Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Renungan Harian

Forum • Alkitab

1 – 1 dari 1Topik ditutup

  • JODOHKRISTEN

    9 jam yang lalu

    TAK SELAMANYA DIAM

    Diterbitkan hari Selasa, 20 Oktober 2026

    Ditulis oleh Samuel Yudi Susanto

    Baca: NAHUM 1

    Tuhan itu panjang sabar dan besar kuasa-Nya, tetapi sekali-kali Ia tidak membebaskan orang bersalah dari hukuman. Tuhan berjalan dalam puting beliung dan badai, dan awan adalah debu kaki-Nya. (Nahum 1:3)

    Bacaan Alkitab Setahun:
    Markus 12-13

    Banyak orang mengira jika diamnya Tuhan berarti Ia tidak bertindak. Ketika kejahatan tampak dibiarkan, ketika ketidakadilan terus terjadi, acapkali muncul pertanyaan, “Apakah Tuhan peduli?” Kita pun kadang memikirkan pertanyaan yang sama. Pada zaman Nabi Nahum, misalnya, bangsa Asyur, khususnya Niniwe, hidup dalam kekerasan dan kesombongan. Mereka menindas bangsa lain, termasuk umat Tuhan. Namun, mengapa Tuhan seolah membiarkan keadaan itu?

    Nahum membawa pesan bahwa Tuhan itu panjang sabar, tetapi tidak sekali-kali membebaskan orang yang bersalah. Ada dua sisi karakter Tuhan yang Nahum coba tunjukkan, yaitu kesabaran dan keadilan. Tuhan bukanlah pribadi yang mudah murka, Ia memberi waktu. Ia menunggu. Ia membuka kesempatan untuk bertobat. Jadi, kesabaran Tuhan bukan berarti Ia diam dan menutup mata.

    Sejujurnya, kita kerap salah memahami kesabaran Tuhan. Lalu kita merasa aman sekalipun hidup dalam dosa karena merasa Tuhan tidak akan bertindak. Di sisi lain, saat kita menjadi korban ketidakadilan, kita mudah kehilangan harapan karena Tuhan tampak diam. Namun, Nahum mengingatkan bahwa sejatinya Tuhan tidak pernah abai. Ia melihat, Ia menilai. Dan pada waktunya, Ia bertindak dengan adil.

    Kita pun akhirnya belajar memahami bahwa bagi orang yang hidup dalam kebenaran, ini adalah penghiburan. Kita tidak perlu membalas kejahatan dengan kejahatan. Tuhan sendiri adalah hakim yang adil. Namun, bagi kita, ini juga menjadi peringatan: jangan bermain-main dengan dosa hanya karena menganggap Tuhan masih diam.

    —SYS/www.renunganharian.net

    KESABARAN TUHAN ADALAH KESEMPATAN UNTUK BERUBAH DAN BERTOBAT,
    BUKAN ALASAN UNTUK MENUNDA

    Sumber : www.renunganharian.net/2021-20 ... manya-diam.html

    Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
    Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
    Rek. BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Pelayanan Gloria

1 – 1 dari 1Topik ditutup