kematian nanti tidak ada lagi kesempatan ke dua._

    _Sahabat Renungan Harian, kita akan menjadi orang yang paling malang di kekekalan nanti, orang yang paling menderita, kalau saat ini kita tidak mau hidup seperti yang Allah kehendaki._

    _Sebagai orang percaya kita harus menyadari bahwa, setelah kita ditebus dari cara hidup kita yang sia-sia, seperti yang firman Tuhan katakan cara hidup yang kita warisi dari nenek moyang kita, maka kita menjadi milik Tuhan._

    _Setelah menjadi milik Kristus berarti hidup kita bukan milik kita lagi. Dan itu artinya, kita tidak boleh lagi hidup mengikuti keinginan diri sendiri, melainkan harus hidup tunduk sepenuhnya menuruti perintah Allah dan melakukan kehendak-Nya. Dan itulah kesempatan yang terbaik bagi kita._

    _Kalau kita menyadari bahwa di dalam Kristus kita adalah ciptaan baru, maka seharusnya kita tidak boleh lagi mengenakan cara hidup kita yang lama yang akan menggiring kita kepada kebinasaan. Firman Tuhan katakan di dalam._

    _Jadi saat ini kita harus menyadari sungguh bahwa hidup ini adalah kesempatan untuk merubah diri, meninggalkan cara hidup yang lama dan mengenakan cara hidup yang baru yaitu hidup sama seperti Kristus telah hidup._

    _Hanya orang yang hidup sama seperti Kristus telah hidup, yang akan diterima di dalam Kerajaan Allah Bapa di sorga. Sebab hidup seperti Kristus itu adalah hidup melakukan kehendak Allah Bapa di sorga._

    _Saudaraku, jangan sia-siakan kesempatan hidup yang kita miliki saat ini. Ingat sekali lagi, tidak ada kesempatan ke dua._

    _Hidup di dunia ini hanya satu kali, dan setelah berada di balik kematian nanti, maka kita akan menghadap takhta pengadilan Kristus, untuk mempertanggungjawabkan semua yang sudah kita perbuat selama hidup di dunia ini._

    *_"Kiranya kebenaran ini menyadarkan kita semua bahwa inilah kesempatan terakhir bagi kita untuk hidup seperti yang Allah kehendaki. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin."_*

    *_Selamat Malam, Menyambut Natal dan Menikmati Berkat Tuhan, Sahabat Renungan Harian_*

  • 27 desember

    Mas Zega tetap rajin upload renungan 🎉🎉🎉

    Terimakasih 🙏

    semoga semakin diberkati untuk jadi berkat.

  • 28 desember

    AYUSARI311 tulis:

    Mas Zega tetap rajin upload renungan 🎉🎉🎉

    Terimakasih 🙏

    semoga semakin diberkati untuk jadi berkat.

    Kebetulan lg waras,

  • 28 desember

    #renungan

    *`YUSUF` ATAU `HERODES`?*

    Sabtu 28 Des 2019

    _`Maka Yusuf pun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir` (Mat 2:14)_

    Ada dua watak yang berbeda dalam teks ini. Yusuf yang peka mendengarkan dan taat melaksanakan pesan Tuhan yang disampaikan malaikat kepadanya lewat mimpi. Ia memiliki iman, kasih, dan empati yang tinggi sehingga begitu mimpinya selesai dia langsung bangun dan malam itu juga menyingkir ke Mesir. Dia lakukan ini demi melindungi nyawa dari Bunda Maria dan Bayi Yesus. Sebaliknya, Herodes ingin segera membunuh Anak itu dan menganggap kehadiran-Nya sebagai ancaman atas kekuasaannya. Dia begitu takut kehilangan kekuasaannya sehingga mengeluarkan perintah agar semua anak di Betlehem yang berumur dua tahun ke bawah dibunuh.

    Di zaman ini, ternyata terdapat banyak `herodes` yang mengancam nyawa bayi-bayi dalam kandungan dan anak-anak yang tidak bersalah untuk menjadi korban. Berdasarkan statistik, berjuta-juta bayi dalam kandungan diaborsi setiap tahun. Mungkin, `herodes` modern di zaman sekarang adalah para orang tua? Klinik? Para dokter dan perawat yang berkerja sama dalam aborsi? Aborsi bahkan sudah dilegalkan di beberapa negara. Siapa yang akan menangisi jutaan bayi yang tidak dilahirkan ini?

    Dalam Pesta Kanak-kanak Suci ini, marilah kita membuat pilihan untuk menjadi `yusuf`: pro kehidupan dengan mendoakan jutaan bayi yang diaborsi serta mohon pertobatan bagi `herodes-herodes zaman ini`, yaitu para orang tua dan pihak-pihak yang terlibat dalam aborsi.

    *_Sr. M. Maximilliane S., P.Karm_*

    Sabtu 28 Des 2019

    Pesta Kanak-kanak Suci, Mrt

    1Yoh 1:5-2:2; Mzm 124:2-5.7-8; Mat 2:13-18

    Sumber:

    *Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*

    www.renunganpkarmcse.com

    28 desember diubah oleh ZEGA376

  • 31 desember

    🗓 31 DESEMBER 2019

    HARI 2#

    *KERINDUAN UNTUK MENERIMA BERKAT DARI TUHAN*

    📖 *BACAAN HARI INI*

    Matius 5:1-12

    🔖 *RHEMA HARI INI*

    *Matius 5:6* _Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan._

    Sepanjang pagi hingga menjelang siang hari ini terasa tidak mengenakkan bagi Norman. Pagi tadi sewaktu hendak membayar sarapan di kantin kantor, ia baru sadar bahwa dompetnya tertinggal di rumah. Ia ingat dompet itu terselip di kantong celana yang kemarin ia pakai. Tadi lupa mengambilnya karena terburu-buru. Terpaksalah ia harus pulang ke rumah mengambil dompet itu. Butuh waktu hampir satu setengah jam baginya untuk bolak balik ke rumah karena jalanan sudah mulai macet. Usahanya untuk datang lebih awal ke kantor dan punya waktu lebih untuk merampungkan pekerjaannya jadi sia-sia. Waktunya habis tersita di jalan. Di kantor pun situasinya tidak lebih baik. Pekerjaannya semakin menumpuk dengan banyak tugas yang belum terselesaikan. Norman bingung mana dulu yang harus diselesaikan sebab sepertinya semuanya penting dan mendesak. Dalam kesemrawutannya ia terdiam. Pagi tadi ia lupa bersaat teduh. Ia tidak sempat meminta berkat dan tuntunan Tuhan untuk hari ini. Ia tidak meminta hikmat Tuhan untuk mengatasi semua pekerjaannya.

    Tuhan Yesus berjanji bahwa barang siapa lapar dan haus akan kebenaran maka ia akan dipuaskan. Tuhan Yesus mengatakan bahwa Dia lah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun datang kepada Bapa tanpa melalui-Nya. Karena itu bila kita menginginkan penyertaan Bapa di sorga atas seluruh hidup kita jangan sampai kita melupakan Tuhan Yesus. Kejadian yang dialami Norman di dalam kisah di atas tadi bisa terjadi bagi siapapun. Tetapi bila hidup kita berada di bawah penyertaan berkat Tuhan maka kita tetap akan beroleh kekuatan dan kemenangan atas setiap permasalahan.

    Malam ini adalah malam terakhir di tahun 2019. Pasti saat ini kita semua sudah menentukan resolusi-resolusi untuk tahun depan. Rencana dan harapan kemenangan yang ingin kita raih di tahun yang baru. Karena itu marilah bersama mendoakan semua resolusi kita. Mintalah penyertaan berkat Tuhan untuk sepanjang tahun yang baru. Mintalah urapan supaya perkenanan Tuhan turun atas hidup dan setiap harapan kita. Percayalah, ketika harapan kita sejalan dengan kehendak-Nya, maka kita akan dipuaskan dengan anugerah-Nya yang luar biasa melimpah.

    📌 *RENUNGAN*

    Milikilah *_KERINDUAN YANG BESAR_* untuk *_MENERIMA BERKAT DARI TUHAN_*.

    🚶🏻‍♂ *APLIKASI*

    1. Bagaimana pandangan Anda tentang menerima doa berkat? Sesuatu yang spesial atau hanya doa biasa saja?

    2. Bagimana cara Anda meresponi doa berkat?

    3. Apa bukti kerinduan Anda untuk menerima berkat dari Tuhan?

    🙌🏻 *DOA UNTUK HARI INI*

    _Tuhan Yesus, malam ini kami meminta berkat akhir tahun dari-Mu. Kami sudah melewati tahun yang penuh mujizat, dan kami tahu ini baru awan setapak tangan. Siapkan kami untuk menerima hal-hal yang jauh lebih besar lagi di tahun yang akan datang. Berkati kami Tuhan, penyertaan dan perkenanan-Mu yang kami inginkan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa dan mengucap syukur. Amin._

    📱

    💖 Love God 💕 Love People 🔥With Passion

  • 31 desember

    _Renungan tahun baru_

    _*AZAM  DAN  KOMITMEN TAHUN BARU*_

    *_Yosua 24:24_*

    *_"Kepada TUHAN, Allah kita, kami akan beribadah, dan firman-Nya akan kami dengarkan."_*

    _Hari ini kita berada di penghujung tahun 2019, di ambang tahun yang baru.  Sudah menjadi tradisi menjelang pergantian tahun orang-orang tampak hiruk-pikuk menyambut momen ini._  

    _Mereka berkumpul menjelang tengah malam pergantian tahun dengan menggelar pesta, konsert muzik, pawai keliling kota dengan terompet dan juga bunga  api._

    _Bagi orang percaya momen pergantian tahun ini seharusnya menjadi kesempatan instropeksi diri, bukan pesta pora atau berhura-hura._

    _Banyak perkara sudah terlewati sepanjang tahun 2019 ini, dan jika kita bisa menjalaninya serta mampu tegak berdiri sampai detik ini jangan pernah berkata bahwa semua itu karena kebetulan atau karena kuat dan gagah kita, melainkan karena Tuhan yang ada di samping kita:  menuntun, menyertai, menopang dan bahkan menggendong kita._

    _Karena itu tidak ada kata lain selain mengucap syukur kepada Tuhan!  Kegagalan, keterpurukan, doa-doa yang tidak terjawab sepanjang tahun ini seringkali merupakan akibat dari keputusan-keputusan salah yang telah kita ambil atau pilihan-pilihan hidup yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan._

    _Jangan pernah mengambinghitamkan orang lain atau keadaan, terlebih-lebih menyalahkan Tuhan, sebab pilihan kita menentukan kehidupan kita di kemudian hari._

    _Marilah mencontoh Yosua yang berani membuat keputusan untuk beribadah kepada Tuhan, tidak seperti kebanyakan orang yang lebih memilih untuk tidak taat dan menuruti keinginan diri sendiri._

    _*Yang lalu biarlah berlalu!  Jadikan hal itu sebagai pelajaran berharga dan guru terbaik.  Bersyukurlah jika kita masih beroleh kesempatan dari Tuhan untuk memperbaharui komitmen kita.*_

    *_"Sahabat, mengakhiri perjalanan Tahun 2019 ini, ingat Firman Tuhan ini "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!"  Ibrani 4:7"_*

    _Amin_

    _*TUHAN YESUS MEMBERKATI*_

  • 31 desember

    amiin...kita harus menjadi Yosua berani membuat keputusan di tahun 2020 lebih taat dan mengasihi Tuhan lebih sungguh

  • 1 januari

    _*JADILAH ORANG KRISTEN YANG SABAR*_

    _"Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!"_ _(Roma 12:12)_

    _Sebagai manusia, kita sulit sekali menjadi orang yang sabar._

    _Boleh dikatakan di zaman serba canggih seperti sekarang ini kesabaran adalah suatu sifat yang paling sulit ditemukan, apalagi jika seseorang sedang mengalami penderitaan atau kesesakan._

    _Tidak sedikit dari kita yang berkata,_ _*"Apakah saya disuruh sabar terus?  Sabar kan ada batasnya."*_

    _Banyak orang maunya melakukan segala sesuatu serba cepat, tanpa pikir panjang dan terburu-buru._

    _Kerana itu kepada jemaat di Roma Paulus menasihati,_ _*"...sabarlah dalam kesesakan,..."*_

    _Apa yang dimaksud dengan sabar dalam kesesakan?_

    _*Sabar dalam kesesakan artinya ketika sedang dalam masalah, kesulitan, tantangan atau beban hidup, kita tidak lagi bersungut-sungut atau mengeluh.*_

    _Namun kita selalu memiliki penyerahan diri penuh kepada Tuhan._ _*Semua persoalan yang terjadi kita pasrahkan kepada Tuhan di dalam doa.*_

    _Sabar dalam kesesakan juga berarti kita mau menunggu waktu Tuhan untuk dinyatakan bagi kita._ _*Jadi kita tidak akan pernah mengambil jalan pintas dan menuruti kemauan kita sendiri.*_

    _Sebaliknya kita akan rela dan tekun menantikan waktu Tuhan tanpa harus mempersoalkan apakah masa penantian itu cepat atau lambat._

    _Daud berkata,_ _*"...semua orang yang menantikan Engkau takkan mendapat malu;"*_

    _*(Mazmur 25:3a).*_

    _Orang yang sabar menantikan waktu Tuhan dalam hatinya selalu ada ucapan syukur;_ _*ia mengucap syukur bukan untuk penderitaan atau kesesakan yang menimpanya, tetapi untuk penyertaan dan kasih setia Tuhan yang senantiasa dinyatakan dalam hidupnya.*_

    _Ketika Tuhan menyertai hidup kita di sepanjang hari, segala perkara dapat kita atasi dan lalui, karena,_ _*"...Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan..."*_

    _*(Roma 8:28).*_

    _Itulah sebabnya firman-Nya mengajar kita untuk tetap bersukacita kerana ada pengharapan di dalam Tuhan._

    _Segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan kita ini ada dalam pengawasan dan pemeliharaan Tuhan._

    _Belajarlah selalu mencukupkan diri dengan berkat-berkat yang ada dan tetap bersabar menantikan kuasa Tuhan dinyatakan,_ _*karena segala sesuatu indah pada waktu-Nya.*_

    _Amin_

    _Selamat malam_

    _*TUHAN YESUS MEMBERKATI*_

    1 januari diubah oleh ZEGA376

  • 6 januari

    Renungan Pagi,

    Senin 6 Januari 2019

    SALINAN KEHENDAK ALLAH

    _*"Dalam hatiku aku menyimpan Janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.*_ mazmur 119:11

    Dalam ajaran hukum-Nya yang suci, Allah telah memberikan suatu peraturan yang sempurna untuk kehidupan; dan IA telah menyatakan bahwa sampai akhir masa, hukum ini, tidak berubah satu noktah atau titik, harus mempertahankan tuntutannya kepada umat manusia. Kristus datang untuk membesarkan hukum itu dan menjadikannya patut dihormati. IA menunjukkan bahwa itu didasarkan atas kasih kepada Allah dan kepada manusia, dan penurutan kepada ajarannya meliputi segenap kewajiban manusia. Dalam kehidupan-Nya sendiri IA memberikan suatu teladan tentang penurutan kepada hukum Allah. Dalam khotbah di atas bukit IA menunjukkan bagaimana tuntutan ajaran itu meluas di seberang perbuatan secara luar dan mengetahui pikiran dan niat hati.

    Hukum itu, bila dituruti, memimpin manusia untuk menyangkal “kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi," dan untuk "hidup bijaksana, adii dan beribadah di dalam dunia sekarang ini.” (Tit. 2: 12).Tetapi musuh segala kebenaran telah menalhan dunia ini dan telah memimpin pria dan wanita untuk tidak menurut hukum. Sebagaimana Paulus meramalkan, orang banyak telah berbalik dari kebenaran yang bersahaja dari Firman Allah, dan telah memilih guru-guru yang memberikan kepada mereka perumpamaan-perumpamaan yang mereka senangi. Banyak di antara pekerja-pekerja dan orang banyak menginjak-injak di bawah kaki mereka hukum-hukum Allah. Dengan demikian Khalik semesta alam dihinakan, dan Iblis tertawa dengan kemenangan atas kemajuan tipu muslihatnya.

    Dengan penghinaan kepada hukum Allah bertambahlah kemungkinan untuk tidak menyukai agama, bertambahnya kesombongan, cinta akan kepelesiran, tidak menurut kepada orang tua, dan pemanjaan diri; dan pikiran yang bijaksana di mana-mana sedang bertanya dengan penuh kecemasan. Apakah yang dapat diperbuat untuk memperbaiki kesalahan yang menakutkan ini? Jawabnya terdapat dalam nasihat Paulus kepada Timotius, “Beritakanlah Firman.” Dalam Kitab Suci terdapat satu-satunya prinsip perbuatan yang aman. Hal itu adalah salinan kehendak Allah, suatu ungkapan tentang akal budi Ilahi. Hal itu membuka kepada manusia persoalan-persoalan yang besar dalam kehidupan, dan kepada semua orang yang memperhatikan ajarannya itu akan terbukti sebagai penuntun yang tidak salah, menjaga mereka supaya jangan menyia-nyiakan waktu mereka dalam usaha yang salah.

    Allah telah memberitahukan kehendak-Nya, dan adalah kebodohan bagi manusia untuk meragukan sesuatu yang telah keluar dari bibir-Nya. Sesudah Akal Budi Yang Tak Terhingga berkata, tidak akan ada pertanyaan yang diragukan untuk diselesaikan, tidak akan ada kemungkinan yang diragukan baginya untuk diatur. Semua yang dituntut dari padanya ialah persetujuan yang terus terang dan sungguh-sungguh akan kehendak Allah yang dinyatakan. Penurutan adalah perintah yang tertinggi dari pertimbangan yang sehat sama seperti dalam kata hati.

    -Alfa dan Omega, jld. 7, hlm. 427, 428.

  • 7 januari

    *SELASA, 7 JANUARI 2020*

    *_“Terang Tuhan”_*

    *BE. 739:1-2 _“Lugahon Ma Solumi”_* (Kerjakanlah)

    Lugahon ma, lugahon ma solum na gok galumbang i.

    Mamolus laut na bidang i, sandok lugahon ma.

    *_Lugahon ma, lugahon solumi; salpuhon ma galumbang i._*

    *_Lugahon ma, Tuhanmu donganmi, lugahon ma!_*

    Manatap tu labuan i na dao dope di pasir i.

    Unang mandele rohami, sandok lugahon i.

    *_Lugahon ma, lugahon solumi; salpuhon ma galumbang i._*

    *_Lugahon ma, Tuhanmu donganmi, lugahon ma!_*

    Kerjakanlah dengan tekun mendayung baht’ra hidupmu.

    Walau gelombang menderu menerpa baht’ramu.

    *_Kerjakanlah, mendayung baht’ramu walau gelombang menderu!_*

    *_Percayalah, Tuhan s’lalu bersamamu. Amin!_*

    Memandang pantai masih jauh gemuruh ombak menderu.

    Dan jangan tawar hatimu Tuhan menolongmu.

    *_Kerjakanlah, mendayung baht’ramu walau gelombang menderu!_*

    *_Percayalah, Tuhan s’lalu bersamamu. Amin!_*

    BACAAN PAGI: 1 Raja-raja 10:1-13

    BACAAN MALAM: Efesus 3:14-21

    *Yesaya 2:5*

    *_“Hai kaum keturunan Yakub, mari kita berjalan di dalam terang TUHAN!”_*

    Berjalan di dalam gelap tentunya sangat tidak menyenangkan. Selain sulit dan berbahaya, juga menakutkan. Demikianlah persisnya gambaran yang terjadi menimpa umat Israel tatkala mereka meninggalkan Tuhan dan jatuh pada penyembahan berhala. Segala bentuk kejahatan dan perlakuan dosa lainnya dilakukan oleh semua, tanpa daya untuk melepaskan diri. Karena masing-masing telah saling terkait dan terbelit dalam perbuatan jahat dan jalan yang salah. Pengalaman pahit dan menakutkan mereka alami tanpa terang Tuhan, yang akan berakhir pada kebinasaan dan hukuman Tuhan. Untuk melepaskan diri dari situasi tersebut diperlukan pertolongan Tuhan. Itulah kehadiran pada nabi, seperti halnya Yesaya dalam nas kita hari ini. Tuhan mengutus nabi Yesaya untuk memperingatkan dan menunjukkan jalan keluar dari cengkeraman dosa, yakni: bertobat dan kembali ke jalan Tuhan!

    Memasuki tahun baru 2020 ini kita juga diingatkan oleh firman Tuhan ini. Agar tidak terbelit dalam dosa yang akan mengikat kita, dan membuat kita berjalan dalam kegelapan yang akhirnya dihukum Tuhan sebagaimana bangsa Israel. Kita harus tetap bertumpu pada kebenaran dan berjalan pada jalan Tuhan. Jangan bertumpu pada diri sendiri mau pun orang-orang tertentu, baik oleh karena jabatan dan kedudukannya mau pun oleh kepintarannya mengolah kata meyakinkan orang. Tetapi terutama jangan sampai tersandung pada dosa seksual yang mencemarkan kekudusan hidup. Hiduplah dalam kebenaran dan terang Tuhan, bukan pada kebenaran manusia yang selalu kelabu dan tak menentu. Jangan ragu-ragu akan kebenaran. Bahwa dosa adalah dosa. Tidak soal kecil atau besar, apalagi menurut kondisi. Kebenaran adalah kebenaran, harus menjadi pilihan, apa pun konsekuensinya. Amin! (btps)

    *DOA:* 🙏

    *_“Kami hanya mau berjalan di dalam terang-Mu, ya Tuhan. Hindarkanlah kami dari upaya mencari pembenaran diri. Amin!"_*

  • 7 januari

    Renungan Pagi, Selasa 7 Januari 2020

    RENCANA KESELAMATAN SUDAH DIJELASKAN

    *Ayat Inti: Pengkhotbah 12 : 13*

    _*"Takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang.*_ Pengkhotbah 12:13

    Di dalam Alkitab, seluruh tugas-tugas manusia sudah diatur. Salomo berkata, “Takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang.” *Kehendak Allah dinyatakan di dalam Firman-Nya yang tertulis, dan inilah pengetahuan yang penting itu.* Kebijaksanaan manusia, yang sudah akrab dengan bahasa-bahasa berbagai bangsa, sangat membantu pekerjaan misionaris. Pengertian akan hal adat istiadat rnasyarakat, tempat dan waktu yang tepat, adalah pengetahuan yang praktis; karena akan menolong membuat gambaran-gambaran Alkitab itu jelas, dalam menunjukkan kekuatan pelajaran-pelajaran Kristus; tetapi tidaklah begitu penting untuk mengetahui hal-hal tersebut. Pelancong dapat menemukan jalan kelepasan untuk dijalani, *maka oleh sebab itu tidak ada maaf bagi siapa pun juga yang binasa karena salah mengartikan Alkitab.*

    Di dalam Alkitab, setiap prinsip vital sudah dinyatakan, setiap tugas sudah dijelaskan, setiap kewajiban sudah dibuktikan. Seluruh tugas dari manusia sudah diperhitungkan oleh Sang Penebus. Dia berkata, “Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap pikiranmu Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Di dalam Firman, rencana keselamatan cukup jelas digambarkan. Karunia hidup kekal dijanjikan dengan syarat menaruh iman di dalam Kristus. Kuasa penarikan Roh Kudus ditunjukkan sebagai alat di dalam pekerjaan keselamatan manusia. Upah bagi yang setia, hukuman bagi yang berdosa, seluruhnya sudah dinyatakan secara jelas. *Alkitab berisi pengetahuan tentang keselamatan bagi semua orang yang mau mendengar dan melakukan perkataan-perkataan Kristus.*

    Rasul mengatakan, “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” Alkitab menerangkan dirinya sendiri. Satu pasal terbukti menjadi kunci yang akan membuka pasal yang lain, dan dengan jalan ini terang akan dipancarkan ke atas arti yang tersembunyi dari setiap perkataan. Dengan membandingkan ayat-ayat berlainan mengenai satu topik yang sama, akan menjelaskan artinya dari setiap sudut, dan arti sesungguhnya dari Kitab Suci akan menjadi jelas.

    Tuhan Allah, Pencipta dunia, telah memberikan Injil kepada dunia dengan harga yang tidak terkira. ---Dasar-dasar Pendidikan, hlm. 196, 197.

  • 8 januari

    *KEPUTUSAN TUHAN: HAGAR HARUS DITINDAS OLEH SARA.*

    (bacaan Alkitab Tahunan: PB:Matius 6:1-18. PL: Kejadian pasal 18-19)

    *Kejadian 16:9* (TB)  Lalu kata Malaikat TUHAN itu kepadanya: *"Kembalilah* kepada nyonyamu, *biarkanlah* engkau *ditindas* di bawah kekuasaannya."

    @.  KEMBALILAH dan BIARKANLAH, adalah *dua kata perintah* dari Malaikat TUHAN kepada Hagar.

    Dua perintah ini  *memberikan pesan* kepada kita, bahwa adalah *kehendak* YHWH:

    *1.* Hagar *harus ditindas* oleh Sara.

    *2.* Ismael anak dari Hagar *harus tumbuh dibawah pengaruh* Abraham.

    *3.* YHWH *tidak menjanjikan* untuk mengubah *situasi* Hagar dengan Sarai, tetapi menjanjikan untuk *memberkati anak* laki-lakinya (yaitu, Ismael).

    *4.* Keturunan Hagar (Ismael) *harus selalu "dibawah"* keturunan Sara (Isak).

    @. *Keputusan Tuhan* bahwa keturunan Hagar (yaitu  Ismael) *harus selalu "dibawah"* keturunan Sara (yaitu Isak) juga *berlaku secara rohani*. Artinya keturunan *"rohani  dari Ismael"* akan selalu berada *"dibawah"* keturunan *"rohani dari Isak" (Galatia 4:22-31).*

    -Karena itu, saudara-saudara, *kita bukanlah* anak-anak *hamba perempuan*, melainkan *anak-anak perempuan merdeka.* Yang mewarisi *segala berkat Abraham,* yang adalah *bapak* dari semua orang percaya/beriman.

    Berkat-berkat jasmani *(keuangan, kesehatan, kepandaian dll)*, terlebih lagi berkat-berkat rohani *(hidup kekal dan serupa dengan Kristus)*, PASTI kita terima *melalui* Tuhan Yesus Kristus *(Galatia 3:8,9,14)*.

    *PERCAYALAH!!*  

    *TUHAN YESUS AKAN MEMBUAT PERBEDAAN YANG SANGAT JELAS ANTARA ORANG PERCAYA DENGAN ORANG TIDAK PERCAYA*

  • 11 januari

    Renungan Pagi,

    Sabtu, 11 Januari 2020

    TENAGA KREATIF

    "Oleh Firman TUHAN Iangit telah dijadikan, oleh nafas dari mulut-Nya segaIa tentaranya."Mazmur 33:6

    Tenaga kreatif yang mencipta dunia sehingga terwujud berada dalam Firman Allah. Firman ini memberi kuasa; melahirkan kehidupan. Setiap perintah adalah sebuah janji; yang diterima oleh kemauan, yang diterima ke dalam jiwa, membawa sertanya kehidupan Yang Mahakuasa. Itu mengubah sifat dan mencipta kembali jiwa itu dalam citra Allah.

    Kehidupan yang diberikan seperti itu ditunjang dengan cara yang sama. “Dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah” (Matius 4: 4)* manusia akan hidup.

    Pikiran, jiwa, dibangun oleh apa ia diberi makan; dan terserah pada kita untuk menentukan atas apa ia diberi makan. Adalah dalam kuasa setiap orang untuk memilih topik yang akan memenuhi pikiran dan membentuk tabiat. Kepada setiap manusia yang mendapat kesempatan berhubungan dengan Kitab Suci, Allah berfirman, _“Kutuliskan baginya banyak pengajaran-Ku.” “Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami.”(Hosea 8: 12; Yeremia 33: 3).

    Sabda Allah, sama seperti tabiat Penulisnya, mempersembahkan rahasia yang tidak akan dapat dimengerti sepenuhnya oleh makhluk-makhluk fana. Tetapi Allah telah memberikan bukti yang memuaskan dalam Kitab Suci mengenai kekuasaan Ilahi. Keberadaan-Nya sendiri, tabiat-Nya, kebenaran Firman-Nya, yang ditetapkan oleh kesaksian yang masuk di akal kita; dan kesaksian ini banyak sekali. Memang benar, IA tidak menyingkirkan kemungkinan menjadi ragu-ragu, iman harus bertengger di atas bukti, bukan demonstrasi; *mereka yang berharap akan ragu-ragu memiliki kesempatan jadi ragu-ragu, tetapi mereka yang ingin mengetahui kebenaran memperoleh dasar yang teguh untuk percaya.

    Kita tidak mempunyai alasan untuk meragukan sabda Allah oleh sebab kita tidak dapat memahami rahasia pemeliharaan-Nya. Dalam dunia alamiah kita senantiasa dikelilingi dengan keajaiban di luar kita. Jadi haruskah kita tercengang ketika mendapati bahwa dalam dunia rohaniah juga ada rahasia yang tidak dapat kita pahami? Kesulitannya semata-mata terletak pada kelemahan dan kesempitan pikiran manusia.

    Rahasia-rahasia Alkitab, yang begitu jauh dari argumen terhadapnya, berada di antara bukti-bukti paling kuat tentang ilham Ilahinya. --Seri Membina Keluarga, jld. 3, hlm. 112, 113, 156.

  • 11 januari

    *PERSEMBAHAN PERSEPULUHAN BUKAN  KARENA HUKUM TORAT*

    (bacaan Alkitab tahunan.PB: *Matius 8:18-34*. PL: *Kejadian 27-28*)

    *Kejadian 28:22* (TB)  Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan *selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu."*

    *"akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu"*

    @. Kalimat: *"akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu"*

    Memberikan pemahaman bahwa persembahan PERSEPULUHAN, seperti juga sunat, *jauh lebih dahulu* daripada hukum Torat Musa.

    Karena disini kita dapat  melihat "konsep" persembahan  persepuluhan dalam Kitab *Kejadian 14:20* oleh *Abraham* dan kitab *Kejadian  28:22* oleh *Yakub* ini,  jauh sebelum Musa menerima *hukum Torat*.

    Sepertinya *persembahan  persepuluhan* pada kasus ini menjadi *simbol* untuk apa yang menjadi *hak Allah*, sebagai suatu *tanda* bahwa *semua* yang dimiliki adalah milik-Nya. *Sebab* Abraham dan Yakub *mempersembahkan  persepuluhan karena dorongan hati nuraninya*

    -Akan timbul pertanyaan: *kepada siapa Yakub akan mempersembahkan persepuluhan ini?*.  Karena tidak ada imam atau struktur-struktur di tempat yang terisolasi ini di mana ia bertemu YHWH. Ada banyak kemungkinan tetapi *Kemungkinan terbesarnya  adalah dengan Korban bakaran!*

    @.Allah juga HARUS *dihormati dengan harta milik kita*, dan  Allah juga *harus* mendapatkan apa yang memang menjadi *bagian-Nya* dari semua itu.

    Apabila kita  merasa (melalui hati nurani) *menerima rahmat dari Allah*, maka kita harus berusaha melakukan tindakan-tindakan *khusus* yang menunjukkan rasa syukur kita kepada-Nya *dalam bentuk persembahan dan korban untukNya.*

    -Persembahan sepersepuluh adalah *bagian yang sangat sesuai untuk dipersembahkan kepada Allah dan digunakan untuk pekerjaanNya*.

    Dengan *beragam* keadaan rohani orang percaya, maka persembahan "persepuluhan" itu *bisa "lebih",* karena semua  yang kita miliki adalah mlik Tuhan, sebagaimana Allah *sudah menaruh* melalui kita *(1Korintus  16:2; 2Korintus 9:7).*

    *PERSEMBAHKANLAH PERSEPULUHAN KARENA MEMANG ITULAH MILIK TUHAN, SEPERTI YANG TELAH DICONTOHKAN OLEH BAPAK ORANG PERCAYA, ABRAHAM DAN YAKUB.*

1401 – 1425 dari 1462    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 56  57  58  59  Selanjutnya Kirim tanggapan