Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Kalo Gua Mapan, Selera Gua Bukan Elu Elu !

ForumPersahabatan dan hubungan

101 – 125 dari 227    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 4  5  6 ... 10  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • 11 Januari

    Kalo yg dibahas disini lebih ke quality aspects bukan physical attractiveness

    11 Januari diubah oleh VIRA624

  • 11 Januari

    Jadi mnrt pengamatan Vira, lbh banyak pria yg mahluk visualkah (yg mentingin kecantikan/lkemolekan tubuh cewek) dibandingkan pria yg mentingin wanita spiritual? Dari... katakanlah 100 pria, berapa yg mahluk visual dan berapa yg tertarik pd sisi spiritual wanita? Bisa tolong sebutkan sumbernya (jika sdh lupa, sebutkan sj apakah itu dari google dan th berapa kurang lbh nya).

    VIRA624 tulis:

    Well google is free, you could search, if you don't believe it. Don't be surprised and blame me for the results. No need to be denial. You said spiritual guy....loves the spiritual aspect. Please tell me how many guys are the spiritual guy compared to physique guy. Otherwise you could make your own research social experiment instruments. You could make your own sampling, test the instruments and test the hypothesis. Well I could help you with SPSS statistics data processing 💅

  • 11 Januari

    www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4011637/

    pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/14558590/

    Lah yang ngomong kan mas yang Ono kak. Dia ga percaya statement saya klo "berdasarkan hasil social eksperimen laki2 lebih bahagia memiliki istri cantik". Jadi mas tsb denial klo laki2 liat fisik. Yah saya bilang google aja klo ga percaya. Kalo masih ga percaya yah buat riset sendiri aja

    ANITA089 tulis:

    Jadi mnrt pengamatan Vira, lbh banyak pria yg mahluk visualkah (yg mentingin kecantikan/lkemolekan tubuh cewek) dibandingkan pria yg mentingin wanita spiritual? Dari... katakanlah 100 pria, berapa yg mahluk visual dan berapa yg tertarik pd sisi spiritual wanita? Bisa tolong sebutkan sumbernya (jika sdh lupa, sebutkan sj apakah itu dari google dan th berapa kurang lbh nya).

    11 Januari diubah oleh VIRA624

  • 11 Januari

    Itu yg ku maksud.. attractiveness itu bnyak variable nya.. Look at that, from the age layers and maturity level, perspektif nya berbeda2. ( never doubt my reliance on research as I was once in research & development.) but not really reliance on google though..;-)   I was just a bit disturbed when it comes to steryotyping..   Peace ya..  Gbu..

    VIRA624 tulis: youtu.be/nq_0Ocz2NVI Kalo yg dibahas disini lebih ke quality aspects bukan physical attractiveness

    11 Januari diubah oleh CRISTIANO501

  • 11 Januari

    Itu yg dibahas divideo quality attractiveness bukan physical attractiveness. Baca link dibawah saya Pak. Ada jurnal penelitiannya. Saya bukan org peneliti tapi saya bbrp kali bantu teman yang mengerjakan data thesisnya. Krn bbrp anak sosial kurang paham masalah matematika statistics

    Saya percaya google, karena google cm search engine...Dari google kita bs menjelajah, mengakses banyak information website. Yang perlu dipertanyakan kevalidan source information websitenya bukan Google nya. Kalo yg mengeluarkan data jurnal ilmiah website badan research atau professional association, rasanya sahih dan valid

    CRISTIANO501 tulis:

    Itu yg ku maksud.. attractiveness itu bnyak variable nya.. Look at that, from the age layers and maturity level, perspektif nya berbeda2. ( never doubt my reliance on research as I was once in research & development.) but not really reliance on google though..;-)   I was just a bit disturbed when it comes to steryotyping..   Peace ya..  Gbu..

    11 Januari diubah oleh VIRA624

  • 11 Januari

    VIRA624 tulis:

    Itu yg dibahas divideo quality attractiveness bukan physical attractiveness. Baca link dibawah saya..  Ada jurnal penelitiannya. Saya bukan org peneliti tapi saya bbrp kali bantu teman yang mengerjakan data thesisnya. Krn bbrp anak sosial kurang paham masalah matematika statistics

    I know sis.. & look at it again (your video), did you notice some phisical traits mentioned? (eyes, face, smile, so on) isn't that physical attractiveness? as differed from honesty, intelligent, humor, ambition, humility, caring alike as some respondents mentioned..  But it's ok.. that is not the real issues.. The issues is like i said.. jumping into steryotyping is just a bit disturbing..  Peace yaa.. never mean to be rude so sorry,  have a great night..

    11 Januari diubah oleh CRISTIANO501

  • 12 Januari

    How many answer are said face? Only one? How many answer are said eyes? How many answer are said smile? You said you're from R&D....do you know how many respondent that have fallacies in the interview/survey questions, how many percentile, decile, deviation, and error that there are answer not same with the average response or normal distribution. They said physical response....so it means they still stuck with the physical attractiveness that you're been denial. And I don't stereotyping.....I only said based on social experiment research. You are the first who invokes to the nonetheless debate that you've said the research sampling error....so non sense that you're not rude. Why you should push your ego if you don't believe someone research? As a researcher, you've should know to publish a scientific research journal it's not easy....it should passthrough some proof readings, so the journal could be proven the integrity. And why you only watch the YouTube video that published not from research webpublisher, I also sent the links of the scientific journal, as a man of literacy have you read all the articles and also the citations. As my first answer to you, don't blame me for the answer, due I have no credits for the research. I only tell you the facts.

    I think here you only push your ego not your logic way. I am harsh....yes I am, sometimes need the harsh way to understand otherwise trap on the fallacious statement. Ok I will not continue this nonsense debate

    12 Januari diubah oleh VIRA624

  • 12 Januari

    VIRA624 tulis:

    How many answer are said face? Only one? How many answer are said eyes? How many answer are said smile? You said you're from R&D....do you know how many respondent that have fallacies in the interview/survey questions, how many percentile, decile, deviation, and error that there are answer not same with the average response or normal distribution. They said physical response....so it means they still stuck with the physical attractiveness that you're been denial. And I don't stereotyping.....I only said based on social experiment research.

    Yes.. look at the previous statement..ok.. have a great day yaaa..Gbu

  • 12 Januari

    Thanks ya Vira dan Christian. Seru banget debatnya. Cuma saking panjangnya respon kalian aku jadi sulit menangkap intinya. Apalagi, ga pake bhs indonesia. hihihiii....

    Jadi...maafkan aku yg rada lemot ini, Vira dan Cristiano. Pertanyaanku buat Vira: apakah dari hasil browsing2mu kesimpulanmu adalah pria menganggap fisik wanita itu penting? Pertanyaanku buat Cristiano: di awal kamu tertarik pd cewek kamu lbh sering tertarik krn penampilan cewek (wajah, rambut, senyuman, fashion, bentuk tubuh) atau setelah  ngobrol2 lalu baru kamu tertarik?

    12 Januari diubah oleh ANITA089

  • 12 Januari

    ANITA089 tulis:

    Thanks ya Vira dan Christian. Seru banget debatnya. Cuma saking panjangnya respon kalian dan banyaknya copypaste dari Vira (di mana ada pertentangan antara 1 sumber dan sumber lainnya), jujur aku jadi bingung apa sih point dari masing2 kalian. Apalagi, ga pake bhs indonesia. hihihiii....

    Maafkan aku yg rada lemot ini, Vira dan Cristiano...   Pertanyaanku buat Cristiano: kamu lbh sering jatuh cinta krn penampilan cewek (wajah, rambut, senyuman, fashion, bentuk tubuh) atau krn sdh ngobrol2 lalu baru muncul rasa tertarik?

    Jawaban simplenya ngobrol2 dulu.. kl tertarik (scara fisik) biasanya sampe pertemanan sja.. sampe di social sphere aja.. (krn kali aja bisa di rekrut jadi kryawan, PA or sekretaris, krn aku lg cari skretaris wkwkwk..   krn biasanya excited awalnya aja.. selanjut nya.. bla bla  ;-) )

  • 12 Januari

    Pernah baca artikel (dalam bahasa Inggris) yg hasil surveynya menunjukkan bahwa cowok (gak peduli tuek/muda ato religius/ndak) tetep tertarik pada cewek yg berumu 22 thn. Jadi walo umur 82 tetep suka/tertariknya sama cewek umur 22 thn (lebih pantes jadi cucu/cicit); ato yg umur 42 tetep suka/tertarik sama cewek umur 22 walo lebih pentes jadi anaknya.

    Masalahnya pantes/ndak...bukan cuman tertarik/ndak. Sudah jelas kalo 2-2nya mau, itu motif nya pasti bukan Cinta Sejati.

    Salah satu santo paulus (John Paul II) pernah tulis buku dan artikel (rangkuman dari bukunya) yg berjudul "LOVE & RESPONSIBILITY" -- salah satu kalimatnya: "If the [age] gaps is too different, there is a tendency to use the other as an Object".

    Jadi kalo beda umur [ato pun] laen2 terlalu besar, peluang kecenderungan nge-use org laen sbg object/benda/barang [bukan sebagai Subject/Manusia yg harusnya dikasihi karena diciptakan menurut Gambaran Allah], sanga tinggi...

    Sudah jelas kalo cewek yg extreme-muda mau sama cowok tuek yg tajir, itu motivasinya kan udah jelas saling memperalat...dan gak akan langgeng...krn bukan Cinta Sejati. Apalagi itu sngt tidak pantes...krn ini kan seharusnya/temanya JodohKristen (bukan JodohKafir) haha...masak yg Tuhan ajarkan utk melihat manusia laen sbg "Subject/Manusia yg diciptakan dengan Gambar Allah" (baca Alkitab di Kejadian), malah mperlakukan/mperalat org laen sbg Object/Barang...

    Nah Santai aja kalian Young Girls...kalo memang kualitet cowoknya serendah gitu, yah gak ada yg perlu disesalin...memang kualitetnya jelek...ngapain di-sayangkan...mending waktunya untuk doa dan memupuk diri makin sayang Tuhan..dan percaya Tuhan akan bawa yg lebih baek/pantes utk kalian...

    Saya saja yg udah umur ptengahan santai2 ajah...apalagi kalian yg masih muda...

    Cara kencan kristen yg bener itu: Dari persekutuan Kristen, berkumpul/doalah bersama2 rame2 dan lihat kelakuan mereka. Yg mana mperlakukan sesama dengan sopan/baek/gak kasar sama org yg tidak dia sukai. Berlarilah ke Tuhan. Sesudah sesaat, lihatlah cowok mana yg masih berlari dengan anda ke Tuhan? Nah itulah yg pantes buat kalian, anak2 Tuhan : )

    GABBY983 tulis:

    Ah jadi teringat seseorang ( pria) yg dulu pernah komentar bahwa di umur segini 30++ , wanita yg belum menikah adalah kelompok wanita yg "exp". Mau jengkel dengan ucapannya tapi kok yg bilang itu org  yg dua kali gagal berumah tangga ,jadi ketawa aja.

    Sebenarnya mapan tidaknya pria itu tidak ada tolak ukur pasti ya. Banyak yg beranggapan  mapan adalah karena sudah bekerja punya rumah punya mobil, yah mungkin itu anggapan umum.

    Ada juga yg beranggapan mapan itu selain punya ketiga hal tersebut, punya usaha sendiri. Ada juga yg berpendapat mapan adalah karena sudah bekerja di perusahaan yg bagus ( itu saja tapi blm punya rumah /mobil ).

    Nah kalau pria punya pemikiran yg pendek seperti itu apa pantas dipertimbangkan? sekalipun wanita yg ada di JK memiliki kekurangan tidak sepantasnya menulis seperti itu.

    Saya rasa bukan "kemapanan" yg harus dipertimbangkan ketika memilih pasangan, tapi "sepadan" hal2 yg menyangkut pemikiran, pola hidup, pendidikan, dan yg terakhir baru pekerjaan.

    Saya setuju sekali dengan pendapat sis Uci. Yuk teman JK khususnya wanita, kita cintai diri kita dulu baru cari cinta yg lain.

  • 12 Januari

    selalu suka baca komen kk ini. walopun panjangggg bgt, tp seru bacanya.

    biasanya yg panjang gt agak malas aku bacanya

    🙏🏿

    ahahah

    😁👍🏾

    anw, maunya sih skenario ketemu jodohnya yg kek kakka bilang ini, tp blm ada pulak yg mau ngajak sama2 berlari ke Tuhan 🤭

    MAE309 tulis:

    Pernah baca artikel (dalam bahasa Inggris) yg hasil surveynya menunjukkan bahwa cowok (gak peduli tuek/muda ato religius/ndak) tetep tertarik pada cewek yg berumu 22 thn. Jadi walo umur 82 tetep suka/tertariknya sama cewek umur 22 thn (lebih pantes jadi cucu/cicit); ato yg umur 42 tetep suka/tertarik sama cewek umur 22 walo lebih pentes jadi anaknya.

    Masalahnya pantes/ndak...bukan cuman tertarik/ndak. Sudah jelas kalo 2-2nya mau, itu motif nya pasti bukan Cinta Sejati.

    Salah satu santo paulus (John Paul II) pernah tulis buku dan artikel (rangkuman dari bukunya) yg berjudul "LOVE & RESPONSIBILITY" -- salah satu kalimatnya: "If the [age] gaps is too different, there is a tendency to use the other as an Object".

    Jadi kalo beda umur [ato pun] laen2 terlalu besar, peluang kecenderungan nge-use org laen sbg object/benda/barang [bukan sebagai Subject/Manusia yg harusnya dikasihi karena diciptakan menurut Gambaran Allah], sanga tinggi...

    Sudah jelas kalo cewek yg extreme-muda mau sama cowok tuek yg tajir, itu motivasinya kan udah jelas saling memperalat...dan gak akan langgeng...krn bukan Cinta Sejati. Apalagi itu sngt tidak pantes...krn ini kan seharusnya/temanya JodohKristen (bukan JodohKafir) haha...masak yg Tuhan ajarkan utk melihat manusia laen sbg "Subject/Manusia yg diciptakan dengan Gambar Allah" (baca Alkitab di Kejadian), malah mperlakukan/mperalat org laen sbg Object/Barang...

    Nah Santai aja kalian Young Girls...kalo memang kualitet cowoknya serendah gitu, yah gak ada yg perlu disesalin...memang kualitetnya jelek...ngapain di-sayangkan...mending waktunya untuk doa dan memupuk diri makin sayang Tuhan..dan percaya Tuhan akan bawa yg lebih baek/pantes utk kalian...

    Saya saja yg udah umur ptengahan santai2 ajah...apalagi kalian yg masih muda...

    Cara kencan kristen yg bener itu: Dari persekutuan Kristen, berkumpul/doalah bersama2 rame2 dan lihat kelakuan mereka. Yg mana mperlakukan sesama dengan sopan/baek/gak kasar sama org yg tidak dia sukai. Berlarilah ke Tuhan. Sesudah sesaat, lihatlah cowok mana yg masih berlari dengan anda ke Tuhan? Nah itulah yg pantes buat kalian, anak2 Tuhan : )

  • 12 Januari

    Jadi ingat dulu pernah mengalami hal indah seperti ini sekaligus menyakitkan... Yg ku alami tidak semua cwok2 single di terlibat dalam persekutuan itu kelakuannya tulus seperti merpati dan domba yg sungguh2 komit dan konsisten berlari mengejar panggilan Tuhan dlm pelayanan apalagi klau sudah berurusan sama lawan jenis cwek haduhhh kelukuan seperti serigala berbulu domba 😔 dan ada saja yg menurut ku tidak pantas dipilih tapi ttap dipilih...IMO

    MAE309 tulis:

    Cara kencan kristen yg bener itu: Dari persekutuan Kristen, berkumpul/doalah bersama2 rame2 dan lihat kelakuan mereka. Yg mana mperlakukan sesama dengan sopan/baek/gak kasar sama org yg tidak dia sukai. Berlarilah ke Tuhan. Sesudah sesaat, lihatlah cowok mana yg masih berlari dengan anda ke Tuhan? Nah itulah yg pantes buat kalian, anak2 Tuhan : )

  • 12 Januari

    Semoga ketemu to, tapi hati2 tidak semua terutama para cwok yg terlibat dlm pelayanan itu sungguh2 komit, konsisten dan tulus berlari ke panggilan Tuhan klau sudah berurusan dengan lawan jenis, yg ada hanya sebagai kedok saja 😔😔😔.

    JUNITA694 tulis:

    selalu suka baca komen kk ini. walopun panjangggg bgt, tp seru bacanya.

    biasanya yg panjang gt agak malas aku bacanya

    🙏🏿

    ahahah

    😁👍🏾

    anw, maunya sih skenario ketemu jodohnya yg kek kakka bilang ini, tp blm ada pulak yg mau ngajak sama2 berlari ke Tuhan 🤭

  • 12 Januari

    MEN624 tulis:

    Jadi ingat dulu pernah mengalami hal indah seperti ini sekaligus menyakitkan... Yg ku alami tidak semua cwok2 single di terlibat dalam persekutuan itu kelakuannya tulus seperti merpati dan domba yg sungguh2 komit dan konsisten berlari mengejar panggilan Tuhan dlm pelayanan apalagi klau sudah berurusan sama lawan jenis cwek haduhhh kelukuan seperti serigala berbulu domba 😔 dan ada saja yg menurut ku tidak pantas dipilih tapi ttap dipilih...IMO

    Iya emang sering terjadi, ku plajari di semua 'misi' itu ada aja penyusupnya. Alktb telah mnceritakan itu lbh dari 2000 thn yg lalu (tentang perumpamaan lalang di antara gandum Mat 13:24). Aku ingat dulu ada seorang hamba Tuhan (ckp terkenal saat ini), dia cerita dulunya dia datang ke komsel itu sbtulnya bkn utk berdoa, tp krn pingin nikahin cewek2 cantik anak2 Tuhan (katanya);-) Tapi krn cew2 di komunitas itu sdh terbangun tumbuh bgt kokoh spiritualnya, 'roh' asing ini mudah mrka kenali. (hanya sharing ringan aja ya.. moga brmaanfaat )  Peace all.. Gbu.

    .  

    12 Januari diubah oleh CRISTIANO501

  • 12 Januari

    CRISTIANO501 tulis:

    Itu yg ku maksud.. attractiveness itu bnyak variable nya.. Look at that, from the age layers and maturity level, perspektif nya berbeda2. ( never doubt my reliance on research as I was once in research & development.) but not really reliance on google though..;-)   I was just a bit disturbed when it comes to steryotyping..   Peace ya..  Gbu..

    Mmm,,,,looking for ya twinflame amigo?

  • 12 Januari

    Ya, Mae. Malah di sebuah situs kencan internasional (aku lupa apakah itu match.com atau plentyoffish, e-harmony dll) sdh ada penelitian bhw sebagian besar senyuman dikirim pria berusia ....sd 50 th an kepada wanita berusia 20-21 th.

    Mnrt survey yg kamu baca itu kira2 berapa persen pria (mulai dari pemuda s/d kakek2 yg tertarik pd wanita 22 th? Lalu kira2 sumber penelitian itu bs dipercayakah?

    MAE309 tulis:

    Pernah baca artikel (dalam bahasa Inggris) yg hasil surveynya menunjukkan bahwa cowok (gak peduli tuek/muda ato religius/ndak) tetep tertarik pada cewek yg berumu 22 thn. Jadi walo umur 82 tetep suka/tertariknya sama cewek umur 22 thn (lebih pantes jadi cucu/cicit); ato yg umur 42 tetep suka/tertarik sama cewek umur 22 walo lebih pentes jadi anaknya.

    Masalahnya pantes/ndak...bukan cuman tertarik/ndak. Sudah jelas kalo 2-2nya mau, itu motif nya pasti bukan Cinta Sejati.

    Salah satu santo paulus (John Paul II) pernah tulis buku dan artikel (rangkuman dari bukunya) yg berjudul "LOVE & RESPONSIBILITY" -- salah satu kalimatnya: "If the [age] gaps is too different, there is a tendency to use the other as an Object".

    Jadi kalo beda umur [ato pun] laen2 terlalu besar, peluang kecenderungan nge-use org laen sbg object/benda/barang [bukan sebagai Subject/Manusia yg harusnya dikasihi karena diciptakan menurut Gambaran Allah], sanga tinggi...

    Sudah jelas kalo cewek yg extreme-muda mau sama cowok tuek yg tajir, itu motivasinya kan udah jelas saling memperalat...dan gak akan langgeng...krn bukan Cinta Sejati. Apalagi itu sngt tidak pantes...krn ini kan seharusnya/temanya JodohKristen (bukan JodohKafir) haha...masak yg Tuhan ajarkan utk melihat manusia laen sbg "Subject/Manusia yg diciptakan dengan Gambar Allah" (baca Alkitab di Kejadian), malah mperlakukan/mperalat org laen sbg Object/Barang...

    Nah Santai aja kalian Young Girls...kalo memang kualitet cowoknya serendah gitu, yah gak ada yg perlu disesalin...memang kualitetnya jelek...ngapain di-sayangkan...mending waktunya untuk doa dan memupuk diri makin sayang Tuhan..dan percaya Tuhan akan bawa yg lebih baek/pantes utk kalian...

    Saya saja yg udah umur ptengahan santai2 ajah...apalagi kalian yg masih muda...

    Cara kencan kristen yg bener itu: Dari persekutuan Kristen, berkumpul/doalah bersama2 rame2 dan lihat kelakuan mereka. Yg mana mperlakukan sesama dengan sopan/baek/gak kasar sama org yg tidak dia sukai. Berlarilah ke Tuhan. Sesudah sesaat, lihatlah cowok mana yg masih berlari dengan anda ke Tuhan? Nah itulah yg pantes buat kalian, anak2 Tuhan : )

  • 12 Januari

    Ehh ada Pak Pol, Salam hormat grak Pak✌😍

    REIV888 tulis:

    belom tentu orang2 juga punya selera orang mapan tapi sombong hehe

  • 12 Januari

    ada di forum topik lain klo ga salah topiknya gini

    "pilih cowo nakal atau alim"

    keseringan liat "cowo alim" mon maap bikin eneq

    ahahah

    😆

    makanya pas baca komen kak mae, aku mah udh pengennya dari dulu punya "skenario cinta" begitu.

    😂😆

    doa yang sama ya buat ito, smoga menemukan wanita penolong sebagai tiang doa kluarga

    🙏🏿🙏🏿🙏🏿

    aminnn paling seriussss

    💙

    MEN624 tulis:

    Semoga ketemu to, tapi hati2 tidak semua terutama para cwok yg terlibat dlm pelayanan itu sungguh2 komit, konsisten dan tulus berlari ke panggilan Tuhan klau sudah berurusan dengan lawan jenis, yg ada hanya sebagai kedok saja 😔😔😔.

  • 12 Januari

    ketika si cewe milih srigala berbulu domba itu, itu udh jd PR dalam hidup dia sih. barangkali dia dituntut jd garam? who knows 😁

    nampaknya membekas bgt ya to.

    sbagai closure, ito msti ucapkan terima kasih utk pengalaman hidup itu, dan move on. supaya menarik hal2 positif dalam hidup ito.

    👌🏾

    MEN624 tulis:

    Jadi ingat dulu pernah mengalami hal indah seperti ini sekaligus menyakitkan... Yg ku alami tidak semua cwok2 single di terlibat dalam persekutuan itu kelakuannya tulus seperti merpati dan domba yg sungguh2 komit dan konsisten berlari mengejar panggilan Tuhan dlm pelayanan apalagi klau sudah berurusan sama lawan jenis cwek haduhhh kelukuan seperti serigala berbulu domba 😔 dan ada saja yg menurut ku tidak pantas dipilih tapi ttap dipilih...IMO

  • 12 Januari

    TILLIE769 tulis:

    Mmm,,,,looking for ya twinflame amigo?

    Not really.. ;-)

  • 13 Januari

    Yang bagus itu Cinta sob and sis dimana materi itu bukan segalanya.

    mau posisi diatas atau dibawah pendamping hidup masih setia mendampingi.

    Lelaki mencari Nafkah dan menjaga Keluarga tetapi di sisi lain Lelaki juga manusia yg tidak bisa mengambil keputusan sendiri. Mangkanya ada yg bilang di balik kesuksessan suami ada istri yg setia mendukung.

    Di jeka saya kenal ada beberapa perempuan berduit koq tetapi itu duit dia bukan duit saya.

    Yg saya cari pendamping hidup bukan Duit.

  • 13 Januari

    Betul  harus setiap  lelaki punya pikiran seperti ini bahwa mencari nafkah tugas suami & tanggung jawab suami

    Tp zaman sekarang langkah

    Justru lelaki cari istri Yg bekerja /bisa cari nafkah jg

    BENNY964 tulis:

    Yang bagus itu Cinta sob and sis dimana materi itu bukan segalanya.

    mau posisi diatas atau dibawah pendamping hidup masih setia mendampingi.

    Lelaki mencari Nafkah dan menjaga Keluarga tetapi di sisi lain Lelaki juga manusia yg tidak bisa mengambil keputusan sendiri. Mangkanya ada yg bilang di balik kesuksessan suami ada istri yg setia mendukung.

    Di jeka saya kenal ada beberapa perempuan berduit koq tetapi itu duit dia bukan duit saya.

    Yg saya cari pendamping hidup bukan Duit.

  • 13 Januari

    RIKA576 tulis:

    Betul  harus setiap  lelaki punya pikiran seperti ini bahwa mencari nafkah tugas suami & tanggung jawab suami

    Tp zaman sekarang langkah

    Justru lelaki cari istri Yg bekerja /bisa cari nafkah jg

    BENNY964 tulis:

    Yang bagus itu Cinta sob and sis dimana materi itu bukan segalanya.

    mau posisi diatas atau dibawah pendamping hidup masih setia mendampingi.

    Lelaki mencari Nafkah dan menjaga Keluarga tetapi di sisi lain Lelaki juga manusia yg tidak bisa mengambil keputusan sendiri. Mangkanya ada yg bilang di balik kesuksessan suami ada istri yg setia mendukung.

    Di jeka saya kenal ada beberapa perempuan berduit koq tetapi itu duit dia bukan duit saya.

    Yg saya cari pendamping hidup bukan Duit.

    Wakakak apa bangganya seorang suami jika seperti itu ???

    masa gak malu kalau istri yg menafkahi suami heheheh.

    zaman edan

  • 13 Januari

    Ben, gimana sih caranya utk mengetahui bhw cewek2  itu berduit? dari penampilannyakah, dari rumahnyakah, dari mobilnyakah, dari bisnisnyakah, dari jabatannya di kantornyakah?

    BENNY964 tulis:

    Yang bagus itu Cinta sob and sis dimana materi itu bukan segalanya.

    mau posisi diatas atau dibawah pendamping hidup masih setia mendampingi.

    Lelaki mencari Nafkah dan menjaga Keluarga tetapi di sisi lain Lelaki juga manusia yg tidak bisa mengambil keputusan sendiri. Mangkanya ada yg bilang di balik kesuksessan suami ada istri yg setia mendukung.

    Di jeka saya kenal ada beberapa perempuan berduit koq tetapi itu duit dia bukan duit saya.

    Yg saya cari pendamping hidup bukan Duit.

101 – 125 dari 227    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 4  5  6 ... 10  Selanjutnya Kirim tanggapan