Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Apa makna penyaliban Yesus bagi anda ?.

ForumAlkitab

51 – 67 dari 67    Ke halaman:  Sebelumnya  1  2  3Kirim tanggapan

  • 20 November

    Pengampunan dosa itu mencakup 3 hal...

    1. Setuju dgn Allah yaitu apa yg Qt lakukan yg namanya Dosa tetap dosa, baik itu dosa besar maupun dosa kecil..tdk boleh ada pembenaran diri dari manusia..

    2. Berterima kasih yaitu Qt bersyukur oleh karena kasih Allah kepada manusia yg berdosa n hina  sehingga manusia memperoleh pengampunan dosa

    3  bertobat yaitu perubahan sikap yg menghasilkan perubahan tindakan

    🙏🙏

  • 20 November

    Tujuan Yesus adalah menyatakan kehendak Bapa bagi manusia supaya manusia bersatu lagi dengan Allah.
    Salah satu jalan untuk bersatu lagi dengan Allah adalah dengan berkorban.
    Dan menyatakan atau mengajarkan yang sangat baik adalah dengan teladan.

    SOZANLIWU435 tulis:

    Saudara @ROY371. Untuk apa Tuhan Yesus kalau bukan untuk dikorbankan ?

    Kalau hanya jalan tidak perlu lagi ada penyaliban.

  • 20 November

    Saudara @ROY371. Berarti tidak mengakui penyaliban sebagai pengorbanan Tuhan kepada umat manusia.

    Intinya Tuhan Yesus tidak perlu disalibkan kalau hanya untuk menjadi jalan.

    Cukup lahir dan hadir di dunia ini kalo hanya menjadi jalan untuk mengenal Allah Bapa di surga.

    Galatia 6:14: Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia.

    Artinya Tuhan Yesus mengorbankan dirinya bagi umat manusia.

    Saudara @ROY371 Sebenarnya alirannya apa pak ROY?

    20 November diubah oleh SOZANLIWU435

  • 21 November

    SOZANLIWU435 tulis:

    Saudara @ROY371. Berarti tidak mengakui penyaliban sebagai pengorbanan Tuhan kepada umat manusia.

    Intinya Tuhan Yesus tidak perlu disalibkan kalau hanya untuk menjadi jalan.

    Cukup lahir dan hadir di dunia ini kalo hanya menjadi jalan untuk mengenal Allah Bapa di surga.

    Galatia 6:14: Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia.

    Artinya Tuhan Yesus mengorbankan dirinya bagi umat manusia.

    Saudara @ROY371 Sebenarnya alirannya apa pak ROY?


    Saya juga mengakui penyaliban Yesus itu untuk umat manusia tapi hanya untuk menyajarkan dengan teladan bukan sebagai korban pengganti seperti yang banyak diyakini selama ini. Jadi tujuan pengorbanan itu beda.
    Kalau sekedar Firman atau perintah, gak perlu Yesus datang ke dunia, cukup melalui perantaraan para nabi.

    Dan saya pikir pengajaran terbaik adalah melalui teladan, kalau melalui ucapan atau tulisan hanya baik untuk membangun pengetahuan di akal. Tapi kalau untuk karakter, pengajaran terbaik melalui teladan. Dan segala tulisan yang diilhami Allah sangat baik untuk mengajar, untuk mendidik orang dalam kebenaran. Tapi kalau korban pengganti itu tidak mendidik orang tapi malah membiarkan mungkin juga mendukung orang untuk tetap dalam prilaku yang tidak benar.

    Mengenai Gal 6:14 , silakan baca ayat ayat pertama, itu mengajarkan tentang semangat pengorbanan (ayat 2 dan 5)dan ayat 7-9 menentang ajaran korban pengganti bahwa siapa yang menabur dia yang menuai, itu hukum Tuhan dan bersifat kekal.

  • 21 November

    ROY371 tulis:

    Saya juga mengakui penyaliban Yesus itu untuk umat manusia tapi hanya untuk menyajarkan dengan teladan bukan sebagai korban pengganti seperti yang banyak diyakini selama ini. Jadi tujuan pengorbanan itu beda.

    Kalau sekedar Firman atau perintah, gak perlu Yesus datang ke dunia, cukup melalui perantaraan para nabi.

    Dan saya pikir pengajaran terbaik adalah melalui teladan, kalau melalui ucapan atau tulisan hanya baik untuk membangun pengetahuan di akal. Tapi kalau untuk karakter, pengajaran terbaik melalui teladan. Dan segala tulisan yang diilhami Allah sangat baik untuk mengajar, untuk mendidik orang dalam kebenaran. Tapi kalau korban pengganti itu tidak mendidik orang tapi malah membiarkan mungkin juga mendukung orang untuk tetap dalam prilaku yang tidak benar.

    Mengenai Gal 6:14 , silakan baca ayat ayat pertama, itu mengajarkan tentang semangat pengorbanan (ayat 2 dan 5)dan ayat 7-9 menentang ajaran korban pengganti bahwa siapa yang menabur dia yang menuai, itu hukum Tuhan dan bersifat kekal.

    Merujuk ke perjanjian lama penghapusan dosa itu dilakukan dengan mempersembahkan korban/kurban  bagi Allah berupa kambing, domba, lembu,burung merpati, bahkan sampai kepada tumbu-tumbuhan. Tetapi dengan pengorbanan yang dilakukan Tuhan Yesus diatas kayu salib pengorbanan tersebut tidak lagi dilakukan karena pengorbanan tersebut sudah mewakili pengorbanan yang dilakukan Tuhan Yesus diatas kayu salib. Hal ini salah satu bukti bahwa Tuhan Yesus mengorbankan diri untuk penebusan dosa manusia.

    Secara sederhana saja saya akan mengajukan pertanyaan kenapa dulu dalam perjanjian lama ketika umat Allah melakukan dosa mereka memberikan kurban sebagai penghapusan dosa ?

    Sedangkan diperjanjian baru korban penghapusan dosa tidak lagi memberikan korban/kurban.

  • 21 November

    Iya.. seandainya sampai sekarang masih pakai hewan utk penebusan dosa, pasti sdh punah semua hewannya dan otomatis MC tidak akan makan daging lgi, cz daging di pakai untuk korban penebusan dosa dan bagi orang miskin pasti susah dapat karena kemahalan harganya,, Bersyukur ya, Krn Tuhan begitu mengasihi kita sehingga Qt masih bsa makan daging, sehingga tubuh Qt jga ikut sehat klw di makan sesuai dgn kebutuhan 😅😁

    SOZANLIWU435 tulis:

    Merujuk ke perjanjian lama penghapusan dosa itu dilakukan dengan mempersembahkan korban/kurban  bagi Allah berupa kambing, domba, lembu,burung merpati, bahkan sampai kepada tumbu-tumbuhan. Tetapi dengan pengorbanan yang dilakukan Tuhan Yesus diatas kayu salib pengorbanan tersebut tidak lagi dilakukan karena pengorbanan tersebut sudah mewakili pengorbanan yang dilakukan Tuhan Yesus diatas kayu salib. Hal ini salah satu bukti bahwa Tuhan Yesus mengorbankan diri untuk penebusan dosa manusia.

    Secara sederhana saja saya akan mengajukan pertanyaan kenapa dulu dalam perjanjian lama ketika umat Allah melakukan dosa mereka memberikan kurban sebagai penghapusan dosa ?

    Sedangkan diperjanjian baru korban penghapusan dosa tidak lagi memberikan korban/kurban.

  • 22 November

    SOZANLIWU435 tulis:

    Merujuk ke perjanjian lama penghapusan dosa itu dilakukan dengan mempersembahkan korban/kurban  bagi Allah berupa kambing, domba, lembu,burung merpati, bahkan sampai kepada tumbu-tumbuhan. Tetapi dengan pengorbanan yang dilakukan Tuhan Yesus diatas kayu salib pengorbanan tersebut tidak lagi dilakukan karena pengorbanan tersebut sudah mewakili pengorbanan yang dilakukan Tuhan Yesus diatas kayu salib. Hal ini salah satu bukti bahwa Tuhan Yesus mengorbankan diri untuk penebusan dosa manusia.

    Secara sederhana saja saya akan mengajukan pertanyaan kenapa dulu dalam perjanjian lama ketika umat Allah melakukan dosa mereka memberikan kurban sebagai penghapusan dosa ?

    Sedangkan diperjanjian baru korban penghapusan dosa tidak lagi memberikan korban/kurban.


    Saya harap hati hati dan pahami penggunaan kata atau frasa.
    Contoh : menghapus tidak sama dengan menebus.
    Kedua kata itu bisa dilihat sebagai pertentangan.
    Alkitab sama sekali tidak mengajarkan penebusan dosa.
    Yang Alkitab ajarkan “Yesus menebus manusia dari perhambaan oleh dosa”.
    Bahkan saya sering mengatakan lebih baik Yesus menebus kendaraan yang digadaikan daripada menebus dosa.


    Arti menebus itu :
    membebaskan, menyelamatkan, melepaskan, memulihkan, mendapatkan kembali.


    Untuk apa dosa yang adalah kejijikan mau didapatkan kembali dengan pengorbanan yang luar biasa ???. sangat ironis dan tidak masuk akal.
    Dalam bahasa apapun makna kata penebusan itu sama.
    Yang Alkitab ajarkan ada manusia yang ditebus dari perhambaan oleh dosa.
    Alkitab mengambarkan dengan frasa :
    “menebus kita” (1 Kor 1:30, Gal 3:13)
    “Menebus mereka”(Gal 4:5, 2 Pet 2:21)
    “kamu/mereka ditebus” (1 Pet 1:18. Wah 14:3,4)
    “penebusan kita” (Kol 1:14)
    “kita peroleh penebusan”(Ef 1:4,17)
    Silakan baca mengenai penebusan, ada ulasan saya disini :
    www.jodohkristen.com/topic/3485/3/

    kalau arti kata menghapus , itu sama dengan menghilangkan atau meniadakan, dan artinya sangat bertolak belakang dengan kata menebus.

    Alkitab menggambarkan dosa itu sebagai kuasa yang menghamba atau menjajah pihak lain dalam hal ini pihak yang dierhamba adalah manusia (Yoh 8:34, Rm 6:17-18 dll).

    Saya analogikan , dosa itu seperti Belanda.
    Yang dijajah atau diperhamba adalah Indonesia.
    Bagaimana supaya indonesia dimerdkakan atau ditebus ??.
    Belanda diusir atau diperangi, belanda di bunuh dll.

    Nah dengan mengikuti Yesus disalib maka dosa (Belanda) mati sehingga kita tidak lagi dijajah Belanda (Rm 6:5-6, 1 Pet 4-1 dll).

    Mengenai korban PL dan PB (mengenai darah) saya sudah jelaskan untuk sdr MEN624 di hal 2 thread ini.
    Dan cara pandang yang berbeda antara PL dan PB.
    PB itu juga merupahkan tafsir ulang PL(2 Kor 3:14) dan juga penyempurnaan PL(Rm 45:4,10).
    Menurut saya, pendekataan PL adalah prilaku simbolik, sementara pendekatan PL melalui hati dan pikiran (IMAN).

    22 November diubah oleh ROY371

  • 22 November

    ROY371 tulis:

    Saya harap hati hati dan pahami penggunaan kata atau frasa.

    Contoh : menghapus tidak sama dengan menebus.

    ....

    Menurut saya, pendekataan PL adalah prilaku simbolik, sementara pendekatan PL melalui hati dan pikiran (IMAN).

    Begini saja saya sangat berbeda pendapat dari pernyataan pak ROY.

    Kematian Yesus Kristus berbeda dengan kematian siapapun ?

    Kematiannya adalah kematian orang tidak berdosa. Ia dengan rela mati menggantikan orang orang berdosa.

    Aku memberikan nyawaku bagi domba dombaku. Aku memberikannya menurut kehendak ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali (Yohanes 10:15,18), Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkannya dirinya untuk aku (Galatia 2:20, Yesaya 53:5-6).

    YESUS KRISTUS HARUS MATI

    Karena , tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan, (Ibrani 9:22). Darah Yesus, Anaknya itu, menyucikan kita dari segala dosa, (Yohanes 1:7; I Petrus 1:18-19).

    Karya kristus dengan kematiannya adalah Ia menebus orang berdosa. Ia memerdekaan orang berdosa dari kuasa dosa dan mengembalikannya kepada Allah. Yang telah menyerahkan dirinya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan, (Titus 2:14). Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah, (I Petrus 3:88; II Korintus 5:21; I Timotius 2:6; Ibrani 2:14-15).

    Apakah artinya mempercayai Yesus Kristus?

    Artinya mutlak mempercayai  Yesus Kristus dalam hal keselamatan. Aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa dia berkuasa memeliharakan akan apa yang dipercayakannya kepadaku hingga pada hari Tuhan, (II Timotius 1:12; I Yohanes 5:10-12). Dan dengan keyakinan penuh menerimanya masuk dalam hati kita sebagai juruselamat dan Tuhan. Semua orang yang menerimanya diberinya kuasa supaya menjadi anak anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namanya, (Yohanes 1:12).

    22 November diubah oleh JODOHKRISTEN

  • 22 November

    ROY371 tulis:

    yang saya kutip dari injil : yang berbuat dosa adalah hamba dosa (Yoh 8:34).
    Itu bukan kata saya.

    Jadi siapapun yang berbuat dosa adalah hamba dosa.

    Jadi dalam hal ini, dosa adalah kuasa.

    Tidak ada yang bilang bahwa itu perkataan Anda.

    Bayi dalam kandungan BUKAN hamba dosa karena TIDAK BERBUAT DOSA. Anda setuju dengan statemen ini kan ???

    So, karena bayi dalam kandungan BUKAN hamba dosa maka TIDAK PERLU ditebus ???

    Tapi di bawah Anda mengatakan bahwa bayi dalam kandungan sudah memiliki dosa, yaitu dosa asal (Original Sin) atau dosa warisan (Ancestral SIn).

    Anda mengajak saya untuk berpikir logis, sekarang coba Anda jawab pertanyaan logis saya di atas ??

    Yesus pun memasuki raga manusia yang penuh dosa tapi Yesus tidak berbuat dosa.

    Saya minta Anda berhati-hati menuliskan statement seperti di atas.

    Saya belum pernah membaca ayat Alkitab atau tulisan para penerus rasul atau para bapa Gereja bahwa ragawi Yesus adalah ragawi manusia yang penuh dosa.

    Artinya ada kuasa itu namun Yesus melawan atau tidak taat.
    Penyaliban adalah gambaran Yesus melawan dosa (Ibr 12:3-4).

    Bagaimana, penyiksakaan , penghinaan tidak menimbulkan dorongan untuk melawan atau sumpah serapa ?. itu dosa.

    Tidak ada tertulis dalam Ibr 12:3-4 bahwa penyaliban adalah gambaran Yesus melawan dosa. Yang ada adalah pergumulan Anda dan saya melawan dosa. Yesus Kristus tidak pernah bergumul melawan dosa. Ingat ketika Yesus Kristus dicobai oleh Iblis di padang gurun ??? Adakah Yesus Kristus bergumul ketika itu ???

    Dan dalam kandungan pun manusia sudah punya dosa, oleh greja disebuat dosa asal.

    Soal dosa asal (original sin) atau dosa nenek moyang (ancestral sin) sudah saya singgung dalam komentar saya sebelumnya.

    Tapi sampai dengan reply ini, Anda belum menjawab pertanyaan saya.

    22 November diubah oleh VIRUSKASIH805

  • 22 November

    “Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh” (Yes 53: 5).

    “tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan” (Ib 9:22)

    Dan Ia bukan masuk untuk berulang-ulang mempersembahkan diri-Nya sendiri, sebagaimana Imam Besar setiap tahun masuk ke dalam tempat kudus dengan darah yang bukan darahnya sendiri. (Ib 9:25)

    Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja menyatakan  diri-Nya, pada zaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya. (Ib 9:26)

    Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi, (Ib 9:27)

    Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia. (Ib 9:28)

    ... Imam harus mengadakan pendamaian bagi orang itu dengan domba jantan korban penebus salah itu, sehingga ia menerima pengampunan” (Im 5:16)

    “Dan karena kehendakNya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus” (Ib 10:10)

    “Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darahNya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah” (Rom 5:9)

    “Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu” (1 Kor 6:20)

    Rm 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, 3:24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. 3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya

    “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yoh 3:16)

    22 November diubah oleh VINA735

  • 22 November

    ROY371 tulis:

    Mengenai Ibr 9:15;
    Ini bahasa ibrani :
    ולשם כך הוא מתווך בהסכם החדש שיירשו
    מי שקורא את ההבטחה לירושת עולם אחרי המתים ייגאל בגין הפשעים שבוצעו בימי הברית הראשונים

    Ini terjemahannya menurut google translate tanpa diedit oleh saya :

    Dan untuk itu, dia menengahi perjanjian baru yang akan mereka warisi
    Siapapun yang membaca janji warisan dunia setelah orang mati akan diselamatkan dari kejahatan yang dilakukan pada hari-hari pertama perjanjian

    Anda mengutip ayat Ibrani 9:15 dalam bahasa Ibrani dari salah satu terjamahan Alkitab kah ??? Kalo benar kenapa Anda tidak sekalian memberikan translasi dalam bahasa Inggris atau Indo dari terjemahan Alkitab tersebut malah mentranslasinya dengan Google Translate ???

    Apakah Anda tidak tahu kalo penerjemahan Alkitab dari naskah aslinya tidak menggunakan Google Tranlaste karena sangat memperhitungkan konteks ayat atau pasal ???

    Atau Anda takut ayat tersebut akan membantah argumen Anda sendirikah ??? Padahal Anda juga tahu bahwa kitab Ibrani ditulis menggunakan bahasa Yunani.

    Tapi fine, saya coba ikuti kemauan Anda.

    Siapapun yang membaca janji warisan akan diselamatkan/dibebaskan dari kesalahan yang dilakukan pada perjanjian pertama.

    Siapa pun yang membaca ???

    Menurut Anda, bayi dalam kandungan bisa membaca ???

    Artinya : dengan ajaran baru ini anda tidak akan mengulangi lagi kesalahan yang sama.

    Apa yang Anda tulis di atas tidak ada tertulis di terjemahan ayat tersebut.

    Bahkan untuk suatu tafsir pribadi pun saya sangat tidak sependapat dengan statement tersebut.

    Betewe, BUKAN KESALAHAN TAPI KEJAHATAN. Sekali lagi KEJAHATAN.

    Trus "KEJAHATAN YANG SAMA" yang mana ??? Apakah memakan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat ???

    Atau membebaskan anda dari kesalahan yang sama.

    Lagi-lagi, "KEJAHATAN YANG SAMA" yang mana ???

    Dari terjemahan yang Anda berikan tertulis :

    ...akan diselamatkan dari kejahatan yang dilakukan pada hari-hari pertama perjanjian

    Hello ??? Apakah maksud Anda kesalahan yang dilakukan Adam dan Hawa ketika di taman eden ??? Atau kesalahan Atau kesalahan orang-orang jahat pada jaman Nuh ??? Apakah saya sudah lahir pada hari-hari pertama perjanjian ???

    Bukan membebaskan kesalahan anda.

    Sudah saya bilang dari awal sesuai dengan terjemahan LAI, UNTUK MENEBUS PELANGARAN-PELANGGARAN yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama.


    PESAN SAYA KEPADA ANDA SEBAGAI SESAMA SAUDARA SEIMAN :
    Saya mohon dengan sangat kepada Anda untuk berhati-hati ketika menafsirkan ayat per ayat dalam Alkitab. Metode Anda menggunakan Google Translate untuk menerjemahakan ayat menurut hemat saya sungguh sangat menciderai kerja keras para penerjemah Alkitab yang sudah bersusah payah menerjemahkan dengan penuh keakuratan dan kehati-hatian serta mempertimbangkan konteks ayat dan pasal.

    Lebih dari pada itu, cara Anda merekonsiliasi atau membenangmerahkan ayat per ayat dengan argumen Anda sungguh terkesan sangat memaksakan sekali. Ada begitu banyak tafsir-tafsir terkenal dari para sarjana Alkitab, belum lagi tulisan-tulisan para bapa Gereja yang dapat Anda jadikan rujukan dalam menuliskan suatu counter-argumen atau menarik kesimpulan. Anda tidak perlu bersusah payah memikirkannya, tinggal mengcopas saja.  

    jadi kalau menurut saya , Yesus menebus dosa itu aneh sekali, gak rasional, jauh lebih baik Yesus menebus kendaraan atau barang berharga yang digadaikan.

    Mana yang lebih aneh, menebus dosa atau menghapuskan surat hutang ???

    Kol 2:14 LAI
    dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib.

    22 November diubah oleh VIRUSKASIH805

  • 22 November

    ROY371 tulis:


    Saya harap hati hati dan pahami penggunaan kata atau frasa.
    Contoh : menghapus tidak sama dengan menebus.
    Kedua kata itu bisa dilihat sebagai pertentangan.
    Alkitab sama sekali tidak mengajarkan penebusan dosa.
    Yang Alkitab ajarkan “Yesus menebus manusia dari perhambaan oleh dosa”.
    Bahkan saya sering mengatakan lebih baik Yesus menebus kendaraan yang digadaikan daripada menebus dosa.


    Arti menebus itu :
    membebaskan, menyelamatkan, melepaskan, memulihkan, mendapatkan kembali.

    Arti Kata Menebus menurut KBBI
    /me·ne·bus/

    Dari kata dasar: tebus
    Verba (kata kerja)

    1. Membayar dengan uang untuk mengambil kembali barang yang tergadai.
    Contoh: ia menebus gelang itu dari pegadaian

    2. Membayar dengan uang dan sebagainya untuk membebaskan (tawanan, sandera, budak belian dan sebagainya).
    Contoh: penculik akan melepaskan anak itu jika orang tuanya mau menebusnya dengan sejumlah uang

    3. Membeli kembali.
    Contoh: menebus talak

    3. Menguangkan wesel (cek) ke bank.
    Contoh: ia menebus wesel ke kantor pos

    4. Mengambil barang pembagian (distribusi dan sebagainya) dengan bon (kupon dan sebagainya) dan dengan membayarnya dengan uang.
    Contoh: saya dapat pembagian sepeda, tetapi tidak dapat menebusnya

    5. Memperbaiki kesalahan (dosa dan sebagainya) dengan berbuat jasa, kebaikan.
    Contoh: dengan sengaja ia hidup miskin untuk menebus segala dosanya

    6. Membalas (jasa, kebaikan, karunia) yang sudah diterima.
    Contoh: ia menebus karunia yang dilimpahkan kepadanya

    7. Menepati atau menunaikan (janji, perkataan, cita-cita, nazar) yang telah terucapkan.
    Contoh: malu rasanya kalau tidak dapat menebus janjiku

    8. Menyelamatkan (jiwa, hidup) orang lain.
    Contoh: dengan jalan demikian, saya dapat menebus nyawa sahabatku itu

    9. Memperoleh sesuatu dengan pengorbanan (jiwa, harta, benda).
    Contoh: menebus kemerdekaan dengan air mata dan darah

    10. Memulihkan kekalahan (kerugian)

    11. Memulihkan kehormatan (nama baik)

    12. Menghapus (malu).
    Contoh: dikerahkan sepuluh divisi untuk menebus kekalahannya dalam serangannya yang gagal itu, ia bersedia berbuat apa pun untuk menebus kehormatan keluarganya


    Kesimpulan
    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),
    - arti kata menebus adalah membayar dengan uang untuk mengambil kembali barang yang tergadai.

    Contoh: ia menebus gelang itu dari pegadaian.

    - Arti lainnya dari menebus adalah membayar dengan uang dan sebagainya untuk membebaskan (tawanan, sandera, budak belian dan sebagainya).
    Contoh: penculik akan melepaskan anak itu jika orang tuanya mau menebusnya dengan sejumlah uang.


    Pertanyaan buat Anda, Apakah Anda sudah berhati-hati dan sudah paham arti dan makna serta penggunaan dalam konteks kalimat ???

    Sekarang jika para penerjemah di LAI menggunakan kata MENEBUS, apakah menurut Anda mereka tidak berhati hati dan belum paham arti dan makna dari kata tersebut ???

    22 November diubah oleh VIRUSKASIH805

  • 23 November

    SOZANLIWU435 tulis:

    Begini saja saya sangat berbeda pendapat dari pernyataan pak ROY.

    Kematian Yesus Kristus berbeda dengan kematian siapapun ?

    Kematiannya adalah kematian orang tidak berdosa. Ia dengan rela mati menggantikan orang orang berdosa.

    Aku memberikan nyawaku bagi domba dombaku. Aku memberikannya menurut kehendak ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali (Yohanes 10:15,18), Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkannya dirinya untuk aku (Galatia 2:20, Yesaya 53:5-6)..........................


    Kematian itu sama saja, prosesnyam (penyaliban) juga sama dengan yang lain.
    Hanya bedanya Yesus tidak berdosa dan tetap tidak berbuat dosa malahan berbuat kasih selama menjalani penyaliban.
    Dan Yesus dijadikan model bagi kita
    Mengenai Yoh 10:15,18
    Apakah memberikan nyawa berarti korban pengganti ?.
    Yesus juga menyerahkan nyawanya kepada Bapa .
    Apakah Yesus juga berkorban untuk menggantikan Bapa ?.

    Kalau kita merujuk ke PL, nyawa itu dalam darah, jadi hal itu sama makanya dengan darah yang menurut saya sebelumnya adalah semangat pengorbanan.
    Nah semangat pengorbanan itu untuk dipersembahkan kepada Bapa bukan untuk kepentingan pribadi kita.
    Dan semangat pengorbanan Yesus itu juga merupahkan ajaran atau teladan bagi kita, supaya kita kudus sesuai dengan kehendak Allah.

    Gal 2:20, malah bertentangan dengan korban pengganti, Yesus hidup di dalam aku, berarti firman itu menghidupi saya.
    1 Yoh 1:7: mensyaratkan persekuatan sama seperti Rm 6:5-6, yang saya sudah jelaskan didepan.
    Demikian juga dengan 1 Pet 18-19, saya sudah jelaskan didepan, apakah kita SUDAH BEBAS DARI CARA HIDUP SIA SIA ?. hal itu bisa terjadi kalau kita bersekutu dengan semangat pengorbanan kristus.
    Demikian juga dengan Titus 2:14, sama seperti dengan 1 Pet 18, Rm 6:11, 1 Pet 2:24.
    Itu terjadi kalau kita mengikuti semangat pengorbanan Yesus, kalau tidak kita tetap melakukan kejahatan atau tidak bebas dari kejahatan.
    Jadi tidak ada sama sekali ajaran korban pengganti, yang ada hanya ajaran teladan.

    Tapi perlu diingat kalau mau tetap yakin dengan korban pengganti , bahwa hukum Tuhan itu kekal, siapa yang menabur dia yang menuai.
    sehingga Tuhan akan membalas setiap orang menurut perbuatannya (Maz 62:12, Ams 24:12,29, Mat 16:17, Roma 2:6, 2Timotius 4:14, 1Petrus 1:17, Wahyu 2:23, 22:12 dll)

    dan Tuhan tidak padang bulu dalam penghakiman (Roma 2:11, 1 Pet 1:17, Kol 3:25, Ef 6:9, Gal 2:6)
    makanya Yesus juga menyuruh berusaha sunggu sunggu suapaya selamat (Mat 7:13, Luk 13, 24)

  • 23 November

    VIRUSKASIH805 tulis:

    Anda mengutip ayat Ibrani 9:15 dalam bahasa Ibrani dari salah satu terjamahan Alkitab kah ??? Kalo benar kenapa Anda tidak sekalian memberikan translasi dalam bahasa Inggris atau Indo dari terjemahan Alkitab tersebut malah mentranslasinya dengan Google Translate ???,.................

    Kata siapa bayi dalam kandungan hamba dosa ???.
    Saya kutip Yoh 8:34 itu supaya anda bisa bedakan “berbuat dosa” dan “dosa”. Hamba tidak sama dengan tuan. Semoga paham ini.
    Dosa itu bukan perbuatan tapi kuasa.
    Dan Alkitab tidak mengenal dosa asal, apalagi dosa kakek moyang.

    Dosa atau kuasa atau kecendrungan untuk berbuat dosa itu ada dalam diri manusia sejak dalam kandungan. Ada kuasa atau kecendrungan itu tidak otomatis berbuat dosa. Mau berbuat tapi tanpa daya juga tidak ada perna menjadi hamba pihak lain.
    Masalah disini kalah atau taat kepada dosa(Rm 6:16), itu yang dikatakan hamba dosa.

    Maka saya juga harap bersikap kritis juga terhadap istilah atau definisi yang dibuat greja, dalam hal ini ada dosa asal dll.
    Maka ketika saya mengatakan Yesus hadir menggunakan tubuh yang penuh dosa, anda malah bingung , mungkin dikira, saya mengatakan Yesus “berbuta dosa”. Silakan baca Roma 8:3.
    Roma 8 itu juga menunjukan bahwa Yesus itu ajaran.

    Kalau baca Ibr 12:2-4, itu tentang mengikuti teladan Yesus Yang disalib dan membandingkan dengan “kamu” Berarti salib itu Yesus melawan dosa.
    Di ayat lain digambarkan juga, ketika Ia dicaci maki , Ia tidak membalas.
    Ketika Ia menderita(“sampai berdarah darah”) , Ia tidak mengancam,....jadi itu momen dimana terdapat dorongan untuk berbuat dosa tapi dorongan itu tidak diindahkan atau dilawan. Dan itu pada proses penyaliban.

    Mengeni Ibr 9:15.
    Maaf, sekali lagi mohon maaf,  anda ini aneh aneh pak.
    Keanehan itu juga saya lihat pada tread saya sebelumnya sampai subtitusi kata atau frasa yang nggak nyambung sama sekali. Lihat di www.jodohkristen.com/topic/3485/4/

    Saya harap kita lebih mencintai kebenaran (Mat 10:37) lebih daripada ikatan emosional dengan dogma atau penafsiran tertentu yang ternyata keliru dan dibela dengan sikap konyol.

    Ibr 9:15, saya kutip terjemahan terbaru, saya juga menunjukan sumbernya (ada beberapa terjemahan), malah diminta baca naska asli.
    Naska asli saya tunjukan disertai dengan google tranlate, artinya ini murni arti kata atau kalimat tanpa dipengaruhi oleh theologi yang dianut penerjemah.

    Dan Alkitab hanya mengenal dua macam perjanjian dan batasannya juga saya pikir sangat jelas.
    Jadi jangan ngelantur kemana mana, sampai janin bisa baca segala ???.

    Jadi apa masalahnya dengan LAI ???, tidak ada samasekali, LAI PUN MENYADARI KELEMAHANNYA, MAKA SERING ADA TERJEMAHAN BARU.

  • 23 November

    ROY371 tulis:

    Kematian itu sama saja, prosesnyam (penyaliban) juga sama dengan yang lain.

    Hanya bedanya Yesus tidak berdosa dan tetap tidak berbuat dosa malahan berbuat kasih selama menjalani penyaliban.

    Dan Yesus dijadikan model bagi kita

    Mengenai Yoh 10:15,18

    Apakah memberikan nyawa berarti korban pengganti ?.

    Yesus juga menyerahkan nyawanya kepada Bapa .

    Apakah Yesus juga berkorban untuk menggantikan Bapa ?.

    Kalau kita merujuk ke PL, nyawa itu dalam darah, jadi hal itu sama makanya dengan darah yang menurut saya sebelumnya adalah semangat pengorbanan.

    Nah semangat pengorbanan itu untuk dipersembahkan kepada Bapa bukan untuk kepentingan pribadi kita.

    Dan semangat pengorbanan Yesus itu juga merupahkan ajaran atau teladan bagi kita, supaya kita kudus sesuai dengan kehendak Allah.

    Gal 2:20, malah bertentangan dengan korban pengganti, Yesus hidup di dalam aku, berarti firman itu menghidupi saya.

    1 Yoh 1:7: mensyaratkan persekuatan sama seperti Rm 6:5-6, yang saya sudah jelaskan didepan.

    Demikian juga dengan 1 Pet 18-19, saya sudah jelaskan didepan, apakah kita SUDAH BEBAS DARI CARA HIDUP SIA SIA ?. hal itu bisa terjadi kalau kita bersekutu dengan semangat pengorbanan kristus.

    Demikian juga dengan Titus 2:14, sama seperti dengan 1 Pet 18, Rm 6:11, 1 Pet 2:24.

    Itu terjadi kalau kita mengikuti semangat pengorbanan Yesus, kalau tidak kita tetap melakukan kejahatan atau tidak bebas dari kejahatan.

    Jadi tidak ada sama sekali ajaran korban pengganti, yang ada hanya ajaran teladan.

    Tapi perlu diingat kalau mau tetap yakin dengan korban pengganti , bahwa hukum Tuhan itu kekal, siapa yang menabur dia yang menuai.

    sehingga Tuhan akan membalas setiap orang menurut perbuatannya (Maz 62:12, Ams 24:12,29, Mat 16:17, Roma 2:6, 2Timotius 4:14, 1Petrus 1:17, Wahyu 2:23, 22:12 dll)

    dan Tuhan tidak padang bulu dalam penghakiman (Roma 2:11, 1 Pet 1:17, Kol 3:25, Ef 6:9, Gal 2:6)

    makanya Yesus juga menyuruh berusaha sunggu sunggu suapaya selamat (Mat 7:13, Luk 13, 24)

    Hahaha

    Berargumentasi boleh saja kuat dan licik tapi hati hati jangan memberikan sebanyak mungkin kutipan yang sumbernya tidak jelas atau sesat. Maupun dalam mengutip ayat Alkitab dan begitu pula dalam penafsiran.

    Saya mengerti apa maksud pak ROY dan menerima bahwa Tuhan Yesus untuk menjadi jalan dan perantara untuk mengenal Allah. Kita hanya berbeda tafsiran, inti dari yg saya maksudkan yaitu Tuhan Yesus sebagai jalan benar, perantara juga benar, namun saya secara pribadi tidak mengesampingkan pengorbanan Tuhan Yesus diatas kayu salib untuk menebus dosa-dosa manusia. Kalau tidak ada pengorbanan Kristus diatas kayu salib maka kita yang akan binasa karena dosa.

    Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah, (Roma 8:8-9).

    Tanpa kematian domba atau lembu yang dipersembahkan manusia akan hidup dalam dosa dan Allah mengatakan kepada musa orang orang tersebut harus dilenyapkan dari antara bangsanya, (Imamat 18:29). Tanpa pengorbanan tidak akan ada pengampunan dan tanpa pengampunan dari Allah adalah kematian kita manusia.

    Kematian Kristus Yesus sebagai Anak domba Allah adalah pengorbanan yang sempurna dan tanpa cacat celah, Yesus mengalami penderitaan, orang mengira Dia kena Tulah, dipukul, ditindas, tertikam, diremukkan oleh karena kejahatan kita (Yesaya 53:4-5).

    Apakah maksud hidup dalam pengorbanan Yesus ?

    Mendapat keselamatan / Hidup yang kekal (Yoh 3:16; 1 Yoh 5:11-13; Yoh 6:47)

    Keselamatan jiwa yang diberikan oleh Yesus kepada setiap orang yang percaya dan mengandalkannya sebagai Tuhan dan Juruselamat. Kita sudah pindah dari dalam maut kedalam hidup, kita yang seharusnya dihukum di penyiksaan kekal tetapi menerima kehidupan kekal.

    Diperdamaikan dengan Allah (Roma 5:10; 2 Kor 5:18-21; Kol1:20). Akibat dosa diri kita telah terpisah dengan Allah sehingga kita telah kehilangan kemuliaanNya. Melalui Yesus kita diperdamaikan dengan Allah sehingga hubungan kita dengan Allah kembali pulih dan Dia akan mendengar doa-doa kita. Kita punya jalan kepada Bapa di Sorga. Yesus adalah imam besar yang membuka jalan kepada Allah. Pengampunan Dosa dan penyucian (Matius 26:28; 1 Yoh 1:7; Kisah 5:31; Kisah 10: 43; Ef 1:7; Roma 6:10). Sebab oleh dan di dalam Kristus kita semua beroleh pengampunan dosa, dan penyucian dosa, sehingga kita beroleh persekutuan dengan Bapa. Karena upah dosa adalah maut sehingga manusia perlu mendapat pengampunan dosa untuk diselamatkan. Yesus mampu mengampuni dosa manusia.

    Menerima Roh Kudus (Kis 2:38;)

    Saat kita mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan maka Roh Kudus akan memeteraikan kita dan kita akan menerima Roh Kudus, beroleh Keberanian masuk ke tempat kudus (Ibr 10:19). Saat Yesus belum mati di Kayu salib untuk dosa-dosa kita kita tidak mungkin masuk menghadap Bapa, dan tidak mungkin Allah yang Maha Kudus mau menemui kita, tetapi melalui Kristus kita dapat langsung berbicara kepada Bapa.

    Maka sekarang berita pendamaian telah dipercayakan kepada kita supaya kita menjadi duta-duta kerajaan Allah bagi dunia ini (2 Kor 5:18-21).

  • 23 November

    Arti Penyaliban Tuhan Yesus bagi saya adalah Dia Rela mengorbankan diriNYA untuk memberi saya hidup. Untuk itu saya harus berjuang untuk hidup berkenan KepadaNYA. Memang ga mudah memperjuangkannya, harus berani bayar harga..tapi dlm tuntunannya melalui RK yg sudah di berikannya pada saya pasti mampu melaluinya...Amin🙏🙏

  • 23 November

    ga usah di ladeni lagi bro,capek kau,ada aja terus nanti jawaban dia itu.

    ampun bang JAGO bilang aja udah 😁😁😁😁

    SOZANLIWU435 tulis:

    Hahaha

    Berargumentasi boleh saja kuat dan licik tapi hati hati jangan memberikan sebanyak mungkin kutipan yang sumbernya tidak jelas atau sesat. Maupun dalam mengutip ayat Alkitab dan begitu pula dalam penafsiran.

    Saya mengerti apa maksud pak ROY dan menerima bahwa Tuhan Yesus untuk menjadi jalan dan perantara untuk mengenal Allah. Kita hanya berbeda tafsiran, inti dari yg saya maksudkan yaitu Tuhan Yesus sebagai jalan benar, perantara juga benar, namun saya secara pribadi tidak mengesampingkan pengorbanan Tuhan Yesus diatas kayu salib untuk menebus dosa-dosa manusia. Kalau tidak ada pengorbanan Kristus diatas kayu salib maka kita yang akan binasa karena dosa.

    Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah, (Roma 8:8-9).

    Tanpa kematian domba atau lembu yang dipersembahkan manusia akan hidup dalam dosa dan Allah mengatakan kepada musa orang orang tersebut harus dilenyapkan dari antara bangsanya, (Imamat 18:29). Tanpa pengorbanan tidak akan ada pengampunan dan tanpa pengampunan dari Allah adalah kematian kita manusia.

    Kematian Kristus Yesus sebagai Anak domba Allah adalah pengorbanan yang sempurna dan tanpa cacat celah, Yesus mengalami penderitaan, orang mengira Dia kena Tulah, dipukul, ditindas, tertikam, diremukkan oleh karena kejahatan kita (Yesaya 53:4-5).

    Apakah maksud hidup dalam pengorbanan Yesus ?

    Mendapat keselamatan / Hidup yang kekal (Yoh 3:16; 1 Yoh 5:11-13; Yoh 6:47)

    Keselamatan jiwa yang diberikan oleh Yesus kepada setiap orang yang percaya dan mengandalkannya sebagai Tuhan dan Juruselamat. Kita sudah pindah dari dalam maut kedalam hidup, kita yang seharusnya dihukum di penyiksaan kekal tetapi menerima kehidupan kekal.

    Diperdamaikan dengan Allah (Roma 5:10; 2 Kor 5:18-21; Kol1:20). Akibat dosa diri kita telah terpisah dengan Allah sehingga kita telah kehilangan kemuliaanNya. Melalui Yesus kita diperdamaikan dengan Allah sehingga hubungan kita dengan Allah kembali pulih dan Dia akan mendengar doa-doa kita. Kita punya jalan kepada Bapa di Sorga. Yesus adalah imam besar yang membuka jalan kepada Allah. Pengampunan Dosa dan penyucian (Matius 26:28; 1 Yoh 1:7; Kisah 5:31; Kisah 10: 43; Ef 1:7; Roma 6:10). Sebab oleh dan di dalam Kristus kita semua beroleh pengampunan dosa, dan penyucian dosa, sehingga kita beroleh persekutuan dengan Bapa. Karena upah dosa adalah maut sehingga manusia perlu mendapat pengampunan dosa untuk diselamatkan. Yesus mampu mengampuni dosa manusia.

    Menerima Roh Kudus (Kis 2:38;)

    Saat kita mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan maka Roh Kudus akan memeteraikan kita dan kita akan menerima Roh Kudus, beroleh Keberanian masuk ke tempat kudus (Ibr 10:19). Saat Yesus belum mati di Kayu salib untuk dosa-dosa kita kita tidak mungkin masuk menghadap Bapa, dan tidak mungkin Allah yang Maha Kudus mau menemui kita, tetapi melalui Kristus kita dapat langsung berbicara kepada Bapa.

    Maka sekarang berita pendamaian telah dipercayakan kepada kita supaya kita menjadi duta-duta kerajaan Allah bagi dunia ini (2 Kor 5:18-21).

51 – 67 dari 67    Ke halaman:  Sebelumnya  1  2  3Kirim tanggapan