Percaya diri
Forum • Persahabatan dan hubungan
-
2 jam yang lalu
Menjadi diriku sendiri itu sudah cukup
Bayangkan dirimu sebagai tukang kebun, dan hatimu sebagai taman. Apa yang akan tumbuh di sana — tanaman asli yang sehat atau tanaman palsu yang layu? Terkadang kita tergoda untuk berpura-pura menjadi orang lain demi mengesankan orang, tetapi Tuhan memanggil kita untuk menjadi nyata. Seperti taman membutuhkan air dan perawatan, hati kita membutuhkan Firman Tuhan dan doa untuk bertumbuh dalam keaslian.
Daud, raja kedua Israel, adalah otentik. Bahkan di masa-masa sulit, ia tetap setia pada dirinya sendiri. Ketika ia bisa membunuh musuhnya, Saul, ia tidak melakukannya karena Saul adalah pilihan Tuhan. Daud mengabaikan saran anak buahnya dan mematuhi Tuhan, apa pun yang dipikirkan orang lain. Meskipun seorang raja, ia melihat dirinya sebagai hamba Tuhan dan tetap rendah hati. Ia juga jujur — ketika ia berdosa besar, ia mengakuinya dan bertobat.
Kejujuran, integritas, kerendahan hati, dan keterbukaan Daud membuatnya otentik. Keaslian itu menjadikannya pemimpin yang kuat dan tokoh Alkitab yang dikenang. Tuhan ingin kita menjadi diri kita sendiri, mengikuti Yesus — satu-satunya yang sempurna. Kita tidak perlu meniru teman atau selebriti yang dikagumi dunia. Tetap dekat dengan Tuhan membantu kita menjadi otentik, dan itu menyenangkan hati-Nya.
Apakah semuanya hidup kehidupan manusia berjalan sempurna ?
Tuhan menciptakan aku, kamu kita semua sebagai makhluk istimewa
Ketika Tuhan menciptakanmu,
Ketika Tuhan menciptakan saya Dia melakukannya dengan cinta dan perhatian. Kamu adalah bagian sempurna dari ciptaan-Nya karena segala yang Dia ciptakan itu baik. Setiap kita adalah satu-satunya, dan hal itu membuat kita berharga. Baik kamu laki-laki atau perempuan, kita diciptakan dengan sempurna, tanpa ada yang salah denganmu baik dari segi keterbatasan, kelemahan,kekurangan,keunikan.
Tuhan memiliki tujuan unik untuk hidupmu. Dia memberimu napas dan kemampuan untuk terhubung dengan dunia, orang lain, dan yang terpenting, dengan Dia.
baik dalam segi hal apapun Apakah kamu pikir pengaruh dunia bisa membuat kita merasa kurang unik?
Apakah kita boleh merasa rendah diri?
apakah kita kurang iman pada diri sendiri
Yosua 1:9 Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab Tuhan, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi.
@belajar
@bertumbuh dalam iman
