Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

pasangan berbeda agama..

ForumPersahabatan dan hubungan

101 – 125 dari 787    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 4  5  6 ... 32  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • NDUTCENEZ667

    13 Agustus 2015

    berteman saja kalau beda agama

  • MEY166

    13 Agustus 2015

    Sama-sama sist Destia173, salam kenal dari Batam.. Semuanya tergantung dari diri sendiri. Jangan lupa berdoa agar selalu di beri kekuatan (kekuatan untuk bertahan dalam iman kepada Yesus tentunya) Ingat Cinta Kasih Tuhan kita lebih besar dari  Cinta kasih apapun di dunia ini. Termasuk Cinta kasih dari sang pacar. hehehe.. God Bless  Destia173

    DESTIA173 tulis:

    @ Mey166 : wah sis mey sharingnya luar biasa sekali apa yang terjadi di hidupmu...semoga saja sharingmu ini bisa menjadi renungan untukku sis karena saat ini aku sedang menjalani hubungan seperti pengalaman yang kamu ceritakan sis,..terimakasih ya atas ceritanya semoga bisa menguatkan aku .salam kenal aku desti dari Jogja ^^

  • LIS900

    13 Agustus 2015

    Firman Tuhan tidak pernah pulang dgn sia-sia,yakini saja suatu saat kabar keselamatan yg ia dengar akan menyelamatkan dia dan keluarganya.

    Setidaknya selalu ada hal baik yg didatangkan dari sebuah kejadian sperti mbak. :) slm kasih

  • GOLYATSB430

    13 Agustus 2015

    Buat yg lg pd galau krn kegagalan hubungan..

    " Hal yg menyedihkan dlm hidup adalh krtika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu dan mendapati pada akirnya tidak demikian adanya dan kamu harus melepaskanya.. Tuhan menginginkan kita bertemu dengan beberapa orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yg tepat"

    Berhikmat didalam Tuhan dn melakukan kehendakNya adlh cara untuk menemukan orang yg tepat tersebut.

    Salam

  • TASYA434

    14 Agustus 2015

    Terima kasih buat semua... aku dikuatkan dengan koment2 diatas.

  • WINNIE059

    14 Agustus 2015

    DESTIA173 tulis:

    @ Mey166 : wah sis mey sharingnya luar biasa sekali apa yang terjadi di hidupmu...semoga saja sharingmu ini bisa menjadi renungan untukku sis karena saat ini aku sedang menjalani hubungan seperti pengalaman yang kamu ceritakan sis,..terimakasih ya atas ceritanya semoga bisa menguatkan aku .salam kenal aku desti dari Jogja ^^

    Hai Mba Desti, salam kenal, saya  winnie dari jakarta. saya pun mengalami hal yg sama dengan mba Desti, saya 2 tahun dengan dia, dalam tangis dan senang dia menemani aku, bahkan kalau dibilang aku melihat kebaikan Tuhan dalam dirinya, aku menghindari pembicaraan perbedaan kenyakinan kami karena tidak ingin kehilangan yang aku pikir sebagai terbaik, jujur mba aku bahkan mantan aku seimanpun tidak ada yg sebaik dia malah menyakiti/selingkuh. aku masih teguh dengan Tuhan Yesus karna bagaimanapun kebaikanNya tidak sebanding dengan kebaikan dia, sama dengan para mantan ku yg seiman yg aku anggap hanya seiman KTP daripada menjadikan mereka batu sandungan aku hanya belum mendapatkan yg terbaik alih alih aku pikir malah menyakiti Yesus. dia tidak pernah memaksa aku untuk mengikut iagamanya intinya ia meminta aku memilih hidupku dan tak mau aku ikutnya terpaksa, sekalipun aku memilih Kristus ia tetap menghargai keputusanku, tidak ada kemarahan dan kebencian. kita masih komunikasi walau bukan sebagai kekasih lagi. aku tetap memilih Kristus karena aku pikir ibarat seorang istri yg telah menerima segala kebaikan suami lalu selingkuh karena kenikmatan duniawi namun suami ini memaafkan karena cintanya tak terbatas, itulah Kristus memaafkan  aku yang telah selingkuh dengan keegoanku.aku balik  kepadaNya mba, sekalipun mungkin aku tak mendapatkan pasangan hidup di dunia ini. God bless us.

  • KEY382

    14 Agustus 2015

    Yup ..
    same with me sis mey
    ada harga yang harus dibayar untuk mengikuti Kristus..tapi terlebih mulia mahkota yang Tuhan sediakan.. God bless :)

    MEY166 tulis:

    Dear All...

    Sekedar sharing Plus Curhat boleh yah... :-D

    Hampir 6 tahun aku pacaran beda agama, pasanganku Muslim. Dari awal pacaran, aku yang tadinya jarang2 ke gereja (setahun paling cuma beberapa kali) jadi rajin ke gereja (tiap minggu ga pernah absen) karena takut nanti imanku jadi lemah dan akhirnya pindah agama.

    Merasa sudah sangat klop bersama sang mantan, dia baik (termasuk sama keluarga aku), pengertian, sopan, setia (sejauh yang aku tau) humoris, dan sudah mapan. Jadilah dia yang menjadi topik utama dalam setiap doa2 ku sama Tuhan.

    "Tuhan.. ketuklah pintu hatinya, jadikan lah dia menjadi umat yang percaya kepadaMU.."

    "Tuhan.. Tiada yang mustahil bagiMU... pilih lah dia sebagai pengikutMU yang percaya kepada Yesus.."

    "Tuhan.. Aku ingin suatu saat dia bisa duduk di sampingku bersama2 memuji dan memuliakan namaMU di dalam nama Yesus.." Kumohon... Please Tuhan.. I beg on You...

    Begitu doaku seterusnya sampai bertahun-tahun.. Keluargaku sempat kwatir dan takut kalau nanti aku menikah sama sang mantan dan akan ikut agamanya dia, dan sering bermaksud mengenalkan  (lebih tepatnya menjodohkan) aku sama laki-laki Kristen. Dan aku selalu menutup hatiku untuk pria manapun, karena aku selalu mengutamakan kesetiaan dalam setiap hubungan. Aku meyakinkan keluarga, untuk tidak usah kwatir, aku akan tetap setia sama Tuhan Yesus. Tahun ke tahun berlalu, aku tidak memperdulikan usiaku yang semakin bertambah. Bahkan aku pernah memintanya untuk menikah beda agama, biarlah agama menjadi urusan kita masing2 sama Tuhan (Tuhan masing2) dan dia tidak setuju dengan alasan agamanya tidak memperbolehkan nikah beda agama (Kristen juga melarang kaliiii)

    Banyak hal kita lalui, sering berantem karena debat soal agama, dan aku lebih sering mengalah dan tidak mau berdebat (Krna aku juga ga jago2 amat soal Alkitab) Satu hal yang sering aku bilang ke sang mantan klo udh capek dan ga mau berdebat : "aku memang bkn ahli agama, tapi satu hal yang aku yakini bahwa Yesus adalah jalan kebenaran dan Hidup dan ga ada yang bisa Selamat sampai ke kehidupan kekal alias surga kalau bukan melalui Dia Yesus" Klo sudah begitu kami berdua biasanya berhenti berdebat.

    Suatu minggu di gereja (aku kebaktian di HKBP) aku merenung dan agak ngambek sama Tuhan. Kenapa sih Tuhan aku kan cuma  minta dia supaya Tuhan jadikan jadi umat yang percaya kepada Yesus aja susah??  Padahal kan ga ada yang mustahil bagi Tuhan??? Sampai tiba2 si Bapak petugas pembaca Agenda meminta jemaat  menyanyikan lagu Kidung Jemaat no 460 :

    'Jika jiwaku berdoa kepadaMu, Tuhanku, ajar aku t’rima
    saja pemberian tanganMu dan mengaku, s’perti Yesus
    di depan sengsaraNya: Jangan kehendakku, Bapa,
    kehendakMu jadilah"

    Tekkkkkk!!!! aku kaget, malu, tengsin sama diri sendiri dan malu sama Tuhan. Ternyata selama bertahun-tahun aku lupa menyertakan kalimat terakhir di lagu ini dalam setiap doaku. Jangan kehendakku Bapa,
    kehendakMu jadilah"

    Tahun lalu, kita kembali bicara serius soal hubungan kita, yang ga mungkin sampai bangkotan pacaran terus, dan kami akhirnya sama2 memutuskan untuk mengakhiri hubungan pacaran, kami pun bicara baik-baik. dan saling meminta maaf .

    Satu hal yang aku tahu, Everything happen for a reason! ga ada yang sia-sia bahkan saat aku pacaran sama sang mantan, mungkin itu cara Tuhan agar imanku semakin bertambah (setidaknya sampai sekarang aku jadi rajin ke gereja) tapi please don't try this at home!!! Alias jangan di tiru, karena akhirnya akan buang waktu, ga sadar umur.

    Maaf yah bro n sist semua curhatnya kepanjangan..

    Intinya : Klo emang tau dari awal udah beda, Langsung aja say NO!! Karena kalo di jalanin juga solusinya cuma 1!! Mau ganti pacar atau ganti Tuhan??? Sakit lohhh... dan Jangan menutup hati buat orang lain yang seiman, karena tanpa kita sadari, mungkin saja itu jawaban dari Tuhan atas doa-doa kita. Karena bukan kehendak kita, tapi kehendakNYA lah yang jadi.

    Kalaupun sudah terlanjur di jalanin, jangan lupa selalu berdoa di dalam nama Yesus.. Jangan mencari-cari kebenaran akan agama orang lain ataupun agama kita sendiri, ataupun membandingkannya.

    Thank you semuanya... Gbus :-)

  • AMY208

    11 Januari 2016

    Dalam hal ini sy memilih pasangan yg Kristen.

    Meski agama tidak menyelamatkan. Tapi.Kekristenan bukan sekedar agama yg mengajarkan mana yg baik dan jahat. Dan kaidah2 hidup. Kristen mengajarkan tentang kebenaran yg terdapat dalam Kristus. KRISTUS adalah Jalan kebenaran dan hidup. Tidak ada yg dapat bertemu Bapa kalau tidak melalui Kristus.

    Jika pasangan q Kristen. Minimal dia tahu Kristus juru selamatanya.. amin. Keselamatan itu adalah kasih karunia Tuhan. Semua org yg PERCAYA diselamtkan. jd sy tdk akan gambling dalam memilih pasangan hdp. Salam kasih. Gbu

  • AMY208

    11 Januari 2016

    MEY166 tulis:

    Dear All...

    Sekedar sharing Plus Curhat boleh yah... :-D

    Hampir 6 tahun aku pacaran beda agama, pasanganku Muslim. Dari awal pacaran, aku yang tadinya jarang2 ke gereja (setahun paling cuma beberapa kali) jadi rajin ke gereja (tiap minggu ga pernah absen) karena takut nanti imanku jadi lemah dan akhirnya pindah agama.

    Merasa sudah sangat klop bersama sang mantan, dia baik (termasuk sama keluarga aku), pengertian, sopan, setia (sejauh yang aku tau) humoris, dan sudah mapan. Jadilah dia yang menjadi topik utama dalam setiap doa2 ku sama Tuhan.

    "Tuhan.. ketuklah pintu hatinya, jadikan lah dia menjadi umat yang percaya kepadaMU.."

    "Tuhan.. Tiada yang mustahil bagiMU... pilih lah dia sebagai pengikutMU yang percaya kepada Yesus.."

    "Tuhan.. Aku ingin suatu saat dia bisa duduk di sampingku bersama2 memuji dan memuliakan namaMU di dalam nama Yesus.." Kumohon... Please Tuhan.. I beg on You...

    Begitu doaku seterusnya sampai bertahun-tahun.. Keluargaku sempat kwatir dan takut kalau nanti aku menikah sama sang mantan dan akan ikut agamanya dia, dan sering bermaksud mengenalkan  (lebih tepatnya menjodohkan) aku sama laki-laki Kristen. Dan aku selalu menutup hatiku untuk pria manapun, karena aku selalu mengutamakan kesetiaan dalam setiap hubungan. Aku meyakinkan keluarga, untuk tidak usah kwatir, aku akan tetap setia sama Tuhan Yesus. Tahun ke tahun berlalu, aku tidak memperdulikan usiaku yang semakin bertambah. Bahkan aku pernah memintanya untuk menikah beda agama, biarlah agama menjadi urusan kita masing2 sama Tuhan (Tuhan masing2) dan dia tidak setuju dengan alasan agamanya tidak memperbolehkan nikah beda agama (Kristen juga melarang kaliiii)

    Banyak hal kita lalui, sering berantem karena debat soal agama, dan aku lebih sering mengalah dan tidak mau berdebat (Krna aku juga ga jago2 amat soal Alkitab) Satu hal yang sering aku bilang ke sang mantan klo udh capek dan ga mau berdebat : "aku memang bkn ahli agama, tapi satu hal yang aku yakini bahwa Yesus adalah jalan kebenaran dan Hidup dan ga ada yang bisa Selamat sampai ke kehidupan kekal alias surga kalau bukan melalui Dia Yesus" Klo sudah begitu kami berdua biasanya berhenti berdebat.

    Suatu minggu di gereja (aku kebaktian di HKBP) aku merenung dan agak ngambek sama Tuhan. Kenapa sih Tuhan aku kan cuma  minta dia supaya Tuhan jadikan jadi umat yang percaya kepada Yesus aja susah??  Padahal kan ga ada yang mustahil bagi Tuhan??? Sampai tiba2 si Bapak petugas pembaca Agenda meminta jemaat  menyanyikan lagu Kidung Jemaat no 460 :

    'Jika jiwaku berdoa kepadaMu, Tuhanku, ajar aku t’rima

    saja pemberian tanganMu dan mengaku, s’perti Yesus

    di depan sengsaraNya: Jangan kehendakku, Bapa,

    kehendakMu jadilah"

    Tekkkkkk!!!! aku kaget, malu, tengsin sama diri sendiri dan malu sama Tuhan. Ternyata selama bertahun-tahun aku lupa menyertakan kalimat terakhir di lagu ini dalam setiap doaku. [color=#ff0000]Jangan kehendakku[/color] Bapa,

    kehendakMu jadilah"

    Tahun lalu, kita kembali bicara serius soal hubungan kita, yang ga mungkin sampai bangkotan pacaran terus, dan kami akhirnya sama2 memutuskan untuk mengakhiri hubungan pacaran, kami pun bicara baik-baik. dan saling meminta maaf .

    Satu hal yang aku tahu, Everything happen for a reason! ga ada yang sia-sia bahkan saat aku pacaran sama sang mantan, mungkin itu cara Tuhan agar imanku semakin bertambah (setidaknya sampai sekarang aku jadi rajin ke gereja) tapi please don't try this at home!!! Alias jangan di tiru, karena akhirnya akan buang waktu, ga sadar umur.

    Maaf yah bro n sist semua curhatnya kepanjangan..

    Intinya : Klo emang tau dari awal udah beda, Langsung aja say NO!! Karena kalo di jalanin juga solusinya cuma 1!! Mau ganti pacar atau ganti Tuhan??? Sakit lohhh... dan Jangan menutup hati buat orang lain yang seiman, karena tanpa kita sadari, mungkin saja itu jawaban dari Tuhan atas doa-doa kita. Karena bukan kehendak kita, tapi kehendakNYA lah yang jadi.

    Kalaupun sudah terlanjur di jalanin, jangan lupa selalu berdoa di dalam nama Yesus.. Jangan mencari-cari kebenaran akan agama orang lain ataupun agama kita sendiri, ataupun membandingkannya.

    Thank you semuanya... Gbus :-)

    Sy diberkati dengan kesaksian nya sis Mey166 .. kdg kt lupa berdoa KehendakMu yg jadi bukan kehendak ku.

    Terima kasih. Tuhan pasti beri yg terbaik sis mey indah pada wqktu nya. Amin. Gbu

    11 Januari 2016 diubah oleh AMY208

  • KEKE984

    12 Januari 2016

    MEY166 tulis:

    Dear All...

    Sekedar sharing Plus Curhat boleh yah... :-D

    Hampir 6 tahun aku pacaran beda agama, pasanganku Muslim. Dari awal pacaran, aku yang tadinya jarang2 ke gereja (setahun paling cuma beberapa kali) jadi rajin ke gereja (tiap minggu ga pernah absen) karena takut nanti imanku jadi lemah dan akhirnya pindah agama.

    Merasa sudah sangat klop bersama sang mantan, dia baik (termasuk sama keluarga aku), pengertian, sopan, setia (sejauh yang aku tau) humoris, dan sudah mapan. Jadilah dia yang menjadi topik utama dalam setiap doa2 ku sama Tuhan.

    "Tuhan.. ketuklah pintu hatinya, jadikan lah dia menjadi umat yang percaya kepadaMU.."

    "Tuhan.. Tiada yang mustahil bagiMU... pilih lah dia sebagai pengikutMU yang percaya kepada Yesus.."

    "Tuhan.. Aku ingin suatu saat dia bisa duduk di sampingku bersama2 memuji dan memuliakan namaMU di dalam nama Yesus.." Kumohon... Please Tuhan.. I beg on You...

    Begitu doaku seterusnya sampai bertahun-tahun.. Keluargaku sempat kwatir dan takut kalau nanti aku menikah sama sang mantan dan akan ikut agamanya dia, dan sering bermaksud mengenalkan  (lebih tepatnya menjodohkan) aku sama laki-laki Kristen. Dan aku selalu menutup hatiku untuk pria manapun, karena aku selalu mengutamakan kesetiaan dalam setiap hubungan. Aku meyakinkan keluarga, untuk tidak usah kwatir, aku akan tetap setia sama Tuhan Yesus. Tahun ke tahun berlalu, aku tidak memperdulikan usiaku yang semakin bertambah. Bahkan aku pernah memintanya untuk menikah beda agama, biarlah agama menjadi urusan kita masing2 sama Tuhan (Tuhan masing2) dan dia tidak setuju dengan alasan agamanya tidak memperbolehkan nikah beda agama (Kristen juga melarang kaliiii)

    Banyak hal kita lalui, sering berantem karena debat soal agama, dan aku lebih sering mengalah dan tidak mau berdebat (Krna aku juga ga jago2 amat soal Alkitab) Satu hal yang sering aku bilang ke sang mantan klo udh capek dan ga mau berdebat : "aku memang bkn ahli agama, tapi satu hal yang aku yakini bahwa Yesus adalah jalan kebenaran dan Hidup dan ga ada yang bisa Selamat sampai ke kehidupan kekal alias surga kalau bukan melalui Dia Yesus" Klo sudah begitu kami berdua biasanya berhenti berdebat.

    Suatu minggu di gereja (aku kebaktian di HKBP) aku merenung dan agak ngambek sama Tuhan. Kenapa sih Tuhan aku kan cuma  minta dia supaya Tuhan jadikan jadi umat yang percaya kepada Yesus aja susah??  Padahal kan ga ada yang mustahil bagi Tuhan??? Sampai tiba2 si Bapak petugas pembaca Agenda meminta jemaat  menyanyikan lagu Kidung Jemaat no 460 :

    'Jika jiwaku berdoa kepadaMu, Tuhanku, ajar aku t’rima

    saja pemberian tanganMu dan mengaku, s’perti Yesus

    di depan sengsaraNya: Jangan kehendakku, Bapa,

    kehendakMu jadilah"

    Tekkkkkk!!!! aku kaget, malu, tengsin sama diri sendiri dan malu sama Tuhan. Ternyata selama bertahun-tahun aku lupa menyertakan kalimat terakhir di lagu ini dalam setiap doaku. [color=#ff0000]Jangan kehendakku[/color] Bapa,

    kehendakMu jadilah"

    Tahun lalu, kita kembali bicara serius soal hubungan kita, yang ga mungkin sampai bangkotan pacaran terus, dan kami akhirnya sama2 memutuskan untuk mengakhiri hubungan pacaran, kami pun bicara baik-baik. dan saling meminta maaf .

    Satu hal yang aku tahu, Everything happen for a reason! ga ada yang sia-sia bahkan saat aku pacaran sama sang mantan, mungkin itu cara Tuhan agar imanku semakin bertambah (setidaknya sampai sekarang aku jadi rajin ke gereja) tapi please don't try this at home!!! Alias jangan di tiru, karena akhirnya akan buang waktu, ga sadar umur.

    Maaf yah bro n sist semua curhatnya kepanjangan..

    Intinya : Klo emang tau dari awal udah beda, Langsung aja say NO!! Karena kalo di jalanin juga solusinya cuma 1!! Mau ganti pacar atau ganti Tuhan??? Sakit lohhh... dan Jangan menutup hati buat orang lain yang seiman, karena tanpa kita sadari, mungkin saja itu jawaban dari Tuhan atas doa-doa kita. Karena bukan kehendak kita, tapi kehendakNYA lah yang jadi.

    Kalaupun sudah terlanjur di jalanin, jangan lupa selalu berdoa di dalam nama Yesus.. Jangan mencari-cari kebenaran akan agama orang lain ataupun agama kita sendiri, ataupun membandingkannya.

    Thank you semuanya... Gbus :-)

    Saya pernah mengalaminya, 4 tahun, dia wanita muslim, ortu nya ijinkan dia ke kristen, dia nya juga mau nikah secara kristen, rasanya luar biasa bahagia,, namun suatu malam saya merenung, dia ikut kristen hanya mencintaiku, namun dia apakah akan mencintai Yesus ku,,?? Dulu doa saya minta diubah hatinya agar mau masuk kristen, namun sekarang saya berdoa apa kah dia kehendak Mu utk jadi istriku Tuhan, say minta tanda2 Mu kalo dia emang jodohku ataupun bukan jdoh ku, pokok ny saya minta tanda dri Tuhan, seiring berjala nya wktu dia bercerita kalo dia mau nikah kristen, namun utk setiap hri nya dia akan kmbali ke kepercayaan lama nya,, finally dengan hati yg remuk kita sepakat pisahan,, sehancur2 nya hati seiring berjalan nya waktu pasti sembuh juga, well hubungan bda iman hnya mnghabiskn waktu dan menguras hati

  • LIZEGUD713

    12 Januari 2016

    Bener bgt, se-7  

    TJAHJADIA118 tulis:

    Hal yang perlu diperhatikan bila ada yang punya pacar muslim :

    Di dalam ajaran islam tidak memperbolehkan (melarang) seorang muslim menikah dengan pasangan yang berbeda agama karena hukumnya haram & yang melakukan nikah beda agama dianggap melakukan perzinahan. Umat muslim akan berusaha untuk memisahkan / menceraikan pasangan yg menikah beda agama tadi. Kecuali jika pasangan yang berbeda agama itu mau masuk islam maka pernikahan mereka menjadi aman.

    Jadi bila pacar anda ada yang bilang "pindah saja ke muslim dulu ntar sudah nikah balik lagi ke kristen" itu hanyalah siasat untuk mengislamkan anda dengan harapan bila sudah terlanjur menikah & terikat dengan pasangan tidak akan bisa lepas lagi.

  • SHABDY842

    12 Januari 2016

    Nampaknya topik hubungan beda agama sangat menarik ya hingga dibahas berkali-kali dalam forum yang berbeda. Tidak dipungkiri sih karena kita hidup di negara yang minoritas secara agama diihat dari demografinya, terutama buat kita yang berada di bagian barat Indonesia.

    Pernikahan beda agama dalam Islam sebagaimana yang pernah saya sampaikan, boleh atau tidaknya sangat bergantung pada mazhab yang diyakini. Dalam Qur'an memang termaktub Lakum dinukum walliadin. Ayat ini diterjemahkan oleh umat islam secara berbeda oleh para pendiri mazhab. Bahkan untuk hal ini jika saya baca sejarahnya, lahirnya UU 1/74 ttg Perkawinan menimbulkan debat yang seru antara pro dan kontra pernikahan beda agama yang masih berlanjut sampai hari ini dengan dibawanya kasus ini oleh sekelompok mahasiswa Hukum UI ke Mahkamah Konstitusi dan diputuskan permohonan ditolak.

    Jika saya membaca kembali sejarah pembentukan UU 1/74 tersebut, pro dan kontra juga ada di kalangan pemimpin Kristiani yaitu di sesama Pendeta/Pastur dalam menyikapinya. Ada yang Pro dengan pernikahan beda agama dengan beragam ayat yang digunakan sebagai dasaran dan juga ada yang kontra dengan dasar ayat-ayatnya. Jadi janganlah heran jika suatu saat nanti kitapun akan melihat adanya perbedaan dari pemuka kita yang berbeda dalam menyikapi ini. perbedaaan inipun terjadi dalam islam. Namun demikian sebagaian besar pemukanya di Indonesia meyakini bahwa yang dilarang dalam sebuah hubungan adalah jika laki-lakinya yang kafir sedang wanitanya muslimah dan jika sebaliknya dalam mazhab tersebut dinyatakan diperbolehkan.

    Saya perlu menyampaikan hal ini agar kita tidak keliru dalam memhami keyakinan. Semoga bermanfaat buat semuanya.

  • AAMELITHA053

    14 Januari 2016

    mungkin dari sini bisa jadi referensi..

    www.bagas.org/2016/01/pacaran-beda-agama.html?m=1

  • CHRISTIAN983

    14 Januari 2016

    Terkadang sy hny berfikir,bg sy lbh mudah beda agama dibanding satu agama beda warna kulit..(bc: 'beda derajat'

  • ANDRIANI847

    14 Januari 2016

    Sama dengan yang ku alami saat ini, semoga ak tetap dikuatkan oleh Tuhan. Amin

  • MARIA106

    14 Januari 2016

    Sy jg pnya pengalaman psgn beda agama (budha). Alasan sy trm dia sbg calon suami krn sy sgt2 jls dgr p'setujuan dari JC & mmg bnr stlh 1,5 thn kmi b'hub, alm dipakai JC scra luar biasa utk m'menangkan byk jiwa & utk skrg sy sdh tdk diizinkan JC lg tuk nikah dgn beda agama. Jgnkan beda agama, yg 1 agama sj hrs pnya syarat yakni hrs mampu m'ajari sy tuk mjd seorang istri yg hdp dlm otoritas JC dgn cara meneladani suami yg hdpnya dlm otoritas JC seumur hidup. Sy ga mau menurunkan standart yg sdh JC ksh ke sy hnya demi utk menikah. Sy yakin jk mmg sy diizinkan tuk nikah, Dia pasti ksh suami yg sepadan & yg bs m'bawa sy lbh lg tuk menikmati karunia2 yg lebih lg b'sama2 dgn suami s'umur hdp. Amin

    14 Januari 2016 diubah oleh MARIA106

  • JONY310

    15 Januari 2016

    Cinta itu universal, tdk mengenal suku, ras, agama. Yg membuat peraturan tdk boleh menikah beda agama itu manusia, karena agama sendiri ciptaan manusia. Tuhan tdk pernah melarang menikah beda agama, yg dianjurkan oleh kitab suci itu jgn berpasangan (jg berteman) dgn yg tidak seimbang, gelap dan terang. Ini artinya, sesama kristen pun jika yg satu terang yg satu lagi gelap, tetap tdk sepadan, tdk seimbang.

    Baiknya mmg satu iman, lebih baik lagi satu aliran. Bethel A dgn Bethel B aja udh beda bgt, apalagi beda agama. Namun jk mmg Tuhan izinkan nikah beda agama, why not ? Seperti sis Maria106 share.  Pasti ada rencana Tuhan izinkan itu. Masalahnya, apakah kt tahu dan yakin Tuhan mengizinkan?

    Jk tdk yakin atas izin Tuhan, ini yg repot. Resiko ditanggung sendiri. Namun tdk semua pernikahan beda agama berujung penderitaan loh, byk jg kok yg happy. Yesus blg, mereka yg tdk melawan kamu berarti ada dipihak kamu. Selama pemahaman agamanya tdk menentang keTuhanan Yesus, tentu masih bisa dipertimbangkan. Aliran kepercayaan biasanya cukup netral.

    Ada yg lebih penting dr urusan menikah. Urusan menikah adalah bagian kecil, minor dari kehidupan kt didunia ini, bkn hal yg major. Keselamatan kt jauh lebih penting utk diperjuangkan.

  • SHABDY842

    15 Januari 2016

    Saya tertarik dengan tulisan rekan JONY310. Hal yang saya garis bawahi dari penggalan tulisan ini adalah "Tuhan tdk pernah melarang menikah beda agama". Mohon pencerahannya atas hal ini buat saya dan mungkin juga rekan-rekan yang ada, anda mengutipnya dari ayat mana di Islam, Kristen (protestan dan Katolik), hindu, Budha dan Konghucu (agama yang diakui resmi di Indonesia).  Hal ini penting agar terjadi pencerahan bagi minimal saya karena saya tidak terlalu paham banyak agama... Mungkin aspek teologis dari berbagai agama ini (fenomenologi agama) belum diktehaui oleh pemuka-pemuka agama minimal oleh kami yang ada di JK sehingga teman-teman disini tidak terlanjur salah persepsi. Saya harap tidak ada fitnah lagi tentang menikah beda agama dengan rekan JONI310 menyebutkan ayat atau mazhab yang melandasinya :-)

    Semoga landasan ini bisa menjadi hikmat buat kita semua.

    JONY310 tulis:

    Tuhan tdk pernah melarang menikah beda agama,......

    15 Januari 2016 diubah oleh SHABDY842

  • 15 Januari 2016

    didalam 1 Korintus 6 : 14 yang berbunyi:

    Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?

    Jadi jelas Tuhan tidak menginginkan ada nya pernikahan beda agama,.. klo saya pribadi saya tidak pernah terlintas untuk menikah dengan org yang beda agama, sedangkan yang satu agama aja belum tentu akur , gimana klo dengan yang beda agama yg jelas2 ajarannya berbeda dengan ajaran kristen,.. Gbu

  • CLAUDY469

    15 Januari 2016

    Saya juga tidak tahu ada ayat yang menyebutkan bahwa TUhan tidak melarang pernikahan berbeda agama. Setahu saya, di perjanjian lama, Allah sendiri melarang perkawinan campur. Perkawinan campur disini adalah antara orang-orang yang mengenal Allah Israel dan yang tidak. Kita bisa lihat apa yang terjadi pada raja salomo ketika ia menikah dengan wanita dari bangsa2 yang TIDAK mengenal Allah. Salomo itu Raja yang penuh hikmat dari Allah, karena pernikahan campur malah membuat dia melakukan kesalahn yg amat fatal. Yaitu menghianati Allah yang ia sembah. Cinta itu universal. Bukankah itu cara pandang sekuler? Kita sebagai pengikut Kristus, bukankah kita harus mengartikan cinta sesuai dengan bagaimana Kristus mengartikan cinta itu sendiri. Pacaran itu adalah masa2 yg mematangkan sifat dan iman kita sebelum melangkah ke dalam pernikahan. Pacaran dan pernikahan apa yg Kristus inginkan? Itulah yg harusnya kita pertanyakan. Bukan pacaran dan pernikahan apa yg kita inginkan. Bukankah harusnya lewat pasangan kita, kita lebih mengenal Kristus? Bukankah seharusnya lewat masa pacaran kita, kita lebih bertumbuh dalam Kristus? Bukankah dalam pernikahan kita harusnya mencerminkan Kristus? Jika pasangan kita malah membuat kita melupakan atau jauh dari Kristus, apakah hubungan itu pantas untuk dipertahankan?

  • MENI654

    15 Januari 2016

    Saya pernah salah langkah menikah diam2 dan ikut agama suami,rasanya tersiksa,sampai saya memutuskan pulang ke rumah orang tua sendiri.dan menceraikan suami,sekarang baru bisa beribadah,apakah yg saya lakukan salah.minta sarannya.gbu

  • NANDEZ561

    15 Januari 2016

    Pasangan apa nih sis ?
    Pasangan nari kah? pasangan ballet kah? Klu itu tdk masalah..
    Klu pasangan suami istri sya katakan tdk utk itu..

    YENI184 tulis:

    Hai..teman2..aku mau sharring donk, bagaimana tangapan teman2 jika memiliki pasangan yg tidak seiman...mksh...

  • DESHELA311

    15 Januari 2016

    Nulis koment pd panjang bgt kyk nulis novel..just simple..yg seiman dan cocok itu butuh pengorbanan..gk semudah mbalik tlapak tangan

  • OKTO463

    16 Januari 2016

    sebaiknya kita tidak boleh egistis dalam hidup ini. sebenarnya orang-orang yang percaya kepada Tuhan itu ada salah satu tugas yang diberikan oleh Tuhan Yesus  Matius 28 :16 - 20. boleh-boleh saja kita menikah denagn orang yang tidak seiman dengan kita, asalkan harus menguasai Firman Allah maka kita dapat  memenangkan orang yang tidak seiman dengan kita.

  • JONY310

    17 Januari 2016

    @bro shabdy: iya bro, tdk ada ayat yg menyetujui, jg tdk ada ayat yg melarang. Semua itu lebih ke makna yg tersirat. Dihadapan Tuhan secara umum mausia itu hya ada 2, baik dan jahat. Jd Tuhan tdk membedakan agama seseorg (agama itu hasil ciptaan manusia). Sesama kristen saja, bs ada kelompok gelap dan kelompok terang loh...

    Sy lebih setuju  menikah satu iman bhkan satu aliran, itu jelas prinsip saya heheee... Tetapi... kt tdk bs menghakimi org yg menikah beda agama, belum tentu itu salah krna Tuhan sendiri tdk pernah melarang (tdk ada ayatnya). Jd kembali ke hati nurani kt masing2. Ok bro, salam kenal ya hehee...

101 – 125 dari 787    Ke halaman:  Sebelumnya  1 ... 4  5  6 ... 32  Selanjutnya Kirim tanggapan