Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

UJIAN dan PENCOBAAN

ForumPersahabatan dan hubungan

1 – 10 dari 10Kirim tanggapan

  • RAMSI380

    15 juni 2015

    Hal ini masih menjadi misteri bagi saya dan mungkin rekan-rekan seiman lainnya, kedua kata ini konotasinya hampir berdekatan, tak jarang saudar/i kita yang dikasihi Tuhan ketika ditimpah masalah/musibah sulit untuk menentukan entah dalam jangka waktu yang panjang atau pendek bahwa apakah hal ini datangnya dari TUHAN(UJIAN) atau sebaliknya(PENCOBAAN), akibatnya keputusan yang di ambilpun kadang sungguh fatal, seperti Perceraian, Narkoba, bahkan tak jarang imannya goyah sehingga berujung perpindahan Agama & kepercayaan lalu berbalik menyerang anak-anak TUHAN. Ironis bukan ?...nah, bagaimana pendapat Om, Tante, Kakak serta Adik sekalian yang dikasihi TUHAN ? :-)

    15 juni 2015 diubah oleh RAMSI380

  • DKBALI312

    16 juni 2015

    Syalom..

    Mas Ramsi topiknya terlalu luas ujian cobaan, cerai, pelarian, pindah agama menghujat balik.

    Puyeng jawab/komentarnya hehehe...

  • 16 juni 2015

    Menurut saya Berat topiknya tp menarik utk dishare Mas Ramsi...ini balik ke pribadi masing2...tp selama kita yakin seberat apapun cobaan atau ujian  yg kita alami ini adalah seijin Tuhan utk kita alami maka kita akan lebih tenang n ikhlas jalani semuanya...semuanya sdh diatur..hanya bentuknys berbeda2 krn kita juga pribadi yg punya kekuatan yg berbeda2

  • RAMSI380

    18 juni 2015

    Shalom 312 & 000 :-)

    @312 : Sebenarnya gk luas kok :-), kl kita cermati baik2 dri pertanyaan diatas...hanya 1 ide pokoknya yaitu aplikasi perbedaan COBAAN & UJIAN dalam menghadapi masalah, mksh..:-)

    @000 : hehe..kok berat ? (emg sdh ditimbang ?)..:-D, sy setuju bhwa keduanya dtg atas seizin TUHAN & bentuknya pun berbeda2, tp..(ada tp nya), tp endingnya yg gk setiap saat selalu tenang n ikhlas. ngerti kn mba mksdku ?..btw, apakah jawaban mba diatas menganggap bahwa cobaan & ujian sumbernya pun sama dari TUHAN ?

  • GOLYATSB430

    18 juni 2015

    Mencoba menanggapi  hehehe..

    UJIAN dan PENCOBAAN adlh 2 hal yg saling bertaut.. Pencobaan adlh sesuatu yg terjdi n harus kita alami untuk menguji Iman kita..

    Singkatnya PENCOBAAN adlh bagian dr UJIAN..

    kita akan diuji melalui pencobaan, klu lulus brti kita terima medali dr Tuhan, klu tdk lulus kita dpt medali dr Dunia..

    dlm setiap tarikan nafas kita ada 2 pilihan yaitu iya n tdk.. sbg jawaban dr ujian..  dan peryataan untk tindakan sbg jawaban dr pencobaan. Bocoran jawabanya ada didlm Tuhan, krn Dia sumbernya.. mknya kita hrs bertanya sama Tuhan melalui doa.

    contoh kasus..

    Kita lg mengalami kesulitan financial, saking sulitnya smp stress dibuatnya.. (ini pencobaan) dn tiba2 ada yg menawari uang dgn mudah tp beresiko (ini ujian)

    Kira2 sprt itu hehe  maaf ya ga pakai dasar alkitab..

  • DKBALI312

    18 juni 2015

    Ok jadi fokus di ujian n cobaan..

    Dulu blm terlalu lama juga sih..pernah aku mencari tahu tentang itu..

    Dapat pemahaman dari pendeta. Dilihat dulu hidup orangnya gimana? klo dia gak ngikut Kristus itu namanya cobaan dari iblis, tapi klo pengikut Kristus itu ujian, maksud Tuhan dan kita imani juga yaitu untuk mendidik, membentuk, dan menghajar kita (Ibrani). Nah waktu dihajar itu pasti berat, kita jadi goyah ini cobaan apa ujian? krn bisa juga TUhan mengijinkan iblis untuk mencobai kita

    Menurutku klo kita mendapat ujian/cobaan apapun istilahnya, kita justru bersyukur krn sedang diajari Tuhan untuk lebih kuat, tahan uji, iman..krn Tuhan punya rencana yang lebih besar buat kita kedepannya. Jadi ya harus dihadapi dg berpegang kuat padaNya dan lulus dengan mukjizatNya (kesempatan untuk mengalami). Klo lepas ya dipegang sama iblis dengan cara dunianya, logikanya...janganlah ya

    Begitulah...memikul salib

  • RAMSI380

    18 juni 2015

    Shalom 430 :-)

    430 & 312 : terima kasih atas antusiasme nya...jawaban ini akan jd bahan pertimbangan sy jg nantinya. mksh..:up:

    adakah sumbangsih jg dr rekan JK lainnya ?:-)

  • BINTO254

    18 juni 2015

    Secara umum suatu peristiwa yang dialami seorang manusia sehingga mendapat masalah atau kesukaran hingga musibah dapat dibagi dua, yaitu sedang mengalami ujian dan sedang mengalami pencobaan. Dalam hal in secara umum disampaikan pada kitab Yakobus ditulis kepada 12 suku bangsa Israel yang terkait dengan hal tindakan dan perbuatan. Bagian dari bab ini menyiratkan membahas hal beda percobaan dan ujian. Dalam ayat ini dikatakan bahwa Pencobaan dan Ujian secara umum membuat kita tahan uji.

    Yakobus 1: 3-4. Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, 4. sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.

    Dalam hal ini secara umum percobaan dan ujian dapat dibedakan berdasarkan: 1. beda secara sumber 2. beda secara sifat 3. beda secara tujuan

    Percobaan dan ujian itu terjadi dalam kehidupan kekeristenan kita, seorang kristen bisa saja sedang mengalami percobaan dan bisa saja sedang mengalami ujian, dari manakah sumbernya dan apakah ciri-ciri/sifatnya dan apakah tujuannya?

    * Pada dasarnya seara umum Percobaan bersumber dari keinginan setan/iblis yang mengoda jiwa kita. Keinginan ini bersifatnya jahat dan membahayakan manusia dalam arti jatuh kedalam perbuatan dosa. Pada umumnya tujuannya mencobai manusia dan menjatuhkan manusia kedalam dosa hingga mendapat maut.

    Orang yang tidak dapat mengendalikan jiwanya, keinginannya ketika ia dicobai maka akan mudah jatuh kedalam dosa. Dikatakan seorang sedang mendapat percobaan dan jika tidak kuat bisa saja mendatangkan dosa dan maut akibat dosa. Yakobus 1:13-15.

    13 Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. 14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. 15.Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

    Ayat 16 Saudara-saudara yang kukasihi, janganlah sesat! Kesesatan pada ayat 16 menunjukkan bahwa sumber kesesatan adalah iblis/setan yang mempengaruhi keinginan kita.

    *Ujian pada dasarnya bersumber dari Tuhan, ujian ini kadang kala tidak kita sadari dan begitu sederhana. contohnya saja ketika kesetiaan kita diuji untuk memberikan bantuan dan pertolongan kepada yang sedang memerlukannya. Yesus mengatakan ketika Aku lapar engkau memberi aku makan, apakah kita setia dalam melayani Tuhan melalui pertolongan kita kepada orang yang memerlukannya? dan banyak lagi contoh lain didalam pergumulan kita, bahwa Tuhan membiarkan itu terjadi karena semua itu bersifat baik/membangun dan tentu saja bertujuan menyempurnakan pemahaman dalam kehidupan rohani dan iman. Apapun bentuk ujian yang kita alami itu akan meningkatkan pengenalan kita akan Tuhan dan rencana Tuhan didalam hidup kita. Kehidupan kita dapat diuji dari kegiatan kita dalam persekutuan/gereja dan juga dalam tugas pelayanan lainnya. selain itu juga pengaruh lingkungan yang kurang baik. Petrus 4 terkait dengan kehidupan gereja/manusia-manusia didalam gereja dan lingkungan.

    1 Petrus 4: 9. Berilah tumpangan seorang akan yang lain dengan tidak bersungut-sungut. 10.Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah. 12.Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.

    Mengapa kita mengalami percobaan dan mengapa kita dibiarkan dicobai? Percobaan itu bisa datang kapan saja, Tuhan tidak akan membiarkan kita dicobai kecuali dengan tujuan khusus. Tapi banyak pencobaan terjadi yang pada umumnya kita mengalami karena kita sedang diluar Tuhan. Karena kita sedang bermain-main diluar kehidupan kekeristenan kita. Kita dicobai oleh keinginan kita sendiri, jiwa kita yang bebas sedang bersekutu dengan kekuatan lain diluar Tuhan dan mempengaruhi kita. Jika kita melakukan keinginan itu kita jatuh kedalam dosa bahkan maut.

    Lebih lanjut secara khusus, bahwa hidup di dalam pencobaan pernah di Alami Abraham (Kej: 22; Ibrani 11:17 sangat khusus dicobai oleh Tuhan sendiri yang terkait dengan dasar Iman orang percaya) dan beda dengan Ayub (kitab Ayub dicobai iblis atas seizin Tuhan), Yesus (Mat 4:), dalam hal iniTuhan memilki tujuannya sendiri (God Will) akan adanya pencobaan yang riil dari kekuatan iblis.

    Namun jika kita sedang mengalami percobaan karena tujuan khusus Tuhan terhadap seperti terhadap mereka ini maka akan mendapat keuntungan/mahkota kehidupan:

    Jakobus. 1 : 12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia. Ayat ini relepan bagi Abraham, Ayub dan Yesus, karena ditujukan pada 12 suku Israel.

    Namun jika kita mengalami pencobaan atau sedang dicobai atau sedang jatuh dalam pencobaan oleh keinginan kita sendiri maka langkah yang pertama adalah bertobat dan kembali kepada Tuhan dan kembali hidup dalam persekutuan (gereja).

    Sumber: Kompasiana /12 Mei 2011 /Bode Haryanto Tarigan

  • RAMSI380

    21 juni 2015

    Shallom 254

    254 : anda luar biasa...:up:

  • Hari Selasa pukul 20:58

    Nyimak

1 – 10 dari 10Kirim tanggapan