Komunitas Bisnis Kristen
-
30 Januari 2025
Kegiatan Saya saat ini jadi agen Bus AKAP dan Travel Sumatera - Jawa.
Mana tau ada Saudara/i seiman yang akan bepergian naik Bus dari Pekanbaru ke Jawa - Bali - Lombok, atau Pekanbaru - Pematang Siantar - Medan - Toba - Sibolga - Pasaman, bolehlah dihubungi Saya.
Kegiatan pelayanan ini sudah lima tahun Saya tekuni. Belum dapat Jodoh atau sahabat, dapat Penumpang dari JK pun jadilah 😂
30 Januari 2025 diubah oleh RYIU200
-
18 Februari 2025
Syalom semuanya...
Aku mau ajak kita semua ikut Acara Asean Mission Camp yang di adakan di bogor tanggal 2-5 April 2025
ini acara anak-anak muda Se ASEAN akan datang ke Indonesia.
Jadi dari beberapa Negara ( Thailand,korean, china, malasya, Singapore, India dan banyak lagi) Khudus anak-anak mudanya akan datang ke indonesia.
Puji Tuhan Indonesia akan menjadi tuan rumah untuk acara ini.
Ini acaranya bagus banget, krn pembicaranya adalah misionaris yang melayani di bangsa-bangsa
yang mau tanya2 dan minat mungkin boleh ke akun aku ya.
Trimakasih🙏
-
21 Februari 2025
Sudah ketemu belum usaha nya?kalo mau buka kopi kekinian mau ga?
RIDHO359 tulis:
yuk kita kopdar..
sapa tau di antara kita bisa kolaborasi / ada yg cocok jadi :
1. Pemodal
2. Pekerja / yg menjalankan bisnisnya
3. Reseller
dan lainnya
sy akan bantu sediakan fasilitasnya
berupa ruangan ac, wifi, infokus, speaker.
waktu dan tempat silahkan di musyawarahkan :)
21 Februari 2025 diubah oleh JODOHKRISTEN
-
21 Februari 2025
Mungkin ada Bro/ sista yg dari NTT yg mempunyai usaha di komoditas pertanian....seperti kemiri, mente dan bisa ngirim ke Surabaya.
Bisa kirim pesan
....barangkali bisa cocok di harga
Yaaah tentu test ombak dulu....untuk melihat kualitas barangnya -
8 Agustus 2025
Enterpreneur yg udh scaling up.. show up disini.. bagi pengalamanmu.. atau mungkin konsep profesional mu.. mungkin bermanfaat bagi yg lain..

-
29 Januari
yg doyan beli jual aksesoris cewek n domisili nya di sekitaran Arion Mall (Rawamangun, Jaktim) bisa mampir ke toko Tiramisu di lantai 1 ya
kata Mbak penjaga toko nya.. toko itu mo tutup.. so semua barang di-diskon 70% (promo s/d Sabtu 31Jan2026)
ada bando, jepitan, kuncir rambut, pouch make up, kuteks, hiasan dinding, dll
per tadi sore pas gk sengaja mampir ke situ.. barang2nya msh byk ya..
so lumayan nih.. bwt dijual lg
-
30 Januari
Ikutan ❤️
-
30 Januari
Mungkin ada yang kerja di kantor kementrian kelautan dan perikanan atau ada yang kerja sekitaran KKP.. Mungkin kalau jam makan siang.. Bisa mampir kali.. Ke gedung mina bahari 2 atau gmb 2..bilang aja mau ke kantin sehat wing timur no T5 ya :)
-
2 Mei
SERGY895 tulis:
Mungkin ada Bro/ sista yg dari NTT yg mempunyai usaha di komoditas pertanian....seperti kemiri, mente dan bisa ngirim ke Surabaya.
Bisa kirim pesan
....barangkali bisa cocok di hargaYaaah tentu test ombak dulu....untuk melihat kualitas barangnya
Shlom pa, Salken
Kulit kemiri apa benar di butuhkan
-
2 Mei
saya butuh printer 3D, ada yang bisa bantu?? saya ingin buka usaha print 3D
-
29 Agustus
copas
Cerita mahasiswa Indonesia yang belajar “Membuat Gurun Bertani” di Israel!
>> tulisan Sigit Rahardjo <<
💚💚 peluang bagus utk yg tertarik 💚💚
Di tengah perhatian publik yang sempat memanas, ratusan mahasiswa pertanian Indonesia—banyak di antaranya dari Nusa Tenggara Timur, termasuk dari STIPER Flores Bajawa—memilih jalur yang tak biasa. Mereka mengikuti program magang berbasis work-study di Arava International Center for Agricultural Training (AICAT), pusat pelatihan pertanian di kawasan Arava, Gurun Negev, Israel...
Meskipun Indonesia dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik resmi, program ini sudah berjalan sejak 2014 melalui kerja sama akademis dan swasta. Fokus utamanya jelas: teknologi pertanian lahan kering. Para peserta dilatih secara intensif tentang irigasi tetes (drip irrigation), otomatisasi, pengelolaan air terbatas, dan praktik budidaya di tanah yang sangat gersang—ilmu yang sangat relevan dengan kondisi banyak wilayah di Indonesia bagian timur.
Bagaimana mereka bisa masuk?
Karena tidak ada hubungan diplomatik, visa tidak ditempel langsung di paspor Indonesia. Peserta menggunakan visa lembaran terpisah dan masuk ke Israel melalui perbatasan darat dari Yordania. Secara administrasi, perjalanan mereka tercatat menuju Yordania terlebih dahulu.
Program berdurasi 11 bulan ini menggunakan skema work-study. Biaya awal penerbangan dan akomodasi ditanggung AICAT bersama yayasan penghubung. Setelah tiba, mahasiswa bekerja lima hari seminggu di lahan petani lokal (termasuk di sekitar kawasan Tel Aviv/Arava). Penghasilan mereka dipotong secara otomatis untuk mencicil biaya program, sementara sisanya menjadi uang saku.
Hingga kini, estimasi jumlah mahasiswa Indonesia yang pernah mengikuti program ini berkisar antara 700 hingga lebih dari 1.000 orang. Angka ini menunjukkan bahwa minat terhadap teknologi pertanian modern lahan kering cukup tinggi, terutama dari daerah yang menghadapi tantangan air dan iklim mirip Negev.
Pemerintah Indonesia tetap konsisten menyatakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Program ini sendiri berlangsung di luar jalur resmi pemerintah dan tidak melibatkan Kementerian Luar Negeri. Dari sisi penyelenggara di Israel, materi yang diberikan menekankan aspek teknis pertanian dan transfer teknologi, bukan agenda politik.
Bagi banyak peserta, pengalaman ini menjadi kesempatan langsung menyaksikan bagaimana negara dengan lahan kering ekstrem mampu mengembangkan pertanian berteknologi tinggi. Ilmu yang dibawa pulang—khususnya soal efisiensi air dan irigasi tetes—diharapkan bisa diadaptasi di daerah asal mereka yang menghadapi tantangan serupa.
Program ini tetap menjadi salah satu contoh kerja sama masyarakat-ke-masyarakat di bidang pertanian, meski berlangsung di tengah isu geopolitik yang sensitif...
29 Agustus diubah oleh LIYA574
