Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

WhatsApp, Telegram, Signal, or ?

ForumCampur-campur

51 – 75 dari 87    Ke halaman:  Sebelumnya  1  2  3  4  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • 13 Januari

    Kalau ditodong nikah oleh calon PH yang kita kasihi, langsung bilang, Yes, I do, I will. Wkwkwwkwk..

    Aah abang dimanakah dirimu berada?

    Oopssss sdh lari dari topik. Jangan dihapus ya mimin. Mksd saya agar tdk terlalu berat membahas issue policy si WhatsApp ini. 😇😁😀😂

    LIEZT708 tulis:

    Ya sih.. Cuma klo terang2an minta itu rasanya piye ya. Macem ditodong pake senyuman gitu 😅

  • 13 Januari

    Ahahahahahh itu pun gak yakin juga aku bisa langsung say Yes, I do. Paling shock ringan dan gemeteran sesaat 😅😅😅😆

    SAURIA580 tulis:

    Kalau ditodong nikah oleh calon PH yang kita kasihi, langsung bilang, Yes, I do, I will. Wkwkwwkwk..

    Aah abang dimanakah dirimu berada?

    Oopssss sdh lari dari topik. Jangan dihapus ya mimin. Mksd saya agar tdk terlalu berat membahas issue policy si WhatsApp ini. 😇😁😀😂

  • 13 Januari

    Thanks atas tanggapannya, bro Deropu.

    Ya betul hampir semua apps meminta izin dulu walau sebenarnya jadinya memaksa user untuk meng-iyakan TC nya karena user mmng butuh apps itu. Misalnya saja mengizinkan share locations yang sangat riskan bisa mengancam nyawa jg.

    Makin tinggi teknologi, maka makin tinggi pula tingkat kejahatan di dunia.🤔😥

    DEROPU257 tulis:

    Lagian ya, saat prtama kali kita sign in/daftar/instal aplikasi2 tsb, bkn hanya FB ato WA namun semua aplikasi2 berbasis android / apple, bahkan saat kita akses ke Google (dgn brbagai produk turunan nya, Gdrive, Gmail, Youtube, Maps) pasti kita diminta utk klik 'Setuju' agar aplikasi tsb bs akses ke bagian2 tertentu dari gadget/Hp kita, jd sharus ny resiko2 tsb sdh aware dari awal ya..

    13 Januari diubah oleh SAURIA580

  • 14 Januari

    Iseng iseng di malam hari, dari contact list sy yang ada di Signal Private Messenger sebagian besarnya:

    1. My colleagues local maupun interlocal eh international

    2. Teman teman saya di kalangan professional

    3. Teman teman saya yang juga memiliki usaha / berdagang.

    Sementara banyak anggota keluarga saya atau teman teman saya sebagai ibu rumah tangga belum memiliki aplikasi Signal.

    Masih belum digandrungin ternyata Signal ini. Gpp lah...terlalu banyak juga nanti terlalu banyak yang mau nyusup dan perubahan policy. 😁

    15 Januari diubah oleh SAURIA580

  • 15 Januari

    kalau coba ikut mengamati perkembangan WA, selain kedua kompetitornya baik telegram atau signal, dimana pihak owner ikut terus memanfaatkan situasi ini dgn terus "menjatuhkan" WA, disisi lain pihak WA bahkan disebutkan bos instagram ikut turun gunung mencoba menjelaskan terkait policy tsb, tampaknya kurang mengena dan mengigit jika hanya penjelasan dgn teks, seperti halnya diungkap di twitter, sepertinya perlu juga ekstra penjelasan lain dalam bentuk visualisasi secara global guna membendung dampak lompatan lebih jauh.

    Kalau pihak telegram jauh sebelum ada masalah policy baru ini, memang jelas jelas banyak menyerang WA, dan owner signal yg merupakan pentolan pendiri WA yg keluar karena kecewa dgn WA, ikut memanfaatkan situasi ini, dgn "mengangkat" produk miliknya signal.

    ntahlah, dulu saat WA di akusisi group facebook apakah tidak ada perjanjian, dimana pemilik lama tidak diperbolehkan membuat aplikasi sejenis, karena dampaknya ya bisa seperti ini, buat aplikasi / platform lalu di jual, lalu dikemudian hari membuat aplikasi type sejenis + promosi, efeknya menghantam apliaksi yg lama.

    Kita sebagai pengguna no thing to lose, justru kita mendapat pilihan aplikasi apa yg kita mau, apa yg kita butuhkan. Kita hanya penikmat atas manfaat media komunikasi milik mereka.

    kita lihat nanti apa yg bisa dilakukan pihak WA selanjutnya.. to be continue 🙄😀

  • 15 Januari

    Jatuhnya menjadi persaingan bisnis. Ditambah pasukan sakit hati kali ya? 🤔

    Yang bs dilakukan saat ini mnrt saya, untuk orang² yang sudah terlanjur pakai WA dan susah untuk pindah ke aplikasi lain ya pakai WA saja, misalnya saya dalam komunikasi dengan mamak saya di kampung, mamak saya tetap pakai WA. Krn jika saya meminta mamak saya install dan pakai Telegram atau Signal lagi, butuh efforts ekstra bagi beliau untuk mempelajarinya sementara beliau sdh hampir khatam pakai WA. Sementara untuk komunikasi dengan para colleagues yang mmg butuh privacy baik dalam texts, call maka pakai opsi platform lain.

    Dan sebagai pengguna, saya masih remind myself untuk tetap selalu hati² dalam berselancar di dunia maya.

    HERI771 tulis:

    kalau coba ikut mengamati perkembangan WA, selain kedua kompetitornya baik telegram atau signal, dimana pihak owner ikut terus memanfaatkan situasi ini dgn terus "menjatuhkan" WA, disisi lain pihak WA bahkan disebutkan bos instagram ikut turun gunung mencoba menjelaskan terkait policy tsb, tampaknya kurang mengena dan mengigit jika hanya penjelasan dgn teks, seperti halnya diungkap di twitter, sepertinya perlu juga ekstra penjelasan lain dalam bentuk visualisasi secara global guna membendung dampak lompatan lebih jauh.

    Kalau pihak telegram jauh sebelum ada masalah policy baru ini, memang jelas jelas banyak menyerang WA, dan owner signal yg merupakan pentolan pendiri WA yg keluar karena kecewa dgn WA, ikut memanfaatkan situasi ini, dgn "mengangkat" produk miliknya signal.

    ntahlah, dulu saat WA di akusisi group facebook apakah tidak ada perjanjian, dimana pemilik lama tidak diperbolehkan membuat aplikasi sejenis, karena dampaknya ya bisa seperti ini, buat aplikasi / platform lalu di jual, lalu dikemudian hari membuat aplikasi type sejenis + promosi, efeknya menghantam apliaksi yg lama.

    Kita sebagai pengguna no thing to lose, justru kita mendapat pilihan aplikasi apa yg kita mau, apa yg kita butuhkan. Kita hanya penikmat atas manfaat media komunikasi milik mereka.

    kita lihat nanti apa yg bisa dilakukan pihak WA selanjutnya.. to be continue 🙄😀

    15 Januari diubah oleh SAURIA580

  • 15 Januari

    Kenapa y.tiap uda enak2 pakai slalu aja nnti akhir2 e kok jd dipersulit😂..

    Pdhl uda enak loh pakai WA.

    G mau berpaling sih.

    Cuma kalo kepaksa banget y pilih yg dibawah nya WA

    Yg ramai kayak WA

    Tapi kalo masih bs dipertahankan dan masih bnyk yg pakai WA sy tetep pakai WA

  • 15 Januari

    mudik ke line aja ✌️😅✌️

  • 15 Januari

    Sdh nyaman dg WA😊😊

  • 15 Januari

    Macam hubungan percintaan ya sis. Lg sayang sayangnya eh ditinggalin. Hahahaha...kidding.

    Karena udah terbiasa aja menurutku sis. Dan jadinya sudah nyaman atau enak.

    Akan tetap ada sih yang masih pakai WhatsApp. Karena udah mau malas belajar dengan apps lain, memori hp yang sudah penuh, dan alasan alasan lainnya.

    MELINDA151 tulis:

    Kenapa y.tiap uda enak2 pakai slalu aja nnti akhir2 e kok jd dipersulit😂..

    Pdhl uda enak loh pakai WA.

    G mau berpaling sih.

    Cuma kalo kepaksa banget y pilih yg dibawah nya WA

    Yg ramai kayak WA

    Tapi kalo masih bs dipertahankan dan masih bnyk yg pakai WA sy tetep pakai WA

  • 15 Januari

    Line terlalu banyak iklan. Stickers nya lucu-lucu memang. 😁

    Untuk lucu lucu an mmng pas sih, kalau yang mau bersifat formal dan ngga mau rame, mngkn option lain akan dipakai.

    AGUSTINUS915 tulis:

    mudik ke line aja ✌️😅✌️

  • 15 Januari

    Aku masih setia sama WA aja ahh ° ͜ʖ ͡ -

  • 15 Januari

    Namanya bermain di dunia maya, sepintar apapun kita menyembunyikan identitas kita tetap saja tidak aman. Dalam hal ini menyambungkan informasi WA ke FB, saya pribadi sudah tidak heran kok, karna uncle Zucc sudah meluncurkan FB pay dan IG pay di tahun lalu utk bertransaksi di platform mereka, mungkin itu salah satu alasannya WA jadi merubah kebijakannya. Kalau saya pribadi kalau sementara masih bisa pakai WA sih ya udah saya tetap pakai WA, kalau gak bisa ya audah paling beralih Tele atau Signal. Ngomong2 Signal ini cukup canggih, chat kita katanya gak bisa di screenshot atau screen record. Tapi saya belum tau, mau coba dulu. 😁

  • 16 Januari

    Tele juga ok stikernya. Dari yg lucu sampai yang aduhai 😅😅

    Bener, Line terlalu banyak iklannya dan sering teralih juga ke Line today. Gara2 topik menarik malah jadi lupa balas 😅😅

    SAURIA580 tulis:

    Line terlalu banyak iklan. Stickers nya lucu-lucu memang. 😁

    Untuk lucu lucu an mmng pas sih, kalau yang mau bersifat formal dan ngga mau rame, mngkn option lain akan dipakai.

  • 16 Januari

    Oya? Wah gimana ya caranya sampai gak bisa diSS? Klo Tele kan bisa diset secret chat, jadi chatnya auto ilang setelah berapa detik sesuai settingnya. Berasa jadi agen rahasia di Mission Impposible 😎

    HAKIM033 tulis:

    Namanya bermain di dunia maya, sepintar apapun kita menyembunyikan identitas kita tetap saja tidak aman. Dalam hal ini menyambungkan informasi WA ke FB, saya pribadi sudah tidak heran kok, karna uncle Zucc sudah meluncurkan FB pay dan IG pay di tahun lalu utk bertransaksi di platform mereka, mungkin itu salah satu alasannya WA jadi merubah kebijakannya. Kalau saya pribadi kalau sementara masih bisa pakai WA sih ya udah saya tetap pakai WA, kalau gak bisa ya audah paling beralih Tele atau Signal. Ngomong2 Signal ini cukup canggih, chat kita katanya gak bisa di screenshot atau screen record. Tapi saya belum tau, mau coba dulu. 😁

  • 16 Januari

    Bisa kok, bro di screenshoot.

    HAKIM033 tulis:

    Ngomong2 Signal ini cukup canggih, chat kita katanya gak bisa di screenshot atau screen record. Tapi saya belum tau, mau coba dulu. 😁

  • 16 Januari

    Betul. Dan kadang ada promo jg dr line. Discount, atau beli 1 dapat 1 dan sejenisnya. 😁

    LIEZT708 tulis:

    Gara2 topik menarik malah jadi lupa balas 😅😅

  • 16 Januari

    Kalau saya gak semuanya. Percuma aja, kalau chat aja masih tetap sepi. 😭

    Ya aloh...😢

  • 16 Januari

    Curcol bro?

    BEBEN182 tulis:

    Kalau saya gak semuanya. Percuma aja, kalau chat aja masih tetap sepi. 😭

    Ya aloh...😢

  • 16 Januari

    Udh tes download signal, app chat simple, oke juga. tp skrg aku masih suka buka wa di web untuk keperluan komunikasi kerja dengan rekan atau customer, mempermudah chat dan kirim2 data. minusnya masih itu sih, masih galau kalau disuruh move on 😄

  • 16 Januari

    Betul banget kak

    Selama gak merugikan dan masih banyak yg pakai wa.tetep wa aja kak

    SAURIA580 tulis:

    Macam hubungan percintaan ya sis. Lg sayang sayangnya eh ditinggalin. Hahahaha...kidding.

    Karena udah terbiasa aja menurutku sis. Dan jadinya sudah nyaman atau enak.

    Akan tetap ada sih yang masih pakai WhatsApp. Karena udah mau malas belajar dengan apps lain, memori hp yang sudah penuh, dan alasan alasan lainnya.

  • 17 Januari

    😅😅

    SAURIA580 tulis:

    Curcol bro?

  • 17 Januari

    Jika memilih untuk tetap menggunakan WhatsApp, kudu benar2 memahami resiko yang mungkin muncul. "Ada resiko data disalahgunakan oleh pihak ketiga, maka perlu berhati-hati saat menggunakan Whatsapp," terlebih whatsapp bussines

    Sebaiknya perlu melakukan mitigasi. "Mitigasi perlu dilakukan bagi yang ingin tetap menggunakan Whatsapp dengan cara-cara seperti meningkatkan proteksi dan menggandakan keamanan perangkat, selalu mengupdate keamanan perangkat, memghilangkan bug-bug,membatasi data yang dibagikan dengan mempraktikan kebersihan digital,"

    Jika pada nantinya memutuskan untuk beralih dari WhatsApp, Sebaiknya dnegan bijak untuk mengubah perilaku agar memulai budaya keamanan digital. memilih aplikasi yang memiliki perlindungan data yang jelas.

    "Memilih aplikasi pesan yang menerapkan enkripsi dan desentralisasi data karena dengan dua cara itu privasi pengguna bisa dipastikan terlindungi,"

    Apa ada jaminan app yg lain punya perlindungan yg kuat? Kembali ke diri masing2. Dunia Maya itu kejam kalau digunakan orang kejam.  Sumber Ardi Sutedja🙏.

    17 Januari diubah oleh ARVIN904

  • 17 Januari

    WA jadi horor yah..

    Online store grabtoko berdiri kisaran agustus - november 2020, korban terdeteksi desember disebutkan hingga milyaran, tujuan WA bisnis  berkolaborasi dengan Facebook group pada model shop, salah satunya diharapkan memudahkan orang untuk dapat melihat kapan berdiriny akun store tsb baik product atau jasa online, itupun jika ybs bersedia, dan adanya miskomunikasi ini menjadikannya bumerang buat WA sendiri.

    klarifikasi sebenarnya sudah dilakukan kemarin ini

    20.detik.com/e-flash/20210113- ... app-ke-facebook

    ditundanya proses ini hingga 3 bulan mendatang bulan mei menegaskan bahwa kolaborasi tetap akan dijalankan, dan kita diberi kesempatan untuk memahami tujuan tsb., dan kesempatan pihak WA untuk mensosialisasikan penjelasan secara global besar besaran.

    selain itu menurut saya, jika menemukan aplikasi seperti ini dengan fitur people nearby, sama saja mengundang akun kita bisa terbaca keluar, dan berpotensi kita harus siap menerima akun akun luar yg tiba tiba masuk mengirim pesan tanpa diundang, yg sejatinya untuk private dan itupun saya yg mustinya mengundang khusus, seperti mirip halnya dibombardir iklan sms kesetiap nomor HP.

  • 17 Januari

    Kalau yg dijabarkan dr videonya, lebih fokus kepada WhatsApp account bisnis. Sementara notifikasi pembaruan policy jg masuk ke account personal yang nantinya terhubung ke Facebook. Walau data tsb tidak bs dibaca oleh Facebook, ya namanya manusia ada yg jahil, who knows jg kan? Dan dengan terhubung ke Facebook, bkn ngga mngkn data personal bukan sj bs dibaca Facebook, tp account lainnya (yg mngkn bs berjuta² acccount) untuk masuk dan mengintip account kita.

    Penjelasan kayak gini macam mengambang. Tidak menenangkan pengguna 100%, ibaratnya hanya efek menenangkan sesaat. 😥😌😓

    HERI771 tulis:

    WA jadi horor yah..

    Online store grabtoko berdiri kisaran agustus - november 2020, korban terdeteksi desember disebutkan hingga milyaran, tujuan WA bisnis  berkolaborasi dengan Facebook group pada model shop, salah satunya diharapkan memudahkan orang untuk dapat melihat kapan berdiriny akun store tsb baik product atau jasa online, itupun jika ybs bersedia, dan adanya miskomunikasi ini menjadikannya bumerang buat WA sendiri.

    klarifikasi sebenarnya sudah dilakukan kemarin ini

    20.detik.com/e-flash/20210113- ... app-ke-facebook

    ditundanya proses ini hingga 3 bulan mendatang bulan mei menegaskan bahwa kolaborasi tetap akan dijalankan, dan kita diberi kesempatan untuk memahami tujuan tsb., dan kesempatan pihak WA untuk mensosialisasikan penjelasan secara global besar besaran.

    selain itu menurut saya, jika menemukan aplikasi seperti ini dengan fitur people nearby, sama saja mengundang akun kita bisa terbaca keluar, dan berpotensi kita harus siap menerima akun akun luar yg tiba tiba masuk mengirim pesan tanpa diundang, yg sejatinya untuk private dan itupun saya yg mustinya mengundang khusus, seperti mirip halnya dibombardir iklan sms kesetiap nomor HP.

51 – 75 dari 87    Ke halaman:  Sebelumnya  1  2  3  4  Selanjutnya Kirim tanggapan