Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Ririn & Bagus

Ririn & Bagus

9 November 2015

Dear team Jodoh Kristen, shalom,

Melalui email ini aku cerita ya bagaimana caranya Tuhan Yesus dengan luar biasa mempertemukan kami lewat bantuan Jodoh Kristen. Tuhan benar-benar menolong kami hingga mempersatukan kami dalam pernikahan kudus pada tanggal 3 Oktober 2015.

Setelah benar-benar berada pada satu titik di mana aku sudah lelah dan pasrah, aku menangis pada Tuhan dalam mencari jodoh kristen yang benar-benar bisa menerima aku yang Kristen di tengah-tengah keluargaku yang semuanya non Kristen, itu sangat tidak mudah.

Tepat pada bulan November 2014, ada seorang pria, Mas Bagus, yang mengajak aku kenalan. Dia bercerita tentang pelayanannya di GBI Petamburan, memperlakukan aku dengan sangat sopan, dan terus terang mengungkapkan serius mencari pasangan hidup, hingga kita bertukar kontak info.

Awalnya biasa saja, dan aku pikir, "lihat apakah dia bertahan setelah tahu kondisi keluarga aku?"

Mas Bagus cepat berinisiatif mencari aku dan dia mau menemui aku di gereja tempat aku bertumbuh, GKPB Pamulang, dengan kondisi kehujanan, dia bela-belain... Dan pertama kali berjumpa, dia tersenyum bahagia, sangat tulus.

Di situ aku cepat membaca karakternya yang introvert, sedangkan aku ekstrovert. Aku langsung tanya tentang apa saja, mulai dari dirinya, visi misi, keluarganya, cita-citanya, pekerjaannya, ya benar-benar aku interview dia, hahahaaa...

Aku juga cerita tentang siapa sebenarnya aku, keluarga aku, harapan aku merindukan suami.

Mas Bagus terkejut mendapati aku kok terbuka banget, tidak seperti wanita pada umumnya yang bersikap menutup-nutupi. Dia kaget juga karena baru kali ini dia bisa nyaman bicara dengan orang yang baru dia kenal. Dan kisah hidup aku mengenal Tuhan Yesus sama banget dengan ibunya semasa muda mengenal Kristus, seperti melihat cermin.

Dia langsung minta dikenalkan pada orangtuaku supaya lebih sopan, supaya orangtuaku tahu dengan siapa aku dekat.. disitu aku tersanjung... Dia minta izin dan kesediaan aku untuk diajak ke semarang, diperkenalkan kepada orangtuanya.

Nah sebelum makin nyaman sama Mas Bagus, aku uji dia dengan memberitahu di masa-masa awal perkenalan kita, seburuk-buruknya dosaku sebelum dijamah Tuhan.

Dan ternyata dia menerima aku sepaket: masa lalu, masa sekarang, dan masa datang.. uughhh ini cowok manusia atau malaikat yaa... sangat jarang aku mendapati hati sebaik dan setulus dia..

Perjuangan terus bergulir, ketika orangtuaku memaksa dia mengikuti agama orang tuaku, dia bisa menolaknya dengan sangat santun, bahkan ketika orangtuaku mengajukan pilihan antara pindah agama atau tinggalin aku, bahkan terpaksa aku pun minta dia tinggalin aku daripada diusik imannya. Namun dia dengan bijaksana mempertahankan aku tanpa menjual iman Kristennya.

Ketika aku bertanya kenapa dia mempertahankan aku dan rela diganggu imannya, sama seperti aku selama ini diganggu memeluk Kristus oleh keluargaku?

Dia menjawab, "Aku mengasihimu dan kamu diciptakan Tuhan untuk menjadi tulang rusukku, dan aku akan berjuang mempertahankan tulang rusukku supaya aku tetap bisa hidup sempurna."

Dan aku yakin, seyakin-yakinnya, aku bersedia hidup setia bersamanya.

Sekalipun orangtuaku sering mencoba menggoyahkan iman, tapi kami benar-benar bisa merasakan hubungan kami adalah rencana Tuhan yang harus jadi. Kami bertunangan pada tanggal 16 Mei 2015 dan tepat tanggal 3 Oktober 2015, kami menikah dalam pernikahan kudus.

Tuhan Yesus benar-benar membela kami dan menjadikan kami lebih dari pemenang. Amin.

Begitulah Jodoh Kristen, sedikit kisah cinta kami yang indah untuk dibagikan... :-)

Salam kasih,

— Ririn & Bagus