Renungan Harian
-
7 jam yang lalu
NYAMAN TAPI TIDAK PEDULI
Diterbitkan hari Selasa, 13 Oktober 2026Ditulis oleh Samuel Yudi Susanto
Baca: AMOS 6"... yang minum anggur dari bokor, dan beroleskan minyak yang paling baik, tetapi tidak berduka atas hancurnya keturunan Yusuf!" (Amos 6:6)
Bacaan Alkitab Setahun:
Matius 26Ada seorang pria begitu sibuk dengan pekerjaannya. Setiap hari ia berangkat pagi, pulang malam, dan tetap rutin melayani ibadah di gerejanya. Dalam kesibukan itu, ia mulai kehilangan waktu bersama keluarga, kehidupan anak mulai terabaikan, dan relasi dengan tetangga di sekitar rumah pun mulai renggang. Anehnya, ia tetap menjalani hidup seperti biasa karena merasa semuanya baik-baik saja. Hingga suatu hari ia menyadari bahwa di balik rutinitas kesibukan itu hatinya sudah tidak benar-benar peduli pada apa yang terjadi di sekitarnya.
Tuhan menegur umat-Nya yang saat itu hidup dengan nyaman dan menikmati kemakmuran. Mereka makan enak, berpesta, bernyanyi, dan merasa aman. Namun, Tuhan melihat sesuatu yang berbeda. Mereka tidak lagi peduli pada kehancuran bangsanya sendiri. Hati mereka tumpul terhadap penderitaan sesama dan kerusakan rohani yang sedang terjadi. Mereka masih tampak beribadah, tetapi di sisi lain telah kehilangan belas kasih.
Bisa jadi kita pun sedang mengalami hal sama. Kita merasa hidup baik-baik saja karena kebutuhan terpenuhi dan aktivitas rohani tetap berjalan. Namun, apakah hati kita masih memiliki kepekaan? Bagaimana keadaan keluarga kita? Apakah kita masih peduli ketika melihat orang lain terluka? Apakah kita masih memiliki waktu untuk mendengar, menolong, dan berdoa bagi sesama? Karena Tuhan tidak mencari kehidupan yang terlihat rohani di luar saja, Dia rindu menemukan hati yang hidup, lembut, dan penuh kasih.
IMAN YANG SEHAT BUKAN HANYA RAJIN DATANG BERIBADAH,
TETAPI JUGA MAU HADIR BAGI ORANG LAIN DENGAN KASIH YANG NYATASumber : www.renunganharian.net/2021-20 ... dak-peduli.html
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Pelayanan Gloria
