Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Jodoh yang Dari Tuhan

ForumPersahabatan dan hubungan

1 – 25 dari 48    Ke halaman:  1  2  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • 12 Juni 2015

    Jodoh Yang Dari Tuhan

    Zaman sekarang banyak yang dipusingkan masalah perjodohan/pasangan hidup. Banyak yang akhirnya memaksa untuk menikah karena faktor usia, materi, keadaan dan berbagai alasan. Yang tanpa disadari kadang di dalam hati tidak ada cinta, tapi tetap kukuh untuk menikah. Walaupun ada cinta, tapi hanya cinta sesaat / cinta karena ada apa-apanya.
    Dan ini bisa diartikan bukan cinta sejati, yang berasal dari TUHAN tapi berdasarkan kehendak sendiri. Mengambil keputusan tanpa bertanya dengan TUHAN (Amsal 3:5). Padahal kita tahu bahwa segala sesuatu yang kita lakukan harus berharap dan serahkankan TUHAN.(Efesus 2:8) Karena segala yang ada di dalam hidup kita adalah pemberian TUHAN dan semua yang terjadi harus seijin TUHAN.

    Bila kita mengandalkan kekuatan sendiri,akhirnya kita akan jatuh.(Yakobus 4:16) Tapi bila kita mengandalkan TUHAN kita akan menuai kebahagiaan.(Amsal 3:17). Mintalah pasangan hidup / jodoh yang benar-benar pemberian TUHAN. Bila jodoh itu berasal dari TUHAN, kita akan damai sejahtera dan suka cita saat bersama pasangan kita. Terlebih pasangan kita harus bisa membawa kita semakin bertumbuh di dalam iman. Dan menjadikan kita semakin mencintai dan mendekatkan diri dengan TUHAN.
    Apabila kita menemukan pasangan yang bukan berasal dari TUHAN, kita akan disibukkan tentang hal duniawi sehingga iman kita semakin jauh dari TUHAN.

    Benar bila ada pepatah mengatakan jodoh di tangan TUHAN. Tapi hendaklah kita benar -benar membedakan jodoh yang berasal dari TUHAN atau berdasarkan kehendak sendiri, Kalau semua jodoh berasal dari TUHAN, kenapa ada perceraian? Karena jodoh yang bukan berasal dari TUHANlah akhirnya terjadi perceraian. Contoh: zaman sekarang banyak yang menikah karena harta. Bila harta yang menjadi alasan untuk menikah, maka harta hilang cinta pun hilang. Ada yang menikah karena rupa (kecantikan / ketampanan).Bila kelebihan fisiknya pudar, hilanglah cinta. Ada yang menikah karena jabatan. Jabatan turun, hilanglah cinta dan masih banyak lagi faktor / alasan orang yang menikah karena sesuatu hal berdasarkan keputusan / kekuatan sendiri yang pada akhirnya mendatangkan kehancuran.

    Untuk itu janganlah tergesa-gesa mengambil keputusan untuk menikah karena keinginan sendiri. Selidiki dulu apakah ini pemberian TUHAN atau karena keinginan kita. Jangan terburu-buru sehingga mengambil keputusan yang dapat disesalkan seumur hidup. Pasangan hidup / jodoh harus benar-benar karena TUHAN.

    Dan itu butuh proses / kepekaan diri dalam menjalani hidup dengan calon pendamping karena bila semua karena TUHAN yang memberi akan selalu tumbuh cinta yang murni, tanpa kita ketahui apa alasannya. Akan ada karunia kepekaan perasaan satu sama lain. Kita dapat merasakan apa yang dia rasakan dan dia pun dapat merasakan apa yang kita rasakan. Dan terlebih kita pasti punya satu kesamaan dalam visi dan misi untuk bersama-sama melayani TUHAN dan menjalankan Firman-NYA sehingga sang pendamping membawa suka cita, damai sejahtera dan pertumbuhan iman dalam TUHAN ketika kita bersamanya. Itulah jodoh / pendamping kiriman TUHAN buat kita.

    12 Juni 2015 diubah oleh VERA451

  • HELEN523

    12 Juni 2015

    Amiiin...thanks sist for sharing...God bless...:)

  • DKBALI312

    12 Juni 2015

    Syalom..

    Saya setuju 100% itu cara pandang yang terbaik.

    Saya cuma nambahin aja bahwa kadang/jarang ada situasi dimana ternyata ada satu kuasa lagi yaitu setan/iblis entah dari mana datangnya yang ternyata juga sangat kuat, menjadi sangat rumit...sama2 kuat, sampai2 tidak bisa membedakannya...hebat kan?...iman benar2 diuji..

  • MEIMEI347

    12 Juni 2015

    good message.. :)

  • 13 Juni 2015

    amin..tq for sharing sista
    Gbu

  • MICHAEL324

    13 Juni 2015

    Kita sbg anak Tuhan itu harus selalu peka dan kita harus bisa juga membedakan antara kata hati dengan kata iblis...gbu guys

  • EVITA546

    13 Juni 2015

    saya juga sebenarnya masih bingung dengan istilah "jodoh yang sepadan"? apakah maksudnya sepadan itu dilihat dari segi duniawi? sepadan dalam pendidikan? sepadan dalam etnis? sepadan dalam ekonomi? atau sepadan dalam karakter? atau sepadan dalam iman?

    Saya sering melihat pernikahan yang langgeng itu rata2 sepadan dalam hal karakter...sehingga sang istri/suami karena memahami karakter pasangannya pada akhirnya mau menjadi seorang penolong untuk dia? tapi kalau tidak disertai dalam hal sepadan dalam iman, saya melihat kelanggengan hanya kamuflase...tidak bercerai tapi tetap berjalan sendiri-sendiri alias tidak ada Kasih...melainkan hanya cinta (kasih eros) karena kebutuhan biologis dan hanya pasangannya itu saja yang "mau" sama dia dan pasangannya itu memenuhi beberapa kriteria dalam list nya (misalnya kasus hamil di luar nikah)....hal alhasil kehidupan rumah tangga dijalani karena "merasa" harus bertanggung jawab bukan untuk memuliakan Tuhan dan keluarga tidak menjadi saluran berkat bagi orang lain..

    mungkin ada teman-teman yang dapat menjelaskan kata "jodoh yang sepadan" yang sesuai dengan Firman Tuhan kepada saya?

  • DANI145

    13 Juni 2015

    Nice sharing Vera, saya adalah salah seorang yang dipusingkan oleh masalah jodoh mengingat usia ya. Menurut saya jodoh yang saya dambakan adalah ibarat bangsa israel yang akan menempati tanah perjanjian yang berlimpah susu dan madunya. Namun karena ketidaktaatan bangsa israel Tuhan memberikan hukuman pada bangsa israel dan harus menunggu sekitar 40 tahun untuk dapat masuk dalam tanah perjanjian. Begitu juga dengan saya, saya banyak sekali melakukan kesalahan dimasa lalu. Sehingga saya belum dapat "tanah perjanjian" tersebut. Tetapi apapun yg terjadi saya percaya bahwa Tuhan itu sangat baik dan setia. Tuhan dapat menjadikan "padang gurun menjadi taman Tuhan". Yang dapat saya lakukan saat ini adalah tetap setia & tetap takut akan Tuhan, biarlah rencana & kehendak Tuhan yang terjadi dalam kehidupan saya. Dan tetap beriman bahwa Tuhan pasti memberikan yang paling terbaik bagi saya dan saudara2 semua sekalian. GBU

  • 13 Juni 2015

    Shalom Mbak Vera.....

    saya sangat di berkati sharing kamu.... perkataan yang menguatkan untuk anak2 Tuhan khususnya wanita kristen yg usianya sudah bukan abg.... , kiranya forum di JK bs memberkati kita semua...., Gbu

  • GOLYATSB430

    13 Juni 2015

    Jodoh yg dri Tuhan menurut sy adlh..

    dia bukan org sempurna,.. ttpi bersamanya kita menjdi semakin mendekati kesempurnaan.. kelebihan dia menutupi kekuranganku, n kekuranganya aku menutupi mk boleh dikatakan skrg km bukan berdua ttp menjadi 1 daging yg tdk bs dipisahkan..

    yg dr Tuhan selalu membawa kita bertumbuh dlm iman dan mendekatkan pd jln Tuhan..

    jodoh ada ditangan Tuhan dan kita hrs mengambilnya.. Tuhan akan berikan 2, 1 tangan kanan dan 1 ditangan kiri.. salah 1 adlh yg benar.. knp Tuhan berikan 2 pilihan.. Tuhan ingin menguji umatNya..

    barang siapa yg serakah dn mengandalkan kemampuan diri akn celaka dgn pilihanya, ttp yg mengandalkan hikmat Tuhan akan diberkati.

    selain menmbawa ke jln Tuhan.. yg dr Tuhan adlh yg melayani, mengasihi, mengampuni dgn tulus..

  • 13 Juni 2015

    Shalom, trimakasih bu Vera. sharing ini menjadi berkat bagi saya. Tuhan memberkati.

  • REYKE662

    13 Juni 2015

    Ia kl jodoh dr Tuhan cintanya abadi.pernikahan1x. Seumur hidup.

  • BORUMADUM905

    13 Juni 2015

    GOLYATSB430 tulis:

    Jodoh yg dri Tuhan menurut sy adlh..

    dia bukan org sempurna,.. ttpi bersamanya kita menjdi semakin mendekati kesempurnaan.. kelebihan dia menutupi kekuranganku, n kekuranganya aku menutupi mk boleh dikatakan skrg km bukan berdua ttp menjadi 1 daging yg tdk bs dipisahkan..

    yg dr Tuhan selalu membawa kita bertumbuh dlm iman dan mendekatkan pd jln Tuhan..

    jodoh ada ditangan Tuhan dan kita hrs mengambilnya.. Tuhan akan berikan 2, 1 tangan kanan dan 1 ditangan kiri.. salah 1 adlh yg benar.. knp Tuhan berikan 2 pilihan.. Tuhan ingin menguji umatNya..

    barang siapa yg serakah dn mengandalkan kemampuan diri akn celaka dgn pilihanya, ttp yg mengandalkan hikmat Tuhan akan diberkati.

    selain menmbawa ke jln Tuhan.. yg dr Tuhan adlh yg melayani, mengasihi, mengampuni dgn tulus..

    yup

  • EVA747

    13 Juni 2015

    Gampang2 susah cari pasangan hidup yang bener2 dari Tuhan. Sekarang banyak notabenenya kristen tapi prilakunya kayak tetangga sebelah #miris :D

  • TRISUKO322

    13 Juni 2015

    Tx buat sharingx,,,menyejukkan d smg mjd brkt buat bny org,,,

    Memang tdk mudah memilih jodoh yg dr Tuhan tp qt hrs tetap brsh d brdoakn jg melibatkn Tuhan dlm memilih jodoh,,,jg hrs bny minta nsht dr tmn2 dekat qt yg sungguh2 d dlm Tuhan agar qt g slh pilih krn jd tmn seumur hdp qt bkn hny unt 1, 2 hr, bln d thn tp seumur hdp qt,,.

  • TRISUKO322

    13 Juni 2015

    Tx buat sharingx,,,menyejukkan d smg mjd brkt buat bny org,,,

    Memang tdk mudah memilih jodoh yg dr Tuhan tp qt hrs tetap brsh d brdoakn jg melibatkn Tuhan dlm memilih jodoh,,,jg hrs bny minta nsht dr tmn2 dekat qt yg sungguh2 d dlm Tuhan agar qt g slh pilih krn jd tmn seumur hdp qt bkn hny unt 1, 2 hr, bln d thn tp seumur hdp qt,,.

  • CHRISTINE445

    13 Juni 2015

    shalom...

    sebelumnya salam kenal :)

    makasih sist vera sharingnya sangat bagus dan menguatkan, kebetulan sy pernah mengalami masalah ini, ya mungkin karna dlu sy memang jauh dari Tuhan karna itu dlupun sy memilih pasangan hidup hnya atas dasar keinginan hati sy tanpa bertanya dlu pada Tuhan dan akhirnya pernikahan sy tidak brthahan lama. firman Tuhan mengatakan apa yang di persatukan ALLAH tidak boleh di ceraikan manusia tp akhirnyapun berpisah. dan yg masih membingungkan  sy sampai skarng,Tuhan tidak mengijinkan bercerai tp klo perceraian tetap terjadi karna kita menikah dengan jodoh yg sbnrnya bukan dari Tuhan apakah kita seharusnya tetap mempertahankan pernikahan itu atau bercerai itu jln terbaik?

    maaf ya sedikit curhat nih...:)

    makasih sebelumnya buat teman-teman seiman yg mau berbagi :)

    TUHAN YESUS memberkati:-)

  • GOLYATSB430

    13 Juni 2015

    Dear Christine..

    maaf bagaimanapun perceraian adlh salah tdk dibenarkan kecuali maut.. setiap keputusan yg kita ambil pasti mempunyai resiko..  tdk ada pilihan yg salah, siapapun dia yg sdh menjdi jodoh kita adlh dr Tuhan, Tuhan selalu memberikan 2 pilihan 1 dikanan n 1 dikiri.. semua beresiko, n semua benar, ketika kita memilih dgn bertanya kpd Tuhan.. brti kita menempatkan Tuhan sebagai kepala dlm keluarga kita, ttp klu kita memilih dgn nafsu dn keserakahan kita brt keluarga kita minus Tuhan.. knp tetep tdk boleh bercerai walaupun minus Tuhan.. inilah resiko yg harus kita tanggung., n tdk perlu bercerai krn kita hanya perlu membawa keluarga kita kpd Tuhan, dibutuhkan keikhlasan dn rendah hati jg kesungguhan untk memberikan tempat bg Tuhan sbg kepala keluarga.

    ttp bila skrg sdh diambil pilihan cerai.. lebih berat lg resikonya, tp tdk apa2.. Tuhan kita adlh Tuhan yg luar biasa, datanglah kepadaNya dan mohon ampunanNya, serta sungguh2 hidup bersamaNya, selalu melakukan perbuatan yg berfokus pd kemuliaan nama Tuhan.. Tuhan pasti mengampuni..

    Tuhan memberkati

  • CHRISTINE445

    14 Juni 2015

    trimakasih atas tanggapannya ,,apa yg di sampaikan brur  Golyat sngat menguatkan hati sy dan memotivasi sy utk dtg pd Tuhan dgn kesungguhan hati.. dan sy yakin Tuhan itu maha mengampuni sebesar apapun kesalahan dan dosa sy di masa lalu. dan mungkin semua hal yg terjadi pd kehidupn rmh tgga sy dlu adlah pelajaran berharga, ketika sy hidup tanpa ada Yesus di dlm nya yg sy dapati adalah kegagalan dan kesia-siaan. dan jjr setelah sekian lama sy mjadi org kristen yg tanpa benar" mengerti, yg dulunya sy jrg beribadah, dan klopun sy ke gereja hanya dtg,duduk,dengar dan pulang,,tp skrg ini yg sy rasakan Tuhan Yesus benar" sedang menjamah hdp sy, yg sy rasakan adalah kerinduan utk  selalu dekat dan terus mencari DIA dlm kebenarannya,dan sy masih perlu banyak belajar  untuk itu.. mohon topang di dlm doa ya saudara" seiman :-) TUHAN YESUS MEMBERKATI

  • ECHE086

    14 Juni 2015

    Syalom,

    Saya ingin berbagi disini sekaligus menemani Christine, yang mempunyai kemiripan pengalaman hidup dalam pernikahan, Kalau Christine sampai pada proses perceraian sedangkan saya tidak pernah mengiyakan untuk perceraian itu  terjadi. Karena saya sudah mengaku dihadapan Tuhan dan JemaatNYA, dan karena saya begitu meyakini kebenaran FIRMAN TUHAN itu, apalagi ayat Firman tersebut tertera dalam  format lembaran Surat Nikah.        "  SEBAB ITU, APA YANG TELAH DIPERSATUAK ALLAH, JANGAN DICERAIKAN OLEH MANUSIA "  Yang lebih mengharukan cerita ini adalah karena yang menghendaki perceraian kami adalah kedua mertua saya, lebih menyedihkan hati saya lagi karena istri saya adalah calon seorang HAMBA TUHAN. Kisah pilu ini terjadi ketika istri saya akan diwisuda, dan dia tidak bisa mengambil suatu keputusan dari tekanan orangtuanya. Sehingga menurut mereka biarpun saya tidak menghendaki tapi kalau mereka menghendaki semua bisa dilaksanakan. Saya hanya berkata bahwa KALAU YESUS YANG SAYA AGUNGKAN DAN SAYA SEMBAH ITU LAIN DENGAN YESUS YANG MEREKA SEMBAH, MUNGKIN FIRMAN TUHANNYA LAIN JUGA, DAN SEJAUH MANA KEBENARAN FIRMAN TUHAN ITU SAYA BAWAH DALAM SYAFAAT KEPADA TUHAN YESUS SERTA MEMOHON AMPUNANNYA.

    Saudara2 seiman di JK, . . .  singkat ceritanya  Satu minggu setelah pelaksanaan Wisuda, istriku masuk rumah sakit dan  tidak tertolong, sebulan kemudian Ayah Mertuaku ditangkap dan dipenjara kasus korupsi kemudian sakit dipenjara dan tidak tertolong. dua bulan kemudian Ibu Mertuaku masuk rumah sakit, beliau menghubungi saya dan memohon maaf karena telah menghancurkan kehidupan keluarga saya. Sebagai anak saya mohon maaf atas segala kekurangan saya dan saya hanya bisa berdoa bersama beliau sebelum meninggalkan saya untuk terakhir kalinya.

    yang menjadi pokok kisah pilu ini karena saya waktu itu hanya sebagai pegawai swasta rendahan yang dinilai tidak mampu untuk membahagiakan keluarga saya dan keluarga besar.

  • RARA477

    15 Juni 2015

    Jodoh dari TUHANM itu kita harus dekat2 terus sama TUHAn supaya Ngak salah dengar dan Ngaks alah melihat. Mata fisik kita mah banayk salahnya dari pada benernya kalau jauh2 dr TUHAN ...hehehe

    salam Kasih & tetap semangat sobat2 JK ^0^

  • THEA147

    15 Juni 2015

    numoang share ya.... pengalaman z dah 2 kali mo nikah gagal trs. Dari stu z paham bahwa apa yg ditentukan Tuhan tu selalu baik ketimbang pemikiran kita. Seorang sahabat pernah ngomong, "dek, klo mo cri pasangan, ngomong/ijin dulu ma Tuhan. Jangan dah jadian baru minta restuNya."

    dari situ z belajar untuk ijin dulu ma Tuhan n menunggu jawaban Nya.

    Belom ketemu sih... tp lebih rilex dlm ngejalaninya.

  • SIMON132

    24 Juni 2015

    vera

    bisa dikasih contohnya orang orang yg telah menemukan pasangannya dengan cara yg verra maksud...sispa siapa mereka....biar itu bida menjadi bahan (riset) ilmiah dalam konteks bahasan persoalan2 kehidupan praktika rohani kita

  • CHRES058

    18 Juli 2015

    Luar biasa massagenya. Gbu :-)

    HELEN523 tulis:

    Amiiin...thanks sist for sharing...God bless...:)

  • WISEMAN786

    18 Juli 2015

    Tuhan memberikan jodoh kepada  seorang cewek atau cowok menjadi teman hidupnya. Lalu keduanya mengucapkan janji setia. Lama2 (dan banyak terjadi), janji itu dibibir saja; perceraian, pisah ranjang dan anak yg dilahirkan jadi korban/. lalu pertanyaan saya "APA BETUL JODOH ITU DARI TUHAN?"

1 – 25 dari 48    Ke halaman:  1  2  Selanjutnya Kirim tanggapan