Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Jika Dpt Janda/Duda, Maukah Kamu Ikut Nafkahi Anak Tiri?

ForumPersahabatan dan hubungan

76 – 100 dari 133    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 3  4  5  6  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • 27 November

    Mau..selama kami berdua bekerja# jika ibunya hidup mapan, gpp lah..

    ANITA089 tulis:

    Buat Tillie, Rika,Veronique dll: andaikan kalian menjadi ibu tiri, kalian mau men support anak tiri kalian scr keuangan seandainya ibu kandung si anak tiri tsb masih hidup dan mapan?

  • 27 November

    Anak adopsi kan yatim piatu atau anak dari ortu yg emang ga mampu. Jadi kalian  mengadopsinya emang dng niat membantunya agar bs sekolah, makan, minum dll. Anak tiri kan bkn anak yg kalian adopsi dng tujuan agar bs menafkahinya.

    ECHY268 tulis:

    Saya ada lihat seorang anak adopsi, baik. hormat, pinter dan  begitu berbakti kpd orangtuanya.

    Artinya mau anak kandung, adopsi atau tiri jangan dilihat dia anak apa dulu? Tapi lihatlah pribadi anak-anak tsb. Didik dgn baik. Ya, kl tidak bisa di didik dan tidak mau ikut aturan orang tua ya gimana?

    Anak kandung aja kl bandel pasti dimarahin khan?

    Meskipun anak tiri/sambung jika anaknya memiliki kepribadian yg baik dan mau dibimbing ke jalan yg baik dan benar, aku ga keberatan membiayai sekolahnya.

    27 November diubah oleh ANITA089

  • 27 November

    Maksudku entah anak apapun itu sepanjang si anak mau dididik dgn hal2 yg baik dan benar dll mempunyai hak yg sama utk diberikan pendidikan yg baik pula. Kalau kita sanggup.

    Khan agak aneh nit, mau menikah dgn Bapaknya tapi tidak mau ikut membantu anak tsb apalagi anak itu tinggal dirumah bersama-sama.

    Misalnya dia mau bayar uang sekolah, ternyata Bapaknya lg tdk punya uang pun ibunya tidak punya uang, pdhl kita punya yg nilainya msh masuk akal. Masak dibiarkan anak tersebut putus sekolah? Aplg misalnya anaknya pinter dan baik. Kl aku mah mau bayarin.

    Kecuali anaknya nakal, ga mau dengarin nasehat kita, boros dll. Itupun kl msh tingkat Smp dan Smu msh ku usahakan membimbingnya dulu. Tapi jika sdh mentok dan memang anaknya dablek😁 ya sdh cukup sampe SMU saja ku bantu. Abis itu terserah dia lah...😂

    Mknya sblm kawin ama babenya kenalin dulu situasi dan kondisi anak2nya. Pun alasan2 terjadinya perceraian.  Kalau anak2nya nakal dan bandel jangan2 babenya jg bandel. Pan buah tak jauh jatuh dari pohonnya...😂

    ANITA089 tulis:

    Anak adopsi kan yatim piatu atau anak dari ortu yg emang ga mampu. Jadi kalian  mengadopsinya emang dng niat membantunya agar bs sekolah, makan, minum dll. Anak tiri kan bkn anak yg kalian adopsi dng tujuan agar bs menafkahinya.

  • 27 November

    Jika anak tiriku tinggal 1 rumah sama aku n pasangan ( Kan ada juga anak yang ikut neneknya ato keluarga dari ibunya) , Aku akan menafkahi anak tiriku. Meski pasanganku meninggal nantinya, aku tetap akan merawatnya dan tinggal sm aku.

    Ketika aku sdh memutuskan akan menikahi duda plus anak, artinya aku sdh bersedia ikut  merawat dan menyayangi, menafkahi anaknya yang juga sudah menjadi anakku.

  • 27 November

    Andai ibu kandung dari anak itu masih hidup dan punya uang, kamu mau nafkahi anak tiri tsb? Bukankah dibandingkan kamu, ibu kandungnyalah yg lbh wajib menafkahinya?

    MUTIA137 tulis:

    Jika anak tiriku tinggal 1 rumah sama aku n pasangan ( Kan ada juga anak yang ikut neneknya ato keluarga dari ibunya) , Aku akan menafkahi anak tiriku. Meski pasanganku meninggal nantinya, aku tetap akan merawatnya dan tinggal sm aku.

    Ketika aku sdh memutuskan akan menikahi duda plus anak, artinya aku sdh bersedia ikut  merawat dan menyayangi, menafkahi anaknya yang juga sudah menjadi anakku.

  • 27 November

    aku gak mau menikahi pria yang cerai hidup apapun alasannya.

    aku milih yang single ato duda psangan meninggal.

  • 28 November

    Aku punya temen tapi rasa sodara..., dia juga berprinsip ga mau menikah dengan duda cerai hidup.

    Tapi punya tapi.., sekarang dia in a relationship dengan duda cerai 😁

    MUTIA137 tulis:

    aku gak mau menikahi pria yang cerai hidup apapun alasannya.

    aku milih yang single ato duda psangan meninggal.

  • 28 November

    Nah loh 😂😂😂

    VERONIQUE115 tulis:

    Aku punya temen tapi rasa sodara..., dia juga berprinsip ga mau menikah dengan duda cerai hidup.

    Tapi punya tapi.., sekarang dia in a relationship dengan duda cerai 😁

  • 28 November

    Nah itu....

    Aku jg seh tdk berniat menikah dg duda cerai. Tapi..... aku tak mau jumawa karna terkadang banyak hal di dunia ini yg tidak kita pahami...

    Maunya ingin begini, ternyata takdir dari Tuhan begitu...😁

    Aku pilih dgn menyerahkan sepenuhnya kpd Tuhan saja.

    Siapapun yg dikirimkan Tuhan berarti itulah yg terbaik.

    IMO ya...🙂

    VERONIQUE115 tulis:

    Aku punya temen tapi rasa sodara..., dia juga berprinsip ga mau menikah dengan duda cerai hidup.

    Tapi punya tapi.., sekarang dia in a relationship dengan duda cerai 😁

    28 November diubah oleh ECHY268

  • 28 November

    ANITA089 tulis:

    Sis kalo mantan istri dari suami baru sis masih hidup, bukankah jika suami baru sis bangkrut/kena PHK lalu susah cari kerja bukankah anak2 kandungnya seharusnya ditanggung ibu mereka yg masih hidup?

    Shalom sis Anita,

    Itu tergantung dari ibu kandung anak tiri mau bertanggung jawab apa tidak, bila mau silahkan, bila tidak sy juga tidak keberatan untuk berbagi karena sy memahami perasaan suami baru saya karena sebagai seorang ayah tenru ia ingin menunjukan tanggung jawabnya, bila ia tidak berdaya sy akan terus mendukung agar harga dirinya tetap baik di mata mantan isteri, selain itu mungkin mantan isterinya juga mengalami kesulitan untuk bertanggung jawab karena sudah punya suami baru, sy akan memahami itu. Intinya sy tidak keberatan untuk menafkahi anak tiri yang tinggal bersama saya, terkecuali bila anak itu tidak tinggal bersama kami maka sy tidak ikut campur.

  • 28 November

    Anita089: menikah dg duda/janda cerai hidup/mati dan menafkahi anak pasangannya itu sifatnya relatif bagaimana kesepakatan kedua belah pihak.

    Kalau aku pribadi mmg susah buat jatuh cinta & punya pertimbangan panjang soal menikah, kalau secara hukum tidak wajib menafkahi anak tiri, tp realitanya pernikahan merupakan suatu peleburan jd anak tiri pastinya dianggap anaknya juga. Dan pastinya yang sdh memutuskan untuk itu hrs paham, krn konsekuensi berikutnya gk hanya sekedar menafkahi ataupun membiayai biaya pendidikannya.

  • 28 November

    Ya, sebaiknya sblm nikah ada kejelasan dan kesepakatan soal ini dulu. Jangan sampe ga membicarakannya, lalu nikah dan kecewa.

    Aku sendiri sih andaikan punya anak kandung lalu aku nikah lg, anak kandungku scr keuangan adalah tanggungjawab mantan suamiku dan jika itu msh kurang, aku jg akan menafkahi anak kandungku tsb. Namun takkan kubebankan pd suamiku yg baru, krn rasanya kurang adil baginya.

    Sebaliknya, anak tiriku jg secara keuangan tangggungjwb ayah kandungnya (plus ibu kandungnya jika msh kurang). Mnrt ku kurang adil jk dibebankan pd ku.

    Jadi, aku lbh suka suami baruku menafkahi anak kandungnya dan menafkahi aku saja. Smntara, anak kandung masing2 adalah tanggungjwb orgtua kandungnya. Ini semua akan kutuangkan dlm perjanjian pranikah bila relevant.

    Anyway, bagi para ibu yg justru ingin mencari suami baru utk menafkahi anaknya (anak kandung si ibu tsb) silakan mencari sosok pria tsb. Sepanjang yg kutau, sosok pria sprti itu biasanya sdh sangat mapan (sdh hidup mewah hanya dari bunga depositonya) sehingga utk menghidupi anak2nya kandungnya dia cuma jg tinggal 'petik' bunga depositonya aja. Jika dia bersedia menanggung anak tiri, dia jg ga perlu kerja. Tinggal pakai bunga depositonya saja.

    UCI245 tulis:

    Anita089: menikah dg duda/janda cerai hidup/mati dan menafkahi anak pasangannya itu sifatnya relatif bagaimana kesepakatan kedua belah pihak.

    Kalau aku pribadi mmg susah buat jatuh cinta & punya pertimbangan panjang soal menikah, kalau secara hukum tidak wajib menafkahi anak tiri, tp realitanya pernikahan merupakan suatu peleburan jd anak tiri pastinya dianggap anaknya juga. Dan pastinya yang sdh memutuskan untuk itu hrs paham, krn konsekuensi berikutnya gk hanya sekedar menafkahi ataupun membiayai biaya pendidikannya.

    28 November diubah oleh ANITA089

  • 28 November

    Nyimak dulu ahhhh😉😄

  • 28 November

    Yah..itu kalau si ibu tadi punya penghasilan sendiri. Bisa menanggung kehidupan anak kandung dia dari suami sebelumnya,  tapi kalau tak punya penghasilan sendiri bagaimana?  Krn tak semua wanita beruntung tetap bisa bekerja setelah menikah, Atau pihak mantan suami sudah tak kerja lagi, lalu bagaimana pemenuhan kebutuhan kehidupan si anak? Padahal ibu si anak sekarang dapat jatah  uang bulanan dari suami baru /ayah tiri si anak. Apakah tega Mau liat anak kandung sendiri tak sekolah atau hidup tak layak? Tapi mungkin juga ada ibu2 yang seperti itu ya..

    ANITA089 tulis:

    Ya, sebaiknya sblm nikah ada kejelasan dan kesepakatan soal ini dulu. Jangan sampe ga membicarakannya, lalu nikah dan kecewa.

    ....

    depositonya aja. Jika dia bersedia menanggung anak tiri, dia jg ga perlu kerja. Tinggal pakai bunga depositonya saja.

    29 November diubah oleh JODOHKRISTEN

  • 28 November

    Kalo aku punya anak dari pernikahanku sblm nya dan suami baruku menafkahiku (termasuk ada jatah uang tuk kupakai scr pribadi) dan mantan suamiku ga sanggup sepenuhnya nafkahi anak kandung kami aku akan menafkahi anak kandungku pakai uang jajanku tsb, aku tetap cari pekerjaan sih utk bs nafkahi anak kandungku meski aku hanya bs jadi pembantu rt tetangga. Bisa jg aku pinjam uang dari sdr ku, yg akan kuganti kelak.

    KATHARINA781 tulis:

    Yah..itu kalau si ibu tadi punya penghasilan sendiri. Bisa menanggung kehidupan anak kandung dia dari suami sebelumnya,  tapi kalau tak punya penghasilan sendiri bagaimana?  Krn tak semua wanita beruntung tetap bisa bekerja setelah menikah, Atau pihak mantan suami sudah tak kerja lagi, lalu bagaimana pemenuhan kebutuhan kehidupan si anak? Padahal ibu si anak sekarang dapat jatah  uang bulanan dari suami baru /ayah tiri si anak. Apakah tega Mau liat anak kandung sendiri tak sekolah atau hidup tak layak? Tapi mungkin juga ada ibu2 yang seperti itu ya..

    28 November diubah oleh JODOHKRISTEN

  • 28 November

    ANITA089 tulis:

    Lalu adakah tanggungjawab keuangan si ibu kandungnya terhadap anak kandungnya tsb? atau mnrt mu tdk apa2 kamu menanggung biaya pendidikan anak tirimu smntra ibu kandungnya engga menyumbang sama sekali?

    Kak,,,seorang laki2 cerai mapan, ga mapan, tetap bisa hidup sendiri dimanapun kapanpun.

    Seorang perempuan cerai mapan, ga mapan, akan lebih sulit hidup sendiri.

    Tanggung jawab Ibu kepada anak BUKAN [\b] keuangan kak. Tanggung jwb seorang Ibu mendidik anaknya walau anaknya tinggal sama bpknya dan keluarga baru atau jadi single mother.

    Yang dicari anak2 bukan uang dari Ibu kandung/ tirinya, tapi kasih sayang[\b] seorang Ibu, kaak.

    Ini yg ga bisa diganti sepanjang hidup anak dgn uang seluar biasa mapan Ibunya atau kaya raya.

    Aku pribadi suka anak2. Sangat tidak suka dgn istilah anak tiri/ sambung/ bawaan suami. 😖😖 Kita semua pernah jadi anak2, ga PUFF jadi dewasa seperti semua member di JK. 😆 Bagaimana perasaan kk kl sebagai anak, melihat/mendengar/ membaca semua orangtuanya berdebat mengenai keuangan untuk dia?

    Anak2 ga pernah bisa memlih orangtuanya siapa. Anak2 ga pernah tau apakah akan melihat kedua ortunya mesra sampai maut memisahkan. Anak2 juga ga bisa memlih lahir di orangtua lengkap/tdk lengkap. Anak2 ga pernah bisa milih ikut bapak/ ibu saat orangtuanya cerai.

    Hanya orangtua, ayah ibunya kandung/bukan kandung yg bisa mengajarkan kematian/ perceraian adalah bukan salah mereka. Hanya orangtua kandung dan bukan kandung yg bisa mengajarkan kasih sayang walau mereka tidak sedarah.

  • 28 November

    😁😆bunga deposito. Kudu deposito 3,25M supaya bisa petik bunga tiap bulan 5jt.

    ANITA089 tulis:

    Ya, sebaiknya sblm nikah ada kejelasan dan kesepakatan soal ini dulu. Jangan sampe ga membicarakannya, lalu nikah dan kecewa.

    ...

    depositonya aja. Jika dia bersedia menanggung anak tiri, dia jg ga perlu kerja. Tinggal pakai bunga depositonya saja.

    29 November diubah oleh JODOHKRISTEN

  • 28 November

    Menjawab pertanyaan sis Anita kadang apa yg kita fikirkan belom tentu seperti kenyataan, contohnya aku. Berpisah dengan suami dan dia menikah lagi, tp tidak pernah sama sekali memberi tanggung jawab ke anak2, buat aku fine2 aja. Dan mengenai memberi nafkah ke anak sambung atau tiri kenapa tdk, klo mau sm bpknya atau sm ibunya berarti harus mau sm anak2nya terlepas dr masalah nafkah dan biaya pendidikan sdh jd tanggung jawab kita sebagai orang tua sambung. Krn mereka itu satu paket dan sebelom menikah dengan bpk atau ibu nya kan sdh tau resikonya klo mau nikah sm janda/duda yg punya anak.

  • 28 November

    ANITA089 tulis:

    Kalo aku punya anak dari pernikahanku sblm nya dan suami baruku menafkahiku (termasuk ada jatah uang tuk kupakai scr pribadi) dan mantan suamiku ga sanggup sepenuhnya nafkahi anak kandung kami aku akan menafkahi anak kandungku pakai uang jajanku tsb, aku tetap cari pekerjaan sih utk bs nafkahi anak kandungku meski aku hanya bs jadi pembantu rt tetangga. Bisa jg aku pinjam uang dari sdr ku, yg akan kuganti kelak.

    klo aku sih g mau berpikiran sprti ini..

    Aku menikah itu un cari bahagia, bukan cari susah n menambah beban...

    Tapi aku hargai pemikran anda sist...

    Mngkin sis bahagia sngn pemikiran sprti ini...

  • 28 November

    ECHY268 tulis:

    Nah itu....

    Aku jg seh tdk berniat menikah dg duda cerai. Tapi..... aku tak mau jumawa karna terkadang banyak hal di dunia ini yg tidak kita pahami...

    Maunya ingin begini, ternyata takdir dari Tuhan begitu...😁

    Aku pilih dgn menyerahkan sepenuhnya kpd Tuhan saja.

    Siapapun yg dikirimkan Tuhan berarti itulah yg terbaik.

    IMO ya...🙂

    Memang harapan demikian dan kita juga berdoa seperti itu, namun saya sangat menghargai teman-teman yang cerai hidup sy yakin pasti mereka punya alasan yang kuat sehingga harus memilih keputusan itu, mereka juga pasti tidak ingin cerai namun keadaan yang membuat mereka begitu.

    Sy pribadi berserah pada Tuhan, jika memang harus dapat pengganti pasti Tuhan memberikan yang terbaik bukan di tinjau dari status belum menikah, cerai hidup atau cerai mati.

  • 28 November

    Aku jg menghargai semua orang sis dan tdk memandang seseorang itu dari statusnya single, duda cerai hidup atau duda cerai mati.

    Hanya saja di Alkitab di tulis jika kita menikah dgn yg bercerai hidup maka sama saja kita berzinah. Nah, aku takut dgn hal ini saja. Aku takut sepanjang hidupku nanti aku berdosa.

    Mengenai hal ini khan msh byk pro dan kontra.

    (Utk hal ini tidak usah teman2 yg lain perdebatkan ya, ini IMO lho, karna ku tahu tiap2 kita punya POV yg berbeda-beda mengenai hal ini).

    Itu sebabnya, semua ku serahkan kpd Tuhan. Jika Tuhan mengirimkan sosok pria yg baik, bisa jd Imam dlm rumah tangga terlihat dari karakter dan kepribadiannya apapun statusnya dan aku merasakan damai sejahtera bersama dia, berarti itulah jawaban doaku dari Tuhan.

    ELISA652 tulis:

    ....

    namun saya sangat menghargai teman-teman yang cerai hidup sy yakin pasti mereka punya alasan yang kuat sehingga harus memilih keputusan itu, mereka juga pasti tidak ingin cerai namun keadaan yang membuat mereka begitu.

    Sy pribadi berserah pada Tuhan, jika memang harus dapat pengganti pasti Tuhan memberikan yang terbaik bukan di tinjau dari status belum menikah, cerai hidup atau cerai mati.

  • 29 November

    @Tillie 769: maaf sis ,prakteknya di lapangan justru kebalikan, wanita cerai mapan/ gak mapan ttp bisa survive hidup sendirian, justru gak semua laki2 cerai mapan/ gak mapan belum tentu bisa hidup sendirian.

  • 29 November

    UCI245 tulis:

    @Tillie 769: maaf sis ,prakteknya di lapangan justru kebalikan, wanita cerai mapan/ gak mapan ttp bisa survive hidup sendirian, justru gak semua laki2 cerai mapan/ gak mapan belum tentu bisa hidup sendirian.

    Iya, kak.

    Tp lebih rentan untuk segala hal buat wanita.

  • 30 November

    Sebaiknya ortu jangan berdebat soal keuangan ini di dpn anak2nya.

    TILLIE769 tulis:

    Kak,,,seorang laki2 cerai mapan, ga mapan, tetap bisa hidup sendiri dimanapun kapanpun.

    ....

    Hanya orangtua kandung dan bukan kandung yg bisa mengajarkan kasih sayang walau mereka tidak sedarah.

    30 November diubah oleh JODOHKRISTEN

  • 30 November

    1. Scr hukum, yg berwajib menafkahi anak adalah ayah kandungnya. Jika ayah kandungnya tdk mampu, pengadilan bs saja meminta ibu kandungnya utk mengambil alih tugas tsb.

    Jadi, ibu tiri/ayah tiri tdk wajib menafkahi anak kandung.

    2. Jika ibu kandungnya masih hidup (jadi mrk cerai), apa kamu mau ikut nafkahi anak tirimu tsb? bukankah sebaiknya dialah yg bahu membahu dng mantan suaminya tuk menanggung anak mereka tsb? kalo pun kamu mau bantu, dia pun sebaiknya ikut bantu kalian.

    Aku ikut rada kesal loh Marlina dng mantan suamimu tsb. Sbnrnya sih mestinya sbg ayah kandung, dia menyisihkan uang sedikitlah utk anaknya. Semoga Tuhan menegurnya lewat caraNya sendiri.

    MARLINA401 tulis:

    Menjawab pertanyaan sis Anita kadang apa yg kita fikirkan belom tentu seperti kenyataan, contohnya aku. Berpisah dengan suami dan dia menikah lagi, tp tidak pernah sama sekali memberi tanggung jawab ke anak2, buat aku fine2 aja. Dan mengenai memberi nafkah ke anak sambung atau tiri kenapa tdk, klo mau sm bpknya atau sm ibunya berarti harus mau sm anak2nya terlepas dr masalah nafkah dan biaya pendidikan sdh jd tanggung jawab kita sebagai orang tua sambung. Krn mereka itu satu paket dan sebelom menikah dengan bpk atau ibu nya kan sdh tau resikonya klo mau nikah sm janda/duda yg punya anak.

    30 November diubah oleh ANITA089

76 – 100 dari 133    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 3  4  5  6  Selanjutnya Kirim tanggapan