Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Renungan Harian

ForumAlkitab

1 – 3 dari 3Topik ditutup

  • JODOHKRISTEN

    15 Juli 2018

    Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup. (1 Yohanes 2:6)

    i.pinimg.com/564x/24/71/0a/24710a8f930c0b6e4a85d8fd7a6975cd.jpg

  • JODOHKRISTEN

    Kemarin pukul 8:58

    BERANI MENEGUR

    Diterbitkan hari Kamis, 29 Juli 2021


    Ditulis oleh Endang B. Lestari

    Baca: 1 KORINTUS 13

    "Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran". (1 Korintus 13:6)

    Bacaan Alkitab Setahun:
    Pengkhotbah 9-12

    Mengasihi berarti tidak suka menyakiti atau melukai hati. Mengasihi berarti tidak mengharapkan sesuatu yang buruk menimpa, terlebih berkeinginan untuk melukai atau menyakiti. Mengasihi berarti tidak senang melakukan kekacauan dan kejahatan, terlebih menyimpan dendam. Mengasihi berarti tidak suka berburuk sangka tanpa disertai bukti yang jelas. Mengasihi berarti tidak bersukacita atas kesalahan dan kegagalan orang lain. Mengasihi juga berarti menutupi dosa, bukan malah menyebarluaskan atau mengumumkan kesalahan orang.

    Kasih, yang sepintas hanya terdiri dari lima huruf ini, ternyata mencakup makna yang sangat luas. Karena itu bukan perkara mudah untuk menyatakan kasih yang murni. Salah satunya adalah ketika kita harus menutupi dosa atas dasar kasih. Menutupi kesalahan bukan berarti diam, atau berpura-pura tidak mengetahui kesalahan/dosa orang lain. Mengingat kasih tidak bersukacita atas kejahatan maka mengasihi berarti menyatakan kepedulian dalam wujud menegur dosa, untuk membawa kepada pertobatan.

    Memberi teguran memang berisiko. Ada kemungkinan terjadi perselisihan karena kasih yang kita nyatakan disalahpahami. Bukankah tidak sedikit orang yang enggan menerima nasihat, sekalipun hal itu menyelamatkan dan membangun? Meski demikian, jangan sampai hal ini menghentikan penyataan kasih kita. Apalagi jika kita takut menegur karena mencari aman: agar tidak diusik ketika melakukan dosa. Bukankah baik saling menegur dalam kasih? Bukan karena rasa benci, ingin menjatuhkan atau menghancurkan!

    —EBL/www.renunganharian.net

    LEBIH BAIK TEGURAN YANG NYATA-NYATA
    DARI PADA KASIH YANG TERSEMBUNYI.—Amsal 27:5

    Sumber : www.renunganharian.net/2021/14 ... ni-menegur.html

    Anda diberkati melalui Renungan Harian?

    Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
    Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

  • JODOHKRISTEN

    15 jam yang lalu

    PIKIRAN YANG BAIK

    Diterbitkan hari Jum'at, 30 Juli 2021

    Ditulis oleh Richard Tri Gunadi

    Baca: FILIPI 4:2-9

    Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia. (Amsal 12:25)

    Bacaan Alkitab Setahun:
    Kidung Agung 1-4

    Saat kita khawatir dan mengeluh tentang apa yang tidak kita punya, apa kata orang tentang kita, masalah tertentu yang makin rumit, kita stres dan takut. Saya pernah mengalami itu. Saya khawatir kehilangan pekerjaan karena penjualan sepi, saya takut tidak bisa membayar cicilan rumah, saya takut terkena Covid-19.

    Kita khawatir, takut, atau stres, itu terjadi karena kita mengandalkan diri sendiri dan tidak memercayai Allah. Firman Tuhan mengajarkan, “Janganlah hendaknya kamu khawatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus” (ay. 6-7). Salah satu cara mengukur seberapa kita memercayai Tuhan adalah dengan merenungkan tingkat kepuasan dan kecukupan diri kita. Jika saya percaya Tuhan, saya akan berpikir baik sehingga mengeluarkan perkataan yang baik. Kita percaya bahwa setiap masalah pasti ada solusinya. Kita tetap mampu bersukacita dan merasakan damai sejahtera dari Allah meski harus bergumul dengan beberapa masalah, dan ada harapan yang belum tercapai.

    Saat kita fokus kepada Tuhan, kita mendapatkan damai sejahtera Allah, kita tidak khawatir menghadapi berbagai masalah. Ada banyak masalah yang memang tidak mampu kita selesaikan dengan kekuatan diri sendiri, tapi bisa diselesaikan karena campur tangan Tuhan. Pikirkanlah segala sesuatu yang baik, maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai hidup kita.

    —RTG/www.renunganharian.net

    SAAT KITA FOKUS KE TUHAN, KITA MENDAPATKAN DAMAI SEJAHTERA ALLAH

    Sumber : www.renunganharian.net/2021/14 ... ni-menegur.html

    Anda diberkati melalui Renungan Harian?

    Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
    Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

1 – 3 dari 3Topik ditutup