Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Pernah berpikir hidup kadang gak adil

ForumCampur-campur

26 – 50 dari 63    Ke halaman:  Sebelumnya  1  2  3  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • 17 Desember

    Dl aku pernah merasa Tuhan ga adil. Tapi bkn karena materi.

    Dl, aku pya teman kuliah S1 Hukum. Dia seh sdh SE. Tapi karena ingin jadi Notaris mk dia kuliah SH lagi, abis itu ambil Magister Kenotariatan. (M.Kn). Temenku itu dari kel org berada. Wkt itu aku ga pya niat utk kuliah M.Kn karna mahal. Kl kuliah Magister Hukum (MH) seh lbh murah.

    1  thn setelah dia ambil M.Kn, ternyata Tuhan berkehendak lain aku diijinkan ambil M.Kn.

    Nah, saat dia ajukan Surat utk Pengangkatan Notaris di slh satu kementerian RI, cuma tunggu 1 thn langsung dapat pemutihan. Artinya pengangkatan Notaris saat itu langsung diterima tanpa ada grade wilayah. Pd saat itu, jika saat ajukan di wilayah DKI Jakarta lgsg dpt. PNBP pun murah cuma 2 juta. Ga ada ujian-ujian segala.

    Temanku itu, saat kuliah S1 Hukum, skripsi byr org. Sidang ga bisa jawab. Malah cuma bisa nangis kt dosenku, karna kasihan saja dilulusin.

    Tesis aplg. Skripsi aja ga bisa. Semua pake calo.

    Ehh saat pengajuan SK pengangkatan langsung lolos dan dapat wilayah yg bagus tanpa byk biaya.

    Aku,  semua dari skripsi, tesis ku buatin sendiri. Bukan aku tak mampu byr orang saat itu. Tapi aku tidak mau, itu ga benar dimata Tuhan. Bahkan kk ku sendiri kesal samaku karena dia minta aku byr org saja bikin skripsi dan tesis. Kl krg duit aku bantu kt kk ku. Dia begitu sebenarnya karna kasihan sama aku kerja sambil kuliah takut fisikku ga kuat.

    Berhubung kk ku sdh kasih saran suruh dibikinin org, akunya ngeyel ga mau, MAKA konsekuensinya aku tidak berani berkeluh kesah atau curhat ke dia tentang byknya tantangan saat nulis skripsi dan tesis. Semua ku telan sendiri.

    Mmg seh, di akhir aku bisa tersenyum puas karena hasilnya memuaskan....😊😊

    Letak TIDAK ADILNYA dimana...?

    Saat aku lulus M.Kn. Byk sekali UU baru yg mengatur ttg Kenotariatan. Yg tdnya tidak ada zona wilayah, menjadi ada. Yg tdnya ga ada ujian pengangkatan jd ada. Jd utk notaris baru wajib masuk zona wilayah 'kering'. Waktu magang cuma 1 thn (pas temenku itu) pas aku 2 tahun. Dan byk sekali persyaratan yg harus dilengkapi...

    Sudah begitu, ujian utk memperoleh SK Pengangkatan Notaris berlapis-lapis tentu hrs byr biaya-biaya ujian lagi.

    Andaikan 'temanku' itu ikut ujian yg ku alami ku jamin dia takkan lulus. Maaf, bkn nya sombong. Tapi itu fakta. Banyak calon Notaris yg tidak lulus. Ku punya teman yg lain dia pinter ga lulus.

    Tapi ya begitulah hidup...kdg kita ga bisa milih kita berada di posisi dan waktu yg mana. So, dijalani saja dg sabar, iklas dan sllu berserah kepada BAPA.

    Semua dijadikan pembelajaran hidup saja. Hidup itu ya berproses. Ada kalanya kita down tapi ada kalanya jg up lagi...

    Yg ptg jgn patah semangat.

    Jika ada teman2 di JK ini pernah merasa kok tidak adil ya....

    itu normal/wajar sebagai manusia. Itulah manusia tdk sempurna. Tapii...ada tapinya jgn lama2 merasakan ketidak adilan itu, cepatlah bangun dan ingat Tuhan...bahwa segala sesuatu indah pd wktNya...

    😁😁

  • 17 Desember

    Pernah.

    Merasa tidak adil karena membandingkan diri sendiri dengan orang lain.

    Tapi akhirnya sadar, karena aku bukan dia atau mereka. Dan dia atau mereka bukan aku.

    Tuhan menciptakan setiap kita untuk tujuan yang berbeda, ibarat tanah liat yg siap dibentuk.

    Makanya proses yang kita lewati akan berbeda dengan proses yang dilewati oleh orang lain.

    Tanah liat yang dibentuk menjadi piring pasti berbeda prosesnya dengan tanah liat yang dibentuk menjadi patung pajangan. Patung pajangan proses membentuknya pasti lebih rumit, proses pewarnaan juga lebih kompleks.

  • 17 Desember

    Pernah,, bahkan kerap kali.. dan kerap kali itu sering membandingkan hidup orang lain dengan hidup kita lalu berpikir dan mengatakan hidup tak adil,, sampai" bertanya pada Tuhan, bila perlu  bertanya pada Tuhan sampai bisa saja salahkan Tuhan atas hidup ini..

    Lambat laun saya mulai mengerti,, sebenarnya kegagalan, kesedihan dll yang terjadi dalam hidup saya,, saya tak harus secara langsung membandingkan hidup orang lain dgn hidup saya ataupun sampai menyalahkan Tuhan,, saya mulai berpikir kenapa sampai harus terjadi demikian..

    Saya pernah membaca sebuah buku dan katanya begini kalau tidak salah "Emas diuji dgn api baru bisa dibentuk dan menghasilkan karya yg baik, berlian di tempa baru bisa menghasilkan berlian yg baik",, Yg membentuk Kita itu Tuhan, kita seumpama emas dan berlian, ketika di uji dan ditempa akan menghasilkan suatu karya bagi hidup kita, tergantung apakah kita seutuhnya mau menyerahkan diri untuk di tempa diuji dan di bentuk sesuai keinginan Tuhan atau tidak.. kita harus meresponnya dgn baik, dan harus menyadari bahwa kita sedang ingin di bentuk oleh Tuhan,, ada ayat dlm Alkitab yg mengatakan juga bgni " mata Tuhan Tertuju pada setiap orang",, ada juga "Rancangan Tuhan adalah rancangan yg penuh dgn damai Sejahtera".. jdi pasti Tuhan peduli dgn smua org. Sampai Tuhan melihat smua orang bahkan memberi rancangan damai sejahtera,, kegagalan bukan dari Tuhan tapi dari kita sendiri apakah kita bisa bangkit dan mau dibentuk oleh Tuhan atau tidak.. org yg selalu berpikir hidup ini tak adil dan menyerah serta tidak mau dibentuk oleh Tuhan itulah orang yang gagal..

    17 Desember diubah oleh IVAN720

  • 17 Desember

    Salah satu tanda merasa hidup ini tak adil juga karena kita tak pernah merasa bersyukur atas apa yg terjadi dalam hidup kita.. ketika dapat yang tak adil kita langsung menyalahkan dan membandingkan hidup kita dgn orang lain sampai bisa saja salahkan Tuhan,, bukankah kita harus merasa bersyukur pada Tuhan Karena Tuhan inginkan kita harus jadi lebih baik lagi dengan memberi cobaan atas hidup ini.. andaikata hidup bisa saja kita alami dgn mudah dan senang" saja kita tak akan mengerti makna hidup..

  • 27 Desember

    Setuju sekali dgn pendapatmu ini sista...

    Tuhan menghadirkan masing-masing kita ke dunia ini dgn tujuan yg berbeda-beda pula.

    Maka apapun yg kita alami pribadi lepas pribadi dlm hidup ini, itulah salib yg masing-masing hrs kita pikul dan kelak akn kita pertanggung jawabkan dihadapan Pengadilannya.

    Misalnya :

    Kita dilahirkan dlm kel kaya : gimana kita hidup dlm lingkungan berkecukupan itu, apakah kita sombong, menghina org miskin dll.

    Pun, jika kita dilahirkan dg wajah ganteng/cantik apakah kita memperlakukan org yg tdk ganteng/cantik semena-mena. Dlm pergaulan muda-mudi misalnya apakah kegantengan/kecantikan/kekayaan kita gunakan utk mempermainkan/memanfaatkan lawan jenis.

    Dst.....

    AMELIA855 tulis:

    Pernah.

    Merasa tidak adil karena membandingkan diri sendiri dengan orang lain.

    Tapi akhirnya sadar, karena aku bukan dia atau mereka. Dan dia atau mereka bukan aku.

    Tuhan menciptakan setiap kita untuk tujuan yang berbeda, ibarat tanah liat yg siap dibentuk.

    Makanya proses yang kita lewati akan berbeda dengan proses yang dilewati oleh orang lain.

    Tanah liat yang dibentuk menjadi piring pasti berbeda prosesnya dengan tanah liat yang dibentuk menjadi patung pajangan. Patung pajangan proses membentuknya pasti lebih rumit, proses pewarnaan juga lebih kompleks.

  • 28 Desember

    Pernah kak dan sering pas pikiraan lagi kacau,
    Kalau aku pribadi hanya diri kita sendiri yang bisa mengembalikan pola pikir kita kenormal agar tidak merasa hidup ini tlidak adil.

    Satu pertanyaan kakak - kakak, aku ini sering sekali bertanya kepada diri sendiri bahka orang lain tentang BAGAIMANA CARA SESEORANG BISA SUKSES DAN JAYA dalam hidupnya?

    Saya mulai terobsesi untuk menjadi sukses dan ingin seperti mereka. Saya sekolah rajin dan mengikuti caranya, tapi terkadang saya merasa sedih, entah kenapa rasanya seperti sia - sia kak.

    YUSNI842 tulis:

    Pernah berpikir gk atau melihat sendiri..orang yang hidupnya jauh dari Tuhan bahkan bukan anak Tuhan hidupnya kok lebih diberkati daripada mereka yang hidupnya untuk Tuhan (ikut pelayanan dll)

  • 28 Desember

    Saya pernah melihat2 orang-orang yang notabene hidupnya bukan anak pelayanan lebih sukses daripada anak pelayanan. Sementara Yang anak pelayanan, sebut saja dekat dengan Tuhan malah hidupnya pas pasan , gitu 2 aja. Saya pikir bukan Tuhan ngga Adil atau ngga sayang Sama anak2 Yang dekat dengan Nya. Tuhan mempunyai cara bagi anak2 Nya supaya anak2 Nya tetap terarah pada Tuhan. Setiap berkat Yang Kita terima, pekerjaan Yang Kita dapatkan saat ini Tuhan punya rencana. Asal Kita mengerjakan Yang terbaik bagi kemuliaannya Dan selalu percaya Dia pasti mengerjakan bagiannya buat Kita.

  • 28 Desember

    NATALIA940 tulis:

    Saya pernah melihat2 orang-orang yang notabene hidupnya bukan anak pelayanan lebih sukses daripada anak pelayanan. Sementara Yang anak pelayanan, sebut saja dekat dengan Tuhan malah hidupnya pas pasan , gitu 2 aja. Saya pikir bukan Tuhan ngga Adil atau ngga sayang Sama anak2 Yang dekat dengan Nya. Tuhan mempunyai cara bagi anak2 Nya supaya anak2 Nya tetap terarah pada Tuhan. Setiap berkat Yang Kita terima, pekerjaan Yang Kita dapatkan saat ini Tuhan punya rencana. Asal Kita mengerjakan Yang terbaik bagi kemuliaannya Dan selalu percaya Dia pasti mengerjakan bagiannya buat Kita.

    Fokus ke cita cita saja mbak. Misal cita cita ingin menjadi lulusan kuliah agama ya banyak banyak lah ikut pelayanan ibadah. Jika cita cita ingin bekerja sebagai peneliti atau ilmuwan ya banyak banyak lah belajar latihan soal setiap hari agar bisa lulus seleksi bekerja di pemerintahan.

  • 28 Desember

    Kalau mengalami ketidak adilan dalam hidup itu sering, tapi berpikir kalau Tuhan tidak adil, belum pernah karena Elisa percaya dibalik semua cobaan hidup ada rencana Tuhan yang indah.

  • 16 Januari

    Dulu pernah mikir kayak begitu tapi begitu saya stop fokus melihat diri sendiri dan membuka mata lalu melihat kondisi sekitar saya malah jadi bersyukur 😅

  • 6 Februari

    Pernah dan cukup sering saat itu.

    Tapi balik lagi diingatkan kembali kerjakanlah part mu sendiri. Dan mengingat kembali, berkat² dan pertolongan luar biasa yang sudah diberikan Tuhan pada saya sebelum²nya. Sampai di titik ini bukan krn perbuatan saya sendiri tp krn campur tangan dan kasih anugerah Tuhan.

    Belum tentu semua orang di posisi saya dapat menikmati berkat luar biasa yang telah Tuhan berikan kepada saya.

    Dan untuk part PH alias pasangan hidup juga saya imani begitu. Akan mendapatkan PH yang begitu luar biasa (sisi positif ya) yang nantinya saya dapatkan dr Tuhan. Amen.

    😍😇😊🙏

    YUSNI842 tulis:

    Pernah berpikir gk atau melihat sendiri..orang yang hidupnya jauh dari Tuhan bahkan bukan anak Tuhan hidupnya kok lebih diberkati daripada mereka yang hidupnya untuk Tuhan (ikut pelayanan dll)

    6 Februari diubah oleh SAURIA580

  • 6 Februari

    YUSNI842 tulis:

    Pernah berpikir gk atau melihat sendiri..orang yang hidupnya jauh dari Tuhan bahkan bukan anak Tuhan hidupnya kok lebih diberkati daripada mereka yang hidupnya untuk Tuhan (ikut pelayanan dll)

    Pernah.. Tapi saya sadar Tuhan itu adil dan berkat nya selalu meyertai saya..saya terkadang kurang mensyukuri berkat Nya

  • 6 Februari

    pernah, ketika melihat orang makan banyak tapi bb nya tetap 😬

    kupertanyakan keadilan hidup ini.

    ya lord...

    ampuni hamba

    🥺🤧

  • 6 Februari

    JUNITA694 tulis:

    pernah, ketika melihat orang makan banyak tapi bb nya tetap 😬

    kupertanyakan keadilan hidup ini.

    ya lord...

    ampuni hamba

    🥺🤧

    😂😂

  • 10 Februari

    Sangat pernah sekali . .

    Tapi selalu mengingatkan diri dengan sepenggal lirik lagu yang berbunyi demikian :

    . . PenyertaanMU SEMPURNA, RancanganMU PENUH DAMAI, AMAN & SEJAHTERA walau di tengah badai.

    Di tengah BADAI khususnya kepungan pandemi global seperti sekarang ini, dunia pun berjuang mengatasinya menggunakan jurus pamungkas VAKSIN, ada ahli di Indonesia yang bilang "4 TAHUN" baru selesai alias teratasi ada sebuah sumber media elektronik yang berujar butuh 10 TAHUN LAGI baru bisa tervaksinasi seUTUHnya👇

    www.cnbcindonesia.com/news/202 ... arget-vaksinasi

  • 10 Februari

    Ternyata memang dibahas di alkitab juga..aku tadi pas sate kebetulan renungannya ini..kalau sempat buka pengkhotbah 8 : 14-17..intinya manusia tidak dapat menyelami pekerjaan Allah

  • 10 Februari

    Pernah, kadang hidup ini ga adil.. ya kita harus bersyukur atas setiap hal yg di kasih Tuhan ke kita 🙏

    Ga perlu membandingkan kisah hidup mu dengan orang lain. Karena belum tentu orang lain sekuat kamu 😁

    Seperti sepakbola kadang dirugikan kadang diuntungkan 😅 buat penggemar sepakbola pasti tau lah 🤭

    Dan kita harus belajar menerima 😁🙂

  • 10 Februari

    Dulu sy juga sempat pikir begitu..

    Tp dengan pemahaman yg skrng yg sy dpt mengubah cara pandang sy akn hal itu.

    Tetp terus berada jalurnya Tuhan dgn tetap beriman 😊😊🙏

    YUSNI842 tulis:

    Pernah berpikir gk atau melihat sendiri..orang yang hidupnya jauh dari Tuhan bahkan bukan anak Tuhan hidupnya kok lebih diberkati daripada mereka yang hidupnya untuk Tuhan (ikut pelayanan dll)

  • 11 Februari

    👍🙏

    ECHY268 tulis:

    Dl aku pernah merasa Tuhan ga adil. Tapi bkn karena materi.

    Dl, aku pya teman kuliah S1 Hukum. Dia seh sdh SE. Tapi karena ingin jadi Notaris mk dia kuliah SH lagi, abis itu ambil Magister Kenotariatan. (M.Kn)

    ....

    itu normal/wajar sebagai manusia. Itulah manusia tdk sempurna. Tapii...ada tapinya jgn lama2 merasakan ketidak adilan itu, cepatlah bangun dan ingat Tuhan...bahwa segala sesuatu indah pd wktNya...

    😁😁

    11 Februari diubah oleh JODOHKRISTEN

  • 11 Februari

    dulu.....sekarang sudah gak. koentji agar insaf: "syukuri ada yg kita punya." Agar hati merasakan damai sejahtera.

  • 13 Februari

    JUNITA694 tulis:

    pernah, ketika melihat orang makan banyak tapi bb nya tetap 😬

    kupertanyakan keadilan hidup ini.

    ya lord...

    ampuni hamba

    🥺🤧

    Coba ini

  • 13 Februari

    YUSNI842 tulis:

    Pernah berpikir gk atau melihat sendiri..orang yang hidupnya jauh dari Tuhan bahkan bukan anak Tuhan hidupnya kok lebih diberkati daripada mereka yang hidupnya untuk Tuhan (ikut pelayanan dll)

    Pernah berpikir ga atau melihat sendiri...

    Betapa hidupmu sangat terberkati daripada para pengemis, anak gelandangan, pengamen jalanan yang berburu koin demi mengisi perut yang tak pernah terpuaskan akan rasa kenyang, nyaman tidur di kasur bukan di emperan jalan yang berteman dengan asap knalpot dan tingginya kejahatan bahkan pelecehan seksual?

    13 Februari diubah oleh MEI525

  • 13 Februari

    Hampir sering ya.. Masalahnya karena aku selalu melihat "ke atas", Ke hidup orang orang yang menurut aku hidupnya lebih sempurna dan jauh lebih baik bahkan mereka gak dekat sama Tuhan.

    TAPI..

    Setelah aku melihat "ke bawah" Membuat aku sangat bersyukur karena Tuhan memberikan aku kehidupan yang sangat sangat lebih dari cukup. Aku masih punya keluarga yang selalu siap mensupport, masih punya tempat tinggal dan bisa makan dengan layak, diberikan kesehatan yang baik.

    God is always good...

    Memang rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau, sehingga kita gak menyadari ladang kita sendiri sebenarnya sudah subur :)

  • 13 Februari

    Menurut aku itu sangat manusiawi sekali, setiap org pasti pernah berfikir seperti itu tapi..

    Keadilan itu milik Tuhan cuma Dia yang bisa menilai.

    So I rather not think about it

    Percaya saja semua sudah disediakan bagian nya

    ♪ ♬ ヾ(´︶`♡)ノ ♬ ♪

    YUSNI842 tulis:

    Pernah berpikir gk atau melihat sendiri..orang yang hidupnya jauh dari Tuhan bahkan bukan anak Tuhan hidupnya kok lebih diberkati daripada mereka yang hidupnya untuk Tuhan (ikut pelayanan dll)

    13 Februari diubah oleh AGNES376

  • 13 Februari

    Hahaha....setubuh saya (╯°□°)╯︵ ┻━┻

    JUNITA694 tulis:

    pernah, ketika melihat orang makan banyak tapi bb nya tetap 😬

    kupertanyakan keadilan hidup ini.

    ya lord...

    ampuni hamba

    🥺🤧

26 – 50 dari 63    Ke halaman:  Sebelumnya  1  2  3  Selanjutnya Kirim tanggapan