Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Renungan Harian

ForumAlkitab

1 – 3 dari 3Topik ditutup

  • JODOHKRISTEN

    15 juli

    Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup. (1 Yohanes 2:6)

    i.pinimg.com/564x/24/71/0a/24710a8f930c0b6e4a85d8fd7a6975cd.jpg

  • JODOHKRISTEN

    23 jam yang lalu

    KASIH MENYEMBUHKAN

    Diterbitkan hari Rabu, 12 Desember 2018

    Ditulis oleh Arie Saptaji

    Baca: Roma 2:1-10

    Apakah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan- Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati- Nya? Tidak tahukah engkau bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan? (Roma 2:4)

    Bacaan Alkitab Setahun:
    Ibrani 1-4

    Seorang anak panti asuhan biasa mencuri barang dan menyembunyikannya di lacinya. Kepala panti menegurnya, tetapi kebiasaan buruk itu tak juga berhenti. Ia lalu mencoba sejumlah cara mendisiplinkan yang lain. Anak itu tetap saja suka mencuri.

    “Mungkin anak itu mencuri sebagai kompensasi karena tidak mengalami kasih sayang orangtua,” kata salah seorang petugas panti. “Mari kita curahkan kasih sayang kita kepadanya.”

    Dengan berbagai cara, para petugas panti menyatakan kepada anak itu bahwa mereka sungguh-sungguh menyayanginya. Tidak lama kemudian, perubahan pun terjadi! Anak itu tidak lagi mencuri.

    Kasih ternyata berdaya sembuh dan memotivasi seseorang berubah menjadi baik. Paulus menunjukkan prinsip tersebut: bahwa kemurahan Allah, kasih dan kebaikan-Nya, menuntun kita untuk berpaling dari dosa dan berbalik mengikuti Dia. Dosa terjadi ketika manusia meragukan kebaikan Allah (bdk. Kej. 3:1-6). Karena itu, Paulus mendorong jemaat di Roma untuk mengetahui kemurahan-Nya, kesabaran-Nya, dan kelapangan hati-Nya. Mengetahui dengan sungguh-sungguh, tidak meremehkannya. Kebaikan-Nya tidak akan memaksa atau menyeret mereka, melainkan menuntun mereka dengan lemah lembut (bdk. Hos. 11:4; Yer. 31:3), memberi ruang bagi mereka untuk mempertimbangkannya sebelum mengambil keputusan.

    Mungkin ada kebiasaan berdosa yang hendak kita tinggalkan? Kita dapat menerapkan resep Paulus: tidak menganggap sepi, tetapi sungguh-sungguh menyadari kebaikan Allah.

    —ARS/www.renunganharian.net

    KASIH ALLAH YANG KEKAL MAMPU MENDATANGKAN
    PERUBAHAN HIDUP YANG KEKAL PULA

    Sumber: www.renunganharian.net/2018/11 ... nyembuhkan.html

    Anda diberkati melalui Renungan Harian?
    Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
    Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

  • JODOHKRISTEN

    15 jam yang lalu

    KETIKA YESUS DIINTERUPSI

    Diterbitkan hari Kamis, 13 Desember 2018

    Ditulis oleh Go Hok Jin

    Baca: Matius 19:13-15

    Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan- Nya di atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. (Matius 19:13)

    Bacaan Alkitab Setahun:
    Ibrani 5-7

    Dalam ibadah, sementara khotbah sedang berlangsung, mendadak seorang anak kecil berlari menuju ke arah mimbar. Semua mata pun tertuju ke arah mimbar karena penasaran dengan apa yang akan dilakukan oleh gembala gereja tersebut. Jemaat menyangka gembala gereja akan marah, tetapi dugaan mereka meleset. Setelah memberi kode kepada para pengerja gereja agar mereka tetap di tempat, si gembala dengan tenang menghampiri anak kecil itu, mengusap kepalanya, lalu menuntunnya menuju orangtuanya yang terlihat berjalan ke mimbar untuk menjemput anaknya. Setelah keadaan terkendali, barulah si gembala meneruskan khotbahnya, seolah interupsi dari anak kecil tadi tak pernah terjadi.

    Yesus pun pernah menerima interupsi dari anak-anak kecil, sementara Ia sedang mengajar. Melihat adanya gangguan kepada Guru mereka, para murid segera merespons dengan memarahi orang-orang yang ingin membawa anak-anak kecil itu kepada Yesus. Apakah Yesus juga marah karena merasa terganggu? Ternyata tidak! Yesus dengan sabar menerima anak-anak itu, lalu menumpangkan tangan-Nya untuk memberkati mereka. Yesus pun menghargai upaya orang-orang yang membawa anak-anak kecil itu (ay. 14). Benar-benar sebuah teladan yang luar biasa dari Yesus menanggapi situasi yang tak terduga.

    Bagaimana respons kita selama ini ketika ada situasi tak terduga yang menginterupsi aktivitas kita? Apakah kita cenderung marah atau mampu merespons dengan penuh kesabaran? Sebagai pengikut Kristus, hendaknya kita dapat senantiasa mengikuti teladan-Nya.

    —GHJ/www.renunganharian.net

    INTERUPSI TERKADANG DIPAKAI ALLAH UNTUK MENGUJI
    DAN MELATIH PENGUASAAN DIRI DARI UMAT-NYA

    Sumber: www.renunganharian.net/2018/11 ... iinterupsi.html

    Anda diberkati melalui Renungan Harian?
    Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
    Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria

1 – 3 dari 3Topik ditutup