Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Selain punya anak, apa tujuan membina hubungan lawan jenis?

ForumPersahabatan dan hubungan

1 – 25 dari 128    Ke halaman:  1  2  3 ... 6  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • 18 November

    Ok, ini pertanyaan filosofi, jadi dengan tersedianya prasarana dunia maya untuk menghubungkan org dengan berbagai latar belakang, apakah motivasi kita untuk membina hubungan dengan lawan jenis bila bukan untuk punya anak?

    - Kalau blg untuk tmn curhat, kita ada sodara, teman sekolah, atau ortu

    - Kalau untuk diskusi pemikiran Kristen, kita ada teman komsel / gereja

    - Kalau untuk diskusi kerjaan, kita ada tmn kantor

    - Kalau untuk melakukan hobi, kita ada temen sesama jenis yg biasanya hobinya lebih nyambung sama kita

    Jadi apa motivasi Anda untuk mencari pasangan kalau tidak untuk berkeluarga?

    Kalau anda jawab, ya cari pasangan krn berkeluarga, bearti bagaimana cara menjaga kedekatan saat anak sudah besar dan kerja dan nikah? Kalau dari awal hanya dkt krn yg satu mau cari nafkah, yg satu ngurus anak, dan tidak ada kesamaan yg lain, apa bisa hubungan dipertahankan sesudah projek anak2 selesai pas tua?

  • 18 November

    Pertanyaan yang sangat berorientasi pada jangka sangat panjang

    Pribadiku menjawab :

    untuk bersahabat - karib sepanjang sisa umur di bumi

    Karena jelas sekali saudara sedarah & teman rasa saudara sedekat apapun pasti berumahtangga juga pada akhirnya, sedangkan orang tua kita juga mayoritas pasti meninggalkan kita lebih dulu

    Masalah saudara seiman pun, ku rasa tidak bisa selalu ada & wajib HUKUMnya menyediakan waktu untuk tukar pikiran perihal kerohanian

    Rekan kerja dalam hal inipun tidak bisa memenuhi ekspektasi untuk selalu mau berbagi masalah pekerjaan, mereka pun pasti ada 1 atau beberapa hal rahasia yang di "genggam erat" sendirian

    Kawan komunitas apalagi, bisa jadi ber'khianat' di belakang kita, tergantung kerapiannya dalam menyembunyikan keluh kesahnya saat berhubungan langsung dengan kita.

  • 18 November

    VEKA741 tulis:

    Pertanyaan yang sangat berorientasi pada jangka sangat panjang

    Pribadiku menjawab :

    untuk bersahabat - karib sepanjang sisa umur di bumi

    Kalau blg teman dekat, pengalaman saya sih, saya masih ada 2-3 teman yg sampe skrg masih berhubungan. Kenal dr umur 17, pernah sekamar pas asrama kampus, 1 gereja jg, 1 komsel jg, dan kuliah di tempat yg sama jg.... , kami tetap pelihara hubungan meski dia dan saya sudah berkeluarga jg...

    Ortu jg smp skrg sih masih dekat, krn sy tinggal serumah dan sy asli org jakarta. Kl anda2 yg pendatang brg kl sudah lebih menjauh dr ortu di kota asal.

    Jd sbnrnya dalam kasus saya, sy tidak menemukan alasan kuat untuk berhubungan dgn lawan jenis sih, secara profesi, hobi dan pemikiran biasa beda lawan jenis beda agak jauh...

    Ada surveinya jg yg mendukung ini di mana di amrik cewe single cenderung pilih Demokrat, sedang cowo dan cewe sudah nikah pilih Republican...

    Kalau bicara seks, masalahnya hidup makin tua kerjaan pangkat makin tinggi, makin sibuk di kantor. Kl sudah sibuk, apa bisa kita menikmati dgn pikiran besok ada tugas apa yg blm dikerjakan atau ada meeting apa....

    Mau supaya tidur ada yg nemani stlh ortu mati atau anak dewasa, selalu ada panti jompo... Kl sudah tua sekali, kuping sudah tidak dengar, mau sharing apa jg ga blg ngerti

    Plg alasan saya adalah pgn cari teman yg cocok secara pemikiran, profesi atau hobi dan enak diajak ngobrol, yg secara sejarah hidup aga mirip saya atau tmn sklh saya. Bisa seks atau teman tidur satu ranjang itu bonus, tp kl tidak enak diajak ngobrol, malas sih

    18 November diubah oleh EDWIN244

  • 18 November

    Selain untuk punya anak, apa tujuan membina hubungan lawan jenis

    Tujuannya salah satunya ya untuk mencetak generasi penerus biar tdk punah yaitu dg menikah, Menikah dan berkeluarga itu bukan persoalan keinginan seseorang. Oleh karena itu, lelaki dan perempuan lajang tidak perlu ditanya apakah mereka pengin menikah atau tidak, karena menikah itu bukan soal pengen. 

    Kalau menikah dipahami hanya persoalan pengen, maka ada orang tidak mau menikah dengan alasan tidak pengen, dan ada orang yang menikah setiap hari karena selalu pengen.

    Menikah itu bukan semata-mata penyaluran hasrat biologis, namun menikah merupakan sarana terbentuknya masyarakat, bangsa dan negara yang kuat serta bermartabat.

    Menikah memiliki tujuan-tujuan mulia dan jelas. Bukan semata-mata urusan pribadi seseorang. Di antara tujuan pernikahan adalah sebagai berikut:

    1. Melaksanakan tuntunan firman

    Menikah adalah ajaran mas firman..cukup banyak termuat dlm firman silahkan baca Alkitab..!?🤭 Hal ini menunjukkan, pernikahan bukan semata-mata urusan kemanusiaan semata, namun ada sisi jalankan firman untuk dicontoh oleh umat manusia

    2. Menguatkan Ibadah

    Menikah adalah bagian dari ibadah, . Tidak main-main, menikah bukan sekedar proposal pribadi untuk kepatutan dan kepantasan hidup bermasyarakat.  Bahkan menikah jg diyakini menjadi sarana  menggenapi sisi keagamaan seseorang, agar semakin kuat ibadahnya.

    3. Menjaga kebersihan dan kebaikan diri

    Semua manusia memiliki instink dan kecenderungan kepada pasangan lawan jenisnya yang menuntut disalurkan hasrat biologis secara benar. Apabila tidak disalurkan secara benar, yang muncul adalah penyimpangan dsb.

    4. Mendapatkan ketenangan jiwa

    Perasaan tenang, tenteram, nyaman, rasa bahagia, muncul setelah menikah. Tuhan memberikan perasaan tersebut kepada laki-laki dan perempuan yang melaksanakan pernikahan dengan proses yang baik dan benar. Sekedar penyaluran hasrat biologis tanpa menikah, tidak akan bisa memberikan perasaan ketenangan dalam jiwa manusia

    5.Untuk memiliki keturunan ( anak )

    Dengan memiliki anak keturunan, akan memberikan jalan bagi kelanjutan generasi penerus di muka bumi., sehingga akan terjaga dan tidak punah, Krn ada yg melaksanakan misi kemanusiaan dalam kehidupan selanjutnya.

    18 November diubah oleh ISMU915

  • 18 November

    Okei, berarti saudara @ EDWIN244 masih belum ada di tenggat waktunya saja

    Terkadang harus ku akui, aku pun merasa hidup soliter ala harimau a.k.a one man show itu sudah cukup, cuma nantinya pasti ada 1titik balik yang butuh sosok pasangan yang lawan jenis.

    18 November diubah oleh VEKA741

  • 18 November

    Singkatnya, sudah Fitrah nya manusia untuk berumah tangga.

    Makna filosofisnya ada di kitab kejadian, genealogi, asal usul dari manusia hidup berpasangan. Terlalu beribet kl dirinci, krn hidup ini mesti tahu mana yg dibuat sederhana, mana yg memang harus dicermati dg detail.

  • 18 November

    Tren mencari teman secara online sudah bukan hal tabu di era modern seperti sekarang. Kondisi ini bergulir dan menjadi bagian dari gaya hidup, sebagai sarana untuk berkenalan dengan orang lain dalam jangkauan yang lebih luas.

    Bukan hanya jodoh, teman atau sahabat pun kini bisa dicari di dunia maya. Ada beberapa aplikasi khusus untuk mencari teman, berbeda dengan aplikasi untuk mencari jodoh.

    Beberapa aplikasi pencari teman mulai populer, seperti Bumble BFF dan GirlCrew. Kedua aplikasi ini lebih populer di kalangan kaum Hawa, yg bekerja di tempat terpencil.IMO: cati teman/ sahabat/ PH ya boleh aj lewat dumay. Bukankah ada pepatah: 1000 teman masih kurang...

    Kalo mengenai PH
    Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang memilih seseorang sebagai PH dengan tujuan untuk menderita. Semuanya mencita-citakan kehidupan sejahtera dan bahagia.
    Untuk itu PH perlu saling membantu dan melengkapi, aga rmasing-masing dapat berkembang dan mencapai kesejahteraan spirituil dan material.

    Dan tercapai tujuan dari pernikahan:

    1. Kebahagian dan kesejahteraan suami-isteri
    2. Kelahiran serta pendidikan anak.

  • 18 November

    Teman Hidup lah bro

  • 18 November

    Topiknya,

    selain punya anak, apa tujuan membina hubungan lawan jenis?

    Pertanyaan yg sama😅

    Apa tujuanmu cari jodoh?

    Tujuan kamu mau menikah apa?

    Mengapa kamu merasa sendirian, mengapa selalu ingin punya teman, saudara, keluarga, teman hidup.

    Pertanyaan yg lebih mendasar

    Tujuan Tuhan menciptakan manusia apa?

    Mengapa kamu terlahir di dunia?

    Apa tujuan hidupmu?

    Temukan jawabannya di dalam Tuhan, krn Dia yg menenun kita di dlm rahim ibu kita.

    Tuhan menciptakan manusia dengan tujuan yg jelas, semua pertanyaan ada jawabannya di Alkitab, Alkitab adalah dasar dr semua kehidupan di bumi.

    Adam diciptakan, masih single, Alkitab berkata tdk ada yg sepadan dgn Adam, Adam tdk sepadan dgn hewan, binatang,

    Adam tdk punya teman manusia sedangkan hewan diciptakan perpasangan, punya kelompok sesuai jenisnya, Adam perhatikan semua kok gak ada ya yg sehati, sepikiran dgnnya😁, maka drpd Adam kesepian Tuhan membangunkan Hawa dr samping Adam waktu tidur, dan Adam langsung berkata "Inilah dia tulang dr tulangku dan daging dr dagingku" yg sepadan, sepemikiran, mereka saling menghargai, menyayangi, mencintai dan melahirkan Kain dan Habel.

    Untuk apa mereka diciptakan? Supaya berkuasa, menjadi raja di bumi, beranak cucu penuhi bumi dan mengusahakan bumi.

    Tujuan hidup setiap org berbeda beda, baik yg berpasangan, yg blm, yg tdk punya pasangan, tapi hanya untuk MEMULIAKAN TUHAN, mendatangkan kerajaan damai di bumi seperti di surga.

    Agar manusia di bumi hidup damai, saling mengasihi seperti di Surga.

    Terlalu panjang untuk dibaca, sangat singkat untuk diceritakan, ada yg suka panjang lebar, ada yg tak suka membaca, semua berbeda dan unik, tp semua manusia spesial di mata Tuhan.

  • 18 November

    👍👍👍👍

    YOSAFABILI105 tulis:

    Topiknya,

    selain punya anak, apa tujuan membina hubungan lawan jenis?

    Pertanyaan yg sama😅

    Apa tujuanmu cari jodoh?

    Tujuan kamu mau menikah apa?

    Mengapa kamu merasa sendirian, mengapa selalu ingin punya teman, saudara, keluarga, teman hidup.

    Pertanyaan yg lebih mendasar

    Tujuan Tuhan menciptakan manusia apa?

    Mengapa kamu terlahir di dunia?

    Apa tujuan hidupmu?

    Temukan jawabannya di dalam Tuhan, krn Dia yg menenun kita di dlm rahim ibu kita.

    Tuhan menciptakan manusia dengan tujuan yg jelas, semua pertanyaan ada jawabannya di Alkitab, Alkitab adalah dasar dr semua kehidupan di bumi.

    Adam diciptakan, masih single, Alkitab berkata tdk ada yg sepadan dgn Adam, Adam tdk sepadan dgn hewan, binatang,

    Adam tdk punya teman manusia sedangkan hewan diciptakan perpasangan, punya kelompok sesuai jenisnya, Adam perhatikan semua kok gak ada ya yg sehati, sepikiran dgnnya😁, maka drpd Adam kesepian Tuhan membangunkan Hawa dr samping Adam waktu tidur, dan Adam langsung berkata "Inilah dia tulang dr tulangku dan daging dr dagingku" yg sepadan, sepemikiran, mereka saling menghargai, menyayangi, mencintai dan melahirkan Kain dan Habel.

    Untuk apa mereka diciptakan? Supaya berkuasa, menjadi raja di bumi, beranak cucu penuhi bumi dan mengusahakan bumi.

    Tujuan hidup setiap org berbeda beda, baik yg berpasangan, yg blm, yg tdk punya pasangan, tapi hanya untuk MEMULIAKAN TUHAN, mendatangkan kerajaan damai di bumi seperti di surga.

    Agar manusia di bumi hidup damai, saling mengasihi seperti di Surga.

    Terlalu panjang untuk dibaca, sangat singkat untuk diceritakan, ada yg suka panjang lebar, ada yg tak suka membaca, semua berbeda dan unik, tp semua manusia spesial di mata Tuhan.

  • 18 November

    Saya sudah hafal rasionalisasi seperti itu

    Itu kata pendeta, tp skrg coba pikirkan saja: gara2 Hawa, tergoda iblis jadi seluruh umat manusia jadi mati jasmani rohani. Adam jadi harus bekerja keras seumur hidup, Hawa sendiri jadi harus berpeluh sakit pada waktu melahirkan

    Kalau misal tidak ada Hawa mungkin Adam masih baik2 saja meski aga sepi, tp nga usah cangkul2 dan mengembara di padang belantara buat cari makan, tinggal petik dari buah2an saja

    Ada yang argumen bahwa pernikahan itu ibadah. Apakah dalam kasus Adam Hawa itu ibadah? Justru penolong itulah yg menjerumuskan Adam jatuh di dalam dosa, jadi hubungan dengan Tuhan putus

    Banyak tokoh2 pria di dalam Alkitab jg jadi jatuh dalam dosa gara2 istri/wanita, Daud jadi bunuh suami Bersetba, Salomo jadi penyembah berhala gara2 ikut istri2 bangsa2 kafir. Samson sendiri jadi buka rahasia nazarnya gara2 delilah, Abraham dipaksa Sarah berhubungan sama Hagar jadi melahirkan Ismael, dan masih banyak lagi....

    Harap pakai pikiran kritis kalau mendengarkan kotbah, bkn bearti nikah pasti jd lebih duniawi. Tp biasanya di dalam Alkitab dan dunia tradisional itu menanggap bahwa wanita itu secara moral lebih rendah dibandingkan pria, alasannya seperti diblg rasul Paulus...

    Dari pengalaman pribadi saya sendiri, dr banyak wanita yg saya temui nga ada yg punya pemikiran moral yg dalam yg dari dasar renungan sendiri. Boro2 bahas doktrin2 atau filsafat atau politik, bahkan Alkitab saja pun tidak habis dibaca. Kl nga gara2 alasan punya keturunan, malas jg cari teman hidup kyk gini

    YOSAFABILI105 tulis:

    Topiknya,

    selain punya anak, apa tujuan membina hubungan lawan jenis?

    Pertanyaan yg sama😅

    Apa tujuanmu cari jodoh?

    Tujuan kamu mau menikah apa?

    Mengapa kamu merasa sendirian, mengapa selalu ingin punya teman, saudara, keluarga, teman hidup.

    Pertanyaan yg lebih mendasar

    Tujuan Tuhan menciptakan manusia apa?

    Mengapa kamu terlahir di dunia?

    Apa tujuan hidupmu?

    Temukan jawabannya di dalam Tuhan, krn Dia yg menenun kita di dlm rahim ibu kita.

    Tuhan menciptakan manusia dengan tujuan yg jelas, semua pertanyaan ada jawabannya di Alkitab, Alkitab adalah dasar dr semua kehidupan di bumi.

    Adam diciptakan, masih single, Alkitab berkata tdk ada yg sepadan dgn Adam, Adam tdk sepadan dgn hewan, binatang,

    Adam tdk punya teman manusia sedangkan hewan diciptakan perpasangan, punya kelompok sesuai jenisnya, Adam perhatikan semua kok gak ada ya yg sehati, sepikiran dgnnya😁, maka drpd Adam kesepian Tuhan membangunkan Hawa dr samping Adam waktu tidur, dan Adam langsung berkata "Inilah dia tulang dr tulangku dan daging dr dagingku" yg sepadan, sepemikiran, mereka saling menghargai, menyayangi, mencintai dan melahirkan Kain dan Habel.

    Untuk apa mereka diciptakan? Supaya berkuasa, menjadi raja di bumi, beranak cucu penuhi bumi dan mengusahakan bumi.

    Tujuan hidup setiap org berbeda beda, baik yg berpasangan, yg blm, yg tdk punya pasangan, tapi hanya untuk MEMULIAKAN TUHAN, mendatangkan kerajaan damai di bumi seperti di surga.

    Agar manusia di bumi hidup damai, saling mengasihi seperti di Surga.

    Terlalu panjang untuk dibaca, sangat singkat untuk diceritakan, ada yg suka panjang lebar, ada yg tak suka membaca, semua berbeda dan unik, tp semua manusia spesial di mata Tuhan.

    18 November diubah oleh EDWIN244

  • 19 November

    kalo menurutku, utk saling menemani di hari tua nanti, ya sukur2 kalo sama2 berumur panjang. Karena keluarga, teman, atau siapapun itu gk ada yg bs menemani kita sesering pasangan, karena mereka punya kehidupannya masing2.

    EDWIN244 tulis:

    Ok, ini pertanyaan filosofi, jadi dengan tersedianya prasarana dunia maya untuk menghubungkan org dengan berbagai latar belakang, apakah motivasi kita untuk membina hubungan dengan lawan jenis bila bukan untuk punya anak?

    - Kalau blg untuk tmn curhat, kita ada sodara, teman sekolah, atau ortu

    - Kalau untuk diskusi pemikiran Kristen, kita ada teman komsel / gereja

    - Kalau untuk diskusi kerjaan, kita ada tmn kantor

    - Kalau untuk melakukan hobi, kita ada temen sesama jenis yg biasanya hobinya lebih nyambung sama kita

    Jadi apa motivasi Anda untuk mencari pasangan kalau tidak untuk berkeluarga?

    Kalau anda jawab, ya cari pasangan krn berkeluarga, bearti bagaimana cara menjaga kedekatan saat anak sudah besar dan kerja dan nikah? Kalau dari awal hanya dkt krn yg satu mau cari nafkah, yg satu ngurus anak, dan tidak ada kesamaan yg lain, apa bisa hubungan dipertahankan sesudah projek anak2 selesai pas tua?

  • 19 November

    Membina hubungan yang bagaimana penulis maksudkan? Menikah maksudnya?

    19 November diubah oleh KATHARINA781

  • 19 November

    Andai boleh diubah peristiwa jaman adam dan hawa itu ya..jadi kesannya menyalahkan tapi coba lihat jaman sekarang hawa  juga ikut bekerja keras cari uang dan juga sebagian sekaligus sebagai ibu. Malah ada yang adam-nya hidupnya ditanggung pihak hawa khan?

    Kalau tidak salah di topik lain Sdr pernah menulis kalau sudah pernah menikah, boleh tahu? Apakah dr pernikahan itu sudah memiliki anak?

    EDWIN244 tulis:

    Saya sudah hafal rasionalisasi seperti itu

    Itu kata pendeta, tp skrg coba pikirkan saja: gara2 Hawa, tergoda iblis jadi seluruh umat manusia jadi mati jasmani rohani. Adam jadi harus bekerja keras seumur hidup, Hawa sendiri jadi harus berpeluh sakit pada waktu melahirkan

    Kalau misal tidak ada Hawa mungkin Adam masih baik2 saja meski aga sepi, tp nga usah cangkul2 dan mengembara di padang belantara buat cari makan, tinggal petik dari buah2an saja

    Ada yang argumen bahwa pernikahan itu ibadah. Apakah dalam kasus Adam Hawa itu ibadah? Justru penolong itulah yg menjerumuskan Adam jatuh di dalam dosa, jadi hubungan dengan Tuhan putus

    Banyak tokoh2 pria di dalam Alkitab jg jadi jatuh dalam dosa gara2 istri/wanita, Daud jadi bunuh suami Bersetba, Salomo jadi penyembah berhala gara2 ikut istri2 bangsa2 kafir. Samson sendiri jadi buka rahasia nazarnya gara2 delilah, Abraham dipaksa Sarah berhubungan sama Hagar jadi melahirkan Ismael, dan masih banyak lagi....

    Harap pakai pikiran kritis kalau mendengarkan kotbah, bkn bearti nikah pasti jd lebih duniawi. Tp biasanya di dalam Alkitab dan dunia tradisional itu menanggap bahwa wanita itu secara moral lebih rendah dibandingkan pria, alasannya seperti diblg rasul Paulus...

    Dari pengalaman pribadi saya sendiri, dr banyak wanita yg saya temui nga ada yg punya pemikiran moral yg dalam yg dari dasar renungan sendiri. Boro2 bahas doktrin2 atau filsafat atau politik, bahkan Alkitab saja pun tidak habis dibaca. Kl nga gara2 alasan punya keturunan, malas jg cari teman hidup kyk gini

  • 19 November

    Ya cari seseorang yang punya pandangan yang sama tentang penikahan. Kalau ada yang memilih menikah tapi tak ingin punya anak dan anda ingin punya anak pasti tak bakal bertemu tujuannya. Ya cari lagi yang lain, dari pada berkeluh kesah terkait perbedaan dengan orang yang kita dekati.  Tiap orang punya alasan masing2 untuk menikah dan berdiskusi di forum seperti ini khan bukan untuk menyamakan sudut pandang kita. Boleh dong tetap dengan pandangan masing2, kalau ada yang berubah setelah diskusi ya itu pilihan masing2 orang juga.

    EDWIN244 tulis:

    Ok, ini pertanyaan filosofi, jadi dengan tersedianya prasarana dunia maya untuk menghubungkan org dengan berbagai latar belakang, apakah motivasi kita untuk membina hubungan dengan lawan jenis bila bukan untuk punya anak?

    - Kalau blg untuk tmn curhat, kita ada sodara, teman sekolah, atau ortu

    - Kalau untuk diskusi pemikiran Kristen, kita ada teman komsel / gereja

    - Kalau untuk diskusi kerjaan, kita ada tmn kantor

    - Kalau untuk melakukan hobi, kita ada temen sesama jenis yg biasanya hobinya lebih nyambung sama kita

    Jadi apa motivasi Anda untuk mencari pasangan kalau tidak untuk berkeluarga?

    Kalau anda jawab, ya cari pasangan krn berkeluarga, bearti bagaimana cara menjaga kedekatan saat anak sudah besar dan kerja dan nikah? Kalau dari awal hanya dkt krn yg satu mau cari nafkah, yg satu ngurus anak, dan tidak ada kesamaan yg lain, apa bisa hubungan dipertahankan sesudah projek anak2 selesai pas tua?

    19 November diubah oleh KATHARINA781

  • 19 November

    Sy lg ngomong masalah rohani krn ada yg nanggapi kalau pernikahan itu ibadah. Nga ada yg ngomongin soal kaum Hawa bekerja buat nebus dosa masa lalu, itu baru saya pernah dengar ada rasionalisasi seperti itu

    Sayangnya dari pengalaman saya, motivasi sebagian besar kaum hawa modern bekerja supaya bisa nabung dan krn kerja kantoran jauh lebih enak drpd ngurus anak (itu diakui sendiri oleh istri saya) , krn uangnya disimpan sendiri.... Sampe dr agama tetangga mama dede jg blg kl cewe bekerja jg ga wajib nafkahi keluarga termasuk diri sendiri.

    Buktinya silakan saja liat negara maju yg jumlah pencari kerja kantoran kaum hawa nya plg banyak, fertility rate plg rendah, krn ga ada yg mau nikah alasan materialistis, anak mahal, rumah mahal, healthcare mahal...

    Jangankan pikirkan nikah itu ibadah, dlm kasus istri saya bahkan persembahan gereja saja tidak kasih rutin, dan saya diancam cerai pas saya enggan nyumbang pas sepupu dia nikah

    Argumen bahwa byk cewe kerja smbl jadi ibu jg biasa itu melihat keluarga status sosial aga rendah yg tidak mampu sewa ART, jd cewenya kerja part time plus ngurus anak jg. Itu mah tidak ada yg aneh, memang dr jaman bahala jg gitu

    Yg sy tertarik kl ada org bisa klaim dia kerja kantoran 50-60 jam plus full time jagain anak jg. Paling2 setahu saya itu cuma pas cuti hamil 3 bulan, dan selama cuti itu terima gaji bkn bearti dia produktif. Itu karena prshaan nya cukup besar dan ada staf lain bisa gantikan saja jd dia bisa gitu. Kl dosen cewe, setidaknya di tempat saya, sy sih blm pernah denger ada cuti hamil....

    Anda kan bisa liat profil saya ttg masalah masa lalu saya, sy nga mau ngmg ulang di sini

    KATHARINA781 tulis:

    Andai boleh diubah peristiwa jaman adam dan hawa itu ya..jadi kesannya menyalahkan tapi coba lihat jaman sekarang hawa  juga ikut bekerja keras cari uang dan juga sebagian sekaligus sebagai ibu. Malah ada yang adam-nya hidupnya ditanggung pihak hawa khan?

    Kalau tidak salah di topik lain Sdr pernah menulis kalau sudah pernah menikah, boleh tahu? Apakah dr pernikahan itu sudah memiliki anak?

    EDWIN244 tulis:

    Saya sudah hafal rasionalisasi seperti itu

    Itu kata pendeta, tp skrg coba pikirkan saja: gara2 Hawa, tergoda iblis jadi seluruh umat manusia jadi mati jasmani rohani. Adam jadi harus bekerja keras seumur hidup, Hawa sendiri jadi harus berpeluh sakit pada waktu melahirkan

    Kalau misal tidak ada Hawa mungkin Adam masih baik2 saja meski aga sepi, tp nga usah cangkul2 dan mengembara di padang belantara buat cari makan, tinggal petik dari buah2an saja

    Ada yang argumen bahwa pernikahan itu ibadah. Apakah dalam kasus Adam Hawa itu ibadah? Justru penolong itulah yg menjerumuskan Adam jatuh di dalam dosa, jadi hubungan dengan Tuhan putus

    Banyak tokoh2 pria di dalam Alkitab jg jadi jatuh dalam dosa gara2 istri/wanita, Daud jadi bunuh suami Bersetba, Salomo jadi penyembah berhala gara2 ikut istri2 bangsa2 kafir. Samson sendiri jadi buka rahasia nazarnya gara2 delilah, Abraham dipaksa Sarah berhubungan sama Hagar jadi melahirkan Ismael, dan masih banyak lagi....

    Harap pakai pikiran kritis kalau mendengarkan kotbah, bkn bearti nikah pasti jd lebih duniawi. Tp biasanya di dalam Alkitab dan dunia tradisional itu menanggap bahwa wanita itu secara moral lebih rendah dibandingkan pria, alasannya seperti diblg rasul Paulus...

    Dari pengalaman pribadi saya sendiri, dr banyak wanita yg saya temui nga ada yg punya pemikiran moral yg dalam yg dari dasar renungan sendiri. Boro2 bahas doktrin2 atau filsafat atau politik, bahkan Alkitab saja pun tidak habis dibaca. Kl nga gara2 alasan punya keturunan, malas jg cari teman hidup kyk gini

    19 November diubah oleh EDWIN244

  • 19 November

    Maaf Bro Edwin....aq gagal paham
    Inti masalah nya dlm forum ini apa?

    Klo mengenai PH (menikah) secara kristiani ada 3 hakekat
    1. Menghasilkan dan mendidik anak.
    2. Saling membantu dan mengisi di dalam cinta.
    3. Unitas (monogam) dan indissolubilitas (sifat tak terputuskan).
    Yg saya kira Bro Edwin sdh paham sekali;-)

    Klo mengenai wanita lebih memilih bekerja drpd mengurus anak....gak bisa di generalisasi dr kasus pasangan bro Edwin saya kira. Dr member2 JK aj akan banyak Jawaban....yg berbeda
    Dan itu pilihan...

    Klo Bro Edwin cari wanita yg kerja full time + ngurus anak secara penuh....pertanyaan saya?
    Anak siapa itu Bro....tentu anak ke 2 PH ybs....clear ya bro
    Klo anak ber2....kenapa ditimpakan tanggung jawabnya ke wanita aj? Ke 2 nya harus punya effort lah

    Trus klo cewe nya menuntut para cowo selain kerja kantoran....harus bisa jadi tukang listrik, tukang ledeng, dan tukang2 lain....apa gak gawat:-)
    IMO...gak smua pekerjaan harus dilakukan sendiri, bisa di delegasikan ke ahlinya aj...tentu dg imbalan


    Maaf klo aq gagal paham;-)

    EDWIN244 tulis:

    Sy lg ngomong masalah rohani krn ada yg nanggapi kalau pernikahan itu ibadah. Nga ada yg ngomongin soal kaum Hawa bekerja buat nebus dosa masa lalu, itu baru saya pernah dengar ada rasionalisasi seperti itu

    Sayangnya dari pengalaman saya, motivasi sebagian besar kaum hawa modern bekerja supaya bisa nabung dan krn kerja kantoran jauh lebih enak drpd ngurus anak (itu diakui sendiri oleh istri saya) , krn uangnya disimpan sendiri.... Sampe dr agama tetangga mama dede jg blg kl cewe bekerja jg ga wajib nafkahi keluarga termasuk diri sendiri.

    Buktinya silakan saja liat negara maju yg jumlah pencari kerja kantoran kaum hawa nya plg banyak, fertility rate plg rendah, krn ga ada yg mau nikah alasan materialistis, anak mahal, rumah mahal, healthcare mahal...

    Jangankan pikirkan nikah itu ibadah, dlm kasus istri saya bahkan persembahan gereja saja tidak kasih rutin, dan saya diancam cerai pas saya enggan nyumbang pas sepupu dia nikah

    Argumen bahwa byk cewe kerja smbl jadi ibu jg biasa itu melihat keluarga status sosial aga rendah yg tidak mampu sewa ART, jd cewenya kerja part time plus ngurus anak jg. Itu mah tidak ada yg aneh, memang dr jaman bahala jg gitu

    Yg sy tertarik kl ada org bisa klaim dia kerja kantoran 50-60 jam plus full time jagain anak jg. Paling2 setahu saya itu cuma pas cuti hamil 3 bulan, dan selama cuti itu terima gaji bkn bearti dia produktif. Itu karena prshaan nya cukup besar dan ada staf lain bisa gantikan saja jd dia bisa gitu. Kl dosen cewe, setidaknya di tempat saya, sy sih blm pernah denger ada cuti hamil....

    Anda kan bisa liat profil saya ttg masalah masa lalu saya, sy nga mau ngmg ulang di sini

  • 19 November

    EDWIN244 tulis:

    Ada yang argumen bahwa pernikahan itu ibadah. Apakah dalam kasus Adam Hawa itu ibadah? Justru penolong itulah yg menjerumuskan Adam jatuh di dalam dosa, jadi hubungan dengan Tuhan putus

    Banyak tokoh2 pria di dalam Alkitab jg jadi jatuh dalam dosa gara2 istri/wanita, Daud jadi bunuh suami Bersetba, Salomo jadi penyembah berhala gara2 ikut istri2 bangsa2 kafir. Samson sendiri jadi buka rahasia nazarnya gara2 delilah, Abraham dipaksa Sarah berhubungan sama Hagar jadi melahirkan Ismael, dan masih banyak lagi....

    Adam manusia pertama jatuh dlm dosa tp bkn dosa perzinahan,

    Jika Hawa gk ada pa mungkin Adam gk berdosa? Gk tau juga krn Alkitab gk menjelaskan tentang itu, tp satu hal yg aku percaya bahwa manusia adalah ciptaan Tuhan sbg ciptaan lebih istimewa dr semua ciptaan di bumi krn punya akal budi seperti Tuhan, punya Kasih seperti Tuhan, manusia bisa bedakan yg baik dan yg salah, tp tetap manusia punya kelemahan, jika pakai logikaku Adam bisa saja berdosa tanpa Hawa, tp rencana Tuhan buat manusia kan bukan begitu, Adam tdk di suruh sendiri saja di bumi, Adam harus punya teman, punya keturunan dan dr keturunan ilahi itulah yang bisa menggenapi rencana Tuhan di bumi seperti di surga, supaya bumi penuh dgn kemuliaan Tuhan.

    Adam harus menguasai dan berkuasa atas bumi, disuruh berkuasa atas apa? Pastinya atas Setan yg telah merusak bumi, yg membuat bumi kacau,

    dgn cara beranak cucu

    Krn Adam dan Hawa berhasil dikalahkan Iblis dn kekalahan mengakibatkan kutukan yaitu hukuman kekal dlm neraka untuk Iblis dn segala pengikutnya,

    Akibat kutukan dosa maka ada rencana penebusan, dan seterusnya sudah tau sendiri kan capek nulis klu diceritakan kan lg😁

    hanya manusia Kristus yg tdk jatuh dalam dosa, kita sekarang supaya kuat terus selama di bumi maka seumur hidup adalah berperang melawan segala tipu muslihat iblis maka agar kita menjadi pemenang kita hrs belajar setiap hari menjadi serupa dgn Kristus, serupa dlm melawan iblis seperti Tuhan Yesus di godai iblis di padang gurun gmn cara lawannya ya sudah Taukan😀.

    Nah sekarang menikah gk menikah sepertinya sebuah pilihan dech.

    Jika kita merasa kuat sendiri tanpa pendamping hidup seperti Paulus ya itu luar biasa, tp kita gk mungkin mau sendiri kan buktinya kita daftar di JK untuk apa? Ya cari jodoh 😁

  • 19 November

    Saya tidak lagi bahas masalah teknis dalam pernikahan, sy lg bahas kalau tidak krn masalah anak apa perlunya nikah?

    Tadi ada yg bilang nikah itu ibadah (@ISMU915), maka saya kasih contoh2 dimana PH itu justru jadi penjerumus jatuh dalam dosa. Si @KATHARINA781 saja yg tau2 bahas ttg kaum hawa yg jd hrs kerja dan ngurus anak.

    Ini terutama untuk org2 kyk sy yg pasangannya meninggal saat masih umur stgh baya kaya gini, dan sudah punya anak. Sy makanya blg sblmnya disini kl terus terang, sy sudah liat profil ada kali ratusan di JK, nga ada yg terlalu menarik, buat jadi teman tak menarik, buat jadi IRT jg tidak menarik drngan alasan seperti yg saya kemukakan (mau kerja kantoran, tapi harapin kita2 suami ttp nafkahin semua termasuk biaya ART, uang sendiri tinggal ditabung invest dan senang2)

    SERGY895 tulis:

    Klo mengenai wanita lebih memilih bekerja drpd mengurus anak....gak bisa di generalisasi dr kasus pasangan bro Edwin saya kira. Dr member2 JK aj akan banyak Jawaban....yg berbeda

    Dan itu pilihan...

    Klo Bro Edwin cari wanita yg kerja full time + ngurus anak secara penuh....pertanyaan saya?

    Anak siapa itu Bro....tentu anak ke 2 PH ybs....clear ya bro

    Klo anak ber2....kenapa ditimpakan tanggung jawabnya ke wanita aj? Ke 2 nya harus punya effort lah

    Trus klo cewe nya menuntut para cowo selain kerja kantoran....harus bisa jadi tukang listrik, tukang ledeng, dan tukang2 lain....apa gak gawat:-)

    IMO...gak smua pekerjaan harus dilakukan sendiri, bisa di delegasikan ke ahlinya aj...tentu dg imbalan

    Maaf klo aq gagal paham;-)

  • 19 November

    EDWIN244 tulis:

    Saya tidak lagi bahas masalah teknis dalam pernikahan, sy lg bahas kalau tidak krn masalah anak apa perlunya nikah?

    Tadi ada yg bilang nikah itu ibadah (@ISMU915), maka saya kasih contoh2 dimana PH itu justru jadi penjerumus jatuh dalam dosa. Si @KATHARINA781 saja yg tau2 bahas ttg kaum hawa yg jd hrs kerja dan ngurus anak.

    Ini terutama untuk org2 kyk sy yg pasangannya meninggal saat masih umur stgh baya kaya gini, dan sudah punya anak. Sy makanya blg sblmnya disini kl terus terang, sy sudah liat profil ada kali ratusan di JK, nga ada yg terlalu menarik, buat jadi teman tak menarik, buat jadi IRT jg tidak menarik drngan alasan seperti yg saya kemukakan (mau kerja kantoran, tapi harapin kita2 suami ttp nafkahin semua termasuk biaya ART, uang sendiri tinggal ditabung invest dan senang2)

    Cewek kalau nika tipe laki2 begini …bisa kangker hati

    Tugas laki2 itu mencukupi keluarga. Istri membantu kerja ,Karena keuangan engah mencukupi…wanita bonus itu.

    Istri bekerja buat simpanan…(kl Kamu sakit dan struk engah bisa kerja lagi..anak itu perlu biaya hidup dan lain2. Berobat Kamu yang engah berdaya emang mau pakai Daun bayarnya? Apa tinggal minta cerai aja😀😀

    Ko, perkataan Kamu ini bikin wanita takut menika…takut ketemu kayah Kamu 😀😃sue🤦‍♀️

    Kamu bilang wanita di jk engah menarik😀😃… belum tentu mereka juga mau sama kamu.

    Katanya gaji besar …kok keluar biaya rumah tangga aja masih hitungan(pelit nian laki2 )

    Laki2 engah jentel itu …malu diungkapkan hal seperti ini.

    Semua wanita juga takut sama laki2 gini.

    Apa lagi wanita punya usaha ….wahduh pikir 1000x

    Berarti kesimpulan cerita Kamu Selama ini…persoalan nya mau nika cewek yang berkelas untuk meringankan biaya rumah tangga…waduh2 🤦‍♀️

    Maaf ya kalau saya kata2nya agak keras teman2 jk🙏🙏

  • 19 November

    VIA309 tulis:

    Cewek kalau nika tipe laki2 begini …bisa kangker hati

    Tugas laki2 itu mencukupi keluarga. Istri membantu kerja ,Karena keuangan engah mencukupi…wanita bonus itu.

    Istri bekerja buat simpanan…(kl Kamu sakit dan struk engah bisa kerja lagi..anak itu perlu biaya hidup dan lain2. Berobat Kamu yang engah berdaya emang mau pakai Daun bayarnya? Apa tinggal minta cerai aja😀😀

    🤐🙈😁☕✌️👌

  • 19 November

    VIA309 tulis:

    Kamu bilang wanita di jk engah menarik😀😃… belum tentu mereka juga mau sama kamu.

    Katanya gaji besar …kok keluar biaya rumah tangga aja masih hitungan(pelit nian laki2 )

    jleb kak jleb 😁😝

  • 19 November

    Saya dapat offer 9000 SGD sebulan pas 2 tahun lalu sblm pulang indo saat istri sakit.

    Sini gaji saya 25 juta sebulan, ada mgkn org JK yg direktur bumn, manajer unicorn/prshaan asing atau usaha sendiri yg gajinya 50-60 juta atau bahkan ratusan juta sebulan. Makanya saya blg di profil saya kalau anda2 yg berasa bisa dapat cowo seperti itu silakan saja, kl saya nga mau mendapatkan pasangan duniawi yg tanya dulu gaji brp sebulan baru mau hubungan

    Postingan anda ini justru membuktikan klaim saya bahwa kalau nga karena berumah tangga, nga ada motivasi buat berhubungan dengan lawan jenis

    Saya ingin carinya pasangan yg bisa dijadikan teman yg sama dlm hal pemikiran, profesi atau hobi, bkn tukang sodorin tagihan

    VIA309 tulis:

    Cewek kalau nika tipe laki2 begini …bisa kangker hati

    Tugas laki2 itu mencukupi keluarga. Istri membantu kerja ,Karena keuangan engah mencukupi…wanita bonus itu.

    Istri bekerja buat simpanan…(kl Kamu sakit dan struk engah bisa kerja lagi..anak itu perlu biaya hidup dan lain2. Berobat Kamu yang engah berdaya emang mau pakai Daun bayarnya? Apa tinggal minta cerai aja😀😀

    Ko, perkataan Kamu ini bikin wanita takut menika…takut ketemu kayah Kamu 😀😃sue🤦‍♀️

    Kamu bilang wanita di jk engah menarik😀😃… belum tentu mereka juga mau sama kamu.

    Katanya gaji besar …kok keluar biaya rumah tangga aja masih hitungan(pelit nian laki2 )

    Laki2 engah jentel itu …malu diungkapkan hal seperti ini.

    Semua wanita juga takut sama laki2 gini.

    Apa lagi wanita punya usaha ….wahduh pikir 1000x

    Berarti kesimpulan cerita Kamu Selama ini…persoalan nya mau nika cewek yang berkelas untuk meringankan biaya rumah tangga…waduh2 🤦‍♀️

    Maaf ya kalau saya kata2nya agak keras teman2 jk🙏🙏

    19 November diubah oleh EDWIN244

  • 19 November

    EDWIN244 tulis:

    Saya sudah hafal rasionalisasi seperti itu

    Itu kata pendeta, tp skrg coba pikirkan saja: gara2 Hawa, tergoda iblis jadi seluruh umat manusia jadi mati jasmani rohani. Adam jadi harus bekerja keras seumur hidup, Hawa sendiri jadi harus berpeluh sakit pada waktu melahirkan

    Kalau misal tidak ada Hawa mungkin Adam masih baik2 saja meski aga sepi, tp nga usah cangkul2 dan mengembara di padang belantara buat cari makan, tinggal petik dari buah2an saja

    Ada yang argumen bahwa pernikahan itu ibadah. Apakah dalam kasus Adam Hawa itu ibadah? Justru penolong itulah yg menjerumuskan Adam jatuh di dalam dosa, jadi hubungan dengan Tuhan putus

    Banyak tokoh2 pria di dalam Alkitab jg jadi jatuh dalam dosa gara2 istri/wanita, Daud jadi bunuh suami Bersetba, Salomo jadi penyembah berhala gara2 ikut istri2 bangsa2 kafir. Samson sendiri jadi buka rahasia nazarnya gara2 delilah, Abraham dipaksa Sarah berhubungan sama Hagar jadi melahirkan Ismael, dan masih banyak lagi....

    Harap pakai pikiran kritis kalau mendengarkan kotbah, bkn bearti nikah pasti jd lebih duniawi. Tp biasanya di dalam Alkitab dan dunia tradisional itu menanggap bahwa wanita itu secara moral lebih rendah dibandingkan pria, alasannya seperti diblg rasul Paulus...

    Dari pengalaman pribadi saya sendiri, dr banyak wanita yg saya temui nga ada yg punya pemikiran moral yg dalam yg dari dasar renungan sendiri. Boro2 bahas doktrin2 atau filsafat atau politik, bahkan Alkitab saja pun tidak habis dibaca. Kl nga gara2 alasan punya keturunan, malas jg cari teman hidup kyk gini

    Jd gini deh smua itu terjadi atas izin Tuhan.

    memang bro, wanita itu penjerumus dan ribet sih,

    jd gmn masih mau cari wanita lg ga? 🤭✌

    Klo msh mau cari wanita jgn ky gt yak😂

  • 19 November

    EDWIN244 tulis:

    Saya dapat offer 9000 SGD sebulan pas 2 tahun lalu sblm pulang indo saat istri sakit.

    Sini gaji saya 25 juta sebulan, ada mgkn org JK yg direktur bumn, manajer unicorn/prshaan asing atau usaha sendiri yg gajinya 50-60 juta atau bahkan ratusan juta sebulan. Makanya saya blg di profil saya kalau anda2 yg berasa bisa dapat cowo seperti itu silakan saja, kl saya nga mau mendapatkan pasangan duniawi yg tanya dulu gaji brp sebulan baru mau hubungan

    Postingan anda ini justru membuktikan klaim saya bahwa kalau nga karena berumah tangga, nga ada motivasi buat berhubungan dengan lawan jenis

    Saya ingin carinya pasangan yg bisa dijadikan teman yg sama dlm hal pemikiran, profesi atau hobi, bkn tukang sodorin tagihan

    Kalau mau dapat pasangan yang bukan lagi duniawi

    Kita harus berubah…kita ngaca diri kita dulu…

    Apa tangungjawab laki2 dan perempuan berumah tangga.

    Maaf ya Ko…Kata2 koko itu mencerminkan lebih dari orang duniawi ( berkata bawah iman tapi kata2nya lumayan itu 😀😀) makanya saya angkat bicara

    Anak saya juga ada di luar negeri kerja

    Dari umur 20th udah di ambil Hithaci ….

    Tapi saya selalu peringatkan dia kepintaran jangan memandang rendah orang lain.

    Karena kita orang beriman jadi contoh buat orang lain

1 – 25 dari 128    Ke halaman:  1  2  3 ... 6  Selanjutnya Kirim tanggapan