Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Selain punya anak, apa tujuan membina hubungan lawan jenis?

ForumPersahabatan dan hubungan

51 – 75 dari 128    Ke halaman:  Sebelumnya  1  2  3  4 ... 6  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • 19 November

    anak mau ngurus ortu itu baik dan sbagai bonus. jadi jangan jadikan anak sbagai investasi masa tua 😬🙏

    tetapi bila mengurus ortu menjadi ibadah pelayanan anak yg emang muncul dari hatinya sendiri, patut disyukuri 👍

    jaman skrg JARANGGGG

    apalagi cowok. waduhhhh

    😁 makanya suka meleleh liat cowo mau ngurus ortu tanpa paksaan.

    ada aku liat di ig org Philippin cowo, ngurus neneknya yg dah tua bgt.

    🥲

    tp realistis aja. ga smua bisa bgitu. pasangan hidup kalau ada yg dia urus, hmm kayaknya boleh2 aja. tp klo bs dia ttp bs fokus ke istrinya dong..

    😬

    anw, klo bro sndiri dah ga mau punya anak lagi kah?

    jd yg diinginin apa nih dari wanita JK yg kelak bs bersanding sama bro.

    EDWIN244 tulis:

    Jadi kesimpulannya sebagian besar menanggap itu sebagai teman masa tua. Kebetulan saya skrg tinggal brg ortu, dan sudah ada anak

    Secara teori bisa sih saya tinggal serumah bareng anak pada waktu tua, mnrt sy ortu ttp bisa berteman dengan anak meski sudah dewasa sekalipun

  • 20 November

    Dalam hidup semuanya merupakan pilihan....tentu dg konsekuensi nya
    Dalam berdiskusi....semuanya juga bebas mengemukakan pendapatnya, tetap jadi diri qt:up:....btw bukan semau2 qt ( cara mengemukakan pendapat qt....)

    Supaya diskusi jalan tapi tetap adem...kan qt berdiskusi, jadi juga harus menghormati pendapat org lain juga.
    Hanya satu pertanyaan...klo semua udah Bro Edwin dapatkan....ngapain ikutan JK?:-D

    EDWIN244 tulis:

    Pak erry, ini gaya berdiskusi org akademik. Kita lontarkan satu pertanyaan sulit, kemudian ada banyak pendapat lalu kita analisa pendapat satu2, kelemahan dan kelebihannya.

    Di sini sy bukan bermaksud menggurui para member JK, kan kondisi hidup org beda2. Org2 di sini bebas kok mau mengadopsi gaya hidup apa jg. Sy hanya buka topik ini untuk brainstorming.

    Pasti tapi ada aja yg merasa tersinggung karena saya lontarkan argumen yg bertentangan dengan pola hidup atau pola pikir org lain, itu mah tidak bisa dihindari dalam diskusi. Memang seperti itu prosesnya. Saya jg bukan buka topik ini karena sakit ati dicuekin gebetan saya dr thread sblmnya itu, ini cuma topik yg sedang sy kepikiran saja

    Soal apakah sy akan dapat pasangan hidup lg dgn kriteria saya, itu sy jg nga tau. Tapi kalaupun tidak, sy siap mau hidup brg anak.

  • 20 November

    Supaya ga kesepian, ada yg nyaut saat dipanggil,  dan jg bisa bs mencurahkan perasaan kita..

  • 20 November

    Ya secara realistis, generasi tua kan emg harus bergantung pada generasi muda. Kalau kita nga bergantung anak kita, kita ke panti jompo yg urus orang muda jg

    Syukur2, jika karir saya terus mulus sampai 65 dan kekumpul pensiun, kita bisa bayar uang makan sendiri, jd anak tinggal sediakan kamar saja

    Kalau soal syarat pasangan saya dan pola pikir, sy sudah tulis di profil. Kl mau tanya lebi jauh, mending main inbox saja

    JUNITA694 tulis:

    anak mau ngurus ortu itu baik dan sbagai bonus. jadi jangan jadikan anak sbagai investasi masa tua 😬🙏

    anw, klo bro sndiri dah ga mau punya anak lagi kah?

    jd yg diinginin apa nih dari wanita JK yg kelak bs bersanding sama bro.

  • 20 November

    Maaf sebelumnya bukan diriku, bermaksud mengurusi hidup orang orang lain & terutama ingin keluar jalur / O.O.T

    Aku agak tergelitik dengan sebuah kondisi benang merah : sejarah hidup mirip tapi tak sama, antara saudara @ ERRY144 & saudara TS @ EDWIN244 yaitu mereka berdua berstatus cerai meninggal

    Dari 2 model sampling ini saja, kita tau pola pikir memiliki perbedaan 180°nya, maka harap memaklumi saudari saudara seiman akan perbedaan itu selalu ada sampai kapanpun, selebihnya jadilah pihak pendamai jika memang memungkinkan antara kedua kubu yang bersebrangan.

    Mohon maaf sekali lagi serta Terima Kasih.

  • 20 November

    VEKA741 tulis:

    Maaf sebelumnya bukan diriku, bermaksud mengurusi hidup orang orang lain & terutama ingin keluar jalur / O.O.T

    Aku agak tergelitik dengan sebuah kondisi benang merah : sejarah hidup mirip tapi tak sama, antara saudara @ ERRY144 & saudara TS @ EDWIN244 yaitu mereka berdua berstatus cerai meninggal

    Dari 2 model sampling ini saja, kita tau pola pikir memiliki perbedaan 180°nya, maka harap memaklumi saudari saudara seiman akan perbedaan itu selalu ada sampai kapanpun, selebihnya jadilah pihak pendamai jika memang memungkinkan antara kedua kubu yang bersebrangan.

    Mohon maaf sekali lagi serta Terima Kasih.

    Loh loh siapa yang ingin berargumen saling membenarkan?

  • 20 November

    Saudara @ ERRY154

    Tidak ada yang saling membenarkan, Aku pribadi maaf kalau menyinggung, karena kebetulan saja nama saudara yang secara sengaja ku jadikan contoh kasusnya bagi model diskusi di topik ini

    Tulisanku diatas bukan bermaksud membela salah satu pihak, cuma jadi pembelajaran bersama sekaligus aku di pihak netral yang mengamati dari sebelah luar.

  • 20 November

    EDWIN244 tulis:

    Ya secara realistis, generasi tua kan emg harus bergantung pada generasi muda. Kalau kita nga bergantung anak kita, kita ke panti jompo yg urus orang muda jg

    Syukur2, jika karir saya terus mulus sampai 65 dan kekumpul pensiun, kita bisa bayar uang makan sendiri, jd anak tinggal sediakan kamar saja

    Kalau soal syarat pasangan saya dan pola pikir, sy sudah tulis di profil. Kl mau tanya lebi jauh, mending main inbox saja

    Ada sinyal tu saudari @Junita694, main inbox aja,😀✌️

  • 21 November

    Nah, berarti bro g perlu nikah lg dong, tu kan udh ada anak krn dari statement2 bro, tujuan pernikahan adlh utk punya anak.

    Wanita emang mahluk ribet bro, kalo mau cari wanita berhati malaikat atau sesempurna Yesus kyaknya bakal sulit dicari, udh bener emang g usah cari wanita lg, biar bro nya g nambah sakit kepala dgn tingkah polahnya dan wanita nya jg g pusing dgn jalan pikiran bro. Win-win solution..

    Just my two cents...

    EDWIN244 tulis:

    Jadi kesimpulannya sebagian besar menanggap itu sebagai teman masa tua. Kebetulan saya skrg tinggal brg ortu, dan sudah ada anak

    Secara teori bisa sih saya tinggal serumah bareng anak pada waktu tua, mnrt sy ortu ttp bisa berteman dengan anak meski sudah dewasa sekalipun

  • 21 November

    VIA309 tulis:

    Cewek kalau nika tipe laki2 begini …bisa kangker hati

    Tugas laki2 itu mencukupi keluarga. Istri membantu kerja ,Karena keuangan engah mencukupi…wanita bonus itu.

    Istri bekerja buat simpanan…(kl Kamu sakit dan struk engah bisa kerja lagi..anak itu perlu biaya hidup dan lain2. Berobat Kamu yang engah berdaya emang mau pakai Daun bayarnya? Apa tinggal minta cerai aja😀😀

    Ko, perkataan Kamu ini bikin wanita takut menika…takut ketemu kayah Kamu 😀😃sue🤦‍♀️

    Kamu bilang wanita di jk engah menarik😀😃… belum tentu mereka juga mau sama kamu.

    Katanya gaji besar …kok keluar biaya rumah tangga aja masih hitungan(pelit nian laki2 )

    Laki2 engah jentel itu …malu diungkapkan hal seperti ini.

    Semua wanita juga takut sama laki2 gini.

    Apa lagi wanita punya usaha ….wahduh pikir 1000x

    Berarti kesimpulan cerita Kamu Selama ini…persoalan nya mau nika cewek yang berkelas untuk meringankan biaya rumah tangga…waduh2 🤦‍♀️

    Maaf ya kalau saya kata2nya agak keras teman2 jk🙏🙏

    anda luar biasa sista, bisa menyuarakan apa yang ada di pikiranku membaca jawaban orang ini 🫣👍👍🙏

  • 21 November

    YOSAFABILI105 tulis:

    Ada sinyal tu saudari @Junita694, main inbox aja,😀✌️

    mana kopi ma cemilan nya bro 😁

    Tambah singkong goreng yah tar

  • 21 November

    Sambil nunggu TS bikin thread selanjutnya yg agak mirip2 seperti ini lagi..

    VIA309 tulis:

    Cewek kalau nika tipe laki2 begini …bisa kangker hati

    Tugas laki2 itu mencukupi keluarga. Istri membantu kerja ,Karena keuangan engah mencukupi…wanita bonus itu.

    Istri bekerja buat simpanan…(kl Kamu sakit dan struk engah bisa kerja lagi..anak itu perlu biaya hidup dan lain2. Berobat Kamu yang engah berdaya emang mau pakai Daun bayarnya? Apa tinggal minta cerai aja😀😀

    Ko, perkataan Kamu ini bikin wanita takut menika…takut ketemu kayah Kamu 😀😃sue🤦‍♀️

    Kamu bilang wanita di jk engah menarik😀😃… belum tentu mereka juga mau sama kamu.

    Katanya gaji besar …kok keluar biaya rumah tangga aja masih hitungan(pelit nian laki2 )

    Laki2 engah jentel itu …malu diungkapkan hal seperti ini.

    Semua wanita juga takut sama laki2 gini.

    Apa lagi wanita punya usaha ….wahduh pikir 1000x

    Berarti kesimpulan cerita Kamu Selama ini…persoalan nya mau nika cewek yang berkelas untuk meringankan biaya rumah tangga…waduh2 🤦‍♀️

    Maaf ya kalau saya kata2nya agak keras teman2 jk🙏🙏

    Bener apa yang dikatakan kakak Via ini tolong apakah merasa tidak si TS nya.

  • 21 November

    Saudari, sy ngomong sprt itu bukan pendapat pribadi ya, itu sepupu sy konseling pranikah di indo, tmn2 grj sy di singapur diajar kaya gitu semua. Sampeyan ga tau aliran gereja mana ya, tp sepupu saya katolik dan grj saya protestan injili di singapur

    Selama suami istri kerja berdua, biaya rumah tangga dibayar dari akun bersama, dimana kedua belah pihak setor sesuai dengan perbandingan gaji.

    Misal total biaya rumah tangga 10 juta (listrik, uang makan, ledeng, transport, internet, popok dan susu anak, pembantu, dsb), dan gaji suami 15 juta sedang istri 10 juta.

    Jadi suami setor (15/25) * 10 juta = 6 juta

    Istri setor (10/25) * 10 juta = 4 juta

    Ortu saya jg begitu dulu, cuma krn papa kerjanya serabutan dalam prakteknya siapa yg lg ada uang setor bayar tagihan.

    Justru saya heran sama anda2 yang anggap kewajiban suami bayar 100 persen, dipikir semua suami model bakrie yg bisa kasih nia ramadhani uang bulanan 50 juta? Saya justru yang makan hati nikah sama cewe modern kaya gini, tuntut emansipasi buat ngejar karir tapi ngarepin tunjangan cowo seolah kyk masih jaman 2 generasi lalu yg sebagian besar cewe cuma IRT dan buka UMKM 😞

    EBTA253 tulis:

    anda luar biasa sista, bisa menyuarakan apa yang ada di pikiranku membaca jawaban orang ini 🫣👍👍🙏

  • 21 November

    Biasakan sebelum membalas pertanyaan /komentar,baca juga profil yg bersangkutan. Krn bisa saja apa yg kita sampaikan pendapat /jawaban dr yg bertanya bisa tdk klik /sejalan. Mmg sah² saja berbeda argument.Tp perlu jg kita membaca profilnya.Disini sy menilai saudara EDWIN244 tipe org yg suka perdebatan (secara positif) krn pertanyaan utamanya sdh dijawab disaat jawaban para member JK menurutnya tdk pas dikomentar lagi yg arahnya mjd tdk pada kepertanyaan yg diawal. Sehingga lari dr  topik pertanyaan trsbt. Disini kita tdk perlu menunjukkan keintelektualan krn member JK disini berbagai macam latar belakang. Klo mau berargumen yg menonjolkan keintelektulan kita mngkin ajangnya tdk di sini. Sharing itu perlu untuk menambah wawasan kita  tp kita perlu jg memahami saudara/i kita disini dr berbagai latar belakang.Lagian klo mau berdiskusi secara akademik sy rasa bukan disini forumnya. Ada beberapa member JK yg sdh menjawab pertanyaan saudara EDWIN244 seperti pak ISMU915, SERGY895 dan yg lainnya. Tp hanya pemahaman anda saja yg dipertahankan makanya jawaban itu dipertanyakan makanya gk kelar².Tanpa anda sadari itu sdh menunjukkan suatu karakter egois dlm saling menyuarakan pendapat kecuali cara anda berkomentar jawaban member JK tdk mutar² mngkin  masih bisa diterima.Krn sy membaca semua komentar dr pertanyaan yg anda ajukan. Sdh jelas jawabannya.

    Mohon maaf klo komentar sy agak menyimpang dr pertanyaan /judul diatas. Krn semua sdh  menjawab sesuai pemahaman masing² & kita hrs saling menghargai perbedaan pendapat bukan diperdebatkan. Ini forum untuk saling berbagi pengalaman terutama hal² rohani dalam hal apapun tergantung pribadi kita masing² mau  menshare apa. Syukur² bisa saling menguatkan lewat doa² kita. Krn ini komunitas rohani kristen  yg tdk hanya mencari PH tp keluarga kristen baru bukan forum debat 😊😍😘😘😘

    @EDWIN244

    Ok, ini pertanyaan filosofi, jadi dengan tersedianya prasarana dunia maya untuk menghubungkan org dengan berbagai latar belakang, apakah motivasi kita untuk membina hubungan dengan lawan jenis bila bukan untuk punya anak?

    - Kalau blg untuk tmn curhat, kita ada sodara, teman sekolah, atau ortu

    - Kalau untuk diskusi pemikiran Kristen, kita ada teman komsel / gereja

    - Kalau untuk diskusi kerjaan, kita ada tmn kantor

    - Kalau untuk melakukan hobi, kita ada temen sesama jenis yg biasanya hobinya lebih nyambung sama kita

    Jadi apa motivasi Anda untuk mencari pasangan kalau tidak untuk berkeluarga?

    Kalau anda jawab, ya cari pasangan krn berkeluarga, bearti bagaimana cara menjaga kedekatan saat anak sudah besar dan kerja dan nikah? Kalau dari awal hanya dkt krn yg satu mau cari nafkah, yg satu ngurus anak, dan tidak ada kesamaan yg lain, apa bisa hubungan dipertahankan sesudah projek anak2 selesai pas tua?

    21 November diubah oleh ADVENTINA822

  • 21 November

    Tipe frincess welcome juga.

    Winter is coming...

    tetangga saya 4 rumah isinya janda semua.

    1. Meninggal stroke

    2. Meninggal angin duduk

    3. Meninggal covid

    4. Stroke setengah badan.

    Silakan diamati di sekitar anda.

    Kalo buat saya, kedua belah pihak adalah survivor.

    Kalo harapannya jadi princess yg hopefully sama lakinya...

    Night is dark and full of terrors

    EBTA253 tulis:

    anda luar biasa sista, bisa menyuarakan apa yang ada di pikiranku membaca jawaban orang ini 🫣👍👍🙏

  • 22 November

    Saya simpulkan sepupu bro Edwin konseling di Gereja Katolik
    Dalam gereja Katolik dimanapun, bukan hanya di Ind...di seluruh dunia
    7an dari perkawinan, yaitu kesejahteraan suami-isteri
    dan kelahiran serta pendidikan anak-anak.
    7an perkawinan ini ditentukan oleh kodratnya sendiri, independen dari kehendak kedua pribadi yang memberikan janji perkawinan.

    Dari 7an perkawinan gereja Katolik....jelas kan bukan hanya persoalan anak, ada 7an lain.
    Klo mengenai biaya RT....tergantung konsensus 2 orang yg melakukan pernikahan, independen...gak ada model terbaik sbg acuan.

    Tidak ada seorang pun yang memasuki suatu perkawinan dengan tujuan untuk menderita.
    Seseorang memasuki suatu perkawinan untuk bahagia, yang mana dalam Kitab Hukum Kanonik disebut bonum coniugum atau kesejahteraan suami-isteri.

    Kesejahteraan suami-isteri adalah salah satu tujuan dari hidup perkawinan, yang dipahami sebagai persekutuan seluruh hidup seorang laki-laki dan seorang perempuan. Namun, tujuan ini hanya bisa terwujud kalau pasangan suami-isteri tersebut sungguh-sungguh saling memberi secara total dalam kesetiaan satu sama lain.

    EDWIN244 tulis:

    Saudari, sy ngomong sprt itu bukan pendapat pribadi ya, itu sepupu sy konseling pranikah di indo, tmn2 grj sy di singapur diajar kaya gitu semua. Sampeyan ga tau aliran gereja mana ya, tp sepupu saya katolik dan grj saya protestan injili di singapur

    Selama suami istri kerja berdua, biaya rumah tangga dibayar dari akun bersama, dimana kedua belah pihak setor sesuai dengan perbandingan gaji.

  • 22 November

    Saya tak mengerti dengan maksud menuliskan 4 janda dekat rumah Sdr dengan proses mereka menjadi janda. Pikiran saya tdk mampu memahaminya. Bolehkah tolong dijelaskan sedikit? Biar orang2 seperti saya bisa memahaminya. Terimakasih 🙏

    WIATMO400 tulis:

    Tipe frincess welcome juga.

    Winter is coming...

    tetangga saya 4 rumah isinya janda semua.

    1. Meninggal stroke

    2. Meninggal angin duduk

    3. Meninggal covid

    4. Stroke setengah badan.

    Silakan diamati di sekitar anda.

    Kalo buat saya, kedua belah pihak adalah survivor.

    Kalo harapannya jadi princess yg hopefully sama lakinya...

    Night is dark and full of terrors

  • 22 November

    Saya nangkap nya mgkn cowo umurnya jadi pendek dan banyak penyakit gara2 harus terus2an ladenin permintaan istri2 yg tidak masuk akal.... Seperti princess

    Makasih insight nya buat bro sergey

    KATHARINA781 tulis:

    Saya tak mengerti dengan maksud menuliskan 4 janda dekat rumah Sdr dengan proses mereka menjadi janda. Pikiran saya tdk mampu memahaminya. Bolehkah tolong dijelaskan sedikit? Biar orang2 seperti saya bisa memahaminya. Terimakasih 🙏

    WIATMO400 tulis:

    Tipe frincess welcome juga.

    Winter is coming...

    tetangga saya 4 rumah isinya janda semua.

    1. Meninggal stroke

    2. Meninggal angin duduk

    3. Meninggal covid

    4. Stroke setengah badan.

    Silakan diamati di sekitar anda.

    Kalo buat saya, kedua belah pihak adalah survivor.

    Kalo harapannya jadi princess yg hopefully sama lakinya...

    Night is dark and full of terrors

  • 22 November

    EDWIN244 tulis:

    Saya nangkap nya mgkn cowo umurnya jadi pendek dan banyak penyakit gara2 harus terus2an ladenin permintaan istri2 yg tidak masuk akal.... Seperti princess

    Makasih insight nya buat bro sergey

    Hidup Kita tidak sempurna…tugas Kita perbaiki diri Dari kesalahan,egois

    Pria dan wanita tidak ada perbedaan kalau egois ya egois.

    Kita yang punya iman dan pernah berumah tangga

    Mungkin lebih tau banyak hal cerita ini.

    Tapi yang belum berumah tangga tentu belum merasakan praktek kehidupan itu.

    Ini cerita egois ber campur perasaan hati dan Harga diri masing2.

    Lebih baik sampai disini aja menyalakan satu sisi dan terjadi saling  menghujat .

    Ini masalah cerita udah melewatin Cerminan seorang beriman.

    Tolong admin untuk lebih bijak ….🙏🙏🙏 bertindak

    Ini lama2 banyak melukakan hati perempuan.

  • 22 November

    VEKA741 tulis:

    Tidak ada yang saling membenarkan, Aku pribadi maaf kalau menyinggung, karena kebetulan saja nama saudara yang secara sengaja ku jadikan contoh kasusnya bagi model diskusi di topik ini

    Tulisanku diatas bukan bermaksud membela salah satu pihak, cuma jadi pembelajaran bersama sekaligus aku di pihak netral yang mengamati dari sebelah luar.

    Biasakan sebelum membalas pertanyaan /komentar,baca juga profil yg bersangkutan. Krn bisa saja apa yg kita sampaikan pendapat /jawaban dr yg bertanya bisa tdk klik /sejalan. Mmg sah² saja berbeda argument.Tp perlu jg kita membaca profilnya.Disini sy menilai saudara EDWIN244 tipe org yg suka perdebatan (secara positif) krn pertanyaan utamanya sdh dijawab disaat jawaban para member JK menurutnya tdk pas dikomentar lagi yg arahnya mjd tdk pada kepertanyaan yg diawal. Sehingga lari dr  topik pertanyaan trsbt. Disini kita tdk perlu menunjukkan keintelektualan krn member JK disini berbagai macam latar belakang. Klo mau berargumen yg menonjolkan keintelektulan kita mngkin ajangnya tdk di sini. Sharing itu perlu untuk menambah wawasan kita  tp kita perlu jg memahami saudara/i kita disini dr berbagai latar belakang.Lagian klo mau berdiskusi secara akademik sy rasa bukan disini forumnya. Ada beberapa member JK yg sdh menjawab pertanyaan saudara EDWIN244 seperti pak ISMU915, SERGY895 dan yg lainnya. Tp hanya pemahaman anda saja yg dipertahankan makanya jawaban itu dipertanyakan makanya gk kelar².Tanpa anda sadari itu sdh menunjukkan suatu karakter egois dlm saling menyuarakan pendapat kecuali cara anda berkomentar jawaban member JK tdk mutar² mngkin  masih bisa diterima.Krn sy membaca semua komentar dr pertanyaan yg anda ajukan. Sdh jelas jawabannya.

    Mohon maaf klo komentar sy agak menyimpang dr pertanyaan /judul diatas. Krn semua sdh  menjawab sesuai pemahaman masing² & kita hrs saling menghargai perbedaan pendapat bukan diperdebatkan. Ini forum untuk saling berbagi pengalaman terutama hal² rohani dalam hal apapun tergantung pribadi kita masing² mau  menshare apa. Syukur² bisa saling menguatkan lewat doa² kita. Krn ini komunitas rohani kristen  yg tdk hanya mencari PH tp keluarga kristen baru bukan forum debat 😊😍😘😘😘

    @EDWIN244

    Ok, ini pertanyaan filosofi, jadi dengan tersedianya prasarana dunia maya untuk menghubungkan org dengan berbagai latar belakang, apakah motivasi kita untuk membina hubungan dengan lawan jenis bila bukan untuk punya anak?

    - Kalau blg untuk tmn curhat, kita ada sodara, teman sekolah, atau ortu

    - Kalau untuk diskusi pemikiran Kristen, kita ada teman komsel / gereja

    - Kalau untuk diskusi kerjaan, kita ada tmn kantor

    - Kalau untuk melakukan hobi, kita ada temen sesama jenis yg biasanya hobinya lebih nyambung sama kita

    Jadi apa motivasi Anda untuk mencari pasangan kalau tidak untuk berkeluarga?

    Kalau anda jawab, ya cari pasangan krn berkeluarga, bearti bagaimana cara menjaga kedekatan saat anak sudah besar dan kerja dan nikah? Kalau dari awal hanya dkt krn yg satu mau cari nafkah, yg satu ngurus anak, dan tidak ada kesamaan yg lain, apa bisa hubungan dipertahankan sesudah projek anak2 selesai pas tua?

    Hidup Kita tidak sempurna…tugas Kita perbaiki diri Dari kesalahan,egois

    Pria dan wanita tidak ada perbedaan kalau egois ya egois.

    Kita yang punya iman dan pernah berumah tangga

    Mungkin lebih tau banyak hal cerita ini.

    Tapi yang belum berumah tangga tentu belum merasakan praktek kehidupan itu.

    Ini cerita egois ber campur perasaan hati dan Harga diri masing2.

    Lebih baik sampai disini aja menyalakan satu sisi dan terjadi saling  menghujat .

    Ini masalah cerita udah melewatin Cerminan seorang beriman.

    Tolong admin untuk lebih bijak ….🙏🙏🙏 bertindak

    Ini lama2 banyak melukakan hati perempuan.

    Itu komentar bagi kaum perempuan-perempuan. Mohon disimak saja. Klo beda pendapat kayak si TS monggo. Klo menurut saya di TS ini tidak mensyukuri apa yang tuhan berikan. Harus ini harus itu, it's oke itu hak nya mereka.🙏🙏🙏🙏

  • 22 November

    Ditempat ini lebih baik Kita teman2 jk

    Tukar pikiran yang baik dan nasehat2 yang baik.

    Banyak  cerai karna kesakitan /troma bisa pulih kembali

    Dan bisa memulai dengan bahagia  

    Kalau cerita sepupuh dan teman lain2 bukan tempatnya di jk beriman.

    Disini tempat teman2 jk bercerita tentang dirinya.

    Yang mau berubah jadi baik.

    Maaf ya trman2 jk kl saya ada salah bicara🙏🙏

  • 22 November

    VIA309 tulis:

    Ditempat ini lebih baik Kita teman2 jk

    Tukar pikiran yang baik dan nasehat2 yang baik.

    Banyak  cerai karna kesakitan /troma bisa pulih kembali

    Dan bisa memulai dengan bahagia  

    Kalau cerita sepupuh dan teman lain2 bukan tempatnya di jk beriman.

    Disini tempat teman2 jk bercerita tentang dirinya.

    Yang mau berubah jadi baik.

    Maaf ya trman2 jk kl saya ada salah bicara🙏🙏

    Maka nya itu kok merasa gimana si TS bikin thread ini habis topik A larinya ke topik C, habis itu ke Topik S, setelah itu  balik lagi ke topik A dan seterusnya, jawabnya gak masuk akal.🙏🙏🙏 Maaf buat TS nya.

  • 22 November

    ERRY154 tulis:[

    Ya betul sekali 👍 sahabat

    Kurang bersyukur Inti nya😀🙏

  • 22 November

    ERRY154 tulis:

    Maka nya itu kok merasa gimana si TS bikin thread ini habis topik A larinya ke topik C, habis itu ke Topik S, setelah itu  balik lagi ke topik A dan seterusnya, jawabnya gak masuk akal.🙏🙏🙏 Maaf buat TS nya.

    Tujuan Kita di jk cari jodoh dan tukar pikiran

    Bagaimana sebaliknya kita bisa jadi lebih baik lagi,

    Dengan memulai baru , dengan penuh iman dan bersyukur

  • 22 November

    VIA309 tulis:

    Hidup Kita tidak sempurna…tugas Kita perbaiki diri Dari kesalahan,egois

    Pria dan wanita tidak ada perbedaan kalau egois ya egois.

    Setuju sista, 😊

51 – 75 dari 128    Ke halaman:  Sebelumnya  1  2  3  4 ... 6  Selanjutnya Kirim tanggapan