Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Apa arti mahar / sinamot(batak) bagi para wanita dan Pria JK?

ForumGaya hidup Kristen

226 – 250 dari 513    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 9  10  11 ... 21  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • PUTRA782

    9 Maret 2017

    Coba di nego saja dulu sprt kata para boru yg telah puluhan atau bhkn ratusan kali telah mndengar baik scr lgsng ataupun tdk lgsng proses negosiasi menuju mufakat bagi ke2 belah pihak yg akan bersatu.

    CHRISTIAN701 tulis:

    kalau sinamot bisa sistem menyicil atau dengan DP/ Down Payment, ngga?

    9 Maret 2017 diubah oleh PUTRA782

  • CIEDIE549

    9 Maret 2017

    #Trending topic; SINAMOT KENAPA MAHAL?

  • DEWJ701

    9 Maret 2017

    Karena boru ni raja mahal hehehe ;)

    Apalagi katanya kan diliat dr pendidikan dan pekerjaan si wanita kan.

  • CARROLUS795

    9 Maret 2017

    Bro sis ini udah 2017 ...ada budaya tradisi yg masih terpakai dan emang harus di aplikasikan dalam hidup sehari2 karena tradisi tsb selalu up to date dan ada budaya yg harus di tinggal kan karena sudah lekang di makan Zaman...logika nya untuk nikah tidak perlu A b c dan Z ....yang penting saling cinta,  click dan punya masa depan yg jelas,  masalah pesta nikah, mahar dll tidak usah di ribet kan...tetanggaku pesta ratusan juta...3 thn kemudian cerai...teman ku nikah cuma tumpengan nggak pake mahar dan sangat sederhana ehhh malah langgeng dan sukses udah 20 tahun nikah.... nah aku belum nikah nikah hehehe ini bukti nya masih di JK

  • PUTRA782

    9 Maret 2017

    Waduh.. Semangat vroh Carrolus, sesama anggota JK kita ini.. Iy .. JK = Jejaka Kekinian.. Nge he3

  • CIEDIE549

    9 Maret 2017

    yg nikah dgn pesta besar dan 3 thn cerai, itu gak balik modal dunk ya

    semoga modal buat pesta bukan hasil ngutang tuh , kasihan kalo hasil ngutuang. Utang belum lunas tp sdh bercerai #Nyesek

    :-)

    CARROLUS795 tulis:

    Bro sis ini udah 2017 ...ada budaya tradisi yg masih terpakai dan emang harus di aplikasikan dalam hidup sehari2 karena tradisi tsb selalu up to date dan ada budaya yg harus di tinggal kan karena sudah lekang di makan Zaman...logika nya untuk nikah tidak perlu A b c dan Z ....yang penting saling cinta,  click dan punya masa depan yg jelas,  masalah pesta nikah, mahar dll tidak usah di ribet kan...tetanggaku pesta ratusan juta...3 thn kemudian cerai...teman ku nikah cuma tumpengan nggak pake mahar dan sangat sederhana ehhh malah langgeng dan sukses udah 20 tahun nikah.... nah aku belum nikah nikah hehehe ini bukti nya masih di JK

  • 9 Maret 2017

    Hihi... kasih pernyataan begini ke ortu Batak, ga berani bayangin reaksinya bakal kaya gimana.... ;)

    CARROLUS795 tulis:

    Bro sis ini udah 2017 ...ada budaya tradisi yg masih terpakai dan emang harus di aplikasikan dalam hidup sehari2 karena tradisi tsb selalu up to date dan ada budaya yg harus di tinggal kan karena sudah lekang di makan Zaman...logika nya untuk nikah tidak perlu A b c dan Z ....yang penting saling cinta,  click dan punya masa depan yg jelas,  masalah pesta nikah, mahar dll tidak usah di ribet kan...tetanggaku pesta ratusan juta...3 thn kemudian cerai...teman ku nikah cuma tumpengan nggak pake mahar dan sangat sederhana ehhh malah langgeng dan sukses udah 20 tahun nikah.... nah aku belum nikah nikah hehehe ini bukti nya masih di JK

  • SWARRY836

    9 Maret 2017

    Di india.... ( korban film india nih hehehehe) permintaan mahar dari pihak laki2 ke pihak perempuan sudah dilarang kira2 50th yang lalu walau sampai sekarang masih banyak yg melakukan tradisi ini.ini fakta bahwa tradisi "soal ini memang tdk bs ditinggalkan". Dan (di india) angka kematian perempuan korban maharpun stiap tahunnya meningkat. Lebih tragisnya lagi, hal ini mengakibatkan rendahnya jumlah bayi perempuan, karena kasus2 pembunuhan bayi perempuan dan anak perempuan.

    Maaf kalo out of konteks tp menurutku ada relasinya juga. We can learn together from india, walo memang gender yg menjadi pembedanya. Saya memang bukan perempuan batak tapi setau saya setiap daerah di indonesia memiliki konsep mahar/sinamot. Ada belis, tukon, sasrahan dan macam2 lah bahasanya.

    Bagus memang, kalo masih nguri2 budaya tapi menurutku ya, lebih realitis aja utk meminta sinamot/mahar kepada pihak calon pengantin laki2. mahar/sinamot bisa Disesuaikan dengan kekuatan keluarganya

    Dlu pernah ak putus dengan lelaki sulawesi krn salahpaham ini. He asked me brp maharnya?

    Kujawab : semampunya.

    Tanya lagi: biasanya berapa disana?

    Kujawab nominalnya. Ehhhh bbrapa hari kmudian dia yg memutuskan. Kenapa tdk memperhatikan kata "semampunya"?

    Lucu sih... Gak cm sekali, 2x malah.

    Memang membanggakan mendapatkan mahar/sinamot yg mahal, kata org "berkelas" ya? tp apa tdk lbh membahagiakan mendapatkan pasangan yg setia, takut akan Tuhan dan mau bekerja keras demi suksesnya kehidupan bersama2?.

    *asekkk

    It's just my opinion, kalo salah kata mohon maaf.

  • 9 Maret 2017

    Setuju sis... :)
    Kembali pada kemampuan masing2 keluarga emang yg terbaik, namun jika boleh berpendapat konsep mahal tidaknya hanya orang yg biasa terjun di dalamnya yg bisa menilainya kalau menurut saya. Jika masih melihat konsep kulit dan langsung menjudge saya rasa bisa saja memperbesar kesalahpahaman. Dalam hal ini saya masih memegang prinsip "tak kenal maka kenalan".
    Salam...  ;)

    SWARRY836 tulis:

    Bagus memang, kalo masih nguri2 budaya tapi menurutku ya, lebih realitis aja utk meminta sinamot/mahar kepada pihak calon pengantin laki2. mahar/sinamot bisa Disesuaikan dengan kekuatan keluarganya.

    9 Maret 2017 diubah oleh VINA735

  • SWARRY836

    9 Maret 2017

    Pepatah baru: tak kenal maka tak kenalan ya sis?.

    Sekarang sdh jaman modern ya sis, jd sedkit yg mgkn dijodohkan. Utk.soal kemampuan kan bs sharing dan diskusi sama calon masa depannya.

    Kalo pun toh dijodohkan.... Pasti itu sdh jadi urusan ortu. Jadi mrka jg yg kenal kulit dan isinya sang calon itu.

    VINA735 tulis:

    Setuju sis... :)

    Kembali pada kemampuan masing2 keluarga emang yg terbaik, namun jika boleh berpendapat konsep mahal tidaknya hanya orang yg biasa terjun di dalamnya yg bisa menilainya kalau menurut saya. Jika masih melihat konsep kulit dan langsung menjudge saya rasa bisa saja memperbesar kesalahpahaman. Dalam hal ini saya masih memegang prinsip "tak kenal maka kenalan".

    Salam...  ;)

  • EKO789

    9 Maret 2017

    Dan kasus pemerkosaan wanita di India meningkat

    SWARRY836 tulis:

    Di india.... ( korban film india nih hehehehe) permintaan mahar dari pihak laki2 ke pihak perempuan sudah dilarang kira2 50th yang lalu

    ...

    *asekkk

    It's just my opinion, kalo salah kata mohon maaf.

    9 Maret 2017 diubah oleh JODOHKRISTEN

  • SWARRY836

    9 Maret 2017

    Kalo itu mah dimana2 jg ada.

    Tp kasus unik ya yg saya tulis td

    EKO789 tulis:

    Dan kasus pemerkosaan wanita di India meningkat

  • 9 Maret 2017

    Halo kawan2 mau nanya nih... kalau kasih sinamot tapi nikahnya gak diadati bisa gak?

  • 9 Maret 2017

    Sebaiknya tolong disebutkan agar jelas, utk bisa menikah dng wanita batak apa aja rincian biayanya dan oleh siapa saja biaya tsb harus disiapkan? misalnya: yg harus disiapkan: 1. biaya tunangan (ditanggung kedua keluarga). 2. biaya gereja (ditanggung.....). 3. sinamot (ditanggung pengantin pria). 4. biaya nikah adat (ditanggung pengantin pria).dll

    Pada topik ini, meski fokusnya adalah sinamot sepertinya kita semua perlu jg tau biaya-biaya yg lainnya di luar sinamot jadi kita bisa dapetin gambaran umumnya terlebih dahulu biaya2 yg perlu disiapin dan kita bisa memahami sinamot itu termasuk syarat biaya nomer berapa serta  sejauh mana sinamot itu perlu dibayar, dibandingkan biaya-biaya lainnya.

    9 Maret 2017 diubah oleh ANITA089

  • CHRISTIAN701

    9 Maret 2017

    masih lebih mahal harga kesetiaan daripada sinamot. kalau sinamot sudah sah lalu bercerai apakah ada sinamot refundable atau pengembalian sinamot ?

  • ABISHAI012

    9 Maret 2017

    Sinamot??? Kenapa ada sinamot??

    Nah begini ceritanya.

    Orang batak di tanah batak (toba) itu menggantungkan hidupnya dari bertani. Biasanya tiap keluarga disana mulai dari orang tua sampai anaknya baik laki2 atau perempuan, mengolah sawah mereka, mulai dari membajak sawah sampai panen dilakukan oleh mereka sendiri.

    Dalam tradisi batak, apabila ada seorang perempuan menikah, maka dia akan di boyong pihak keluarga laki laki ke kampungnya. Karna lokasi kampung dahulu berjuhan, maka tidak memungkinkan bagi wanita yang sudh menikah itu untuk datang membantu keluarganya mengerjakan sawahnya.

    Sebagai pengganti tenaga wanita tersebut untuk bekerja di sawah, maka pihak laki laki berkewajiban untuk mengganti pekerja di sawah keluarga wanita tersebut, maka dengan ini di berikanlah seekor kerbau sebagai pengganti tenaga wanita yang sudah menikah tersebut untuk membantu pengerjaan sawah. Dan tradisi pengganti itu disebut sinamot.

    Seiring berjalannya waktu, serta kondisi sekarang di mana org batak tidak semuanya bertani, dan kerbau sudah tidak di butuhkan lagi, maka lama kelamaan, pemberian sinamot berbentuk kerbau di ganti menjadi uang.

    Kira2 seperti itu lah cerita awal adanya sinamot, menurut informasi yang saya tanya di kedai tuak.

  • 9 Maret 2017

    Hahaha... sampai membahas sinamot ke kede tuak ya ito :-)

    ABISHAI012 tulis:

    Sinamot??? Kenapa ada sinamot??

    Nah begini ceritanya.

    ...

    Kira2 seperti itu lah cerita awal adanya sinamot, menurut informasi yang saya tanya di kedai tuak.

    9 Maret 2017 diubah oleh JODOHKRISTEN

  • ABISHAI012

    9 Maret 2017

    SAURIA580 tulis:

    Hahaha... sampai membahas sinamot ke kede tuak ya ito :-)

    Perlu juga sebenarnya ditanya ito, biar tahu kenapa. :-)

  • ABISHAI012

    9 Maret 2017

    SAURIA580 tulis:

    Hahaha... sampai membahas sinamot ke kede tuak ya ito :-)

    Perlu juga sebenarnya ditanya ito, biar tahu kenapa. :-)

  • EGA411

    9 Maret 2017

    Kalau tidak mangadati gak dikasih sinamot ito.. holan tarpasu2 ma goarna. Dan pihak parboru pun gak datang.

    RUSTON812 tulis:

    Halo kawan2 mau nanya nih... kalau kasih sinamot tapi nikahnya gak diadati bisa gak?

  • ALIANA233

    9 Maret 2017

    Setau aku datang ah ka,,tp hanya di greja aja,,trus klo mau ke rumah ortu pasca menikah harus bawa apa gtu,,lupa,,prnh dicritain soalnya :-)

    EGA411 tulis:

    Kalau tidak mangadati gak dikasih sinamot ito.. holan tarpasu2 ma goarna. Dan pihak parboru pun gak datang.

  • ABISHAI012

    9 Maret 2017

    EGA411 tulis:

    Kalau tidak mangadati gak dikasih sinamot ito.. holan tarpasu2 ma goarna. Dan pihak parboru pun gak datang.

    Iya, kalo di kampung kami namanya mangalua

  • EGA411

    9 Maret 2017

    Molo holan tarpasu-pasu dang ro natua2 ni parboru kakak sayang.

    kalaupun ada yg dari pihak perempuan itu namanya org lain disuruh mangamai untuk pengganti ortunya.

    Kalau suatu saat ada duit mereka untuk buat mangadati disitulah baru datang pihak parboru manjalo sinamot.

    ALIANA233 tulis:

    Setau aku datang ah ka,,tp hanya di greja aja,,trus klo mau ke rumah ortu pasca menikah harus bawa apa gtu,,lupa,,prnh dicritain soalnya :-)

  • ALIANA233

    9 Maret 2017

    Bahasa indonya "kawin lari ya ban",, kasian penghulu sama tamu2'a :-p

    ABISHAI012 tulis:

    Iya, kalo di kampung kami namanya mangalua

  • ALIANA233

    9 Maret 2017

    Zaman skrng bukannya udah bsa ya ka? Coz wktu namboru aku pasu2,,bapak aku bisa ikut ke grejanya (opung udah meninggal) tp acara makan kecil2'a di rmah pihak cwo,,bapa aku gak bs ikut..

    EGA411 tulis:

    Molo holan tarpasu-pasu dang ro natua2 ni parboru kakak sayang.

    kalaupun ada yg dari pihak perempuan itu namanya org lain disuruh mangamai untuk pengganti ortunya.

    Kalau suatu saat ada duit mereka untuk buat mangadati disitulah baru datang pihak parboru manjalo sinamot.

226 – 250 dari 513    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 9  10  11 ... 21  Selanjutnya Kirim tanggapan