Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Jodoh: takdir apa pilihan kita sendiri??

ForumPersahabatan dan hubungan

101 – 119 dari 119    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 3  4  5Kirim tanggapan

  • 13 april

    Pilihan kita :-)

    MARCELLA959 tulis:

    Takdir

  • 13 april

    Tuhan tdk menjadikan kita seperti robot kamu sama dia Sy jodohkan atau si c dengan f, tapi Dia memberi kehendak bebas untuk kita memilih dengan siapa kita memilih pasangan kita seperti hal adam ditaman eden, tapi Dia akan campur tangan ketika kita menemukan si doi dan Dia akan memberkati kita jika kita tinggal didalamNya, seperti perkataan Yesus jika kamu tinggal didalam aku dan firmanKu tinggal didalam kmu maka apasaja yg kamu minta akan diberikan...

    Jadi mari kita berdoa supaya kita menemukan si doi, hahah... Gbu

    13 april diubah oleh RUSTON812

  • 14 april

    bisa takdir dan pilihan , om pembuat judul.

  • 15 agustus

    Mengartikan jodoh itu sesuai dgn pola pikir dan wawasan kita melihatnya.

    Manusia ini begitu banyak ragamnya, sesuai dgn yang saya ketahui dari berbagai sumber dpt dikategorikan kedalam 7000 jenis yg sdh baku, belum lagi latar belakang pendidikan, pengalaman hidup, dsb.

    Kalau masih berpatokan hanya diri sendiri atau seorang ahli, bahkan yg sdh bersifat umum pun masih sering salah. Intinya keragaman manusia secara fisik, karakter, dan sifat adalah dari Tuhan, jadi semua itu baik. Belajar tiada henti adalah semangat kita bersama, salam.

  • 15 agustus

    Orang Kristen mana ada istilah takdir.

    Tuhan memberikan keinginan bebas kita untuk memilih.

    Klo kita hidup di dalam Tuhan pasti memilih sesuai kehendak Tuhan. Dan hidup kita penuh damai sejahtera.

    Klo kita hidup diluar Tuhan pasti salah ambil keputusan tidak sesuai kehendak Tuhan. Sehingga hidup kita penuh masalah dan tidak damai sejahtera.

    Namun Allah tidak pernah meninggalkan kita, ketika kita bertobat dgn hidup di dalamNya pasti hidup kita penuh perubahan yg baik dan indah.

  • 15 agustus

    Pilihan kita sendiri bersama si calon suami/istri. Kalo salah 1 pihak mundur, ya ga bisa nikah. Tuhan engga mengatur jodoh kita. Memang, kisah org2 yg sdh dpt jodoh itu indah skl. Indah dong, ktmu nya di gereja pas sama2 aktif pelayanan. Indah dong, mula2 ortu ga setuju tapi lama2 ortu mau menerima si calon. Indah dong, pernah putus, lose contact, ktmu lg trus nikah. Kenapa indah sekali? Bukan krn Tuhanlah yg mengatur kisah itu, melainkan krn kisah asmara apapun jg ya indah.

    Bhw di jaman perjanjian lama atau baru ada kisah di mana Tuhan memberikan jodoh pd bbrp org tertentu, mungkin itu terjadi di jaman itu sj, terhadap tokoh2 Alkitab.

    15 agustus diubah oleh ANITA089

  • 15 agustus

    Pilihan kita sendiri.

  • 15 agustus

    Tuhan punya rencana, tetapi keputusan dan pilihan ada di tangan kita sendiri

  • 15 agustus

    Iya, kalau menurutku Tuhan punya rencana mempertemukan kita dengan orang di sekitar kita. Dan kalau kita mau, kita bisa pilih siapa saja sebagai jodoh kita. Jangan lupa, cari orang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus ya. :-)

  • 22 agustus

    Orang Kristen sebenarnya gakda takdir, Tuhan memberikan kepada kita kehidupan, dan pilihan hidup

  • 22 agustus

    Jodoh mana,. Jodoh mana.. dimana... Jreeng

    Aih.. ini bahas apa ya, takdir

    Takdir memang kejam...

    sendiri itu ok, berdua lebih baik

    Itu pilihanku,kalau pilihan kita sama berarti kita jodoh jadi saya tidak sendiri

  • 11 september

    Jodoh sbnrnya ada di tangan manusia (bisa di tangan org yg pacaran maupun di tangan orgtua yg menjodohkan).

    Di Indonesia jodoh gagal datang seringkali krn perbedaan agama sehingga sulit diperjuangkan di saat orgtua ga setuju atau di saat kedua calon menolak pindah agama. Itulah derita kita sbg kaum minoritas. Cinta engga bisa diatur. Yg seiman ga ada yg mendekat malah ada yg bikin kita nagis berember2, eh malah yg beda iman dan baik hatilah yg suka pd kita. Udah ah, jadi mau nangis kalo inget ini semua...:'(

    11 september diubah oleh ANITA089

  • 11 september

    NUGRA917 tulis:

    Aku pernah baca tulisan seorang pemimpin jemaat yg mengatakan yg kira2 aku tangkap begini: bahwa pasangan kita/jodoh kita itu takdir yang ada campur tangan kita. ....

    Jadi Tuhan tidak memaksa si A itu jodohnya si B.....

    kalau yang dijodohkan bagaimana?_ dipaksa orang tua. tryata si pasangan sekalipun secara materi mencukupi tapi sifatnya tidak baik. berantem terus atau suka sekingkuh. nah jadi tidak baik nasibnya . bagaimana jika begitu?

    11 september diubah oleh JODOHKRISTEN

  • 11 september

    Aku mau bagi cerita nih teman" semua.

    Td aku lg main ke kantor mantan bosku.

    Kbtln karna udh umur 60 mantan bosku ini saat telp speakernya di aktifin. Jd terdengarlah olehku dan staff lain pembicaraan mereka. Suaminya marah"in dia, suaminya ngomong : kamu denger dl aku blm selesai bicara udh nyahut aj. Pdhl istrinya cuma bertanya.

    Aku sampe kaget dengernya. Mantan bosku itu, sabar berusaha ngomong lembut, akhirnya obrolan mereka jd ga tegang. Eh, ada lg masalah lain yg dibahas kembali lg suaminya nge gas, bahkan suaminya tega bilang ke istrinya " dasar kerdil".

    Kembali aku kaget.

    Dari luar terlihat. Istrinya seorang Notaris (terpelajar), suaminya seorang pebisnis terlihat berkharisma. Punya harta lumayan. Mau kmana-mana ada supir yg siap antar jemput. Fasilitas lengkap, segala macam kartu kredit dikoleksi. Mw mkn ini itu tinggal pilih kartu kredit mana, yg pasti sllu terisi. Semua pakaian, tas branded. Jalan" ke luar negeri. Anak semua kuliah di luar negeri.

    Tp hati ini rasanya miris mendengar komunikasi mereka mirip atasan dg bos aj.

    Aku ga kepo lho, coz kejadiannya di depan mataku. Itu bkn yg pertama. Suaminya ga segan" bilang istrinya dasar bego kamu. Terkadang ku pikir kok bosku yg kbtln wanita ga malu di depanku seperti itu. tp dia mmg sdh ga peduli karna mgkn dah ga kuat mendampingi suami yg sllu ingin dituruti dan dilayani.

    Abis itu, byk hal aku bahas dg mantan bosku itu termasuk ttg akta perjanjian nikah.

    Dia, bilang ia sbg wanita kita hrs cerdas. Saat ini byk pria" jahat (dlm hati bilang, apakah suami ibu jg termasuk?)

    Dia cerita, ada klien yg punya saudara yg suaminya tega memakai nama istrinya utk ajuin utang di bank. Istrinya karna ga tau apa" disuruh tanda tangan ya tanda tangan aj, karna manut ama suami. Suaminya itu jg kasar, suka mukulin istrinya. Mereka pake perjanjian pisah harta. Jd istrinya itu yg menanggung semua utang tsb. Saat suaminya meninggal, ninggalin byk hutang.

    Si istri ga pernah dikasih tau almarhum suami asetnya apa saja dan dimana saja.

    Mknya si klien ini, dtg mau buat akta perjanjian kawin, dg catatan setelah menikah apabila membeli aset berupa apapun hrs atas nama berdua suami istri.

    Dan msh byk lg yg kami bahas dan hal itu  membuatku berpikir, kami yg blm menikah ini siap ga ya masuk ke pernikahan? Jika org yg sdh menikah byk yg tdk bahagia seperti itu?

    Punya harta dan jabatan jg tdk jaminan dlm pernikahan akn bahagia. Semua fasilitas lengkap, tp ga boleh salah dikit. Salah dikit dibentak bentak. Buat apalah pya harta byk, terlihat seperti org terpandang tp ga happy.

  • 11 september

    Pilihan kita sendiri

  • 12 september

    Itulah pernikahan sist... bgtu msk kePernikahan Qta bkn lg bicara ttng CiNTA tp sdh bicara ttng Tanggung Jwb, masalah kecil aj bisa jd besar.. 😊 Apalg prnikahan yg sdh brtahun2 Suami Istri ud kyk sodara aj.. 😀 jd spanjang Prnikahan itu ada yg Tetap Brtahan dan ada yg menyerah..

    ECHY268 tulis:

    Aku mau bagi cerita nih teman" semua.

    Td aku lg main ke kantor mantan bosku.

    Kbtln karna udh umur 60 mantan bosku ini saat telp speakernya di aktifin. Jd terdengarlah olehku dan staff lain pembicaraan mereka. Suaminya marah"in dia, suaminya ngomong : kamu denger dl aku blm selesai bicara udh nyahut aj. Pdhl istrinya cuma bertanya.

    Aku sampe kaget dengernya. Mantan bosku itu, sabar berusaha ngomong lembut, akhirnya obrolan mereka jd ga tegang. Eh, ada lg masalah lain yg dibahas kembali lg suaminya nge gas, bahkan suaminya tega bilang ke istrinya " dasar kerdil".

    Kembali aku kaget.

    Dari luar terlihat. Istrinya seorang Notaris (terpelajar), suaminya seorang pebisnis terlihat berkharisma. Punya harta lumayan. Mau kmana-mana ada supir yg siap antar jemput. Fasilitas lengkap, segala macam kartu kredit dikoleksi. Mw mkn ini itu tinggal pilih kartu kredit mana, yg pasti sllu terisi. Semua pakaian, tas branded. Jalan" ke luar negeri. Anak semua kuliah di luar negeri.

    Tp hati ini rasanya miris mendengar komunikasi mereka mirip atasan dg bos aj.

    Aku ga kepo lho, coz kejadiannya di depan mataku. Itu bkn yg pertama. Suaminya ga segan" bilang istrinya dasar bego kamu. Terkadang ku pikir kok bosku yg kbtln wanita ga malu di depanku seperti itu. tp dia mmg sdh ga peduli karna mgkn dah ga kuat mendampingi suami yg sllu ingin dituruti dan dilayani.

    Abis itu, byk hal aku bahas dg mantan bosku itu termasuk ttg akta perjanjian nikah.

    Dia, bilang ia sbg wanita kita hrs cerdas. Saat ini byk pria" jahat (dlm hati bilang, apakah suami ibu jg termasuk?)

    Dia cerita, ada klien yg punya saudara yg suaminya tega memakai nama istrinya utk ajuin utang di bank. Istrinya karna ga tau apa" disuruh tanda tangan ya tanda tangan aj, karna manut ama suami. Suaminya itu jg kasar, suka mukulin istrinya. Mereka pake perjanjian pisah harta. Jd istrinya itu yg menanggung semua utang tsb. Saat suaminya meninggal, ninggalin byk hutang.

    Si istri ga pernah dikasih tau almarhum suami asetnya apa saja dan dimana saja.

    Mknya si klien ini, dtg mau buat akta perjanjian kawin, dg catatan setelah menikah apabila membeli aset berupa apapun hrs atas nama berdua suami istri.

    Dan msh byk lg yg kami bahas dan hal itu  membuatku berpikir, kami yg blm menikah ini siap ga ya masuk ke pernikahan? Jika org yg sdh menikah byk yg tdk bahagia seperti itu?

    Punya harta dan jabatan jg tdk jaminan dlm pernikahan akn bahagia. Semua fasilitas lengkap, tp ga boleh salah dikit. Salah dikit dibentak bentak. Buat apalah pya harta byk, terlihat seperti org terpandang tp ga happy.

  • 12 september

    Pilihan kita.

  • 12 september

    Wdh merasa beruntng belum menikah.. :-D mengkonfirmasi keraguanku bahwa emang 'being selective' bkn dosa ya... Senyam-senyum baca yg kyk ginian.. aku pingin happy family deh :-D

    Happy plus !  :-)  

    ECHY268 tulis:

    Aku mau bagi cerita nih teman" semua.

    Td aku lg main ke kantor mantan bosku.

    Kbtln karna udh umur 60 mantan bosku ini saat telp speakernya di aktifin. Jd terdengarlah olehku dan staff lain pembicaraan mereka. Suaminya marah"in dia, suaminya ngomong : kamu denger dl aku blm selesai bicara udh nyahut aj. Pdhl istrinya cuma bertanya.

    Aku sampe kaget dengernya. Mantan bosku itu, sabar berusaha ngomong lembut, akhirnya obrolan mereka jd ga tegang. Eh, ada lg masalah lain yg dibahas kembali lg suaminya nge gas, bahkan suaminya tega bilang ke istrinya " dasar kerdil".

    Kembali aku kaget.

    Dari luar terlihat. Istrinya seorang Notaris (terpelajar), suaminya seorang pebisnis terlihat berkharisma. Punya harta lumayan. Mau kmana-mana ada supir yg siap antar jemput. Fasilitas lengkap, segala macam kartu kredit dikoleksi. Mw mkn ini itu tinggal pilih kartu kredit mana, yg pasti sllu terisi. Semua pakaian, tas branded. Jalan" ke luar negeri. Anak semua kuliah di luar negeri.

    Tp hati ini rasanya miris mendengar komunikasi mereka mirip atasan dg bos aj.

    Aku ga kepo lho, coz kejadiannya di depan mataku. Itu bkn yg pertama. Suaminya ga segan" bilang istrinya dasar bego kamu. Terkadang ku pikir kok bosku yg kbtln wanita ga malu di depanku seperti itu. tp dia mmg sdh ga peduli karna mgkn dah ga kuat mendampingi suami yg sllu ingin dituruti dan dilayani.

    Abis itu, byk hal aku bahas dg mantan bosku itu termasuk ttg akta perjanjian nikah.

    Dia, bilang ia sbg wanita kita hrs cerdas. Saat ini byk pria" jahat (dlm hati bilang, apakah suami ibu jg termasuk?)

    Dia cerita, ada klien yg punya saudara yg suaminya tega memakai nama istrinya utk ajuin utang di bank. Istrinya karna ga tau apa" disuruh tanda tangan ya tanda tangan aj, karna manut ama suami. Suaminya itu jg kasar, suka mukulin istrinya. Mereka pake perjanjian pisah harta. Jd istrinya itu yg menanggung semua utang tsb. Saat suaminya meninggal, ninggalin byk hutang.

    Si istri ga pernah dikasih tau almarhum suami asetnya apa saja dan dimana saja.

    Mknya si klien ini, dtg mau buat akta perjanjian kawin, dg catatan setelah menikah apabila membeli aset berupa apapun hrs atas nama berdua suami istri.

    Dan msh byk lg yg kami bahas dan hal itu  membuatku berpikir, kami yg blm menikah ini siap ga ya masuk ke pernikahan? Jika org yg sdh menikah byk yg tdk bahagia seperti itu?

    Punya harta dan jabatan jg tdk jaminan dlm pernikahan akn bahagia. Semua fasilitas lengkap, tp ga boleh salah dikit. Salah dikit dibentak bentak. Buat apalah pya harta byk, terlihat seperti org terpandang tp ga happy.

  • 12 september

    Di satu sisi, kita yg msh single merasa beruntung msh single. Di sisi lain, ada jg ruginya sering kesepian dan kyk ga jelas tujuan hidup.

    Semoga apa yg menjadi keinginan dan harapanmu  brother terkabul.

    Amin...

    CRISTIANO501 tulis:

    Wdh merasa beruntng belum menikah.. :-D mengkonfirmasi keraguanku bahwa emang 'being selective' bkn dosa ya... Senyam-senyum baca yg kyk ginian.. aku pingin happy family deh :-D

    Happy plus !  :-)  

101 – 119 dari 119    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 3  4  5Kirim tanggapan