Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Aku mau menikah dengan kamu, asalkan..

ForumPersahabatan dan hubungan

1 – 25 dari 67    Ke halaman:  1  2  3  Selanjutnya Kirim tanggapan

  • FLEMMING786

    17 Oktober 2015

    Pernah mengalami langsung seseorang mengatakan  itu (judul)  dalam berpacaran atau pun kenalan baik di luar JK maupun sesama member di  JK?

    Contoh: dia berkata , aku mau menikah dengan kamu ,

    Asalkan... : tinggal nya di kota asal dia.

    Asalkan... : cukup pemberkatan saja undang keluarga dekat, enggak perlu acara adat.

    Asalkan..: kamu sudah tamat kuliah  nya dan  punya pekerjaan tetap.

    Asalkan..: kita tinggal sendiri, tidak sama mertua.

    Asalkan..: kamu mau ikut agama ku (convert).

    Ada yang punya cerita untuk hal ini?

    17 Oktober 2015 diubah oleh FLEMMING786

  • MEY166

    17 Oktober 2015

    Kamu mualaf.

    Thanks God am Saved.

  • FERDINA174

    17 Oktober 2015

    Aku pernah mengalami hal tsbt tetapi bkn dengan teman JK.

    Hubungan tsb tidak berjalan lancar, karena aku hrs terus mengalah dan ikut maunya. Aku mulai jenuh dan bosan. Akhirnya putus.

    Kesimpulan nya:  berarti dia tdk siap menerima kekurangan dan kelebihan dari pasangannya.

  • GLORY274

    17 Oktober 2015

    Hahahah eda Mey

    MEY166 tulis:

    Kamu mualaf.

    Thanks God am Saved.

  • MEY166

    17 Oktober 2015

    GLORY274 tulis:

    Hahahah eda Mey

    Ketawa lagi... Padahal idem kan.

    Thanks God we're Saved

  • NATHALIA053

    17 Oktober 2015

    Idemmm..

    :p

    MEY166 tulis:

    Ketawa lagi... Padahal idem kan.

    Thanks God we're Saved

  • GLORY274

    17 Oktober 2015

    Kan kita Boruni Raja ;-)

    MEY166 tulis:

    Ketawa lagi... Padahal idem kan.

    Thanks God we're Saved

  • SISKA774

    17 Oktober 2015

    Barangkali ada yang ngajak pindah agama dari Protestan menjadi agama Katolik. Enggak musti mualaf.

    MEY166 tulis:

    Kamu mualaf.

    Thanks God am Saved.

  • MEY166

    17 Oktober 2015

    SISKA774 tulis:

    Barangkali ada yang ngajak pindah agama dari Protestan menjadi agama Katolik. Enggak musti mualaf.

    Apa aja lah Sist Siska, yang penting satu di dalam Kristus.

    Ada amen sodara-sodarahhhh... ;-)

    *Salam kenal Sist Siska

  • HENI141

    17 Oktober 2015

    *nyimak

  • 18 Oktober 2015

    Teman aku pernah mengalaminya. Dia pindah dari agama budha ke kristen untuk mengikuti suaminya. Tetapi sayang pernikahannya hanya bertahan selama 3 bulan saja.

  • 18 Oktober 2015

    Dan teman aku itu kembali ke agama lamanya. Mungkin dia mengalami kepahitan dengan orang kristen karena perbuatan suaminya yang tidak mencerminkan karakter orang kristen.

  • FLEMMING786

    18 Oktober 2015

    singkat sekali. kayak program magang 3 bulan.

    ARIYANTO838 tulis:

    Dan teman aku itu kembali ke agama lamanya. Mungkin dia mengalami kepahitan dengan orang kristen karena perbuatan suaminya yang tidak mencerminkan karakter orang kristen.

  • 19 Oktober 2015

    FLEMMING786 tulis:

    singkat sekali. kayak program magang 3 bulan.

    Hahaha, aduh kocak banget istilahnya (program magang). hmmmm yaaah itung2 magang jugalah (kan sambil di praktek sambil dikasih masukan oleh pasangan yg.... jutek kali). Agama apapun ga menjamin bhw org nya baik. Kristen tapi ga beres juga banyak kok. juga Kristen yg baik. org Kristen yg sering ngomongin firman Tuhan, rajin ke gereja, aktif ikut kegiatan gereja blm tentu hidupnya sejalan firman Tuhan. Tetep bisa sombong, suka maki pasangan, lirik sana lirik sini meski dah nikah, selingkuh, mukul dll. Bahkan pendeta sekalipun, bisa selingkuh, nyuri duit persembahan. ini kisah nyata yg terjadi di gerejaku yg lama. temanku di JK juga cerita yg sama ttg pendeta di gerejanya.

  • ADOLFO088

    19 Oktober 2015

    Kalau dia cinta dan mau menikah berarti dia mau berusaha, jika tidak berusaha berarti dia tidak cinta..begitu simple saja,....mengapa harus ada kata "ASAL........"

  • FLEMMING786

    19 Oktober 2015

    Karena cinta itu lebih emosional, sedangkan pakai kata asal  sebenarnya supaya rasional nya dimainkan, jadi seimbang emosional dan rasional.

    ADOLFO088 tulis:

    Kalau dia cinta dan mau menikah berarti dia mau berusaha, jika tidak berusaha berarti dia tidak cinta..begitu simple saja,....mengapa harus ada kata "ASAL........"

  • YULEE694

    19 Oktober 2015

    Kalo kebanyakkan asalkan...

    Itu nama nya EGOIS ga bs menerima kekurangan mau pun kelebihan pasangan...

    Kalo dari Agama Kristen / katholik pindah ke muslim itu baru mualaf...

    Aneh2 aja koq bs nikah dg sistem magang lucu aja ada sistem percobaan sgalaaa...jd ngakak saya baca komennyaaaa bro flemming

  • FLEMMING786

    19 Oktober 2015

    Haha..spontan aja sih..soalnya magang biasa nya  3 bulan doang..

    Makanya kubilang nikah cuma tahan 3 bulan kayak program magang.

    Di akhir program , dapat catatan Anda Failed.  Coba lagi magang di tempat lain..

    YULEE694 tulis:

    Kalo kebanyakkan asalkan...

    Itu nama nya EGOIS ga bs menerima kekurangan mau pun kelebihan pasangan...

    Kalo dari Agama Kristen / katholik pindah ke muslim itu baru mualaf...

    Aneh2 aja koq bs nikah dg sistem magang lucu aja ada sistem percobaan sgalaaa...jd ngakak saya baca komennyaaaa bro flemming

    19 Oktober 2015 diubah oleh FLEMMING786

  • LUSYANA770

    19 Oktober 2015

    aq pernah sih ketemu yang seperti ini. tapi untuk point yang pertama dan terakhir.

    trus Bang Flemming, jawab nya apa ke dia?

    FLEMMING786 tulis:

    Pernah mengalami langsung seseorang mengatakan  itu (judul)  dalam berpacaran atau pun kenalan baik di luar JK maupun sesama member di  JK?

    Contoh: dia berkata , aku mau menikah dengan kamu ,

    Asalkan... : tinggal nya di kota asal dia.

    Asalkan... : cukup pemberkatan saja undang keluarga dekat, enggak perlu acara adat.

    Asalkan..: kamu sudah tamat kuliah  nya dan  punya pekerjaan tetap.

    Asalkan..: kita tinggal sendiri, tidak sama mertua.

    Asalkan..: kamu mau ikut agama ku (convert).

    Ada yang punya cerita untuk hal ini?

  • WISEMAN786

    19 Oktober 2015

    Mengawali relasi antar 2 insan dengan patokan atau pedoman tertentu, mis  kata ASAL, berarti orangnya sulit untuk belajar membuka diri, berkomunikasi dan hanya mempertahankan egonya. Namanya pacaran perlu banyak belajar, menimbang-nimbang; kalau suatu saat tidak jadi melanjutkan hubungan,  tidak akan saling menyakiti.

  • DESHELA311

    19 Oktober 2015

    Asal...gk byk menuntut

  • FLEMMING786

    19 Oktober 2015

    emg ada ya? wah, langka tuh

    DESHELA311 tulis:

    Asal...gk byk menuntut

  • 19 Oktober 2015

    Asal... mau hidup seatap dulu (meski katanya kamarnya sendiri2). duh engga deh, orangtuaku bisa ngamuk anaknya digituin. Mereka percaya aku tetap harus jaga kekudusan sekalipun dulu sdh pernah nikah (dan cerai). Gila, Bo... keluargaku ketat sekali soal prosedur pernikahan. Laki2lah yg harus datang menghadap mereka untuk melamar. Itu pun kekudusan harus tetap terjaga KETAT setelah pelamaran. Bukan akunya yg pergi ninggalin rumah tuk tinggal bersama laki2 itu. Hadeuh mana percaya orangtuaku bahwa kekudusanku bisa terjaga meski ga sekamar. Plis komen ya yag cowok2. Kira2 kekudusan seorang wanita bisa dijaga ga dlm kondisi seatap meski tak sekamar.

    19 Oktober 2015 diubah oleh ANITA089

  • 19 Oktober 2015

    udah kaya kesepakatan bisnis aja pake syarat2..

  • ZEGA376

    12 September 2016

    punya rumah,,

    punya karir/pekerjaan yg penting/mantap/keren/membanggakan,,

    penghasilan g lumayan dan bukan lumanyun,,,

    tinggi,

    putih,,

    keren,,

    wangi,,,

    punya sinamot/mas kawin/jujuran/dan semacamnya,,,

    pindah gereja/aliran/agama,,,

    punya kendaraan (kadang malah spesifik tipe tertentu),,,

    punya tampang (yg ga malu2in buat dibanggain d teman2, keluarga, handai-taulan),,,

    punya marga/keturunan/fam/bibit tertentu,,,

    ,,,,dan masih banyak lagi,,,

1 – 25 dari 67    Ke halaman:  1  2  3  Selanjutnya Kirim tanggapan