Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Apa yang kalian rasakan di dunia sekarang ini??? Vaksin atau tdk

ForumCampur-campur

101 – 117 dari 117    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 3  4  5Kirim tanggapan

  • 15 Juli

    Sudah ikut vaksin dr awal mulai dibagikan. Tidak ada keluhan yg dirasakan. Semua keluarga menyusul vaksin ke1 sebelum ppkm dan puji Tuhan tidak ada keluhan juga pdhal rata2 ada penyakit bawaan asma. Semoga sehat smp selesai vaksin yg ke-2.

  • 15 Juli

    Mei. Keknya calonmu dari medan ya.

    Kukasi kisi kisi ke kamu ya.

    Ntar waktu pemberkatan, bakal gini scriptnya :

    Pendeta bertanya : Ucokkk, bersediakah kau mengambil Mei jadi istrimu?

    Ucok menjawab dgn suara kencanggg sampai ke halaman gereja : Olooooooooo

    Pendeta sangat senang melihat antusiasnya si Ucok, lalu bertanya pada Mei : Meii, bersediakah kau menerima Ucok sebagai suamimu?

    Mei pun menjawab dgn suara melengking sampai burung gereja yg sedang terbang di langit kena stroke sangkin terkejut : Imatutuuuu.

    Dan kali ini Pendeta pun merespon tak kalah kencanggnyaaaaa tapi jadi salah ngomong : BAHHHHHHHH (kira-kira artinya SAHHHHH).

    Nb : Maaf mimin. Agak melenceng topik. Kali ini aja.

    MEI525 tulis:

    Masalahnya saat di harus bayar, menuntut ke pemerintah bahwa negara tidak peduli dengan rakyat kecil.

    Bah

    15 Juli diubah oleh YOHANA140

  • 15 Juli

    Hi friends, mungkin ada yang bisa shared yang kalian rasakan dengan keadaan dunia sekarang ini?

    ebahana.com/wp-content/uploads/2019/06/PhotoGrid_1516676344861.jpg

    On second thought alias setelah dipikir sekali lagi, disaat mengamati kondisi teranyar pada berita terkini sesuai ilustrasi gambar diatas kita baik sengaja maupun tidak disengaja, mau tak mau, suka ngga suka, telah menerima tongkat "panas" estafet beralih dari India untuk Indonesia, kita sudah berubah menjadi hotspot / titik mengamuk terparahnya pandemi di dunia, secara global, ranah internasional

    Bayangkan P.P.K.M sudah ditetapkan di Jawa Bali hampir dua minggu, tapi belum ada tanda pandemi mereda dengan jumlah terinfeksi makin membludak

    Kiranya BAPA berbelas kasih dengan melewatkan maut itu dari kerabat ataupun rekan disekitar kita

    Memohonlah agar tiang api dan tiang awan menaungi Bangsa ini dari sekarang hingga berakhirnya masa kritis, sedang bergerak menuju titik kulminasi dari gelombang "tsunami covid19" kedua yang menyapu siapa saja yang dikehendakiNYA untuk di bawa bersama sama menuju alam maut

    Persiapkan mental !

    Persiapkan imun !!

    Persiapkan doa !!!

    Sumber :

    health.detik.com/berita-detikh ... asia-tapi-dunia

  • 15 Juli

    Lumayan suka dgn cara bg Denny Siregar menjelaskan sesuatu, lumayan tepat sasaran dan g bnyak basa-basi.

    "Kalau mau cepat menangani Pandemi, vaksinasi harus digenjot sampai minimal 50-70% dari jlh penduduk agar Herd Immunity (Kekebalan Komunitas) cepat tercapai"...

    👍👌❤

  • 15 Juli

    Beberapa teman kerja saya punya history penyakit jantung dan sudah dipasang ring, penyakit jantung tapi off obat 1 tahunan, penyakit hipertiroid (gondok) dengan pengobatan rutin, Diabetes Melitus (gula) dengan efek di mata, asma dan alergi obat2 tertentu, penyakit autoimun tapi off obat 1 tahunan, sedang menyusui  bayi < 1 bulan, dalam program hamil, obesitas, dll telah mendapat vaksin Covid-19 complete 2 dosis sebulanan yg lalu. Yg membantu memutuskan mereka bisa divaksin pastinya dokter di meja skrining saat kegiatan vaksinasi.

    Puji Tuhan bbrp dari mereka terinfeksi Covid-19, kondisi terberat hanya pada gejala ringan. Sumbangsih mereka untuk ga memenuhi RS cukup signifikan.

    Semua orang pasti akan mati, yess..

    Tapi berusahalah untuk tetap membangun kualitas hidup 😀

  • 16 Juli

    Hahaha....

    Sayangnya belum ada calon nih Yohana...

    Btw, olo dan imatutu artinya apa?

    YOHANA140 tulis:

    Mei. Keknya calonmu dari medan ya.

    Kukasi kisi kisi ke kamu ya.

    Ntar waktu pemberkatan, bakal gini scriptnya :

    Pendeta bertanya : Ucokkk, bersediakah kau mengambil Mei jadi istrimu?

    Ucok menjawab dgn suara kencanggg sampai ke halaman gereja : Olooooooooo

    Pendeta sangat senang melihat antusiasnya si Ucok, lalu bertanya pada Mei : Meii, bersediakah kau menerima Ucok sebagai suamimu?

    Mei pun menjawab dgn suara melengking sampai burung gereja yg sedang terbang di langit kena stroke sangkin terkejut : Imatutuuuu.

    Dan kali ini Pendeta pun merespon tak kalah kencanggnyaaaaa tapi jadi salah ngomong : BAHHHHHHHH (kira-kira artinya SAHHHHH).

    Nb : Maaf mimin. Agak melenceng topik. Kali ini aja.

  • 16 Juli

    Juga penting bg sy vaksin campak,,krn mmg sdh lelah sy dicampakkan terus2an begini

  • 16 Juli

    Hahahaha bisa aja 😆😆😆

    CHRISTIAN983 tulis:

    Juga penting bg sy vaksin campak,,krn mmg sdh lelah sy dicampakkan terus2an begini

  • 16 Juli

    Karena saya orang batak juga sis, aku bantu jawab ya....  😃😃😃

    Olo = Iya

    Imatutu = Ya betul banget/sekali..

    MEI525 tulis:

    Hahaha....

    Sayangnya belum ada calon nih Yohana...

    Btw, olo dan imatutu artinya apa?

  • 16 Juli

    Xoxo...

    Thx ya sis..

    IKA626 tulis:

    Karena saya orang batak juga sis, aku bantu jawab ya....  😃😃😃

    Olo = Iya

    Imatutu = Ya betul banget/sekali..

  • 16 Juli

    Artinya iya

    MEI525 tulis:

    Hahaha....

    Sayangnya belum ada calon nih Yohana...

    Btw, olo dan imatutu artinya apa?

  • Hari Sabtu pukul 17:08

    Oloooooo....

    YOHANA140 tulis:

    Artinya iya

  • Hari Senin pukul 10:15

    Permasalahannya sekarang jauh lebih rumit daripada menetralkan mereka yang sudah terlanjur didoktrinisasi untuk absen dari ikutserta dalam program vaksin atau bahkan covid19 adalah konspirasi belaka👇

    nasional.kompas.com/read/2021/ ... perpanjang-ppkm

    👆Setelah baca diatas jadi bak makan buah simalakama bagi pemerintahan berkuasa

    Dilanjut ? Ekonomi mati

    Stop ! Rakyat lebih banyak mati

    Apapun kebijakan "ketuk palu"nya malam nanti semoga yang terbaik untuk Indonesia dan W.N.I di tanah air

    Hari Senin pukul 10:16 diubah oleh VEKA741

  • Hari Kamis pukul 17:40

    Udah masuk kan bro, booster vaksin Moderna. Sementara hanya untuk para nakes saja mengingat pasokan nya hanya 1,5 juta dosis.

    Semoga tidak hanya nakes saja ya, namun seluruh masyarakat Indonesia soalnya ya memang butuh booster setelah vaksin kedua dilakukan. Vaksin itu masa kekebalan hanya 1-2 tahun saja dan perlu booster apalagi variant baru makin berkembang aja.

    Saya pun pengen nantinya mendapatkan booster vaksin ini. Mudah-mudahan nanti dapat akses jg, apakah lewat program pemerintah atau VGR (private sector) dari tempat saya bekerja.

    BRAM310 tulis:

    sementara ini masih wacana

    seperti hal vaksin vaksin lainnya seperti influenza dan hepatitis maka di perlukan booster ( penguat) karena seiring berjalannya waktu imun akan menurun.

    bukan karena vaksin kedua kurang kuat, seperti yg qta ketahui setiap manusia uniq tidak ada yg sama , trrmasuk dalam reaksi imun, sehingga mutasi terjadi, jadi butuh penguatan. singkatnya begitu kalau panjangnya sedang dalam penelitian😁

  • Hari Kamis pukul 18:21

    Saya sudah two times shoot VGR (private sector) yaitu Sinopharm yang difasilitasi dari tempat saya bekerja.

    Tadi saya sempat membaca beberapa komen dari rekan-rekan JK di atas tentang Comorbid. Yang dilakukan adalah berlakulah jujur sejujurnya jika anda ada keluhan atau sudah memiliki penyakit bawaan atau penyerta apapun itu termasuk alergi dari obat tertentu termasuk vaksin dan termasuk sedang mengkonsumsi obat apapun. Ini sih saya memperhatikan patient di samping saya pada saat saya antri vaksin.

    Cuma mau sharing, saya juga memiliki comorbid tertentu yang sangat jarang dimiliki oleh orang lain baik Indonesia maupun dunia. Pun tidak termasuk dalam points yang sering ditanyakan pada kertas pre-screening maupun online pre-screening. Saya confirmed yes tidak punya penyakit bawaan yang terdapat di pre-screening ke suster yang mengecek tensi dan suhu tubuh. Tp saya mengatakan sejujurnya kepada nakesnya saya punya kelainan (rare condition) terkait genetika. Dia tidak bisa confirmed apapun, akhirnya bertanya ke dokter yang jg hadir di ruangan vaksin, akhirnya saya ceritakan jg, pun doc tidak bisa confirmed apapun (melewati 2 pre-screening pemirsah tanpa ada hasil apapun, bikin saya much worries). Akhirnya dokternya menyampaikan rare condition saya tersebut ke dokter atasannya, via telepon. Akhirnya si dokter tsb mengatakan saya ditunda vaksin dulu, dan disarankan untuk konsultasi ke dokter spesialis N******g**t. Puji Tuhan tempat saya vaksin berdekatan dengan sebuah RS dan seketika saya langsung direct appointment dengan petugas RS nya. Singkat cerita, puji Tuhan haleluya saya diperbolehkan untuk vaksin dengan disertai surat keterangan bisa vaksin dr doc spesialis tsb. Segera saya ke tempat vaksin dan memberikan surket itu kepada nakes yang enjus dan akhirnya enjus deh. Hehehe... So far tidak ada reaksi significant hanya ngantuk luar biasa saja itupun beberapa jam setelah vaksin dan keesokan harinya juga. Krn Sinopharm jadwal ke vaksin kedua itu 21 hari, akhirnya 2 hari lalu saya mendapatkan vaksin kedua. Reaksi kali ini bener-bener 'nendang' dan seru pemirsah. Short of breathness for couple hours karna saat bersamaan saya menelepon mamak saya, padahal bicara hanya 10 menit saja sdh sesak nafas saya, kemudian sedikit mual, dan demam, pun ini skrng saya masih agak hangat badannya. Paracetamol sdh dikonsumsi. Reaksi dari teman-teman saya lain jg beragam dan pada bilang reaksi vaksin kedua ini memang lebih berat dan aggressive dibandingkan vaksin pertama.

    So buat yang ngga mau vaksin dengan alasan tertentu, apalagi terkait pemasangan chip lah, konspirasi lah, batalkan segera pikiran itu dari kepala anda. Mari lah jadi warga negara yang sedikit bijaksana. Tujuan vaksin jg kan menciptakan herd immunity untuk masyarakat Indonesia dan global. Kan ngga mau terus pandemic berkelanjutan? Saya sih ogah, kaki saya udah gatel mau jalan-jalan dan pengen segera eksekusi travelling ke beberapa negara yg tempo hari batal karena pandemic.

    Yang berpikiran suntik itu sakit, percaya saja itu tidak sakit kok. Biasanya pada saat nakes inject dosis nya ke tubuh kan terasa 'pedes' tuh, tapi tidak untuk vaksin ini, bahkan saya tidak merasakan apa-apa tau taunya udah keluar aja tuh jarum dari lengan saya. Wkwkwkwk...

    Bagi yang takut merasakan KIPI, ya hadapi sajalah, toh KIPI nya tidak significant. Makanya sebelum vaksin jujurlah kepada petugasnya agar nanti nanti tidak dapat reaksi yang significant apalagi sampai mengakibatkan 'early check out' dari dunia ini.

    Dan saya juga pengen nantinya masyarakat biasa pun mendapatkan booster vaccine karna masa kekebalan vaksin 1-2 tahun saja. Saat ini target hanya untuk nakes sebagai garda terdepan.

    Demikian kura kura. Sudah panjang x lebar x tinggi saya memaparkannya. Keekekeke....

    YOONA537 tulis:

    Apakah kalian sudah ada yang vaksin? shared donk apa yang dialami.

    Menurut kalian vaksin atau tidak ? Dan apakah ada yang pernah mendengar tentang efek vaksin atau konspirasinya ? Please help me to shared your comment. Thanks for your respon. 😊

    Hari Kamis pukul 18:41 diubah oleh SAURIA580

  • Kemarin pukul 0:46

    iya sudah masuk vaksinnya ,sedang menunggu distribusinya untuk sampai ke daerah sangat terpencil ini haha

    untuk masyarakat luas pemerintah sepertinya belum mengisyaratkan hal tersebut, terkait cakupan vaksin dosis ke 2 saja belum sampai 20% dan juga ketersediaan nya yg belum memadai

    menyambung ketakutan vaksin adalah konspirasi dll, pls just stop reading all those stupid sc-fi hoax , the change u will die on covid19 is alot bigger then from kipi.

    kemungkinanmu mati tersambar petir / karena kecelakaan laku lintas pun jauh lebih besar dari kemungkinan kematian karena kipi.

    SAURIA580 tulis:

    Udah masuk kan bro, booster vaksin Moderna. Sementara hanya untuk para nakes saja mengingat pasokan nya hanya 1,5 juta dosis.

    Semoga tidak hanya nakes saja ya, namun seluruh masyarakat Indonesia soalnya ya memang butuh booster setelah vaksin kedua dilakukan. Vaksin itu masa kekebalan hanya 1-2 tahun saja dan perlu booster apalagi variant baru makin berkembang aja.

    Saya pun pengen nantinya mendapatkan booster vaksin ini. Mudah-mudahan nanti dapat akses jg, apakah lewat program pemerintah atau VGR (private sector) dari tempat saya bekerja.

  • Kemarin pukul 2:19

    Saya sih masih berpengharapan pemerintah akan terus berusaha dan berupaya keras agar booster vaksin Moderna atau produsen apapun itu dapat mencakup masyarakat luas dari Sabang hingga Merauke hingga ke wilayah terpencil walau memang butuh waktu apalagi terkait anggaran dana dan belanja negara (so sad memang beban hutang pemerintah makin bertumpuk, tp haruslah dilakukan vaksin ini).

    Yuk bantu pemerintah dalam mengusahakan kesehatan massal warga Indonesia dengan melakukan vaksin lengkap ya.

    BRAM310 tulis:

    iya sudah masuk vaksinnya ,sedang menunggu distribusinya untuk sampai ke daerah sangat terpencil ini haha

    untuk masyarakat luas pemerintah sepertinya belum mengisyaratkan hal tersebut, terkait cakupan vaksin dosis ke 2 saja belum sampai 20% dan juga ketersediaan nya yg belum memadai

    menyambung ketakutan vaksin adalah konspirasi dll, pls just stop reading all those stupid sc-fi hoax , the change u will die on covid19 is alot bigger then from kipi.

    kemungkinanmu mati tersambar petir / karena kecelakaan laku lintas pun jauh lebih besar dari kemungkinan kematian karena kipi.

    22 jam yang lalu diubah oleh SAURIA580

101 – 117 dari 117    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 3  4  5Kirim tanggapan