Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Kata-Kata Apa yang Membuat Anda Di Blokir di Jk Oleh Seseorang?

ForumPersahabatan dan hubungan

26 – 50 dari 74    Ke halaman:  Sebelumnya  1  2  3  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • 21 Februari

    ELYSAH354 tulis:

    Terkadang ada orang yang Memblokir Anda di Kontak Jodoh JK ini,

    Sekalipun Anda sudah Minta Maaf.

    Tapi Ada juga yang kita tidak ada salah apa-apa lalu di blokir.

    Kira-kira Kata-kata apa atau hal apa yang membuat anda di blokir di Kontak Jodoh JK ini oleh seseorang???

    (Kecuali peraturan dari admin JK yg tidak boleh cepat tukar no HP)

    Padahal ini kan Kontak Jodoh Kristen.

    Kristen kan Ajarannya Kasih.

    Apa Hal ini Benar?

    Aku udah posting ya untuk yg tau alasannya knp diblokir, masih ada dua lagi yg belum tau alasannya knp diblokir.. jujur awalnya bertanya kok diblokir & bla³... ini baru perkiraanku aja mungkin begini & begitu.. (sorry ga bisa menjelaskan krn hanya kemungkinan & ga ada jawaban yg pasti 🤭😅) nah.. untuk yg ga aku ketahui alasannya knp diblokir.. aku pribadi menerimanya dg legowo.. itu hak meraka, meski sampe sekarang ga tau alasannya knp.. yowis lah.. ya sudah.. 😅😁

  • 21 Februari

    ECHY268 tulis:

    Point yg ku ambil dari mereka adalah bertindaklah dewasa saat menghadapi suatu problem dlm relationship. Komunikasikan. Jangan saat ada salah paham, kedua belah pihak saling menyalahkan, saling mencari sisi negatif satu dg yg lain. Lo, yg salah. Gue yg benar.. mencari pembenaran masing-masing.

    Akhirnya pisah.

    Ini bener bangett👍

    Problem is, kalau karakter kita sama pasangan bener2 gak cocok alias bertentangan,  komunikasi sering jd masalah besar nih sist.

    Been there, done that ( scr ampir 20 thn married😂)

    Mau cerita banyak tp kawatir jejak digital sist😂

    ECHY268 tulis:

    Eta tah... aku setujuuuuu bgt Kang V...

    Ingat... tiada org yg sempurna. Tapi kemampuan bertahan dan bisa saling beradaptasi itulah 'kuncinya". Mgkn akn terjadi salah paham. Pasti...

    Mampu ga menyelesaikannya dg baik.

    I have once mentioned that " survival of the fittest" concept dr Charles Darwin applies to online dating game too but apparently it also applies to many other thing such as relationship yah😂

    I hereby quote famous words from Charles Darwin:

    " In the struggle for survival, the fittest win out at the expense of their rivals because they succeed in adapting themselves best to their environment"

    (from "Origin of Species)

    Charles Robert Darwin

  • 21 Februari

    VINCENT012 tulis:

    Ini bener bangett👍

    Problem is, kalau karakter kita sama pasangan bener2 gak cocok alias bertentangan,  komunikasi sering jd masalah besar nih sist.

    Been there, done that ( scr ampir 20 thn married😂)

    Mau cerita banyak tp kawatir jejak digital sist😂

    I have once mentioned that " survival of the fittest" concept dr Charles Darwin applies to online dating game too but apparently it also applies to many other thing such as relationship yah😂

    I hereby quote famous words from Charles Darwin:

    " In the struggle for survival, the fittest win out at the expense of their rivals because they succeed in adapting themselves best to their environment"

    (from "Origin of Species)

    Charles Robert Darwin

    1. Karakter bertentangan itu gmn ya maksudnya? Bisa tolong dikasih contohnya dan akibatnya? Jika terlalu pribadi, diceritain scr garis besarnya aja.

    2. Survival of the fittest dlm pendekatan dan pacaran itu mskd nya barangsiapa yg paling memenuhi kriteria itu yg berhasil mendapatkan pasangan ya? Jadi yg susah dpt pasangan artinya kualitasnya (kepribadiannya, fisiknya dll) kurang ya sehingga tdk layak dijadikan pasangan?

    21 Februari diubah oleh ANITA089

  • 21 Februari

    1.bertentangan artinya ya sama sekali gak klop dan ini gak ada hubungannya dnh konsep melankolis koleris etc

    kita bicara pake pemisalan aja lah ya

    Mr. A nikah sama Ms. C, visi dan misi mereka soal rumah tangga sejalan.

    Cuma masalahnya karakter mrk gak cocok

    Si A merasa dia sama sekali gak bs bicara yg enak dng si C, krn kalau A mulai bicara serius soal apa aja ke si C, si C selalu merespon dng kata2 yg sering bikin A tersinggung ( walaupun si C gak bermaksud bgtu sama sekali), jd drpd ujungnya berantem, si A milih diem and biarinin si C yg cerita biarpun si A sama sekali gak menikmati omongan si C

    Kedua, selera mereka becandaan jg gak nyambung, yg lucu buat si A, gak lucu buat si C demikian juga sebaliknya

    Bisa jd ini terlihat sepele, tp believe me, ini hambatan besar dlm komunikasi

    2.ini gak ada kaitannya dng kriteria.

    Ini berkaitan sbrp mampunya salah satu atau dua belah pihak dr pasangan utk bersikap adaptif terhadap karakter/sifat atau kebiasaan dr pasangannya

    Dlm online dating, kita udh liat contoh kasusnya dlm kejadian blokir memblokir😂

    O iya, ada contoh jg nih;

    I have a friend in real life, cewe, and dia udh nikah 8-9 thn yg lalu.

    Recently dia baru cerita dlm satu sesi h2h ( heart to heart😂) with me, duluu sblm nikah, dia sempet pacaran lumayan lama dng cowo, kita sebut aja Mr. A.

    She told me, pd waktu itu dia bener2 cinta mati ke Mr. A ini, cuma Mr. A ini sempet selingkuhin dia bbrp kali, cuma si cewe ini bertahan, and akhirnya mrk tentuin satu tanggal buat pernikahan and sekalian inform family mrk buat mulai persiapan wedding.

    Pd saat bersamaan ada satu cowo, kita sbt aja Mr. B juga berusaha deketin si cewe ini, tp si cewe ini cuma anggap dia sbg temen biasa aja.

    Then di tengah2 masa persiapan buat wedding tsb ternyata Mr. A ke gep berselingkuh lg, tp kali ini very serious, soalnya dia berselingkuh sama temen si cewe sendiri.

    And this time si cewe bener2 murka and told herself, enough is enough and batalin pernikahan mereka.

    Trs krn dia emosi jiwa😂, dia terima aja si Mr. B jd pacar baru dia and few months later, dia nikah sama si B

    She told me, pd saat nikah itu dia sama sekali gak cinta ke Mr. B, cuma dia berprinsip " cinta bs dtg kemudian stlh nikah" krn toh percuma dia jd "bucin" selama ini, ujungnya sia2 aja

    And she also told me, dia akhirnya setuju nikah sama Mr. B, krn Mr. B sangat understanding, gak pernah nge resein si cewe dng kecemburuan 2 gaje, intinya Mr. B bisa ber " adaptasi" dng sifat dan karakter si cewe, dan dia akhirnya " terpilih" krn sifat adaptif dia tsb

    ANITA089 tulis:

    1. Karakter bertentangan itu gmn ya maksudnya? Bisa tolong dikasih contohnya dan akibatnya? Jika terlalu pribadi, diceritain scr garis besarnya aja.

    2. Survival of the fittest dlm pendekatan dan pacaran itu mskd nya barangsiapa yg paling memenuhi kriteria itu yg berhasil mendapatkan pasangan ya? Jadi yg susah dpt pasangan artinya kualitasnya (kepribadiannya, fisiknya dll) kurang ya sehingga tdk layak dijadikan pasangan?

    21 Februari diubah oleh VINCENT012

  • 21 Februari

    oo uda biasa itu

  • 22 Februari

    Ruaaarrr biasa dokter cinta (pakar cinta) Vincent. Sdh bs buka konsultasi hubungan PDKT, pra-nikah dan pernikahan. Members JK gratis kan, kang? 😁😁

    Tp sih sebenarnya mmng dari point 1 ini intinya komunikasi saja ya dan saling respects each others krn pihak pria dan wanita sama² punya hati dan perasaan yang harus dijaga.

    Point kedua ini mirip² pembahasan di thread sebelumnya, meskipun si A yang cewek ngga cinta sama sekali sama si pria B, namun ada sisi positif yang diliat si A dari si B akhirnya menikahlah mereka. Karna sebenarnya lebih baik dicintai dripada mencintai. Well mksdnya porsinya lebih baik lebih besar dicintai dripada mencintai, dan pada akhirnya ya porsinya sama² besar.

    Bukan begitu, dr. Vincent? 😀😁😂

    VINCENT012 tulis:

    1.bertentangan artinya ya sama sekali gak klop dan ini gak ada hubungannya dnh konsep melankolis koleris etc

    kita bicara pake pemisalan aja lah ya

    Mr. A nikah sama Ms. C, visi dan misi mereka soal rumah tangga sejalan.

    Cuma masalahnya karakter mrk gak cocok

    Si A merasa dia sama sekali gak bs bicara yg enak dng si C, krn kalau A mulai bicara serius soal apa aja ke si C, si C selalu merespon dng kata2 yg sering bikin A tersinggung ( walaupun si C gak bermaksud bgtu sama sekali), jd drpd ujungnya berantem, si A milih diem and biarinin si C yg cerita biarpun si A sama sekali gak menikmati omongan si C

    Kedua, selera mereka becandaan jg gak nyambung, yg lucu buat si A, gak lucu buat si C demikian juga sebaliknya

    Bisa jd ini terlihat sepele, tp believe me, ini hambatan besar dlm komunikasi

    2.ini gak ada kaitannya dng kriteria.

    Ini berkaitan sbrp mampunya salah satu atau dua belah pihak dr pasangan utk bersikap adaptif terhadap karakter/sifat atau kebiasaan dr pasangannya

    Dlm online dating, kita udh liat contoh kasusnya dlm kejadian blokir memblokir😂

    O iya, ada contoh jg nih;

    I have a friend in real life, cewe, and dia udh nikah 8-9 thn yg lalu.

    Recently dia baru cerita dlm satu sesi h2h ( heart to heart😂) with me, duluu sblm nikah, dia sempet pacaran lumayan lama dng cowo, kita sebut aja Mr. A.

    She told me, pd waktu itu dia bener2 cinta mati ke Mr. A ini, cuma Mr. A ini sempet selingkuhin dia bbrp kali, cuma si cewe ini bertahan, and akhirnya mrk tentuin satu tanggal buat pernikahan and sekalian inform family mrk buat mulai persiapan wedding.

    Pd saat bersamaan ada satu cowo, kita sbt aja Mr. B juga berusaha deketin si cewe ini, tp si cewe ini cuma anggap dia sbg temen biasa aja.

    Then di tengah2 masa persiapan buat wedding tsb ternyata Mr. A ke gep berselingkuh lg, tp kali ini very serious, soalnya dia berselingkuh sama temen si cewe sendiri.

    And this time si cewe bener2 murka and told herself, enough is enough and batalin pernikahan mereka.

    Trs krn dia emosi jiwa😂, dia terima aja si Mr. B jd pacar baru dia and few months later, dia nikah sama si B

    She told me, pd saat nikah itu dia sama sekali gak cinta ke Mr. B, cuma dia berprinsip " cinta bs dtg kemudian stlh nikah" krn toh percuma dia jd "bucin" selama ini, ujungnya sia2 aja

    And she also told me, dia akhirnya setuju nikah sama Mr. B, krn Mr. B sangat understanding, gak pernah nge resein si cewe dng kecemburuan 2 gaje, intinya Mr. B bisa ber " adaptasi" dng sifat dan karakter si cewe, dan dia akhirnya " terpilih" krn sifat adaptif dia tsb

  • 22 Februari

    VINCENT012 tulis:

    1.bertentangan artinya ya sama sekali gak klop dan ini gak ada hubungannya dnh konsep melankolis koleris etc

    kita bicara pake pemisalan aja lah ya

    Mr. A nikah sama Ms. C, visi dan misi mereka soal rumah tangga sejalan.

    Cuma masalahnya karakter mrk gak cocok

    Si A merasa dia sama sekali gak bs bicara yg enak dng si C, krn kalau A mulai bicara serius soal apa aja ke si C, si C selalu merespon dng kata2 yg sering bikin A tersinggung ( walaupun si C gak bermaksud bgtu sama sekali), jd drpd ujungnya berantem, si A milih diem and biarinin si C yg cerita biarpun si A sama sekali gak menikmati omongan si C

    Kedua, selera mereka becandaan jg gak nyambung, yg lucu buat si A, gak lucu buat si C demikian juga sebaliknya

    Bisa jd ini terlihat sepele, tp believe me, ini hambatan besar dlm komunikasi

    2.ini gak ada kaitannya dng kriteria.

    Ini berkaitan sbrp mampunya salah satu atau dua belah pihak dr pasangan utk bersikap adaptif terhadap karakter/sifat atau kebiasaan dr pasangannya

    Dlm online dating, kita udh liat contoh kasusnya dlm kejadian blokir memblokir😂

    O iya, ada contoh jg nih;

    I have a friend in real life, cewe, and dia udh nikah 8-9 thn yg lalu.

    Recently dia baru cerita dlm satu sesi h2h ( heart to heart😂) with me, duluu sblm nikah, dia sempet pacaran lumayan lama dng cowo, kita sebut aja Mr. A.

    She told me, pd waktu itu dia bener2 cinta mati ke Mr. A ini, cuma Mr. A ini sempet selingkuhin dia bbrp kali, cuma si cewe ini bertahan, and akhirnya mrk tentuin satu tanggal buat pernikahan and sekalian inform family mrk buat mulai persiapan wedding.

    Pd saat bersamaan ada satu cowo, kita sbt aja Mr. B juga berusaha deketin si cewe ini, tp si cewe ini cuma anggap dia sbg temen biasa aja.

    Then di tengah2 masa persiapan buat wedding tsb ternyata Mr. A ke gep berselingkuh lg, tp kali ini very serious, soalnya dia berselingkuh sama temen si cewe sendiri.

    And this time si cewe bener2 murka and told herself, enough is enough and batalin pernikahan mereka.

    Trs krn dia emosi jiwa😂, dia terima aja si Mr. B jd pacar baru dia and few months later, dia nikah sama si B

    She told me, pd saat nikah itu dia sama sekali gak cinta ke Mr. B, cuma dia berprinsip " cinta bs dtg kemudian stlh nikah" krn toh percuma dia jd "bucin" selama ini, ujungnya sia2 aja

    And she also told me, dia akhirnya setuju nikah sama Mr. B, krn Mr. B sangat understanding, gak pernah nge resein si cewe dng kecemburuan 2 gaje, intinya Mr. B bisa ber " adaptasi" dng sifat dan karakter si cewe, dan dia akhirnya " terpilih" krn sifat adaptif dia tsb

    Mengenai no 1 di mana komunikasinya engga enak, mestinya kan diketahui sejak pacaran. Apa yg menyebabkan pernikahan itu tetap terjadi?

  • 22 Februari

    Githu ya bro...

    Oh ia, jgn diceritain secara detaillah. Ga baik koh...

    Saat pacaran apa komunikasinya baik-baik saja atau sdh sering jg ga cocok? Sorry ya, ga bermaksud kepo tapi lbh utk pembelajaran seh, mengingat Koh Vincent sdh pernah mengalami.

    VINCENT012 tulis:

    Ini bener bangett👍

    Problem is, kalau karakter kita sama pasangan bener2 gak cocok alias bertentangan,  komunikasi sering jd masalah besar nih sist.

    Been there, done that ( scr ampir 20 thn married😂)

    Mau cerita banyak tp kawatir jejak digital sist

        Survival disini, Survival dan Bahagia lho,  dimana kelemahan dan kekurangan pasangan diterima dgn iklas dan ditutupi dgn kasih.  Survival tapi sengsara dan menderita kayak cerita seorang Pendeta yang bilang bhw byk Rumah Tangga yang bertahan sebenarnya penuh penyesalan karna menikah dgn org yg tidak tepat.... (Tentu Pendeta tsb tau, karena memimpin begitu byk jemaat otomatis itu dari yg Beliau langsung lihat dan Pendeta ga mgkn bohong khan..)

    VINCENT012 tulis:

    I have once mentioned that " survival of the fittest" concept dr Charles Darwin applies to online dating game too but apparently it also applies to many other thing such as relationship yah😂

    I hereby quote famous words from Charles Darwin:

    " In the struggle for survival, the fittest win out at the expense of their rivals because they succeed in adapting themselves best to their environment"

    (from "Origin of Species)

    Charles Robert Darwin

  • 22 Februari

    Case yg pertama itu, sdh dibicarakan juga tetap gak ada perbaikan ya.......

    Untuk case teman Koh Vincent  yg karena merasa dikhianati dll oleh Mr.A kemudian menikah dgn  Mr.B  yg ga begitu dicintainya itu. Aku bilang kayak 'gambling' trus dia menang. Mgkn faktor emosi artinya kurang sadar, ehh HOKI...:-D akhirnya bisa mencintainya. Or maybe kyk cerita Koh Vincent di treat sebelah tidak ada resistensi si wanita thdp Mr. B itu hanya saja blm dia sadari saja. Maka ketika Mr.B dgn begitu bainya ke dia, bisa jg akhirnya cinta. Berlaku jg lho utk some women..:-D

    Ehh, tapi aku jg pernah ada seorang Ibu cerita. Dia dl dipaksa nikah oleh Ortunya. Saat menikah itu photo nikahnya jelek bgt. Dia manyun dan nangis terus. Tapi karena kebaikan hati suaminya dan akhirnya setelah sudah pya anak-anak akhirnya Ibu itu cinta ama suaminya itu. Dia sampe bilang, nyesel aku dulu, pas nikah nangis2... sampe photo wedding kita jelek semua:-D:-D

    VINCENT012 tulis:

    Mr. A nikah sama Ms. C, visi dan misi mereka soal rumah tangga sejalan.

    Cuma masalahnya karakter mrk gak cocok

    Si A merasa dia sama sekali gak bs bicara yg enak dng si C, krn kalau A mulai bicara serius soal apa aja ke si C, si C selalu merespon dng kata2 yg sering bikin A tersinggung ( walaupun si C gak bermaksud bgtu sama sekali), jd drpd ujungnya berantem, si A milih diem and biarinin si C yg cerita biarpun si A sama sekali gak menikmati omongan si C

    Kedua, selera mereka becandaan jg gak nyambung, yg lucu buat si A, gak lucu buat si C demikian juga sebaliknya

    Bisa jd ini terlihat sepele, tp believe me, ini hambatan besar dlm komunikasi

    2.ini gak ada kaitannya dng kriteria.

    Ini berkaitan sbrp mampunya salah satu atau dua belah pihak dr pasangan utk bersikap adaptif terhadap karakter/sifat atau kebiasaan dr pasangannya

    Dlm online dating, kita udh liat contoh kasusnya dlm kejadian blokir memblokir😂

    O iya, ada contoh jg nih;

    I have a friend in real life, cewe, and dia udh nikah 8-9 thn yg lalu.

    Recently dia baru cerita dlm satu sesi h2h ( heart to heart😂) with me, duluu sblm nikah, dia sempet pacaran lumayan lama dng cowo, kita sebut aja Mr. A.

    She told me, pd waktu itu dia bener2 cinta mati ke Mr. A ini, cuma Mr. A ini sempet selingkuhin dia bbrp kali, cuma si cewe ini bertahan, and akhirnya mrk tentuin satu tanggal buat pernikahan and sekalian inform family mrk buat mulai persiapan wedding.

    Pd saat bersamaan ada satu cowo, kita sbt aja Mr. B juga berusaha deketin si cewe ini, tp si cewe ini cuma anggap dia sbg temen biasa aja.

    Then di tengah2 masa persiapan buat wedding tsb ternyata Mr. A ke gep berselingkuh lg, tp kali ini very serious, soalnya dia berselingkuh sama temen si cewe sendiri.

    And this time si cewe bener2 murka and told herself, enough is enough and batalin pernikahan mereka.

    Trs krn dia emosi jiwa😂, dia terima aja si Mr. B jd pacar baru dia and few months later, dia nikah sama si B

    She told me, pd saat nikah itu dia sama sekali gak cinta ke Mr. B, cuma dia berprinsip " cinta bs dtg kemudian stlh nikah" krn toh percuma dia jd "bucin" selama ini, ujungnya sia2 aja

    And she also told me, dia akhirnya setuju nikah sama Mr. B, krn Mr. B sangat understanding, gak pernah nge resein si cewe dng kecemburuan 2 gaje, intinya Mr. B bisa ber " adaptasi" dng sifat dan karakter si cewe, dan dia akhirnya " terpilih" krn sifat adaptif dia tsb

  • 22 Februari

    Ini keknya secara umum terjadi pada pernikahan zaman dulu ya. Mungkin about 20-30 years a go.

    Dijodohkan sama ortu, si wanita tidak suka tp karena tulus kasih nya si pria akhirnya si wanita (istri) bisa bahagia lahir dan batin.

    Sementara kalau dibandingkan dengan zaman now, yang para pria nya ntahlah mau dikatakan seperti apa? :-(

    ECHY268 tulis:

    Ehh, tapi aku jg pernah ada seorang Ibu cerita. Dia dl dipaksa nikah oleh Ortunya. Saat menikah itu photo nikahnya jelek bgt. Dia manyun dan nangis terus. Tapi karena kebaikan hati suaminya dan akhirnya setelah sudah pya anak-anak akhirnya Ibu itu cinta ama suaminya itu. Dia sampe bilang, nyesel aku dulu, pas nikah nangis2... sampe photo wedding kita jelek semua:-D:-D

  • 22 Februari

    Btw kang V,  apa waktu pacaran dulu bukannya sama-sama menyelami karakter dan kepribadian masing-masing pasangan hingga akhirnya ketok palu dan memutuskan untuk menikah?

    Tp salut bisa bertahan dengan wanita itu ya kang, sampai hampir 20 tahun married bertahan menyesuaikan karakter masing-masing.

    So sebenarnya dalam kehidupan rumah tangga, tiap tahun bahkan tiap hari itu adalah merupakan proses untuk belajar dan terus belajar mengerti, memahami, nah seperti yang saya sebutkan sebelumnya dari teman pria saya yaitu kata mengalah so on so forth. Makanya kang V bilang hanya yang bisa bertahan yang akan terus maju?

    VINCENT012 tulis:

    Problem is, kalau karakter kita sama pasangan bener2 gak cocok alias bertentangan,  komunikasi sering jd masalah besar nih sist.

    Been there, done that ( scr ampir 20 thn married😂)

    Mau cerita banyak tp kawatir jejak digital sist😂

    I have once mentioned that " survival of the fittest" concept dr Charles Darwin applies to online dating game too but apparently it also applies to many other thing such as relationship yah😂

    I hereby quote famous words from Charles Darwin:

    " In the struggle for survival, the fittest win out at the expense of their rivals because they succeed in adapting themselves best to their environment"

    (from "Origin of Species)

    Charles Robert Darwin

  • 22 Februari

    Skrg aja msh ada.ceritanya sy mau dijodohken sm ortu,,ya sy ngga mau lah.sy milih yg msh mudaan lah.masa sy tua dia lbh tua yo piye lah

    SAURIA580 tulis:

    Ini keknya secara umum terjadi pada pernikahan zaman dulu ya. Mungkin about 20-30 years a go.

    Dijodohkan sama ortu, si wanita tidak suka tp karena tulus kasih nya si pria akhirnya si wanita (istri) bisa bahagia lahir dan batin.

    Sementara kalau dibandingkan dengan zaman now, yang para pria nya ntahlah mau dikatakan seperti apa? :-(

  • 22 Februari

    Kalau jaraknya ngga terlalu jauh sih ngga masalah lah mas bro.  

    CHRISTIAN983 tulis:

    Skrg aja msh ada.ceritanya sy mau dijodohken sm ortu,,ya sy ngga mau lah.sy milih yg msh mudaan lah.masa sy tua dia lbh tua yo piye lah

  • 22 Februari

    Sepele sih. Cuma bilang "aku sayang kamu", eh di blokir.

  • 22 Februari

    BEBEN182 tulis:

    Sepele sih. Cuma bilang "aku sayang kamu", eh di blokir.

    Keren itu kata²nya.. lanjutkan ke member² yg lain bang.. 😅😁

  • 22 Februari

    :-D:-D:-D:-D

    Habis itu si bro Beben dilaporkan ke admin, memerahlah jadinya foto si bro Beben.

    ANGGORO118 tulis:

    Keren itu kata²nya.. lanjutkan ke member² yg lain bang.. 😅😁

  • 22 Februari

    SAURIA580 tulis:

    :-D:-D:-D:-D

    Habis itu si bro Beben dilaporkan ke admin, memerahlah jadinya foto si bro Beben.

    Mosok sih kak cuma bilang gitu merah ? Ada loh member² cewek chat ke aku kaya bang Ben tapi ga aku laporin.. menurutku sih mereka bercanda.. kalo serius kan bandnya udah bubar 😅😆

  • 22 Februari

    Iya... yg kuceritakan ini mmg Ibu-Ibu sekitaran tahun itu.

    Ortuku jg sebenarnya, secara ga langsung kyk dijodohin seh. Tepatnya di provokasi oppungku (Bpke Ibuku). Bapakku itu baik, suka nemanin Camernya mancing. Taulah, oppungku bkn penduduk setempat, hobby mancing di danau toba. Jd kl kakek kemalaman pulang, akhirnya mampir ke rumah kel Bapakku. Nah, oppungku lihat Bapakku baik. Jadi selalu dicerita-ceritain ke Ibuku, si A itu baik bla...bla....trus Bapakku jg ganteng seh. Waktu itu pdhl ada Pria yg suka Ibuku orang beradalah bila dibanding Bapakku. Tapi, entah knp oppungku selalu mendukung Ibuku ke Bapakku bkn yg orang berada itu yg pegawai negeri di kota. Tapi, di akhir cerita Ibuku bilang dia beruntung menikah dg Bapakku. Saat Bapak meninggal, cuma sakit bentar Ibuku langsung ikutan pulang. Katanya ga mau mereka lama-lama pisahnya. Itulah ya kl sdh soulmate ya....

    Masalah baik seh...emanglah Bapakku itu baikkkkkk bgt. Ibu ngomong apa aja dia diem aja. Kl kami lg ga ada di rumah. Yg duluan bangun Bapak. Bikin teh buat Ibu aku. Kek Presiden George Walker Bush yg sllu buatin kopi di pagi hari buat istrinya Laura Bush..

    Dimana gue cari pria kek gihtu ya....

    :-D:-D

    SAURIA580 tulis:

    Ini keknya secara umum terjadi pada pernikahan zaman dulu ya. Mungkin about 20-30 years a go.

    Dijodohkan sama ortu, si wanita tidak suka tp karena tulus kasih nya si pria akhirnya si wanita (istri) bisa bahagia lahir dan batin.

    Sementara kalau dibandingkan dengan zaman now, yang para pria nya ntahlah mau dikatakan seperti apa? :-(

  • 22 Februari

    Mgkn ortu mas, lihat yg di berita-berita itu lho mas, nenek2 nikah ama brondong khan lg trend tuh. Nah... siapa tau mase minat... 😂🙈🏃‍♀️🏃‍♀️ joking ya... Peace

    CHRISTIAN983 tulis:

    Skrg aja msh ada.ceritanya sy mau dijodohken sm ortu,,ya sy ngga mau lah.sy milih yg msh mudaan lah.masa sy tua dia lbh tua yo piye lah

  • 22 Februari

    Aduhh, abang mah jauhh dr " pakar" neng, ntar yg kontra akan bilang: kl die beneran pakar, gak mungkin die cerai😂

    Mungkin lbh pas dsbt " humble observer" alias tukang becak kepo yg senang mengamati dan berkomentar tanpa diundang😂

    Tp I guarantee you one thing,  yg abang tulis di forum ini kebanyakan either based on real life experience or close and thorough observation

    Member JK gratis? Ya gak lahh ! Bayar membership ke JK! 😂

    Soal si cewe yg menikah dng Mr. B yg sebetulnya ( dlm bahasa si cewe sendiri nih) " gak ada kemistri nya sama sekali", abang di atas cuma menyoroti soal yg berkaitan dng teori evolusi " survival of the fittest"

    Tapi lanjutannya gak exactly spt yg neng gambarin gitu😂

    Karena ada kekecewaan dr si cewe kemudian, sesuatu yg membuat kita jg jd berpikir, apakah pernikahan tanpa cinta ( dr salah satu pihak) itu worth it or not.

    Nanti deh abang bahas di bawah, di postingan lain

    SAURIA580 tulis:

    Ruaaarrr biasa dokter cinta (pakar cinta) Vincent. Sdh bs buka konsultasi hubungan PDKT, pra-nikah dan pernikahan. Members JK gratis kan, kang? 😁😁

    Tp sih sebenarnya mmng dari point 1 ini intinya komunikasi saja ya dan saling respects each others krn pihak pria dan wanita sama² punya hati dan perasaan yang harus dijaga.

    Point kedua ini mirip² pembahasan di thread sebelumnya, meskipun si A yang cewek ngga cinta sama sekali sama si pria B, namun ada sisi positif yang diliat si A dari si B akhirnya menikahlah mereka. Karna sebenarnya lebih baik dicintai dripada mencintai. Well mksdnya porsinya lebih baik lebih besar dicintai dripada mencintai, dan pada akhirnya ya porsinya sama² besar.

    Bukan begitu, dr. Vincent? 😀😁😂

    22 Februari diubah oleh VINCENT012

  • 22 Februari

    Maksudnya neng itu kan kang itu sdh bisa buka kelas cinta krn kang itu pakar cinta.

    Nah kita² itu kalau counselling gratis kan krn sesama members JK. Gitu loh. Kalau bayar keanggotaan sih, ya kalau memang seperlunya aja bayar. 😀😁😂

    VINCENT012 tulis:

    Aduhh, abang mah jauhh dr " pakar" neng, ntar yg kontra akan bilang: kl die beneran pakar, gak mungkin die cerai😂

    Mungkin lbh pas dsbt " humble observer" alias tukang becak kepo yg senang mengamati dan berkomentar tanpa diundang😂

    Tp I guarantee you one thing,  yg abang tulis di forum ini kebanyakan either based on real life experience or close and thorough observation

    Member JK gratis? Ya gak lahh ! Bayar membership ke JK! 😂

    Soal si cewe yg menikah dng Mr. B yg sebetulnya ( dlm bahasa si cewe sendiri nih) " gak ada kemistri nya sama sekali", abang di atas cuma menyoroti soal yg berkaitan dng teori evolusi " survival of the fittest"

    Tapi lanjutannya gak exactly spt yg neng gambarin gitu😂

    Karena ada kekecewaan dr si cewe kemudian, sesuatu yg membuat kita jg jd berpikir, apakah pernikahan tanpa cinta ( dr salah satu pihak) itu worth it or not.

    Nanti deh abang bahas di bawah, di postingan lain

  • 22 Februari

    Iya I knew exactly what you mean kok, di atas itu Im just kidding😂

    SAURIA580 tulis:

    Maksudnya neng itu kan kang itu sdh bisa buka kelas cinta krn kang itu pakar cinta.

    Nah kita² itu kalau counselling gratis kan krn sesama members JK. Gitu loh. Kalau bayar keanggotaan sih, ya kalau memang seperlunya aja bayar. 😀😁😂

  • 22 Februari

    ga blg apa2 tp diblock

    😬😬😬

    heran ga sih. ya tp awal2 kepikirian, lama2 ya bomat aja🤭🔥🔥🔥

  • 22 Februari

    Ini maksudnya bercanda Ria.perhatikan deh kata2 si mas ini hehehe

    SAURIA580 tulis:

    Kalau jaraknya ngga terlalu jauh sih ngga masalah lah mas bro.  

  • 22 Februari

    ANITA089 tulis:

    Mengenai no 1 di mana komunikasinya engga enak, mestinya kan diketahui sejak pacaran. Apa yg menyebabkan pernikahan itu tetap terjadi?

    ECHY268 tulis:

    Githu ya bro...

    Oh ia, jgn diceritain secara detaillah. Ga baik koh...

    Saat pacaran apa komunikasinya baik-baik saja atau sdh sering jg ga cocok? Sorry ya, ga bermaksud kepo tapi lbh utk pembelajaran seh, mengingat Koh Vincent sdh pernah mengalami.

    Ini pertanyaannya mirip nih ya, jd sekalian jawabnya

    Ya gak mungkin detail lah sist Echy268, jejak digital tea😂

    Jadi si Mr. A dan Ms. C tuh pacaran gak lama, cuma sekitar 4 bulanan aja, dan sbtlnya selama masa pacaran singkat itu udh kerasa bahwa atmosfir cenderung flat dan gak ada semangat spt kl beneran jatuh cinta( and in retrospect, Mr. A sbtlnya gak cinta2 banget ke Ms.C, and bs jadi bgtu juga sebaliknya jangan2😂) , cuma scr fisik si Ms. C ini OK banget, dan krn Mr A pd saat itu masih unyu wkwkwk alias muda, jd he was blinded by mere looks ( kayaknya).

    Jd komunikasi pd masa pacaran dan stlh nikah kyknya ada benang merah, in the sense, gak bener2 2 arah, cuma beda nya krn pas masih pacaran apalagi di bulan2 pertama itu kan, masing2 pihak msh berusaha show "good sides" only ke pasangannya, tp bgtu udh nikah gradually, "setan" nya keluar satu2😂.

    Cuma Mr. A ( krn faktor msh muda tadi) gak mandang itu penting ( big mistake ternyata)

    Jd sering berantem sih gak, tp lbh cenderung menahan diri spy gak berujung ke berantem, akhirnya jd tawar and flat

    Mr. A and Ms. C ini boleh dibilang gak ada kesamaan selera ( apapun termasuk makanan) dan hobby sama sekali

    ECHY268 tulis:

        Survival disini, Survival dan Bahagia lho,  dimana kelemahan dan kekurangan pasangan diterima dgn iklas dan ditutupi dgn kasih.  Survival tapi sengsara dan menderita kayak cerita seorang Pendeta yang bilang bhw byk Rumah Tangga yang bertahan sebenarnya penuh penyesalan karna menikah dgn org yg tidak tepat.... (Tentu Pendeta tsb tau, karena memimpin begitu byk jemaat otomatis itu dari yg Beliau langsung lihat dan Pendeta ga mgkn bohong khan..)

    In retrospect again, Mr. A still thinks Ms

    C is a good wife material, its just the big difference di karakter dan sifat yg menghalangi timbulnya komunikasi yg solid sbg landasan utama rumah tangga

    And oh btw, Mr.A and Ms. C beda agama, satu ras/ etnis tp beda agama, jd bukan agama sepupu tp agama non samawi ( if you know what I mean)

    Pernikahan diberkati di gereja tp stlh itu balik ke agama masing2

    22 Februari diubah oleh VINCENT012

26 – 50 dari 74    Ke halaman:  Sebelumnya  1  2  3  Selanjutnya Kirim tanggapan