Dating site Kristen pertama dan terbesar di Indonesia

Daftar sekarang secara gratis

Perceraian dalam Kristen, sah atau tidak?

ForumPersahabatan dan hubungan

1 – 25 dari 66    Ke halaman:  1  2  3  Selanjutnya Topik ditutup

  • RIIVALDO924

    23 September 2016

    Alkitab dalam Maleakhi 2:16a: “Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel.”
    (Matius 19:6) “Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia".

    Shalom..

    Maaf ijin Shere.. Bagai mana Pandangan saudara dalam Hal Perceraian?

    Agama Kristen Jelas melarang Perceraian dan Perpisahan dalam rumah Tangga yg terikat oleh Janji Suci di hadapan Tuhan Melalui Hamba nya Di gereja saat ia menikah. Kecuali maut yang memisakan. dalam diri saya pribadi walaupun saya belum pernah menikah saya belum bisa menerima perceraian di keluarga  kristen, miris melihat banyak antara saudara2 bercerai.. mungkin saya tidak tau pasti apa alasan saudara kenapa harus memutuskan bercerai dengan pasangan saudara, tapi apapun alasanya jika saudara Kristen yang Taat tentu tidak akan bercerai. Hal contoh, Dalam adat Batak tidak ada Perceraian, dan Kristen nge-Link ke adat batak soal pernikahan, tapi nyatanya Orang Batak di perkotaan sekarang sperti tren baru soal bercerai miris lagi saya melihatnya. di lingkungan tempat saya tinggal dari saya kecil belum ada keluarga Batak yg bercerai sampai sekarang. Adalah menyedihkan bahwa tingkat perceraian di kalangan orang-orang yang mengaku Kristen hampir sama tingginya dengan orang-orang yang tidak percaya. Alkitab sangat jelas bahwa Allah membenci perceraian (Maleakhi 2:16), sehingga pengampunan dan rekonsiliasi seharusnya menjadi tanda-tanda kehidupan orang percaya (Lukas 11:4; Efesus 4:32).
    Pertanyaan nya? kenapa bisa bercerai? cerai seperti apa yg di maksud?

    jelas Agama kristen tidak akan menerima jika di ajukan Perceraian ke gereja. Secara Administrasi negara mungkin bisa, tapi kan surat nikah dari gereja.

    Mohon Maaf ini adalah topik opini, bukan untuk kontrofersi. sebuah masalah yang menggaljal hati saya, silahkan pendapat saudara.

    GBU..

    23 September 2016 diubah oleh RIIVALDO924

  • ELISA859

    23 September 2016

    Jujur dalam pandanganku sewaktu aku muslim,aku salut dgn agama kristen,karna aku tidak melihat ato mendenngar orang kristen bercerai,lain halnya agamaku dulu,dalam islam kawin cerai itu hal yg wajar,karna pernikahan islam bukan sebuah ikatan janji untuk seumur hidup,tetapi atas mahar,dan kalimat ijab kobul,"SAYA BAYAR TUNAI" artinya pernikahan islam itu seperti jual beli,jadi wajar jika kawin cerai,

    Ternyata pandangan anakkupun sama,saat menghadiri pernikahan temannya yg kristen,anakku menangis,karna begitu indah perjanjian pernikahan itu,

    Dan aku pribadi sangat kaget saat gabung di situs JK ini ternyata apa yang aku lihat dulu sudah jauh dari kenyataan sekarang,makanya aku tidak respek kepada pria yang cerai hidup,

    Karna saat aku menjalin cinta dgn pria cerai hidup pasti akan timbul dilema,yaitu mentaati firman Tuhan ato menuruti perasaan,,

    Maaf jika saudara-saudari tidak sependapat denganku.

  • RIIVALDO924

    23 September 2016

    nah... itu dia yang aku maksud ka.

    banyak yg mengaku Kristen yg taat tapi rumah tangganya tidak bertahan lama..

    cerai hidup itu di luar ajaran Kristen

  • BASUSETO445

    23 September 2016

    memang. apa yg sudah disatukan oleh Tuhan tidak boleh dipisahkan oleh manusia.

    tapi tentu dalam hidup modern ada bgitu banyak kendala dan persoalan. daripada saling tertekan tetap menjalani pernikahan akan lebih baik cerai.

    tapi untuk menghindari perceraian akan lebih baik sebelum nikah kita komitmen serius untuk bersatu sampai maut memisahkan. karena cinta saja tidak cukup dalam menikah. sebetulnya kalo ada yg nikah karena cinta disitu awal dr perpcahan yg berujung perceraian. menikahlah karena serius dan karena ALLAH. bukan karena CINTA. krn cinta itu omong kosong.

  • BORUMADUM905

    23 September 2016

    :$):-D:up:. karena cinta saja tidak cukup dalam menikah. sebetulnya kalo ada yg nikah karena cinta disitu awal dr perpcahan yg berujung perceraian. menikahlah karena serius dan karena ALLAH.

    BASUSETO445 tulis:

    memang. apa yg sudah disatukan oleh Tuhan tidak boleh dipisahkan oleh manusia.

    tapi tentu dalam hidup modern ada bgitu banyak kendala dan persoalan. daripada saling tertekan tetap menjalani pernikahan akan lebih baik cerai.

    tapi untuk menghindari perceraian akan lebih baik sebelum nikah kita komitmen serius untuk bersatu sampai maut memisahkan. karena cinta saja tidak cukup dalam menikah. sebetulnya kalo ada yg nikah karena cinta disitu awal dr perpcahan yg berujung perceraian. menikahlah karena serius dan karena ALLAH. bukan karena CINTA. krn cinta itu omong kosong.

  • JOSHUA603

    23 September 2016

    Jangan salah, kalo yang saya baca, ada pengecualian dari Firman Tuhan yaitu jika salah satu pasangan berzinah, maka cerai diperbolehkan. Dasar ayatnya :

    Matius 5
    5:32 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.

    Matius 19
    19:9 Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah."

  • RIIVALDO924

    23 September 2016

    sebenarnya karena cinta dan karena serius itu 2 kata yg melengkapi.

  • JOSHUA603

    23 September 2016

    Mohon jaga omongan dan perasaan saudara/i kita yang bercerai karna pasangannya yang berzinah alias tidak setia...Tuhan juga akan membuang kita jika kita tidak setia padaNya dengan menyembah allah lain.

    23 September 2016 diubah oleh JOSHUA603

  • ELISA859

    23 September 2016

    Mengenali sisi buruk calon pasangan itu awal dari kuatnya rumahtangga,sebab saat kita tau sisi buruk pasangan kita,maka kita g akan kaget di saat menjalani rumahtangga dan di tengah2 perjalanan hidup pasangan kita kambuh dgn kebiasaan buruknya,kita cepat ambil tidakan yg tepat,atopun bisa mencegah dari awal,

    Contohnya jika pasangan kita mudah tertarik pada lawan jenis,pasti ini sangat menyakitkan jika di tengah jalan pasangan kita tergoda,

    Tetapi kita bisa mencegah dari awal dgn cara memperhatikan dan memberi kasihsayang,dan membuat pasangan kita nyaman,cari waktu yg tepat untuk bicara bila terjadi konflik,bisa ke tempat romantis,ato di tempat tidur,

    Dan perlu memiliki dasar saat terjadi konflik,yaitu percaya tidak masalah yg tidak bisa di selesaikan,dgn menaruh iman seperti ini kita bisa mempertahankan pernikahan hingga maut memisahkan,dan kuncinya masing2 memiliki kerendahan hati sebagai tanda bahwa kita sudah dewasa,

  • RIIVALDO924

    23 September 2016

    jawabanya bagus bang, bagian dari pencerahan bagi yg belum tau. tapi... prosedurnya bagai mana?

    JOSHUA603 tulis:

    Jangan salah, kalo yang saya baca, ada pengecualian dari Firman Tuhan yaitu jika salah satu pasangan berzinah, maka cerai diperbolehkan. Dasar ayatnya :

  • JOSHUA603

    23 September 2016

    Belum tau juga, aturan Gereja ga ada soalnya :-D

    RIIVALDO924 tulis:

    jawabanya bagus bang, bagian dari pencerahan bagi yg belum tau. tapi... prosedurnya bagai mana?

  • JOSHUA603

    23 September 2016

    btw topik ini udah pernah dibahas, siap-siap dikunci admin

  • JOSHUA603
  • ELISA859

    23 September 2016

    Sekalipun pasangan kita berzinah bercerai bukanlah pilihan yg bijak,masih bisa di perbaiki jika kita memiliki keseriusan untuk tetap menjalani perjanjian untuk seumur hidup,

    Janji menerima pasangan kita dalam keadaan sakit itupun sakit meliputi sakit jasmani dan rohani,berzinah itu merupakan sakit rohani.

  • JOSHUA603

    23 September 2016

    Masih saudari ingin berhubungan badan dengan suami yang berzinah dan terkena penyakit AIDS atau penyakit menular seksual dari hasil zinahnya ?

    ELISA859 tulis:

    Sekalipun pasangan kita berzinah bercerai bukanlah pilihan yg bijak,masih bisa di perbaiki jika kita memiliki keseriusan untuk tetap menjalani perjanjian untuk seumur hidup,

    Janji menerima pasangan kita dalam keadaan sakit itupun sakit meliputi sakit jasmani dan rohani,berzinah itu merupakan sakit rohani.

    23 September 2016 diubah oleh JOSHUA603

  • ELISA859

    23 September 2016

    Kalo memang terjangkit AIDS ,tentu aku g berhubungan badan,tapi bukan berarti aku harus meninggalkan suami dlm keadaan begitu,sangat tidak mungkin aku lakukan,karna dalam kondisi tersebut sang suami butuh dukungan yg nyata,perhatian dan dukungan mental,

    JOSHUA603 tulis:

    Masih saudari ingin berhubungan badan dengan suami yang berzinah dan terkena penyakit AIDS atau penyakit menular seksual dari hasil zinahnya ?

  • NELLYRG056

    23 September 2016

    ELISA859 tulis:

    Sekalipun pasangan kita berzinah bercerai bukanlah pilihan yg bijak,masih bisa di perbaiki jika kita memiliki keseriusan untuk tetap menjalani perjanjian untuk seumur hidup,

    Janji menerima pasangan kita dalam keadaan sakit itupun sakit meliputi sakit jasmani dan rohani,berzinah itu merupakan sakit rohani.

    Tapi kalo contoh kasus ya ka..salah satunya istri ato suami ttp kekeh menikah diam-diam di gereja yg memberkati mereka gimana itu..masa poligami ato poliandri...ya pasti bercerai lah..

    Ato contoh kasus sampe hamil wanita itu dn minta pertanggung jwbn..pastikan bercerai jg..

    Saya sih ga menjudge orang kawin cerai..tapi kegagalan itu biar jdi koreksi yg ga terulang lagi..cukup lah skali jika memang harus trjadi..kendalikan emosi dan jngn mempermalukan diri..

    Itu aja komentnya

    23 September 2016 diubah oleh NELLYRG056

  • JOSHUA603

    23 September 2016

    ok klo begitu.

    Jika pasangan anda yang menceraikan anda, bagaimana ? apakah anda tetap mau dihakimi orang kristen lainnya, klo anda yang kurang bijak ?  

    ELISA859 tulis:

    Kalo memang terjangkit AIDS ,tentu aku g berhubungan badan,tapi bukan berarti aku harus meninggalkan suami dlm keadaan begitu,sangat tidak mungkin aku lakukan,karna dalam kondisi tersebut sang suami butuh dukungan yg nyata,perhatian dan dukungan mental,

    23 September 2016 diubah oleh JOSHUA603

  • 23 September 2016

    Saya akan memberikan tambahan bahwa zinah dapat pula terjadi dalam kehidupan rumah tangga yang baru yakni zinah dalam pikiran dan hati ketika berhubungan badan masih membayangkan atau berimajinasi dengan suami/istrinya yang sudah meninggal bagi yang cerai mati, mantan suami/istrinya yang lalu bagi yang cerai karena zinah, atau mantan pacar bagi yang baru membina rumah tangga.

  • JOSHUA603

    23 September 2016

    Saya rasa berbeda ya klo zinah yang dimaksudkan Yesus untuk perceraian dan zinah yang dikotbahkan jika melihat perempuan dan menginginkannya. Bisa kacau aturannya klo dicampur adukan begitu

    TORO617 tulis:

    Saya akan memberikan tambahan bahwa zinah dapat pula terjadi dalam kehidupan rumah tangga yang baru yakni zinah dalam pikiran dan hati ketika berhubungan badan masih membayangkan atau berimajinasi dengan suami/istrinya yang sudah meninggal bagi yang cerai mati, mantan suami/istrinya yang lalu bagi yang cerai karena zinah, atau mantan pacar bagi yang baru membina rumah tangga.

  • JOSHUA603

    23 September 2016

    Baca kotbah Yesus ga tentang, potong tangan dan kaki, cungkil mata, jika itu membuatmu berdosa. Apakah anda akan melakukannya secara nyata yang diminta Yesus ? bakal jadi orang cacat semua, orang kristen dibumi. :-)

  • 23 September 2016

    Misalkan saya berhubungan badan dengan istriku tetapi saya berimajinasi berhubungan badan dengan mantan dalam arti menginginkannya dalam hati dan pikiran apakah hal tersebut dikatakan zinah atau tidak zinah.

    JOSHUA603 tulis:

    Saya rasa berbeda ya klo zinah yang dimaksudkan Yesus untuk perceraian dan zinah yang dikotbahkan jika melihat perempuan dan menginginkannya. Bisa kacau aturannya klo dicampur adukan begitu

  • 23 September 2016

    tentunya saya tidak memaknai secara harfiah seperti itu.

    JOSHUA603 tulis:

    Baca kotbah Yesus ga tentang, potong tangan dan kaki, cungkil mata, jika itu membuatmu berdosa. Apakah anda akan melakukannya secara nyata yang diminta Yesus ? bakal jadi orang cacat semua, orang kristen dibumi. :-)

  • MYWISH259

    23 September 2016

    Kenapa memikirkan dan membayangkan wanita lain padahal sdh beristri dan sdg bersama istri sahnya?

    TORO617 tulis:

    Misalkan saya berhubungan badan dengan istriku tetapi saya berimajinasi berhubungan badan dengan mantan dalam arti menginginkannya dalam hati dan pikiran apakah hal tersebut dikatakan zinah atau tidak zinah.

  • JOSHUA603

    23 September 2016

    Terus bagaimana ? anda bisa menceraikan istri anda ? atau istri anda bisa menceraikan anda tanpa bukti ? :-)

    TORO617 tulis:

    Misalkan saya berhubungan badan dengan istriku tetapi saya berimajinasi berhubungan badan dengan mantan dalam arti menginginkannya dalam hati dan pikiran apakah hal tersebut dikatakan zinah atau tidak zinah.

    23 September 2016 diubah oleh JOSHUA603

1 – 25 dari 66    Ke halaman:  1  2  3  Selanjutnya Topik ditutup