Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

"Gada Cewe yang mau susah"

ForumPersahabatan dan hubungan

1 – 25 dari 107    Ke halaman:  1  2  3 ... 5  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • 7 Oktober

    Ceritanya saya berkenalan dgn seorang cewe Kristen. Dari sekian chat,akhirnya dia melontarkan statement: Gada Cewe yang mau susah.

    Pada prinsipnya setiap manusia mau hidup nyaman dan enak.

    Nah kalau konteksnya baru berpacaran dan ingin nikah,berjuang bersama itu sesuatu yang lumrah kan..

    Setelah nikah & punya anak,tentu setiap pasangan juga ingin hidup sejahtera..jauh dari kata "susah".

    Gimana menurut saudara2 sekalian.

  • 7 Oktober

    Harus dilihat dari dua sudut pandang

    Hingga tercapai kesimpulan SEPADAN, ingat BUKAN sebaya atau bahkan mendekati kata sepersis mungkin

    Sudah begitu saja, sebelum pecah atau bahkan kompor gaZzz bertebaran dimana saja.

    TerSUNTING ( EDITed )

    " TAK SATUpun INDIVIDU ingin menderita keRUGIan, TETAPI kalau semua SUDAH TERLANJUR, telah TERJADI, TIDAK mampu memBALIKkan WAKTU, TINGGAL berkata : MAU BAGAIMANA LAGI ? "

    7 Oktober diubah oleh VEKA741

  • 7 Oktober

    Shalom malam.salam kenal ya.kalo menurut pendapat saya d firman Tuhan itu istilah nya hidup menderita ga semua emang mau menerima keadaan seperti itu.tapi kalo dr berpacaran udah tidak mau ya cari yg lain biasanya seorang pelayan mereka siap karena saya belajar seperti harus kehilangan pekerjaan karena suatu hal phk.pasti qt harus terima.tq 😇

  • 7 Oktober

    Ya,kesepadanan kedua belah pihak.

    Terimakasih atas responnya. GB

    VEKA741 tulis:

    Harus dilihat dari dua sudut pandang

    Hingga tercapai kesimpulan SEPADAN, ingat BUKAN sebaya atau bahkan mendekati kata sepersis mungkin

    Sudah begitu saja, sebelum pecah atau bahkan kompor gaZzz bertebaran dimana saja.

  • 7 Oktober

    Shalom.

    Terimakasih atas tanggapannya 🙏🏻 GB

    DEVIS958 tulis:

    Shalom malam.salam kenal ya.kalo menurut pendapat saya d firman Tuhan itu istilah nya hidup menderita ga semua emang mau menerima keadaan seperti itu.tapi kalo dr berpacaran udah tidak mau ya cari yg lain biasanya seorang pelayan mereka siap karena saya belajar seperti harus kehilangan pekerjaan karena suatu hal phk.pasti qt harus terima.tq 😇

  • 7 Oktober

    Ijin menanggapi yah 😊

    Kalau pengalaman saya dulu berkenalan dengan pacar waktu itu sama2 msh muda & merintis. Bersama menabung sampai akhirnya menikah. Sebagai wanita bangga rasanya saat itu kami setara. Tpi kembali lagi ke msng2 orng, mungkin jga wanita yg kamu dekati itu bukan merintis tapi sdh menjadi. Lebih baik cari yg sama2 merintis spya mau sama2 berjuang.

    Berjuang beda sama susah. Kalau bilangnya hidup susah bisa diartikan dia menganggap tdk ada keberhasilan setelah perjuangan.

    Mungkin dia bilang gitu spya memacu kamu sukses terus mendapatkan dia yg engga mau susah itu 😊

  • 7 Oktober

    Hidup susah yg si cewek itu maksudkan itu seperti apa, Bobby? Soalnya kriteria hidup susah bisa berbeda untuk setiap cewek. Bagiku, hidup susah itu artinya si cowok blm punya rumah atas namanya sendiri atau utk ngontrak rmh pun blm sanggup. Bagi cewek lain, hidup susah artinya blm punya mobil, meski sdh ada rumah.

    Lalu kira2 mnrt si cewek kamu termasuk sosok cowok yg sdh memenuhi syarat hidup nyaman blm? Klo belum, kan kamu jg sedang menuju mapan kan dng bekal S2 mu? Apakah dia engga mau memberikan kesempatan bagimu? Kamu bilang kamu tinggal sendiri (bkn dng orgtua/keluarga/indekos. Artinya kamu sdh ada rumah sendiri atau minimum ngontrak kan? Artinya kamu bukan pria susah dlm arti menganggur atau masih menumpang pd org lain kan? Lgpl, sbnrnya nanti dng membatasi jumlah anak (barangkali 1 anak jg cukup), masak sendiri dan engga perlu beli mobil dulu hidup kalian jg engga akan susah2 banget.

    7 Oktober diubah oleh ANITA089

  • 7 Oktober

    Dari sekian chat,akhirnya dia melontarkan statement: Gada Cewe yang mau susah.

    Mungkin ada pertanyaan sebelumnya : apakah kamu mau hidup susah?

    Kalau pertanyaannya begini hampir dipastikan cewek manapun pasti gamau susah, lain lagi kalau diganti dengan kata "berjuang".

    Maka carilah cewek yang serasi&sepadan, spt kata Injil, jadi bisa lebih bisa nerima kondisi si cowok.

  • 7 Oktober

    Sebaiknya lihat juga, yang mau diajak hidup susah jangan2 hidupnya sudah nyaman buat dia. Kalau ngajak yg sama2 'susah' untuk hidup susah mungkin tak susah. Tapi yg sudah nyaman dan enak hidupnya diajak susah lagi ya, bisa jadi dia keberatan. Saat sendiri saja sudah nyaman dan enak kok mau nikah diajaknya hidup susah. Bisa jadi seseorang menolak tetapi tentu saja bisa jadi seseorang lain bersedia. Namanya lagi kenalan, tak cocok visi dan misi ya cari lagi. Cari yang tepat, memang tak mudah.

    BOBBY562 tulis:

    Ceritanya saya berkenalan dgn seorang cewe Kristen. Dari sekian chat,akhirnya dia melontarkan statement: Gada Cewe yang mau susah.

    Pada prinsipnya setiap manusia mau hidup nyaman dan enak.

    Nah kalau konteksnya baru berpacaran dan ingin nikah,berjuang bersama itu sesuatu yang lumrah kan..

    Setelah nikah & punya anak,tentu setiap pasangan juga ingin hidup sejahtera..jauh dari kata "susah".

    Gimana menurut saudara2 sekalian.

    7 Oktober diubah oleh KATHARINA781

  • 7 Oktober

    Betul, orangnya berada di level nyaman dari perkenalan kami.

    Standar yang dia tentukan cukup tinggi, dan perlu diakui dari semua standarnya, belum semuanya saya punya/penuhi.

    KATHARINA781 tulis:

    Sebaiknya lihat juga, yang mau diajak hidup susah jangan2 hidupnya sudah nyaman buat dia. Kalau ngajak yg sama2 'susah' untuk hidup susah mungkin tak susah. Tapi yg sudah nyaman dan enak hidupnya diajak susah lagi ya, bisa jadi dia keberatan. Saat sendiri saja sudah nyaman dan enak kok mau nikah diajaknya hidup susah. Bisa jadi seseorang menolak tetapi tentu saja bisa jadi seseorang lain bersedia. Namanya lagi kenalan, tak cocok visi dan misi ya cari lagi. Cari yang tepat, memang tak mudah.

    BOBBY562 tulis:

    Ceritanya saya berkenalan dgn seorang cewe Kristen. Dari sekian chat,akhirnya dia melontarkan statement: Gada Cewe yang mau susah.

    Pada prinsipnya setiap manusia mau hidup nyaman dan enak.

    Nah kalau konteksnya baru berpacaran dan ingin nikah,berjuang bersama itu sesuatu yang lumrah kan..

    Setelah nikah & punya anak,tentu setiap pasangan juga ingin hidup sejahtera..jauh dari kata "susah".

    Gimana menurut saudara2 sekalian.

  • 7 Oktober

    Mau komen tp males ah. Ntr dikira saya mark up values kehidupan, matrealistis, so on so forth.

    BOBBY562 tulis:

    Ceritanya saya berkenalan dgn seorang cewe Kristen. Dari sekian chat,akhirnya dia melontarkan statement: Gada Cewe yang mau susah.

    Pada prinsipnya setiap manusia mau hidup nyaman dan enak.

    Nah kalau konteksnya baru berpacaran dan ingin nikah,berjuang bersama itu sesuatu yang lumrah kan..

    Setelah nikah & punya anak,tentu setiap pasangan juga ingin hidup sejahtera..jauh dari kata "susah".

    Gimana menurut saudara2 sekalian.

  • 8 Oktober

    Bedakan wnt tdk mau susah dan wnt logis.

    Sy pernah di pdkt'in laki² usia di atas sy, dia cerai dg 2 atau 3 anak sy lupa. Dia menumpang hidup di rmh saudaranya dan setelah bercerai anak²nya dititipkan ibunya (sy tdk bs bayangkan setua apa ibunya).

    Dia sendiri mjd satpam di tmpt kerja saudaranya itu krn kebaikan saudaranya jg.

    Dr awal sy katakan tegas, tidak. Sy tdk mau dia (dan anak²nya) menambah beban hidup sy.

    Benar, sy tdk mau diajak hidup susah krn sy lebih mapan dr dia. Bkn sombong, bkn matre. Sy cuma logis saja.

  • 8 Oktober

    BOBBY562 tulis:

    Ceritanya saya berkenalan dgn seorang cewe Kristen. Dari sekian chat,akhirnya dia melontarkan statement: Gada Cewe yang mau susah.

    Pada prinsipnya setiap manusia mau hidup nyaman dan enak.

    Nah kalau konteksnya baru berpacaran dan ingin nikah,berjuang bersama itu sesuatu yang lumrah kan..

    Setelah nikah & punya anak,tentu setiap pasangan juga ingin hidup sejahtera..jauh dari kata "susah".

    Gimana menurut saudara2 sekalian.

    Ya mas cewe maunya seneng seneng bae 😁

    8 Oktober diubah oleh SOZANLIWU435

  • 8 Oktober

    Ini judulnya memprovokasi. Jika tidak dibaca dgn baik-baik bisa salah mendefenisikannya.  Setelah kubaca,  poin yg TS maksudkan seperti yg aku kutip dibawah tsb.

    Dalam hal demikian, pada tahap msh berpacaran dan sdh berniat serius utk menikah, berjuang bersama menurutku justru bagus, seru dan asyik. Melalui perjuangan bersama  tsb kedua pihak bisa saling belajar dlm menghadapi tantangan2 hidup dan menyelesaikannya secara bersama-sama. Hubungan yg diawali dg berjuang bersama mnrtku lbh tahan banting jika lolos sampai ke pernikahan. Alasannya karena sdh terbiasa menghadapi masalah jadi sdh tahan uji. Aplg umur msh dibawah 40 thn. Andaikan sdh di atas 40 thn pun sebenarnya oke-oke saja.

    Tidak sedikit yg menabung bersama. Org batak biasanya menabung bersama utk sinamot, juga biaya adat pesta pernikahan dll. Sebelum masuk tahap ini, hrs benar2 sdh serius lho. Jgn sampai ada slh satu pihak yg dimanfaatkan. Be carefull..

    Menurutku lagi nih, drpd wanita menunggu-nunggu atau berharap dinikahi oleh pria kaya/mapan, lbh baik cari pria yg mau berjuang bersama. Dari yg banyak kulihat, wanita yg mau diajak susah dgn berjuang bersama dari pacaran sampai menikah SANGAT dihargai oleh suaminya pun keluarga suaminya. Dibanding wanita yg menikah dg pria kaya/mapan hanya bermodalkan cantik, muda dan tidak punya pekerjaan. Mgkn suaminya bisa sayang ke wanita type ini tapi tidak dgn keluarga suaminya. Biasanya dipandang sebelah mata.

    Itu sebabnya, aku selalu rindu dan sarankan buat wanita agar mandiri dan tidak bergantung kpd pria. At least saat wanita mau menikah ada hal yg dilihat oleh keluarga pria entah itu pendidikan, kepribadian atau materi even tidak banyak. Adalah hasil usaha kerja keras si wanita. Instead, cuma bawa badan doank.... kecuali si wanita dapat HOKI pihak camer orang yg SANGAT BAIK. Tapi hari gini sulit menemukannya.

    😁😁

    BOBBY562 tulis:

    Nah kalau konteksnya baru berpacaran dan ingin nikah,berjuang bersama itu sesuatu yang lumrah kan..

    Setelah nikah & punya anak,tentu setiap pasangan juga ingin hidup sejahtera..jauh dari kata "susah".

    Gimana menurut saudara2 sekalian.

  • 8 Oktober

    BOBBY562 tulis:

    Betul, orangnya berada di level nyaman dari perkenalan kami.

    Standar yang dia tentukan cukup tinggi, dan perlu diakui dari semua standarnya, belum semuanya saya punya/penuhi.

    Terus, apa aja standar2 dia yg blm bs kamu penuhi? Ceritain garis besarnya aja kalo kuatir terlalu pribadi.

    Cewek ini engga tau bhw mau nyari ke manapun jg di mana2 banyak pria single/duda yg di bawah standar nya. Logikanya, jika pria itu mapan ya pria tsb sdh lbh mudah dpt pasangan di dunia nyata. Ga perlu sampe masuk situs jodoh dan bayar2 keanggotaan. Bahkan ada pria berkata kalo dia mapan dia mau cari wanita yg cantik dan muda (muda itu artinya berusia di bawah 30 th). Hal ini bs kamu beritahukan ke cewek tsb.

    8 Oktober diubah oleh ANITA089

  • 8 Oktober

    TYAS229 tulis:

    Bedakan wnt tdk mau susah dan wnt logis.

    Sy pernah di pdkt'in laki² usia di atas sy, dia cerai dg 2 atau 3 anak sy lupa. Dia menumpang hidup di rmh saudaranya dan setelah bercerai anak²nya dititipkan ibunya (sy tdk bs bayangkan setua apa ibunya).

    Dia sendiri mjd satpam di tmpt kerja saudaranya itu krn kebaikan saudaranya jg.

    Dr awal sy katakan tegas, tidak. Sy tdk mau dia (dan anak²nya) menambah beban hidup sy.

    Benar, sy tdk mau diajak hidup susah krn sy lebih mapan dr dia. Bkn sombong, bkn matre. Sy cuma logis saja.

    Ya, Tyas. Kita udah pernah merasakan sulitnya berumahtangga. Jadi kita engga mau susah lagi utk ke 2 kalinya. Kasihan sih tmn mu itu, rumahtangganya bubar krn masalah ekonomi jg sprtinya. Cuma betul, kita (yg pernah mengalami kepahitan dlm pernikahan) perlu lbh logis. Entah ya kalo kamu. Bagiku sih yg terpenting si pria sdh punya rumah sndiri atas namanya, meski rmh nya cuma 1 kamar dan kecil. Tentunya jgn sampe rmh tsb pun ternyata harta gono gini.

    8 Oktober diubah oleh ANITA089

  • 8 Oktober

    Exactly sis Tyas229. Berpikir logis itu penting bgt dlm perkara sekali seumur hidup gini. Bkn hanya perempuan, laki2 pun klo dikasi pilihan mana ada yg mau susah alias menderita sebenarnya. Demikian pula dg perempuan. Meskipun pasti aja ada pengecualian ya. Misalnya sdh terlanjur cinta, dikejar umur, desakan lingkungan sekitar,dlsb.

    Saya punya teman dulu yg menikah krn sdh bosan didesak2 ibunya yg ingin punya cucu. Dia ga terlalu respek sm suaminya sbenarnya, krn sblm nikah suaminya nanya hal2 sperti kamu beneran udh pns kan?ini rumah beneran rumah kamu kan?dlsb.temanku ini mmg sgtlah tomboi dan tipe yg maju duluan ke cowo klo dia naksir.membuat sebagian besar cowo jd agak takut di pdkt dia😂

    Dia bahkan sdh memikirkan jika nanti akhirnya cerai krn ga cocok sm suaminya, gpp yg penting dia udh menunaikan permintaan ibunya utk mberi cucu.

    TYAS229 tulis:

    Bedakan wnt tdk mau susah dan wnt logis.

    Sy pernah di pdkt'in laki² usia di atas sy, dia cerai dg 2 atau 3 anak sy lupa. Dia menumpang hidup di rmh saudaranya dan setelah bercerai anak²nya dititipkan ibunya (sy tdk bs bayangkan setua apa ibunya).

    Dia sendiri mjd satpam di tmpt kerja saudaranya itu krn kebaikan saudaranya jg.

    Dr awal sy katakan tegas, tidak. Sy tdk mau dia (dan anak²nya) menambah beban hidup sy.

    Benar, sy tdk mau diajak hidup susah krn sy lebih mapan dr dia. Bkn sombong, bkn matre. Sy cuma logis saja.

  • 8 Oktober

    MARINA562 tulis:

    Saya punya teman dulu yg menikah krn sdh bosan didesak2 ibunya yg ingin punya cucu. Dia ga terlalu respek sm suaminya sbenarnya, krn sblm nikah suaminya nanya hal2 sperti kamu beneran udh pns kan?ini rumah beneran rumah kamu kan?dlsb.

    Wah, kalo aku jadi dia aku akan bilang,"Engga, aku blm PNS. Rumah tsb atas nama ortu. Ahli warisnya kakak/adikku kok. "   Atau..."Ya, itu rumahku tp itu harta bawaan (harta sblm pernikahan), jadi itu sepenuhnya hakku jika terjadi perceraian. Jika aku meninggal dlm keadaan bersuami, rumah tsb utk kk/adikku. Akan aku sahkan ini di hadapan notaris."

    Maaf, sis. Aku geram bacanya. Laki2 ini sbnrnya kerja? kerja apa? Trus mereka kenalan di dunia maya atau nyata?

    8 Oktober diubah oleh ANITA089

  • 8 Oktober

    Saya pikir bukan hanya kaum cewe aja, cowo juga pasti ndak ada yang mau hidup susah. Jujur emang siapa orangnya yang mau hidup susah? apapun itu mau susah secara materi atau batin 😄

    Yang penting kita tetap berusaha bekerja dan berdoa agar hidup gak susah. Janji nikah juga kita harus tetap setia di dalam hidup susah bukan hanya senangnya aja.

    Sabar bro, jangan cari wanita yang ingin senang, tapi carilah wanita yang mau berjuang dan mendukung mu disaat kita jatuh dalam kesusahan

    8 Oktober diubah oleh KULI189

  • 8 Oktober

    Itulah Anita. Di kita mgkn geram dlsb dg suaminya itu tp dia enggak. Dia lebih ga tahan dengerin ocehan ibunya spertinya. Suaminya wkt itu driver mobil travel antar pulau gt. Jd dia mnrtku banyak berkorban utk suaminya itu demi supaya sdh nikah dan punya anak diusianya yg hampir 40 wkt itu.

    Temanku itu orgnya selain tomboi juga lugu bgt. Mdh2an skrg suaminya sdh berubah lebih baik sikapnya. Btw dia lgsg mewujudkan keinginan ibunya utk punya cucu ga lama stlh menikah🤣

    ANITA089 tulis:

    Wah, kalo aku jadi dia aku akan bilang,"Engga, aku blm PNS. Rumah tsb atas nama ortu. Ahli warisnya kakak/adikku kok. "   Atau..."Ya, itu rumahku tp itu harta bawaan (harta sblm pernikahan), jadi itu sepenuhnya hakku jika terjadi perceraian. Jika aku meninggal dlm keadaan bersuami, rumah tsb utk kk/adikku. Akan aku sahkan ini di hadapan notaris."

    Maaf, sis. Aku geram bacanya. Laki2 ini sbnrnya kerja? kerja apa? Trus mereka kenalan di dunia maya atau nyata?

  • 8 Oktober

    KULI189 tulis:

    Saya pikir bukan hanya kaum cewe aja, cowo juga pasti ndak ada yang mau hidup susah. Jujur emang siapa orangnya yang mau hidup susah? apapun itu mau susah secara materi atau batin 😄

    Yang penting kita tetap berusaha bekerja dan berdoa agar hidup gak susah. Janji nikah juga kita harus tetap setia di dalam hidup susah bukan hanya senangnya aja.

    Sabar bro, jangan cari wanita yang ingin senang, tapi carilah wanita yang mau berjuang dan mendukung mu disaat kita jatuh dalam kesusahan

    pria juga ga mau hidup susah ya ..intinya manusia ga mau hidupnya susah..pria matrealistis juga banyak.skrg ini..hadeuhh carilah yang mau berjuang bersma guys

    8 Oktober diubah oleh ECHA124

  • 8 Oktober

    ECHA124 tulis:

    pria juga ga mau hidup susah ya ..intinya manusia ga mau hidupnya susah..pria matrealistis juga banyak.skrg ini..hadeuhh carilah yang mau berjuang bersma guys

    Pria materialistis yg mencari wanita mapan itu apakah hanya ada di dunia maya saja? banyak ga kasusnya di dunia nyata?

  • 8 Oktober

    ANITA089 tulis:

    Pria materialistis yg mencari wanita mapan itu apakah hanya ada di dunia maya saja? banyak ga kasusnya di dunia nyata?

    dunia nyata ada juga loh pria yang matrealistis sist Anita...apalagi yang punya pekerjaan.yg hebat dan dari keluarga yang terpandang, pasti memilih wanita yang terpandang dan kaya raya juga..

  • 8 Oktober

    Kalau menurut saya ya wajarlah, pria dgn pekerjaan yang hebat, dr keluarga terpandang. Lebih masuk akal rasanya. Justru saya tak yakin kalau ada kisah mirip dongeng,

    ECHA124 tulis:

    dunia nyata ada juga loh pria yang matrealistis sist Anita...apalagi yang punya pekerjaan.yg hebat dan dari keluarga yang terpandang, pasti memilih wanita yang terpandang dan kaya raya juga..

  • 8 Oktober

    Betul 😅

    SOZANLIWU435 tulis:

    Ya mas cewe maunya seneng seneng bae 😁

1 – 25 dari 107    Ke halaman:  1  2  3 ... 5  Selanjutnya Kirim tanggapan