Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

2 Korintus 12:9

ForumAlkitab

1 – 3 dari 3Kirim tanggapan

  • 25 Juli

    Scripture di atas berisi Firman Tuhan sebagai berikut:

    Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna. Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku."

    Tentu rekan-rekan JK mengetahui ayat ini ditulis oleh siapa? Yup, dia adalah Rasul Paulus. Paulus dalam suatu permohonan doa-doanya secara terus menerus kepada Tuhan agar duri dalam dagingnya dicabut, namun tidak kunjung dicabut krn Tuhan mengizinkan demikian. Adapun menurut para ahli Teologia, duri yang dimaksud adalah suatu penyakit, kelemahan, atau mungkin kekurangan di dalam diri Paulus.

    Tapi pernahkah hal itu anda alami, ketika doa itu anda panjatkan kepada Tuhan namun tidak kunjung tiba? Pun dalam kondisi tertentu anda sudah berkonsultasi kepada ahlinya bisa dokter, atau apapun namun tidak ada obat / pengobatannya?

    Tanpa maksud panjang lebar lagi, saya langsung saja ya bahwa I am in that position. Saya tidak perlu emphasize secara spesific duri tersebut di forum ini, namun yang ingin saya share adalah sukacita pengharapan yang Tuhan selalu berikan kepada ku meskipun I am in the journey of life with my rare condition.

    Kalau flash back dari my previous journeys dari tahun ke tahun, wow Allah Bapa itu keren banget dan maha dahsyat. Pertolongan dan penyertaanNya selalu ada bersamaku. Di suatu ketika, saya pernah memohon dalam posisi serendah rendahnya akan suatu permohonan kepada Tuhan, tapi Tuhan memberikan lebih dan lebih dari cukup dari apapun yang saya minta sebelumnya melebihi kekuatan dan pemikiran saya. Saya kasi clue saja, saya minta hanya a namun seiring waktu Tuhan memberikan saya A.

    Dalam posisi terintimidasi, maupun dirundung oleh orang lain krn kondisi tersebut, namun Tuhan Allah memberikan kekuatan kepadaku untuk menghadapinya dan bahkan bisa berdiri tegak, kuat dan kokoh. Semakin ditekan semakin berdiri tegak. 😀😇. Tentu kalau bukan karena pertolongan Tuhan, saya bisa saja langsung segera 'early check out' dengan cara saya sendiri. Hehehe...😁

    Pun ketika saya meminta miracle kepada Tuhan, namun seolah olah tidak kunjung datang, akhirnya di suatu ketika saya menonton video channel Nick Vujicic (sila google sendiri), dan pun Nick mengalami hal yang sama (kondisi kekurangan kita berbeda pastinya), meminta mujizat berulang kali kepada Tuhan, namun tidak mendapatkannya, namun dia sendiri yang menjadi mujizat bagi orang-orang yang sekondisi dengan dia, boleh liat di YT Nick. I wish one day, I could be like him to spread of God's love dan bersaksi tentunya (belum punya keberanian seperti Nick).😊

    Yang ingin saya sampaikan (bukan bermaksud berkhotbah, atau menggurui) adalah apapun kelemahanmu, kekuranganmu terkait fisik maupun mental, meski di bully (dirundung), oleh orang lain tetaplah andalkan Tuhan ya guys. Trust me it works. Meskipun gunung itu tidak pindah (iman yang besar), namun tetap percaya bahwa Ia adalah Tuhan yang berdaulat atas hidup mu (iman yang benar).

    Kalau saya elaborasi lebih lanjut, ngga cukup menjelaskannya, dan kalian juga akan bosan membacanya. Hehehe..

    Intinya sih dalam kondisi kekurangan, kelemahan fisik ataupun mental, Tuhan tetap memakaimu untuk rencanaNya, alatNya bahkan kondisimu itu tidak mengurangi sedikitpun jejak untuk serupa dengan manusia normal lainnya, bahkan dikasi lebih oleh Tuhan dibandingkan dengan manusia normal lainnya. It applies to me very much. But I will not share in here apa aja kelebihan yang telah didapat dibandingkan oleh orang normal lainnya.

    Glory to God in the highest.

    Pun dalam perjalanan spiritual with Jesus memang masih kembang kempis juga, tp my wish and pursue adalah semakin cinta dan addicted to God (kecanduanku hanya kepada Tuhan Allah saja). Amen.

    So jika ditanya terkait dengan love, jodoh (karena saya menulis hal ini di forum Jodoh Kristen), posisi saya saat ini adalah saya sudah membebaskan diri saya dari perkara cinta, jodoh, dan pernikahan dan sejenisnya. Dan mau memantapkan hati dengan doa "Jika cawan ini bisa berlalu dari ku, biarlah kehendakMu saja yang terjadi, bukan kehendak saya." Cawan disini adalah singleness. 😊

    Rekan-rekan, adakah yang mau share terkait duri di atas, dan mau memberikan kesaksian bahwa pertolongan dan penyertaan Tuhan selalu tetap bersama rekan-rekan semua, bahkan melampaui dari apa yang rekan-rekan pikirkan sebelumnya.

    Ngga perlu to the point duri apa itu, krn memang kadang hal itu adalah area confidential jika belom siap diungkapkan.

    Thank you. Stay safe and healthy always, guys. 😊😇

  • 26 Juli

    Duri dalam daging ya ?

    Mungkin versi ku bukan kondisi langka seperti kisah boru Napitupulu diatas

    Namun lebih kepada kondisi pandemi yang kekinian

    Ya, aku merasa sangat beruntung diantara kebuntungan yang dirasakan mayoritas rakyat jelata seperti ku, terutama dalam kondisi semua berubah sejak negara api covid19 menyerang, bukannya bermaksud tertawa diatas penderitaan orang(kebanyakan) lain, tapi lebih kepada ucap syukur setelah sadar sesadar sadarnya bahwa efek tsunami global pandemi yang meluluh lantakkan semua sendi kehidupan di berbagai belahan dunia, berbeda dengan yang kujalani belakangan ini

    Jadi perbandingan mendasarnya secara kasar dan lugas begini :

    #1 rakyat kecil sebagai pegawai swasta non esensial dan kritikal lainnya WAJIB W.F.H, sedangkan aku dari awal pandemi hingga hari ini W.F.O 100%

    #2 wong cilik pedagang eceran sambat / mengeluh, karena omzet menurun, aku kebalikannya, bukan malah turun, cukup stabil & bertahan dengan mulus sejauh yang kurasa

    #3 buruh pekerja kasar banyak dirumahkan dan ancaman PHK menanti, aku merasa itu bukan kekhawatiran ku, bukan untuk dipikirkan hari ini, mungkin besok, atau besoknya lagi dan seterusnya

    #4 dulu sebelum pandemi aku kerapkali mengeluh TIDAK PERNAH ada TANGGAL MERAH di profesiku, sekarang aku jauh lebih melek, bahwa diluar sana banyak yang divonis alami tanggal merah semua, entah kapan mereka bisa merasakan hari hari PRODUKTIF saat TANGGAL HITAM

    #5 zaman baheula aku merasa sangat ketinggalan diantara kawan kawan seangkatan yang sudah berkeluarga dan bahkan punya anak, justru sekarang kurasakan jika aku telah beranak istri, mungkin aku sudah tidak ada di J.K untuk menjadi yang pertama memberi beberapa poin diatas.

    Cukup lah kiranya 5 poin diatas

    Semoga kita selalu merasa berkelimpahan bahkan di saat kekurangan, kelemahan & keterbatasan kita, biarlah kita memandang kebawah, untuk melihat masih banyak yang nasibnya jauh lebih parah dari kondisi yang diijinkanNYA kita lalui hari belakangan, serta tak lupa pandanglah jauh tembus awan awan, sadarilah saat kita mendongakkan kepala keatas, DIA memandang penuh makna ke arah kita ( secara PRIBADI, orang per orang, hingga jauh menembus HATI ) dengan rasa belas kasihan tak terbatas, seakan DIA berkata, nyawamu masih kusayangkan, jadilah SAKSI dan saluran BERKAT bagi yang lain masih di beri kesempatan hidup karena terluput dari penyakit 'sampar' menular sporadis.

  • 26 Juli

    Terima kasih, bro Veka buat sharing dan kesaksiannya.

    Yup jadi semakin bersyukur dan bersyukur (point ini tetap harus belajar terus menerus, krn manusia sebenarnya punya sifat naturally serakah tidak merasa puas dan bersyukur).

    Yup tetap masih diberikan kerjaan ini dan itu, bahkan macam ngga ada lagi waktu office business hours, tp tetap bersyukur dipercayakan. Coba seandainya diem melempem tanpa ada tanggung jawab yang diberikan, langsung curiga besok masih dipercayakan lagi ngga ya?

    Point anda ditutup dengan klimaks, confirmed yes saya setuju. Jadilah saksi dan saluran berkat bagi orang lain jika masih diberikan tarikan nafas oleh Tuhan.

    All glory to God in the highest.

    VEKA741 tulis:

    Duri dalam daging ya ?

    Mungkin versi ku bukan kondisi langka seperti kisah boru Napitupulu diatas

    Namun lebih kepada kondisi pandemi yang kekinian

    ...

    DIA berkata, nyawamu masih kusayangkan, jadilah SAKSI dan saluran BERKAT bagi yang lain masih di beri kesempatan hidup karena terluput dari penyakit 'sampar' menular sporadis.

    26 Juli diubah oleh JODOHKRISTEN

1 – 3 dari 3Kirim tanggapan