Renungan Harian
-
5 jam yang lalu
KEPENTINGAN ABADI
Diterbitkan hari Rabu, 21 Oktober 2026Ditulis oleh Endang B. Lestari
Baca: LUKAS 23:1-12Pada hari itu juga bersahabatlah Herodes dan Pilatus; sebelum itu mereka bermusuhan. (Lukas 23:12)
Bacaan Alkitab Setahun:
Markus 14Apa yang terjadi jika dua orang yang bermusuhan memiliki kepentingan yang sama? Ingin menghancurkan musuh yang sama, misalnya. Mereka dengan mudahnya berdamai dan bekerja sama, menggalang kekuatan sehingga dapat melumpuhkan musuh itu. Namun, apakah perdamaian mereka dapat berlangsung lama? Belum tentu. Tergantung kepentingan berikutnya. Sebab, dalam dunia politik tidak pernah ada kawan sejati, yang ada hanyalah kepentingan abadi.
Pilatus adalah seorang gubernur Yudea. Ia merupakan perpanjangan tangan kekaisaran Romawi atas Israel sebagai bangsa jajahannya. Sementara Herodes adalah raja wilayah Galilea, pemimpin orang Yahudi. Pilatus dan Herodes bermusuhan. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah karena Pilatus menyembelih orang-orang Galilea untuk dipersembahkan kepada dewa-dewanya (Luk. 13:1). Namun, saat Pilatus mengirim Yesus kepada Herodes, hal itu dipandangnya sebagai kebaikan. Sebab, Herodes sudah sangat lama ingin bertemu Yesus. Terlebih, keduanya sepakat tidak membebaskan Yesus sekalipun sama-sama menyatakan Yesus tidak bersalah. Tujuannya, supaya tetap mendapat dukungan rakyat. Hal itu ternyata mampu membuat mereka mengakhiri permusuhan.
Apakah prinsip Pilatus dan Herodes juga hidup dalam diri kita? Semoga tidak. Sebab kepentingan abadi setiap pengikut Kristus adalah memuliakan Allah. Dengan demikian setiap persahabatan yang kita jalin semestinya didasari ketaatan kepada Tuhan. Dalam kebenaran, kasih, dan ketulusan. Bukan semata-mata kepentingan dan keuntungan yang dibungkus kebaikan.
IKATLAH PERSAHABATAN MENGGUNAKAN KASIH TUHAN.
JALANILAH DALAM KEBENARAN SEBAGAI WUJUD KETAATAN.Sumber : www.renunganharian.net/2021-20 ... ngan-abadi.html
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Pelayanan Gloria
