Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Renungan Harian

ForumAlkitab

1 – 2 dari 2Topik ditutup

  • JODOHKRISTEN

    15 Juli 2018

    Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup. (1 Yohanes 2:6)

    i.pinimg.com/564x/24/71/0a/24710a8f930c0b6e4a85d8fd7a6975cd.jpg

  • JODOHKRISTEN

    14 jam yang lalu

    SALAH PERSEPSI

    Diterbitkan hari Sabtu, 02 Juli 2022

    Ditulis oleh Endang B. Lestari

    Baca: MARKUS 8:31-38

    Lalu berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia menegur Petrus dengan keras, “Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (Markus 8:33)

    Bacaan Alkitab Setahun:
    Mazmur 40-45

    “Bersama Tuhan, kita pasti bisa!” Slogan ini sering dijadikan penyemangat dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Mulai dari pergumulan anak-anak dalam menempuh studi, masalah relasi, ekonomi, dunia kerja serta rumah tangga. Namun tidak jarang mereka justru kecewa karenanya. Sebab pertolongan Tuhan tak kunjung datang sebagaimana harapan mereka. Mereka tetap harus berjerih lelah, bahkan mengalami banyak sandungan dalam memperjuangkan harapannya.

    Kristus telah memberitahukan kepada para murid bahwa Ia harus menanggung banyak penderitaan. Meski berhasil menghindarkan para murid dari kesalahpahaman yang menganggap Mesias adalah raja duniawi, para murid masih percaya Yesus akan tampil dalam kebesaran dan keagungan, serta memulihkan kerajaan Israel. Pemahaman inilah yang menjadi dasar Petrus dalam menegur Yesus ketika Ia memberitahukan lebih rinci mengenai penderitaan yang akan ditanggung-Nya. Sayang, bukannya dipuji karena tampak sangat mengasihi Yesus, Petrus justru mendapat teguran. Alasannya? Pemikiran Petrus melenceng dari maksud dan kehendak Bapa atas pengutusan Yesus.

    Banyak orang lebih senang mengenal Yesus sebagai Tuhan yang menyelesaikan kesulitan dan memenuhi setiap kebutuhan hidup. Padahal kedatangan Yesus adalah untuk menyelesaikan masalah mendasar manusia, yakni dosa. Bagaimana dengan pemahaman kita? Semoga kita tidak seperti Petrus yang berjalan dengan pemahaman sendiri, melainkan menempatkan Yesus sebagai Mesias sebagaimana maksud dan kehendak Bapa dalam mengutus-Nya.

    —EBL/www.renunganharian.net

    PANDANG YESUS SEBAGAIMANA MAKSUD ALLAH MENGUTUS-NYA,
    SUPAYA KITA TIDAK DIKECEWAKAN OLEH PEMAHAMAN YANG KELIRU

    Sumber : renunganharian.net/2022/158-juli/4093-salah-persepsi.html

    Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
    Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
    Rek. BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Pelayanan Gloria

1 – 2 dari 2Topik ditutup