Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Fakta alkitab 2

ForumAlkitab

1 – 4 dari 4Kirim tanggapan

  • AGUSTINUS573

    29 Juni 2015

    Adapun fakta unik yang selanjutnya tentang Alkitab yang akan kita pelajari saat ini adalah, bahwa ternyata ada begitu banyak tulisan-tulisan yang kelihatannya seperti firman Tuhan tetapi ternyata tidak benar. Dalam dunia ini, banyak terdapat tulisan-tulisan yang sepertinya berasal dari murid-murid Tuhan Yesus, tetapi ternyata menyesatkan dan bertentangan dengan kitab-kitab yang kemudian diakui sebagai bagian dari Alkitab. Ada begitu banyak Injil yang ditemukan dan ternyata justru menyerang kekristenan, seperti tidak mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan atau mengajarkan bahwa Tuhan Yesus tidak pernah mati di salib dan banyak lagi pandangan yang menyerang kekristenan. Bebrapa diantara kitab-kitab tersebut adalah Injil Barnabas, Injil Thomas dan banyak lagi tulisan-tulisan lain yang bertentangan dengan kitab-kitab yang ada.
    Akibat banyaknya tulisan-tulisan yang menyerang kepercayaan terhadap Tuhan Yesus sebagai Juruselamat, maka dibuatlah suatu pedoman yang menyusun kitab-kitab yang ada yang dapat dipakai menjadi pedoman bagi setiap orang percaya. Penyusunan tersebut disebut dengan kanonisasi Alkitab. Kanonisasi berasal dari kata kanon yang secara umum dapat diartikan daftar atau susunan kitab-kitab yang menjadi standar atau aturan yang bersifat normatif bagi setiap orang yang percaya. Para pendiri gereja mula-mula meyakini bahwa semua kitab yang termasuk dalam kanonisasi Alkitab ini adalah tulisan tulisan yang mengandung otoritas dari Allah karena dianggap sebagai pengilhaman dari Allah sendiri.
    Alkitab (PL dan PB) yang kini kita kenal tidak diperoleh secara sekaligus. Alkitab merupakan kumpulan dari banyak kitab yang ditulis dan disusun secara bertahap dalam kurun waktu sekitar 1500 tahun. Dalam penulisannya, para penulis menggunakan gaya bahasa dan ungkapan yang sesuai adat, kebiasaan, dan jaman mereka masing-masing. PL sebenarnya adalah kitab suci umat Yahudi yang disampaikan, ditulis, dan disimpan dalam waktu kurang lebih 1000 tahun (sekitar 1400 SM sampai 400 SM). Semua ditulis dalam bahasa Ibrani kecuali sebagian kitab Daniel dan sebagian buku Ezra yang ditulis dalam bahasa Aram. Karena masing-masing kitab tersebut berdiri sendiri-sendiri, maka dirasa perlu untuk menyusunnya ke dalam sebuah kitab yang utuh. Proses penyusunan ini disebut Kanonisasi. Kanon adalah kata Yunani yang berasal dari kata qaneh (Ibrani) atau qanu (Babilonia) yang berarti *batang gelagah*.
    Alkitab bisa ada seperti saat ini juga merupakan bagian dari karya Tuhan bagi manusia, dengan maksud agar manusia bisa mengetahui jalan keselamatan yang telah dikerjakan Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus. Allah tetap memelihara firman-Nya dengan tujuan agar semua manusia dapat belajar tentang jalan keselamatan kekal melalui pembacaan Alkitab, sehingga orang-orang dapat membuka hati, menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat pribadi (I Timotius 2:4). Jadi walaupun ada begitu banyak tulisan-tulisan yang menyerang Alkitab, tapi kita percaya bahwa Alkitab adalah satu-satunya otoritas tertinggi dari Allah bagi manusia di dunia ini untuk mempelajari jalan keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus.

    Fakta yang ketiga yang akan langsung kita bahas pada hari ini tentang fakta unik Alkitab adalah bahwa hanya Alkitab satu-satunya yang mengajarkan tentang jalan keselamatan ke Surga dan kepastian keselamatan kekal tersebut bagi setiap orang percaya. Ada banyak agama di dunia ini, yang mengaku memiliki kitab suci mereka masing-masing. Akan tetapi kitab suci mereka hanya mengajarkan bagaimana kehidupan praktis manusia dalam hubungannya dengan tuhan mereka dan bagaimana hubungan antar sesama manusia. Tidak ada satupun dari ajaran tersebut yang secara detail mengajarkan bagaimana memperoleh kepastian keselamatan kekal, selain apa yang diajarkan dalam Alkitab. Agama lain hanya mengajarkan bagaimana manusia harus berusaha dengan usahanya sendiri untuk memperoleh keselamatan kekal, baik itu melalui perbuatan baik, peribadatan yang rutin bahkan melalui pengorbanan demi membela agama mereka. Walaupun mereka semua telah melakukan hal tersebut, tetapi anehnya adalah mereka tidak dapat memastikan bahwa mereka dapat memiliki keselamatan kekal di Surga, karena semua agama tersebut hanya mengajarkan sesuatu yang mudah-mudahan, sehingga setiap pemeluk agama tersebut hidup dalam suatu ketidakpastian. Akibatnya adalah para penganut agama yang lain sedang berjalan menuju kebinasaan (Amsal 14:12; 16:25).
    Semua ini sangat berbeda dengan kekristenan, karena Alkitab secara tegas mengatakan bahwa Allah telah menyediakan keselamatan kekal bagi manusia, yang dianugerahkan kepada setiap orang yang percaya, menerima Tuhan Yesus secara pribadi (Yohanes 3:15-16; 6:47). Karya penyelamatan Allah telah dikerjakan dengan sempurna di dalam Tuhan Yesus, yang telah menjadi manusia untuk menanggung semua dosa manusia di kayu salib, agar manusia dapat dibenarkan di hadapan Allah (II Korintus 5:21). Itulah sebabnya hanya di dalam Alkitab saja yang dengan jelas menunjukkan sosok penyelamat, yaitu Tuhan Yesus (Yohanes 14:6; Kisah Para Rasul 4:12). Alkitab telah menjelaskan bahwa keselamatan kekal di Surga hanya ada di dalam Tuhan Yesus dan barangsiapa yang percaya kepadanya atau memiliki iman yang benar pasti diselamatkan (Roma 10:17; II Timotius 3:15). Janji keselamatan Allah tersebut telah dimateraikan dengan Roh Kudus yang akan mendiami hati setiap orang yang telah menjadi percaya (Efesus 1:13-14).
    Akan tetapi, ternyata banyak orang beragama kristen yang sebenarnya menjadi pengikut agama lain secara keyakinannya, sebab banyak orang yang beragama kristen yang belum memiliki keyakinan akan kepastian keselamatan kekal di Surga. Mereka beranggapan sama seperti penganut agama lain yang mengatakan bahwa keselamatan kekal itu harus diusahakan secara pribadi oleh setiap orang dan mudah-mudahan jika baik dapat memperoleh keselamatan. Hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman orang-orang yang beragama kristen tentang Alkitab itu sendiri, sehingga mereka tidak menyadari bahwa Tuhan Yesus telah berkorban di kayu salib untuk menebus mereka dari hukuman kekal dosa di Neraka. Mereka hanya menjalankan rutinitas keagamaan tanpa memiliki pengertian yang benar (Roma 10:1-3). Alkitab dengan tegas mengajarkan bahwa bukan agama yang menyelamatkan manusia, tetapi hanya iman di dalam Tuhan Yesus yang memberikan kepastian keselamatan kekal bagi manusia.
    Kekristenan yang benar menurut Alkitab adalah orang yang telah membuka hati, menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat pribadinya. Orang percaya kepada Tuhan Yesus saja yang dapat disebut sebagai orang kristen yang benar, selain itu tidak dapat disebut sebagai kristen, walaupun mereka beragama kristen. Oleh karena itu, melalui ajaran dari Alkitab, anda diingatkan untuk mengecek kebaradan anda, apakah telah menjadi kristen yang benar atau hanya sekedar beragama kristen? Jika anda mau menjadi orang kristen yang benar, berdoalah secara pribadi kepada Tuhan Yesus, bukalah hatimu, terima Dia sebagai Juruselamat pribadimu, maka anda akan mendapatkan jaminan keselamatan kekal ke Surga.
    Sekian.. Tuhan Yesus memberkati

  • 29 Juni 2015

    Mungkin ada baiknya, cukup di kasih linknya saja bro. Ini forum diskusi, jika Anda kasih faktanya saja bagaimana kita mau berdiskusi :)

    Tapi terimakasih atas informasinya. GBU

  • AGUSTINUS573

    29 Juni 2015

    hahaha thanks kk donny, soalnya ini pertama kali sy masuk forum kyk gini..:D

    soal linknya sy sndiri udah lupa.. krena ini tulisan lama sih...

    Jesus bless u sir :D

  • RAMSI380

    29 Juni 2015

    573 : :up:

1 – 4 dari 4Kirim tanggapan