Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Sekufu

ForumCampur-campur

1 – 2 dari 2Kirim tanggapan

  • Sekitar satu jam yang lalu

    Beberapa hari yang lalu saya dan beberapa temen membahas tentang hubungan (tentunya percintaan, pernikahan) yang sekufu. Untuk ukuran logis saya, pas banget ttg konsep pernikahan/percintaan sekufu. Misalnya: banyak suami istri yang sama² berprofesi dokter, sesama enterpreneur/pengusaha/pebisnis, manager dengan level supervisor, sesama ASN.

    Tp menurut temen² apakah itu tepat dan sesuai dengan nilai Alkitabiah?

    Bagi yg merasa asing dengan istilah sekufu, berikut hasil penelusuran dr AI overview nya Google.

    Sekufu atau kafa'ah artinya kesepadanan, kesetaraan, atau kecocokan antara suami dan istri. Aspek utama yang dinilai meliputi agama, pendidikan, status sosial, dan kondisi ekonomi.

    Makna dan Tolok Ukur Sekufu:

    Agama: Kesamaan tingkat ketaatan dan akhlak kepada Allah. Aspek ini adalah yang paling penting.

    Pendidikan: Tingkat ilmu dan cara pandang dalam berpikir.

    Ekonomi: Kecukupan harta agar suami mampu memberi nafkah yang layak.

    Sosial: Latar belakang keluarga atau kebiasaan hidup agar mudah beradaptasi.

    Hukum dalam Pernikahan

    Bukan syarat sah: Jika tidak sekufu, pernikahan tetap sah di mata agama.

    Hak pencegah konflik: Dianjurkan agar suami istri selevel untuk mengurangi risiko pertengkaran di kemudian hari

  • 33 menit yang lalu

    Menarik untuk dibahas

    Tolak ukur pernikahan Tolak ukur pernikahan yang matang mencakup kesiapan mental, kemapanan finansial, dan keselarasan visi hidup.

    Baru baca tadi ta kira sekungfu

    Setelah saya tanya mbah g.L3 mengenai Sekufu

    kesepadanan, kesetaraan, atau kecocokan

    Hampir samalah ke tolak ukur pernikahan gitu ya

    Saya rasa untuk pasangan tentu berharap yang selaras; yang seimbang biar bisa ngimbangi dan ga timpang

    SAURIA580 tulis:

    Beberapa hari yang lalu saya dan beberapa temen membahas tentang hubungan (tentunya percintaan, pernikahan) yang sekufu. Untuk ukuran logis saya, pas banget ttg konsep pernikahan/percintaan sekufu. Misalnya: banyak suami istri yang sama² berprofesi dokter, sesama enterpreneur/pengusaha/pebisnis, manager dengan level supervisor, sesama ASN.

    Tp menurut temen² apakah itu tepat dan sesuai dengan nilai Alkitabiah?

    Bagi yg merasa asing dengan istilah sekufu, berikut hasil penelusuran dr AI overview nya Google.

    Sekufu atau kafa'ah artinya kesepadanan, kesetaraan, atau kecocokan antara suami dan istri. Aspek utama yang dinilai meliputi agama, pendidikan, status sosial, dan kondisi ekonomi.

    Makna dan Tolok Ukur Sekufu:

    Agama: Kesamaan tingkat ketaatan dan akhlak kepada Allah. Aspek ini adalah yang paling penting.

    Pendidikan: Tingkat ilmu dan cara pandang dalam berpikir.tentu pasangan berharap yang seimbang  paling tidak di atas nya setingkat biar bisa sama sama belajar untuk memberikan pendidikan pengetahuan ke anak kelak menjadi anak yang berwawasan berpengetahuan. Akan terapi kembali ke orang nya masing masing jika sudah cocok tidak menghalangi perbedaan pendidikan yang mana sekarang ini boleh diimbangi dengan home schooling asal berkecukupan untuk hal tersebut

    Ekonomi: Kecukupan harta agar suami mampu memberi nafkah yang layak. untuk beberapa mungkin apalagi yang kalangan menengah keatas mungkin ya merasa tidak pantas dan layak jika dengan pasangan yang kurang berada maksudnya tidak setara tak selevel dengan nya  karena beberapa orang masih ada yang beranggapan perbedaan kasta yang ga sesuai jadi ya.. Kembali lagi  ke orang nya ada ko beberapa pasangan keluarga keuangan /perekonomian pria minim tapi bisa diimbangi dengan saling kerja sama saling membantu satu sama lain. Sebagian mungkin ada yang merasa ga layak sebagai kepala keluarga dibawah istri penghasilan (bukan dibawah ketiak ya) yang mana kodratnya sebagai lelaki kepala keluarga ga setimpal mungkin ya

    Sosial: Latar belakang keluarga atau kebiasaan hidup agar mudah beradaptasi.kalau ini kembali lagi ke orang nya dan latar belakang keluarga nya  karena beberapa ada yang menjadi jarak dengan alasan tertentu baik keluarga itu sendiri atau kesukuan itu juga ga semua apalagi yang primitif aah sudahlah sulit menjelaskan suatu perubahan untuk kebaikan

    Hukum dalam Pernikahan

    sebenarnya Hukum pernikahan dalam agama Kristen adalah ikatan seumur hidup yang kudus dan tidak boleh diceraikan,  yang tetap satu kesaltuan meliputi monogami, seiman, dan ketetapan  pernikahan

    Bukan syarat sah: Jika tidak sekufu, pernikahan tetap sah di mata agama.

    Hak pencegah konflik: Dianjurkan agar suami istri selevel untuk mengurangi risiko pertengkaran di kemudian hari

    Itulah problema pernikahan udah mau jadi aja ada yang batal karena hal tersebut diatas yang menjadi permasalahan besar

    26 menit yang lalu diubah oleh LISNARINAA355

1 – 2 dari 2Kirim tanggapan